admin_

DALAM SEPEKAN, POLRES BANGKA BARAT UNGKAP KASUS NARKOTIKA, KAPOLRES SERUKAN PERAN KELUARGA HADAPI FENOMENA ABH

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 18 April 2026 – Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menyampaikan keprihatinan atas masih ditemukannya kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah Bangka Barat, termasuk keterlibatan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). “Fenomena ini tentu menjadi perhatian serius bagi kita semua. Ketika anak-anak sudah terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan sosial yang harus kita tangani bersama,” ujar Iptu YosSudarso di Bangka Barat, Sabtu. Dalam kurun waktu sepekan terakhir, jajaran Polres Bangka Barat berhasil mengungkap sejumlah kasus narkotika dengan mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa sabu dan perlengkapan pendukung lainnya. Ia menegaskan, penanganan terhadap ABH dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan dengan mengedepankan prinsip perlindungan anak serta pendekatan pembinaan. Lebih lanjut, Kapolres Bangka Barat melalui Kasi Humas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menutup mata terhadap kondisi yang terjadi. “Ini menjadi cerminan bahwa peredaran narkotika masih menjadi ancaman nyata di tengah masyarakat kita. Untuk itu, kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan dan perhatian terhadap anak-anaknya, serta membangun komunikasi yang terbuka dalam keluarga,” katanya. Selain itu, masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing. “Kepedulian lingkungan sangat penting. Jangan ragu untuk melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Upaya pencegahan tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak,” ujarnya. Ia menambahkan, Polres Bangka Barat akan terus melakukan penegakan hukum secara konsisten dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen dalam memberantas peredaran narkotika. “Dengan sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat, kita harapkan Bangka Barat dapat terbebas dari ancaman narkotika, demi melindungi generasi muda dan masa depan daerah,” kata dia. Penulis Tim

Read More

Polsek Tempilang Polres Bangka Barat Ungkap Kasus Narkoba, Remaja Diamankan dengan Puluhan Paket Sabu

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 18 April 2026 – Jajaran Polsek Tempilang, Polres Bangka Barat berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya dengan mengamankan seorang pelaku yang diketahui masih berstatus remaja, Sabtu (18/4/2026) dini hari. Pelaku berinisial RR diamankan di kediamannya di Desa Tempilang setelah petugas menemukan barang bukti berupa puluhan paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto mencapai 19,28 gram. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menyampaikan bahwa pengungkapan ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat, mengingat peredaran narkotika kini telah menyasar kalangan usia muda. “Fakta bahwa pelaku masih berstatus remaja menjadi perhatian kita bersama. Ini menunjukkan bahwa ancaman narkotika sudah masuk ke lapisan generasi muda dan harus ditangani secara serius oleh semua pihak,” ujar Iptu Yos Sudarso. Kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di sebuah rumah yang diduga kerap dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan Unit Reskrim dan Intel Polsek Tempilang melakukan penyelidikan hingga akhirnya melakukan penyergapan pada Sabtu sekitar pukul 00.15 WIB. Dalam penggeledahan yang disaksikan aparatur desa, petugas menemukan satu paket besar, lima paket sedang, dan 27 paket kecil diduga sabu, serta alat hisap, timbangan digital, dan perlengkapan lainnya. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui barang tersebut merupakan miliknya yang diperoleh dari seseorang berinisial BR, yang saat ini masih dalam proses pengembangan oleh pihak kepolisian. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menegaskan bahwa penanganan kasus ini tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga sebagai upaya menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika. “Kami mengajak seluruh orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar, agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” tambahnya. Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tempilang dan penanganan lebih lanjut dilakukan oleh Sat Res Narkoba Polres Bangka Barat. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto ketentuan dalam KUHP terbaru. Polres Bangka Barat menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya, termasuk yang menyasar kalangan remaja di wilayah hukumnya. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Gelar Pembukaan Audit Kinerja Itwasda Tahap I TA 2026, Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Publik

Tajam24Jam.Com Jambi, 17 April 2026 – Polda Jambi menggelar kegiatan Pembukaan Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasda Polda Jambi Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang berfokus pada aspek perencanaan dan pengorganisasian. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (17/4/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lantai III Gedung Siginjai Mapolda Jambi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar serta dihadiri oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, para pejabat utama, Kapolres jajaran, serta personel Polda Jambi dan jajaran baik secara langsung maupun virtual. Dalam pengantarnya, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar menegaskan bahwa audit kinerja merupakan bagian dari Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) yang bertujuan memastikan tata kelola organisasi berjalan sesuai ketentuan. “Audit kinerja ini bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai langkah evaluatif dalam meningkatkan kualitas kinerja, tata kelola keuangan, serta sebagai upaya strategis meminimalisir potensi penyimpangan,” jelas Irwasda. Ia juga mengungkapkan bahwa secara umum hasil audit tahun 2025 menunjukkan kinerja Polda Jambi sudah cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa temuan yang perlu menjadi perhatian, khususnya pada aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Selain itu, audit tahap I ini juga akan memeriksa penggunaan anggaran periode Januari hingga April 2026 guna memastikan penggunaan anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel. Sementara itu, dalam arahannya, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menekankan pentingnya penerapan prinsip good governance dan clean government dalam tubuh Polri. “Pelaksanaan audit kinerja ini harus menjadi early warning sekaligus nilai tambah bagi organisasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola serta penyelenggaraan tugas Kepolisian,” tegas Kapolda. Kapolda juga mengingatkan bahwa dinamika global saat ini, seperti konflik internasional, dapat berdampak pada kondisi ekonomi nasional yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas, seperti meningkatnya kriminalitas dan potensi konflik sosial. Lebih lanjut, Kapolda menegaskan pentingnya optimalisasi pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan humanis dan responsif, sejalan dengan tagline “Power is for Service”. “Seluruh jajaran harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk merespons pengaduan dengan cepat dan profesional, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi dua arah yang transparan,” ujarnya. Audit kinerja ini akan dilaksanakan selama 17 hari kerja dengan sasaran 28 Satker dan 10 Polres jajaran Polda Jambi, yang dilaksanakan oleh dua tim audit Itwasda. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Kapolda Jambi mendukung penuh pelaksanaan audit kinerja sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas institusi. “Bapak Kapolda Jambi menegaskan bahwa audit kinerja Itwasda merupakan momentum strategis untuk memperkuat tata kelola organisasi yang bersih, transparan, dan akuntabel. Hal ini sejalan dengan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas. Lebih lanjut disampaikan bahwa Kapolda Jambi juga menekankan pentingnya seluruh jajaran untuk kooperatif dalam pelaksanaan audit serta menjadikan hasil audit sebagai bahan evaluasi berkelanjutan. “Melalui audit ini diharapkan seluruh satuan kerja dapat meningkatkan kinerja, mencegah potensi pelanggaran, serta memastikan setiap program dan penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya. Penulis Tim

Read More

Antisipasi Karhutla 2026, Korem 042/Gapu gelar Rakor Lintas Sektoral, Dorong Pendekatan Preventif dan Respons Cepat di Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 17 April 2026 — Upaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi mulai difokuskan pada penguatan langkah preventif dan respons cepat. Hal ini mengemuka dalam Rapat Lintas Sektoral Kesiapan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 yang digelar Korem 042/Garuda Putih, Jumat (17/4/2026). Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Korem 042/Gapu tersebut dipimpin langsung oleh Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin dan diikuti unsur TNI, Polri, BPBD, BMKG, serta organisasi perangkat daerah terkait. Sejumlah Dandim jajaran juga mengikuti jalannya rapat melalui video conference. Dalam forum tersebut, Danrem menekankan bahwa pola penanganan karhutla secara preventif harus lebih maximal. Menurutnya, keberhasilan pengendalian karhutla tidak lagi semata diukur dari kecepatan pemadaman, melainkan dari kemampuan mendeteksi dan mengendalikan potensi sejak dini. “Kita harus memastikan seluruh sistem berjalan sebelum api muncul. Deteksi dini dan kesiapsiagaan menjadi kunci,” ujarnya. Evaluasi terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya turut menjadi perhatian. Meski sinergi lintas sektor dinilai semakin solid, masih ditemukan kendala pada aspek konsistensi patroli dan kecepatan respons di sejumlah wilayah rawan. Dalam konteks itu, Danrem mendorong penguatan koordinasi operasional di lapangan, termasuk optimalisasi pemanfaatan data cuaca dan hotspot sebagai basis pengambilan keputusan. Selain itu, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan juga ditegaskan sebagai bagian integral dari strategi pengendalian karhutla. Rapat ini menjadi bagian dari konsolidasi awal menghadapi musim rawan karhutla, dengan harapan seluruh pemangku kepentingan memiliki persepsi dan langkah yang selaras dalam menjaga stabilitas di wilayah Provinsi Jambi. (Penrem 042) Penulis Tim

Read More

CCTV Kaburnya Alung Tiba-Tiba Beredar, AMAN Soroti Dugaan Ketertutupan Polda Jambi

Tajam24Jam.Com Jambi, 17 April 2026 — Polemik kaburnya buronan narkoba, M. Alung Ramadhan alias Alung, kembali memanas. Kali ini, publik dihebohkan dengan beredarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik pelarian Alung dari Mapolda Jambi—ironisnya bukan dirilis resmi oleh kepolisian, melainkan muncul dari akun Instagram pribadi. Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (AMAN) menilai kemunculan video tersebut justru memperkuat dugaan adanya ketidaktransparanan dalam penanganan kasus ini. Sejak awal mencuat, AMAN mengaku telah berulang kali mendesak Kapolda Jambi untuk membuka rekaman CCTV sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik. “Namun yang terjadi justru sebaliknya. Rekaman itu tidak pernah ditampilkan secara resmi, tiba-tiba muncul dari akun pribadi. Ini menimbulkan pertanyaan besar,” tegas perwakilan AMAN. Sejumlah kejanggalan pun disorot: Pertama, mengapa rekaman CCTV yang sejak awal menjadi tuntutan massa aksi justru tidak pernah dipublikasikan secara terbuka oleh Polda Jambi? Kedua, mengapa informasi sepenting itu justru disampaikan melalui akun media sosial pribadi, bukan kanal resmi institusi kepolisian? Ketiga, kondisi ini memunculkan spekulasi liar di tengah masyarakat: apakah fungsi komunikasi publik Kapolda Jambi telah diambil alih oleh pihak di luar institusi? Tak hanya itu, AMAN juga mempertanyakan keutuhan rekaman yang beredar. Video yang muncul hanya memperlihatkan momen pelarian, tanpa menjelaskan bagian krusial sebelumnya—termasuk bagaimana Alung bisa melepas borgol di ruang penyidik. “Ini bukan sekadar soal video. Ini soal transparansi dan kepercayaan publik. Kenapa potongan penting justru tidak ditampilkan?” lanjutnya. Bagi AMAN, situasi ini menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum di Jambi. Mereka menilai, jika benar informasi krusial justru disampaikan melalui pihak non-resmi, maka hal tersebut merupakan bentuk pengabaian terhadap hak publik untuk mendapatkan informasi yang utuh dan dapat dipertanggungjawabkan. “Satu hal yang pasti, ini menjadi penghinaan bagi masyarakat Jambi. Institusi sebesar Polda seharusnya berdiri di depan, bukan diwakili oleh akun media sosial pribadi,” tutup AMAN dengan nada keras. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polda Jambi terkait keaslian, kronologi lengkap, maupun alasan di balik tidak dipublikasikannya rekaman CCTV tersebut sejak awal. Penulis Tim

Read More

Alion Mewakili Aliansi AMAN Merasa kecewa.Tersangka DPO Alung Tak Ditampilkan Saat Konferensi Pers Polda Jambi

Tajam24Jam.Com Jambi, 17 April 2026 – M. Alung Ramadhan yang dikenal dengan alias Alung dikabarkan telah ditangkap oleh Polda Jambi. Namun, usai pelaksanaan konferensi pers pada Kamis sore, 16 April 2026, polemik justru mencuat karena sosok tersangka tidak ditampilkan ke publik, baik secara langsung maupun melalui dokumentasi foto. Kekecewaan disampaikan oleh Alion Meisen, seorang jurnalis sekaligus aktivis di Jambi. Ia menilai, tidak ditampilkannya tersangka dalam konferensi pers dapat memicu spekulasi di tengah masyarakat. “Seharusnya pihak kepolisian bisa lebih transparan. Minimal ditampilkan atau diperlihatkan fotonya, agar publik tidak bertanya-tanya,” ujar Alion. Alion juga mendesak agar Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri, bersama DPR RI, memanggil Krisno Siregar dan jajarannya untuk memberikan penjelasan secara terbuka terkait penangkapan tersebut. Menurutnya, langkah ini penting agar penanganan kasus menjadi terang benderang dan tidak menimbulkan asumsi negatif terhadap institusi kepolisian, khususnya Polda Jambi. “Jangan sampai masyarakat berasumsi yang tidak baik. Jelaskan sejelas-jelasnya, dan jangan batasi wartawan dalam bertanya agar pemberitaan tidak simpang siur,” tegasnya. Sementara itu, Krisno Siregar dalam keterangannya saat konferensi pers menyampaikan bahwa Alung telah berhasil diamankan pada dini hari di wilayah Tanjung Jabung Barat. Saat ini, tersangka tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat diungkap secara transparan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Penulis Tim

Read More

AKSI CEPAT POLRES BANGKA BARAT, Laporan Warga Langsung Direspons, Dua Perwira Donorkan Darah untuk Pasien Kritis

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 17 April 2026 – Respons cepat kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Bangka Barat dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat. Sesaat setelah menerima laporan warga, dua perwira langsung bergerak menuju RSBT Mentok untuk mendonorkan darah bagi pasien yang membutuhkan, Jumat (17/04/2026). Aksi kemanusiaan ini dilakukan melalui program unggulan “Setetes Darah Tuk Kemanusiaan”, sebagai wujud nyata kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam misi sosial dan kemanusiaan. Pasien yang membutuhkan bantuan tersebut diketahui bernama Ibu Suti (74), yang tengah menjalani perawatan intensif dan memerlukan darah golongan AB+ sebanyak dua kantong. Tanpa menunda waktu, dua perwira Polres Bangka Barat langsung mendatangi rumah sakit dan mendonorkan darah mereka. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menegaskan bahwa kecepatan respons ini merupakan bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat. “Begitu informasi kami terima, personel langsung bergerak. Ini bukan sekadar tugas, tetapi panggilan kemanusiaan. Polri harus hadir di saat masyarakat membutuhkan,” tegasnya. Respons sigap tersebut menuai apresiasi dari masyarakat. Juned, warga Peltim Mentok, mengaku terharu atas kepedulian yang ditunjukkan. “Saya sangat mengapresiasi respon cepat dari Polres Bangka Barat. Saat saya menghubungi karena orang tua sakit dan membutuhkan darah, saya tidak menyangka perwira langsung datang dan mendonorkan darahnya.Ini sangat membantu,” ungkap Juned. Hal senada juga disampaikan oleh pihak keluarga pasien. Bapak Junet menyebut bantuan tersebut sangat berarti bagi keselamatan orang tuanya. “Bantuan ini sangat berarti bagi kesembuhan orang tua kami. Terima kasih atas kepedulian dan kecepatan dari pihak Kepolisian,” ujarnya. Melalui program “Setetes Darah Tuk Kemanusiaan”, Polres Bangka Barat terus menegaskan komitmennya untuk hadir dan memberikan solusi nyata atas setiap keluhan masyarakat, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Tekankan Pelayanan Humanis dan Berkeadilan pada Hari Kesadaran Nasional

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 17 April 2026 – Polres Bangka Barat menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan berkeadilan kepada masyarakat melalui Upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional Tahun 2026 yang digelar di halaman Mako Polres Bangka Barat, Jumat (17/4/2026). Upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bangka Barat tersebut diikuti seluruh jajaran personel dan berlangsung dengan tertib serta khidmat. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menyampaikan bahwa momentum Hari Kesadaran Nasional menjadi pengingat penting bagi seluruh personel untuk menempatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama. “Setiap personel harus melayani masyarakat dengan sikap humanis, penuh kepedulian, dan rasa tanggung jawab, tanpa membeda-bedakan. Integritas harus ditunjukkan melalui tindakan nyata, serta menjaga marwah Polri dengan perilaku yang santun,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari kecepatan respons, tetapi juga dari ketulusan, empati, dan keadilan dalam memperlakukan setiap masyarakat. Selain itu, Polres Bangka Barat terus mendorong peningkatan disiplin dan profesionalisme sebagai fondasi dalam membangun kepercayaan publik. Upacara tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Bangka Barat dalam memperkuat komitmen internal guna menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga berkeadilan dan menyentuh sisi kemanusiaan. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan kondusif, sekaligus menegaskan bahwa Polres Bangka Barat menempatkan masyarakat sebagai pusat dari setiap pelayanan yang diberikan. Penulis Tim

Read More

Upacara Kesadaran Nasional, Kapolda Jambi Tekankan Disiplin dan Pelayanan Publik

Tajam24Jam.Com Jambi, 17 April 2026 – Kepolisian Daerah Jambi melaksanakan kegiatan Upacara Kesadaran Nasional di Lapangan Hitam Mapolda Jambi pada Jumat (17/4/2026). Upacara yang dipimpin oleh Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, tersebut diikuti oleh jajaran pejabat utama dan seluruh personel Polda Jambi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, para Pejabat Utama Polda Jambi, serta personel Polda Jambi. Rangkaian upacara berlangsung dengan khidmat, diawali dengan penghormatan pasukan kepada inspektur upacara, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Polri, pengibaran bendera Merah Putih, hingga pembacaan Pancasila, Tri Brata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya Korpri. Kegiatan juga diisi dengan mengheningkan cipta serta diakhiri dengan pembacaan doa. Dalam amanatnya, Kapolda Jambi menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). “Setiap anggota Polri harus terus meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas, serta menjadikan aturan sebagai pedoman kerja yang utama,” tegas Kapolda. Selain itu, Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan sinergitas, baik di internal Polri maupun dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. “Soliditas internal harus diperkuat, kemudian dilanjutkan dengan membangun sinergitas bersama TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat,” lanjutnya. Kapolda Jambi juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik guna memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. “Tingkatkan kualitas pelayanan publik secara optimal, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin kuat,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menegaskan agar seluruh personel menghindari segala bentuk pelanggaran serta selalu mengedepankan sikap profesional, humanis, dan berintegritas. Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi secara bijak juga menjadi perhatian dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di era digital. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi menyampaikan bahwa kegiatan Upacara Kesadaran Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh personel dalam menjalankan tugas kepolisian. “Bapak Kapolda Jambi menegaskan bahwa Upacara Kesadaran Nasional bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat disiplin, integritas, serta tanggung jawab seluruh personel Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas. Lebih lanjut disampaikan, Kapolda Jambi juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus menjaga soliditas dan meningkatkan sinergi lintas sektor. “Melalui kegiatan ini, Kapolda berharap seluruh personel semakin solid, profesional, serta mampu membangun sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tutupnya Penulis Tim

Read More

Enam Tronton Ditahan Warga, Dugaan “Uang Jalan” Rp30 Ribu/Mobil Ditolak — Pelanggaran Angkutan Batu Bara Kian Brutal, Nyawa Warga Melayang

Tajam24Jam.Com Jambi, 17 April 2026 — Ketegangan antara masyarakat dan pengurus angkutan batu bara kembali memanas. Enam unit truk tronton bermuatan batu bara yang diamankan warga bersama ormas Pemuda Pancasila di Rumah Makan Rindu Wisata, Muaro Jambi, hingga kini masih ditahan. Negosiasi yang dilakukan pihak pengurus—yang disebut-sebut bernama Maknyak—belum membuahkan hasil. Dari informasi yang dihimpun di lapangan, pihak pengurus diduga mencoba “mendinginkan” situasi dengan menawarkan uang sebesar Rp30.000 per mobil setiap kali melintas di wilayah Muaro Jambi. Tawaran tersebut ditujukan kepada warga yang selama ini melakukan penertiban terhadap pelanggaran angkutan batu bara di jalan umum. Namun, upaya itu ditolak mentah-mentah. Warga bersikukuh bahwa persoalan ini bukan soal kompensasi, melainkan penegakan aturan yang sudah jelas diatur dalam Peraturan Gubernur Jambi yang melarang angkutan batu bara melintasi jalan umum.“Kami tidak butuh uang. Ini soal keselamatan dan hukum. Kalau dibiarkan, korban akan terus berjatuhan,” ujar salah satu warga di lokasi. Hingga saat ini, keenam truk tersebut masih ditahan masyarakat sambil menunggu langkah tegas aparat penegak hukum. Warga mendesak agar kasus ini tidak lagi diselesaikan secara negosiasi di lapangan, melainkan diproses sesuai hukum yang berlaku. Ironisnya, pelanggaran serupa juga terjadi di wilayah tetangga. Di Provinsi Sumatera Selatan, yang juga telah mengeluarkan larangan serupa melalui peraturan gubernur, sebuah truk tronton batu bara asal Jambi dengan nomor polisi BH 8936 YY mengalami kecelakaan maut di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, pada hari yang sama. Insiden tersebut menewaskan seorang warga setempat. Ketua LSM Gempita Muba, Mauzan, mengecam keras lemahnya pengawasan aparat serta dugaan keterlibatan “beking” yang selama ini diduga meloloskan angkutan batu bara ilegal di jalan umum. “Ini bukan lagi pelanggaran biasa, ini sudah menyangkut nyawa manusia. Jangan terus permainkan keselamatan masyarakat demi keuntungan segelintir orang,” tegas Mauzan. Ia mendesak pemerintah daerah baik di Jambi maupun Sumatera Selatan untuk tidak sekadar mengeluarkan aturan tanpa pengawasan ketat di lapangan. “Pergub jangan hanya jadi pajangan. Kalau pelanggaran terus dibiarkan, artinya ada pembiaran sistematis. Kami minta tindakan tegas, baik terhadap perusahaan maupun oknum yang menjadi beking,” tambahnya. Peristiwa ini kembali membuka luka lama: konflik berkepanjangan antara kepentingan bisnis angkutan batu bara dan keselamatan publik. Di tengah aturan yang jelas, praktik di lapangan justru menunjukkan lemahnya penegakan hukum—bahkan terindikasi adanya kompromi. Sementara aparat belum memberikan keterangan resmi, masyarakat kini menunggu: apakah hukum benar-benar ditegakkan, atau kembali tunduk pada kepentingan di balik layar. Penulis Tim

Read More