Yayasan CAPPA Gelar Talkshow “Malapetaka Jerebu”: Melenyapnya Hak Anak Masyarakat Adat

Tajam24Jam.Com JAMBI, 30 September 2026 – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta kepungan kabut asap tebal yang akrab disebut warga lokal sebagai “jerebu” yang kembali melumpuhkan provinsi Jambi tidak sekedar menjadi bencana tahunan, melainkan ancaman eksistensi bagi masyarakat adat. Data WALHI Jambi mencatat, sepanjang 1 Januari hingga 23 September 2026, seluas 32.003 hektar lahan terlah terbakar, dengan Kabupaten Sarolangun wilayah terdampak terparah mencapai 8.374,28 hektar. Di balik angka-angka statistik tersebut, terdapat kerentanan sistemik yang dialami komunitas Masyarakat Adat Suku Anak Dalam (SAD) Batin 9 – Batin Telisak khususnya anak-anak dan perempuan. Merespon krisis yang terus berulang ini, Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi bersinergi dengan Beranda Perempuan, Mongabay Indonesia, Ficus Nation, MAPALA GITASADA, MAPALA OASE dan Boemi Melayu menggelar talkshow online bertajuk “Malapetaka Jerebu”, Melenyapnya Hak Anak Masyarakat Adat pada Selasa (29/9/2026. Diskusi interaktif yang dipandu jurnalis Mongabay, Elviza Diana, ini membongkar fakta lapangan mengenai dampak langsung krisis ekologi terhadal kelangsungan hidup anak-anak masyarakat adat. Direktur Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi, Utari Octika Rani, memaparkan bahwa anak-anak di wilayah tapak, khususnya di Dusun III Trans SAD Sepintun, Kabupaten Sarolangun, menanggung kerentanan berlapis. Mereka berada dalam himpitan kepungan konsesi perusahaan, isolasi geografis dan minimnya mitigasi bencana. Merujuk pada kerangkaRencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) Generasi Kelima. Utari menjelaskan bahwa porsi kerentanan anak masyarakat adat dipuncak piramida krisis: Anak-anak dan perempuan di komunitas adat adalah kelompok yang paling rapuh saat krisis lingkungan melanda. Saat jerebu pekat menghampiri, anak-anak mengalami ISPA dan mata perih tanpa perlindungan memadai. Fasilitas kesehatan jauh, dan penanganan darurat sangat minim. Ruang gerak mereka terbatas, sekolah terganggu, bahkan untuk hal mendasar seperti masker, anak-anak terpaksa memakai masker ukuran dewasa yang keliru cara pakainya karena tidak ada edukasi,” tegas Utari Octika Rani. Senada dengan hal tersebut, Direktur Beranda Perempuan, Zubaidah, , mengkritik keras respons darurat pemerintah yang dinilai tidak berbasis realitas lapangan dan diskriminatif bagi masyarakat adat. Kebijakan meliburkan sekolah dan menggantinya dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ/daring) saat kabut asap adalah contoh nyata kebijakan yang ‘kota-sentris’. Di pemukiman SAD Batin 9 seperti Sepintun, jangankan sinyal internet yang stabil, memiliki gawai (handphone) saja adalah hal yang mustahil bagi mayoritas warga. Kebijakan ini alih-alih menyelesaikan masalah, justru memutus hak pendidikan anak dan membebani ekonomi rumah tangga adat,” ujar Zubaidah. Dampak karhutla dan jerebu yang berbarengan dengan kemarau panjang turut menghancurkan ruang hidup serta “swalayan alami” milik SAD Batin 9. Hutan, pohon sialang, rimba tempatan, dan ladang umbi-umbian yang selama ini menjadi benteng nutrisi harian mengalami kerusakan parah hingga gagal panen. Kondisi ini memaksa anak-anak masyarakat adat beralih mengonsumsi makanan instan olahan pabrik. Perubahan pola konsumsi mendadak ini tidak hanya mengancam kesehatan dan nutrisi anak, tetapi juga mencemari wilayah adat mereka dengan limbah sampah plastik. Di sisi lain, perempuan adat memikul beban ganda (care work) yang drastis merawat anggota keluarga yang sakit akibat jerebu sembari berjuang mencari sumber air bersih yang kian langka di tengah musim kering. Kendati berada di bawah tekanan krisis ekologis yang berat, perempuan dan anak-anak SAD Batin 9 terus menunjukkan ketangguhan melalui inisiatif lokal, seperti pengembangan kebun pangan sekolah, pembuatan pupuk organik, serta upaya pelestarian pengetahuan tradisional. Melalui Siaran Pers ini, Koalisi Masyarakat Sipil mendesak pemerintah pusat maupun daerah untuk segera menghadirkan mitigasi bencana ekologis yang inklusif, ramah anak, dan berbasis pada kearifan serta kebutuhan riil Masyarakat Adat di tingkat tapak. Tentang Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi: Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi adalah organisasi masyarakat sipil yang berkomitmen memperjuangkan keadilan ekologis, perlindungan hak-hak masyarakat adat, serta pemenuhan hak anak dan perempuan di wilayah tapak. Kontak Media: Utari Octika Rani (Direktur Yayasan CAPPA Keadilan Ekologi) : 0851-7973-2535Tautan Rekaman Talkshow: MALAPETAKA JEREBU – MELENYAPNYA HAK ANAK MASYARAKAT ADAT (YouTube) Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Pimpin Ziarah Nasional HUT KE-81 TNI Di TMP Satria Bhakti Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 30 September 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin memimpin pelaksanaan Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Satria Bhakti, Kota Jambi, Rabu (30/9/2026). Ziarah nasional menjadi momentum untuk mengenang, menghormati, sekaligus meneladani nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti oleh para prajurit TNI, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta Persit Kartika Chandra Kirana. Turut hadir Kapolda Jambi, Kajati Jambi, Kepala BNN Jambi, Kepala Pengadilan Agama Jambi, Wakil Ketua Persit KCK Koorcabrem 042 PD XX/TIB beserta pengurus, serta para veteran. Rangkaian ziarah diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, serta tabur bunga di pusara para pahlawan. Danrem 042/Gapu menegaskan bahwa ziarah nasional bukan sekadar rangkaian seremonial dalam memperingati HUT TNI, tetapi merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa serta pengorbanan para pahlawan. “Kita hadir di tempat ini untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mewarisi semangat perjuangan, patriotisme dan pengabdian mereka. Tugas kita sebagai generasi penerus adalah menjaga keutuhan NKRI serta terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” ujar Danrem. Usai pelaksanaan ziarah nasional, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan anjangsana kepada para warakawuri. Dalam kegiatan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan berupa sembako dan tali asih sebagai wujud kepedulian serta penghargaan kepada keluarga besar TNI yang telah berjasa mendampingi perjuangan dan pengabdian para prajurit. Kegiatan anjangsana juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus memastikan semangat kebersamaan dan kepedulian keluarga besar TNI tetap terjaga. Peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dengan terus membangun sinergi bersama seluruh komponen bangsa. Melalui semangat “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, jajaran Korem 042/Gapu berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga persatuan, serta memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara. Penrem 042/GAPU Penulis Tim

Read More

Insiden Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Berujung Laporan Dugaan Penganiayaan ke Polresta Bandar Lampung

Tajam24Jam.Com BANDAR LAMPUNG, 1 Oktober 2026 — Insiden keributan yang terjadi saat kejuaraan karate di GOR Siger Way Halim, Bandar Lampung, pada 28 Juni 2026, kini berujung pada laporan polisi atas dugaan tindak pidana penganiayaan. Salah satu pelatih karate, Ikang Fauzi, S.Pd., melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Polresta Bandar Lampung. Perkara tersebut kini telah memasuki tahap penyidikan. Hal itu disampaikan kuasa hukum Ikang Fauzi, Irwan Jaya, S.H., M.H., dalam konferensi pers yang digelar di pelataran Polresta Bandar Lampung, Kamis (1/10/2026). Irwan menjelaskan, berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Polresta Bandar Lampung Nomor: LP/B/1124/VI/2026/SPKT/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/POLDA LAMPUNG, laporan Ikang Fauzi diterima pihak kepolisian pada 28 Juni 2026. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan Tindak Pidana Penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Menurut Irwan, kejadian bermula ketika Ikang Fauzi meminta penjelasan kepada wasit terkait atletnya. Saat itu, seorang pelatih dari tim lain bernama Doni Rio Saputra tiba-tiba menghampiri Fauzi yang hendak keluar dari lapangan setelah melakukan konfirmasi di meja perwasitan. “Menurut keterangan klien kami, saat itu terjadi tindakan pemitingan pada bagian leher yang disertai dengan pukulan,” ujar Irwan. Peristiwa tersebut terjadi ketika pertandingan karate masih berlangsung di GOR Siger Way Halim. Setelah kejadian tersebut, Ikang Fauzi memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan penganiayaan tersebut kepada pihak kepolisian. Irwan mengatakan, setelah insiden itu, kliennya menjalani pemeriksaan medis dan visum. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka dan memar pada tubuh Ikang Fauzi, yang mengharuskannya menjalani perawatan inap di salah satu rumah sakit di Bandar Lampung. “Berdasarkan laporan dari Ikang Fauzi, pihak Polresta telah melakukan serangkaian pemeriksaan, baik kepada pelapor, saksi, maupun pihak yang diduga melakukan pemukulan,” jelas Irwan. Ia menyebut proses penanganan perkara telah berjalan dari tahap penyelidikan hingga naik ke tahap penyidikan. Selanjutnya, pihaknya berharap penyidik dapat melengkapi berkas perkara untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “Saya berharap proses ini berjalan profesional, lancar, dan cepat, serta menghasilkan keputusan sesuai dengan tuntutan atas penganiayaan, sehingga persoalan ini dapat diselesaikan menurut hukum,” harap Irwan Jaya. Perkara tersebut masih dalam proses hukum. Dugaan penganiayaan serta keterlibatan pihak yang dilaporkan akan dibuktikan lebih lanjut melalui proses penyidikan dan tahapan hukum yang berlaku. (Humas PWDPI). Penulis Tim

Read More

Polres Tanjab Timur Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di HLG Londerang dengan X-Fire 03

Tajam24Jam.Com JAMBI, 30 September 2026 – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Polda Jambi bersama seluruh unsur terkait. Personel Polres Tanjung Jabung Timur bersama tim gabungan turun langsung ke kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Londerang untuk melakukan penanganan terhadap lahan yang terdampak kebakaran. Dalam upaya mempercepat pemadaman dan mencegah api kembali meluas, petugas melakukan penyemprotan bahan X-Fire 03 pada area yang terbakar pada Rabu, (30/09/2026) Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengendalikan titik api sekaligus mendinginkan lahan gambut yang memiliki potensi menyimpan bara api di bawah permukaan. Proses penanganan berlangsung di tengah kondisi medan yang cukup berat. Kepulan asap, suhu panas, serta vegetasi kering menjadi tantangan tersendiri bagi personel di lapangan. Meski demikian, petugas tetap melakukan penyisiran dan penanganan secara langsung untuk memastikan area yang terbakar dapat dikendalikan. Sinergi antara TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur terkait lainnya terus diperkuat dalam setiap upaya penanggulangan Karhutla. Selain pemadaman, pendinginan lahan juga menjadi bagian penting untuk mencegah munculnya kembali titik api dan mengantisipasi penyebaran kebakaran ke area lainnya. Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan bahwa penanganan Karhutla dilakukan secara cepat dan terpadu, khususnya pada kawasan gambut yang memiliki karakteristik penanganan tersendiri. “Kami terus mengerahkan personel bersama seluruh unsur terkait untuk melakukan pemadaman, pendinginan dan pengendalian titik api. Penanganan tidak hanya berfokus pada api yang terlihat, tetapi juga memastikan area yang telah terbakar benar-benar aman sehingga tidak kembali muncul titik api dan meluas ke wilayah lainnya,” ujar Kabid Humas. Ia menambahkan, sinergi dan kecepatan dalam penanganan menjadi kunci menghadapi Karhutla, terlebih pada kondisi lahan gambut yang mudah menyimpan bara dan berpotensi kembali terbakar apabila tidak ditangani secara menyeluruh. “Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jangan sampai kelalaian menimbulkan kebakaran yang berdampak luas terhadap lingkungan dan masyarakat. Mari bersama-sama menjaga kawasan gambut dan mencegah Karhutla,” tegasnya. Polda Jambi bersama jajaran akan terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap potensi Karhutla di wilayah Provinsi Jambi, sekaligus mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Terima Audiensi Kakanwil Imipas Jambi, Bahas Rencana Kerja Sama Bidang Pemasyarakatan

Tajam24Jam.Com JAMBI, 1 Oktober 2026 – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kakanwil Imipas) Provinsi Jambi Dr. Tr. Irwan Rahmat Gumilar, A.Md.IP., S.H., M.Si., di ruang kerja Kapolda Jambi, Kamis (1/10/2026). Audiensi yang berlangsung sekira pukul 10.00 WIB tersebut turut dihadiri Karo SDM Polda Jambi Kombes Pol. Ricko Abdillah Andang Taruna, S.H., S.I.K., M.H., Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol. Jimmy Christian Samma, S.I.K., Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol. Dewa Made Palguna, S.H., S.I.K., M.H., Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol. Taufik Nurbandia, S.I.K., M.H., serta Dir Tahti Polda Jambi AKBP Nugroho Siswoko, S.I.K. Dari jajaran Kanwil Imipas Provinsi Jambi turut hadir Kabid PK Ditjen Pas Provinsi Jambi Dimas Krisna, A.Md.IP., S.H., M.Si., dan Kabid PP Ditjen Pas Provinsi Jambi KB. Siregar, A.Md.IP., S.H. Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan Memorandum of Understanding (MoU) antara Ditjenpas Kanwil Provinsi Jambi dengan Polda Jambi, khususnya terkait penyelenggaraan pemasyarakatan di wilayah Provinsi Jambi. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan sinergi antara jajaran Polda Jambi dengan Kanwil Imipas Provinsi Jambi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing, termasuk dalam aspek penegakan hukum, keamanan, serta penyelenggaraan pemasyarakatan. Kabid Humas Polda Jambi menyampaikan bahwa audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas antarlembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan penegakan hukum di Provinsi Jambi. “Kapolda Jambi menyambut baik audiensi bersama Kakanwil Imipas Provinsi Jambi. Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi, khususnya dalam pembahasan rencana kerja sama penyelenggaraan pemasyarakatan antara Polda Jambi dengan Ditjenpas Kanwil Provinsi Jambi,” ujar Kabid Humas Polda Jambi. Lebih lanjut disampaikan, melalui kerja sama yang akan dibangun, diharapkan koordinasi antarlembaga dapat berjalan semakin efektif sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat dilakukan secara terpadu sesuai dengan kewenangan masing-masing. “Polda Jambi berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder. Sinergi ini penting untuk mendukung terciptanya penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta mendukung proses penegakan hukum di Provinsi Jambi,” ungkapnya. Penulis Tim

Read More

Kapolresta Jambi Berikan Reward Kepada 47 Personel Berprestasi

Tajam24Jam.Com Kota Jambi, 1 Oktober 2026 – Kepala Kepolisian Resort Kota Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang SIK MM memimpin upacara pemberian penghargaan kepada 47 personel Polresta Jambi yang berprestasi upacara dilaksanakan di lapangan hijau Mapolresta Jambi (01/10/2026). Upacara diikuti Para Kabag, para Kasat, para Kasi, personel Polresta Jambi dan personel yang menerima reward. Dalam amanatnya Kombes Pol Ananto Herlambang menyampaikan “Pemberian penghargaan pada hari ini merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan pimpinan kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, keberanian, profesionalisme, serta keberhasilan dalam melaksanakan tugas kepolisian, khususnya dalam mengungkap kasus tindak pidana yang menjadi perhatian dan keresahan masyarakat”. Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah berhasil mengungkap tindak pidana narkotika dengan barang bukti berupa 192 refill cartridge yang terdapat liquid (cairan) yang diduga mengandung narkotika dengan berat 465,8 ml, 22 butir pil ekstasi, dan 336,03 gram shabu serta 29 paket besar ganja dengan berat kurang lebih 29 kilogram. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, Satnarkoba dan team sus merupakan komitmen Polresta Jambi terus berantas peredaran gelap narkotika. Saya juga memberikan apresiasi kepada personel yang telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan meninggalnya korban dengan cara menyiramkan air keras kepada korban.Pengungkapan kasus tersebut tentunya membutuhkan kemampuan, kecepatan, ketelitian, serta profesionalisme. Penghargaan yang diberikan hari ini bukan semata-mata sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan dalam mengungkap suatu perkara, tetapi juga merupakan motivasi bagi seluruh personel polresta jambi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saya juga mengingatkan kepada seluruh personel agar setiap pelaksanaan tugas tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan, sop, kode etik profesi polri, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia. dalam setiap proses penegakan hukum, kita harus mampu menunjukkan bahwa polri hadir untuk memberikan rasa aman, kepastian hukum, dan keadilan bagi masyarakat.Pertahankan tingkatkan semangat, profesionalisme, dan terus bangun soliditas serta kerja sama di antara seluruh personel. jadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.” ungkap beliau(hms Resta Jambi) Penulis Tim

Read More

Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Polda Jambi Teguhkan Nilai Pancasila dan Semangat Kebangsaan

Tajam24Jam.Com Jambi, 1 Oktober 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, Kamis (1/10/2026) Upacara berlangsung di Lapangan Hitam Mapolda Jambi. Bertindak selaku Inspektur Upacara Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., dan diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi serta personel Polda Jambi. Rangkaian upacara diawali dengan Komandan Upacara memasuki lapangan, dilanjutkan dengan kedatangan Inspektur Upacara, penghormatan kepada pasukan, laporan Komandan Upacara, serta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan dan pendahulu bangsa. Selanjutnya, dilaksanakan pembacaan Teks Pancasila oleh Inspektur Upacara, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945, pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, pembacaan doa, serta Andhika Bhayangkari. Upacara kemudian ditutup dengan laporan Komandan Upacara dan penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi seluruh personel Polri untuk semakin menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan bermasyarakat. “Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagi personel Polri, nilai tersebut harus diwujudkan melalui sikap profesional, integritas, disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas menyampaikan statement Kapolda Jambi. Lebih lanjut, Kapolda Jambi melalui Kabid Humas menegaskan bahwa semangat Pancasila harus menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat. “Polri, khususnya Polda Jambi, berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memperkuat persatuan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya. Penulis Tim

Read More

Perkara Timah dalam Cempedak Dilimpahkan ke Jaksa, Polres Bangka Barat Tuntaskan Tahap II

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 30 September 2026 – Penyidik Satreskrim Polres Bangka Barat melimpahkan tersangka dan barang bukti dalam perkara dugaan tindak pidana terkait timah yang sebelumnya diungkap dalam modus penyimpanan di dalam cempedak ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bangka Barat. Pelimpahan tahap II tersebut dilakukan pada Rabu (30/9/2026) di Kantor Kejaksaan Negeri Bangka Barat. Tersangka berinisial M. Yani dibawa dari Rutan Sat Tahti Polres Bangka Barat untuk selanjutnya diserahkan bersama barang bukti kepada JPU. Sekitar pukul 13.05 WIB, penyidik menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada JPU Riko Viandi Simamora, S.H. Selanjutnya dilakukan penelitian terhadap tersangka dan barang bukti sebelum seluruh tanggung jawab perkara dilanjutkan oleh pihak kejaksaan. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso, mengatakan pelimpahan tahap II merupakan bagian dari proses penanganan perkara setelah tahapan penyidikan dinyatakan lengkap sesuai ketentuan. “Pelimpahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum merupakan bagian dari proses hukum yang harus dilalui. Penyidik telah menyerahkan seluruh tanggung jawab tersangka dan barang bukti untuk selanjutnya diproses oleh pihak kejaksaan,” kata Yos, Rabu (30/9/2026). Ia menegaskan, Polres Bangka Barat berkomitmen menuntaskan setiap perkara yang telah ditangani melalui proses penyidikan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. “Setelah tahap II ini, proses perkara selanjutnya menjadi kewenangan jaksa penuntut umum untuk diproses sesuai hukum acara pidana,” ujarnya. Pelimpahan tersebut berlangsung dengan lancar dan tercatat berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/15/VIII/2026/Polres Bangka Barat/Polda Kepulauan Bangka Belitung tanggal 4 Agustus 2026 Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Cek Tembelok-Keranggan Malam Hari, Sepi Aktivitas Tambang

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 30 September 2026 – Perairan Tembelok dan Keranggan, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, terpantau sepi dari aktivitas penambangan pada Rabu (30/9/2026) malam. Kondisi tersebut diketahui setelah Satpolairud Polres Bangka Barat melakukan pengecekan langsung ke kawasan tersebut mulai sekitar pukul 19.00 WIB. Pengecekan dilakukan menyusul informasi mengenai dugaan aktivitas penambangan ilegal jenis selam dan user-user yang disebut beroperasi pada malam hari. Dalam pengecekan tersebut, personel Satpolairud Polres Bangka Barat tidak menemukan adanya aktivitas penambangan sebagaimana informasi yang beredar. Meski demikian, petugas mendapati sekitar 100 unit ponton jenis selam dan 20 unit ponton jenis user-user masih terparkir di sekitar kawasan perairan Tembelok dan Keranggan. Personel kemudian menyampaikan imbauan kepada para ojek kapal maupun masyarakat yang berada di sekitar pantai agar tidak memberikan layanan pengangkutan kepada pihak yang hendak melakukan aktivitas penambangan di wilayah tersebut. Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, pengecekan dilakukan sebagai langkah kepolisian untuk memastikan informasi yang berkembang di masyarakat dapat segera ditindaklanjuti. “Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan aktivitas penambangan pada saat petugas berada di lokasi. Namun, pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi adanya aktivitas yang melanggar hukum,” kata Yos. Ia mengimbau masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas penambangan ilegal agar segera melaporkannya kepada personel Satpolairud atau melalui layanan Polisi 110 Polres Bangka Barat. “Apabila masyarakat menemukan adanya aktivitas penambangan yang diduga ilegal, silakan segera laporkan. Informasi dari masyarakat sangat membantu kepolisian dalam melakukan penindakan dan menjaga situasi kamtibmas,” ujarnya. Pengecekan berlangsung aman dan situasi di kawasan Tembelok-Keranggan hingga kegiatan selesai terpantau kondusif. Penulis Tim

Read More

Polsek Mendahara Ulu Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Area SUTET Pematang Rahim

Tajam24Jam.Com Jambi, 30 September 2026 – Polsek Mendahara Ulu, Polres Tanjung Jabung Timur, bersama tim gabungan melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah saluran Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET), RT 12 Dusun Teladan, Desa Pematang Rahim, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Selasa (29/9/2026). Kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 14.30 WIB setelah personel Regu Pemadam Kebakaran (RPK) WKS Distrik 7, Kiki Ardiansah dan Joko Erbulan alias Alan, melakukan pemantauan menggunakan drone dan menemukan titik api di area lahan gambut yang ditumbuhi semak belukar. Berdasarkan hasil pemantauan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 15 x 60 meter atau sekitar 0,09 hektare. Lokasi kebakaran merupakan areal saluran SUTET milik pihak PLN dan berada cukup jauh dari permukiman masyarakat. Setelah menemukan titik api, pihak RPK WKS Distrik 7 segera melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan perusahaan, pemerintah desa, Polsek Mendahara Ulu, serta pihak Kecamatan Mendahara Ulu untuk dilakukan penanganan bersama. Mendapatkan laporan tersebut, personel Polri bersama unsur TNI, RPK WKS, Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni, pemerintah kecamatan, dan masyarakat setempat langsung melakukan upaya pemadaman. Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama terbatasnya sumber air. Sungai induk yang memiliki ketersediaan air berada lebih dari satu kilometer dari lokasi kebakaran, sementara tidak terdapat sumber air yang memadai di saluran sungai maupun anak sungai sekitar lokasi. Selain itu, kondisi lahan gambut dengan kedalaman diperkirakan mencapai lima meter membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan ekstra. Meskipun api di permukaan dapat dipadamkan, bara api masih berpotensi bertahan di dalam lapisan gambut. Setelah dilakukan upaya pemadaman secara bersama-sama, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 23.00 WIB pada Selasa malam. Namun, untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala, tim gabungan melanjutkan kegiatan pendinginan pada Rabu (30/9/2026), mulai pukul 07.30 WIB. Pendinginan dilakukan karena masih ditemukan bara api di dalam lapisan gambut. Petugas bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan guna mencegah munculnya kembali titik api di lokasi tersebut. Dalam penanganan kebakaran ini, personel yang terlibat terdiri atas empat orang dari RPK WKS, dua personel Manggala Agni, lima personel Polri, satu personel TNI, lima orang dari pemerintah kecamatan, serta sepuluh orang masyarakat setempat. Berdasarkan informasi awal di lapangan, masyarakat sempat melihat adanya pekerjaan penambahan kabel pada jaringan SUTET di sekitar lokasi. Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pendalaman lebih lanjut. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Kapolda Jambi menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur dalam menangani kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah gambut yang memiliki tingkat kesulitan pemadaman cukup tinggi. “Bapak Kapolda Jambi mengapresiasi gerak cepat personel Polri bersama TNI, Manggala Agni, RPK, Masyarakat Peduli Api, pemerintah setempat, dan masyarakat yang telah bersinergi melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan di Desa Pematang Rahim, Kecamatan Mendahara Ulu,” ujar Kabid Humas. Ia menjelaskan, penanganan kebakaran lahan gambut membutuhkan kewaspadaan dan upaya berkelanjutan karena bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah meskipun api di permukaan telah berhasil dipadamkan. “Karena itu, kegiatan pendinginan dan pemantauan lanjutan menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah kebakaran kembali meluas. Kami mengingatkan seluruh pihak agar tetap waspada terhadap potensi karhutla, terutama di tengah kondisi lahan yang kering dan sulit dijangkau sumber air,” lanjutnya. Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau petugas terkait agar dapat ditangani sedini mungkin. Sinergi dan kepedulian bersama sangat diperlukan untuk mencegah kebakaran meluas serta menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan,” tutupnya. Polda Jambi menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam penanganan karhutla melalui langkah cepat, koordinasi lintas sektor, serta pemantauan berkelanjutan demi menjaga keamanan masyarakat dan mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Jambi. Penulis Tim

Read More