admin_

*Danrem 042/Gapu Lepas Bantuan Sosial untuk Korban Bencana Sumatera Barat*

Tajam24Jam.Com Jambi, 9 Desember 2025 – Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto S.E., M.Sc., melepas keberangkatan bantuan sosial Korem 042/Gapu untuk korban bencana alam di Provinsi Sumatera Barat, di Kantor Dinas Kebakaran dan Pelayanan Kota Jambi, Selasa (9/12/2025). Bantuan ini dikirim sebagai bentuk kepedulian dari warga Jambi, intansi pemerintahan, swasta dan respon cepat TNI terhadap masyarakat yang terdampak musibah. Bantuan sosial yang dikirim meliputi kebutuhan pokok sembako, perlengkapan logistik, obat-obatan, pakaian dan peralatan pendukung tanggap darurat lainnya. Seluruh bantuan diberangkatkan menggunakan armada truk logistik yang siap menuju wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat. Danrem 042/Gapu menegaskan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan wujud kehadiran TNI di tengah rakyat, terutama ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Beliau juga menyampaikan bahwa Korem 042/Gapu akan terus memantau situasi dan siap memberikan dukungan lanjutan apabila diperlukan. Pengiriman bantuan ini mendapat dukungan dari berbagai instansi dan Mitra serta diikuti oleh personel yang telah disiapkan untuk memastikan bantuan tiba tepat sasaran. Korem 042/Gapu juga berkoordinasi dengan satuan TNI di wilayah Sumatera Barat untuk mempercepat distribusi kepada para korban. Turut hadir dalam kegiatan tersebut:  Kasiter Kasrem 042/Gapu, Pabung Muaro Jambi, serta Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi. Dengan diberangkatkannya bantuan sosial ini, menegaskan bahwa Korem 042/Gapu, Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat, sekaligus memperkuat solidaritas dan kepedulian antar wilayah dalam menghadapi bencana alam. Penulis Tim 

Read More

Polres Bangka Barat Cepat Tanggap, Bantu Keluarga Sakit dan Kurang Mampu Terdampak Banjir Rob Mentok

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 9 Desember 2025 – Kepedulian nyata Polres Bangka Barat kembali ditunjukkan dalam aksi cepat menolong keluarga yang terdampak banjir rob di Pantai Tembelok Lama, Kampung Mentok Asin, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok. Rustam, beserta istrinya Nek Kancil dan anak mereka Eka, sama-sama sedang sakit dan berada dalam kondisi sulit akibat genangan air yang masuk ke rumah mereka. Mendapat laporan tersebut, Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., memerintahkan jajaran Polsek Mentok bersama tim medis Puskesmas Mentok untuk segera meninjau lokasi dan memberikan bantuan. Karena akses kendaraan terhambat oleh banjir, petugas harus menempuh jalan kaki untuk sampai ke rumah keluarga tersebut. Di lokasi, tim medis Polres Bangka Barat memberikan pemeriksaan kesehatan serta obat-obatan untuk membantu meredakan sakit anak dan orang tua.  Tim juga memberikan vitamin untuk menjaga kondisi tubuh mereka tetap stabil, meskipun keluarga menolak dibawa ke rumah sakit atau Puskesmas. “Polres Bangka Barat hadir untuk memastikan keluarga ini tetap sehat dan aman. Kami akan terus melakukan pemantauan kesehatan secara berkala,” ujar AKBP Pradana Aditya Nugraha. Warga setempat mengapresiasi langkah cepat dan perhatian penuh Kapolres Bangka Barat kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Polres Bangka Barat. “Kami merasa sangat terbantu. Polres Bangka Barat benar-benar peduli, terutama bagi warga yang terdampak banjir dan dalam kondisi sakit,” kata salah seorang warga. Aksi ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Bangka Barat selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan pertolongan nyata, dan menjadi pelindung bagi mereka yang paling rentan, terutama dalam situasi darurat akibat bencana. Penulis Tim 

Read More

Polsek Jebus Polres Bangka Barat Bantu Warga Terdampak Banjir dan Kerusakan Infrastruktur

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 9 Desember 2025 – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jebus dan Parittiga sejak Senin (08/12/2025) menyebabkan sejumlah jembatan, jalan, tanggul, dan bangunan warga rusak, serta memicu banjir di beberapa titik. Menyikapi kondisi ini. Polsek Jebus, Polres Bangka Barat sigap turun ke lapangan untuk membantu masyarakat terdampak, sampai saat ini juga Polsek Jebus Polres Bangka Barat terus melakukan pemantauan, Selasa 9 Desember 2025. Personel Polsek Jebus Polres Bangka Barat bersama Bhabinkamtibmas, perangkat desa, TNI, dan relawan masyarakat melakukan pengecekan dan penanganan di sejumlah titik kritis: Jembatan dan Jalan Dsn. Sinar Kelabat, Desa Cupat: Rusak akibat hujan deras malam sebelumnya. Polisi membuat jembatan darurat agar warga tetap bisa melintas. Tanggul Dsn. Pala, Desa Teluk Limau: Jebol hingga air masuk ke rumah warga. Polisi mengevakuasi warga agar aman dari potensi bahaya. Bangunan Toko Dsn. Cupat, Desa Cupat: Tergerus arus deras. Personel mengevakuasi warga yang berada di sekitar bangunan. Selain itu, polisi membantu warga menyeberangi jalan yang terendam banjir, antara lain di Jalan Perbatasan Dsn. Petar – Desa Limbung, Jalan Raya Desa Sungai Buluh, dan Jalan Raya Dsn. Kampak. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, menjelaskan:  “Seizin Kapolres, personel Polsek Jebus Polres Bangka Barat hadir langsung di lapangan untuk memastikan keselamatan warga terdampak banjir dan kerusakan infrastruktur. Mereka melakukan evakuasi, menyiapkan jembatan darurat, serta membantu mobilitas warga di tengah banjir. Kehadiran polisi di lokasi merupakan bentuk nyata pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.” Hingga kini, hujan masih berlangsung dengan intensitas tinggi. Polsek Jebus Polres Bangka Barat tetap siaga, memantau situasi, dan siap menindaklanjuti laporan kerusakan atau banjir baru agar pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal. Penulis Tim 

Read More

Polres Bangka Barat Terjunkan Tim Kesehatan Jemput Bola Tangani Warga Terdampak Banjir di Tanjung

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 8 Desember 2025 – Kepedulian Polres Bangka Barat terhadap warga terdampak banjir di Kelurahan Tanjung kembali terlihat saat jajaran kepolisian menurunkan personel untuk melakukan pelayanan kesehatan langsung dari rumah ke rumah. Upaya ini dilakukan setelah banjir yang melanda kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah warga mulai mengalami keluhan kesehatan. Sejak Senin pagi, personel Si Dokkes Polres Bangka Barat menyusuri permukiman warga yang masih tergenang air. Mereka melakukan pemeriksaan kesehatan, memberikan obat, hingga menangani warga yang membutuhkan tindakan medis lanjutan. Kondisi wilayah yang sebelumnya terendam hingga setinggi paha kini memang mulai surut, namun dampak kesehatan masih dirasakan masyarakat. Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, mengatakan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk respon Polri dalam memastikan keselamatan dan kesehatan warga tetap terjaga di tengah situasi pascabanjir. “Kami tidak menunggu warga datang meminta bantuan. Personel kami turun langsung ke lokasi untuk mengecek kondisi kesehatan masyarakat. Jika ditemukan warga yang perlu penanganan lebih lanjut, kami lakukan evakuasi ke fasilitas kesehatan,” ujar Kapolres. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan beberapa warga lanjut usia yang mengalami penurunan kondisi tubuh akibat cuaca dan lingkungan yang lembab. Ada pula sejumlah anak anak yang mulai terserang demam serta batuk flu setelah berhari hari berada di lingkungan yang terdampak banjir. Kapolres menambahkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Bangka Barat untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan maksimal. “Kami berkoordinasi dengan tenaga medis agar penanganan tetap profesional dan cepat. Fokus utama kami adalah keselamatan dan kesehatan masyarakat Tanjung,” tegasnya. Selain pelayanan kesehatan, personel Polres Bangka Barat juga membantu mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman apabila kondisi rumah mereka masih rawan atau jika memerlukan pemantauan kesehatan lebih intensif. Hingga Senin siang, banjir di Tanjung terus menunjukkan tanda tanda surut, meski beberapa titik masih tergenang air setinggi mata kaki. Polres Bangka Barat memastikan bahwa personelnya tetap disiagakan untuk memonitor kondisi dan membantu warga seoptimal mungkin. Penulis Tim

Read More

Ratusan Meninggal, PMII Jambi Desak Presiden Buat Status Bencana Nasional di Sumatera 

Tajam24Jam.Com Jambi, 8 Desember 2025 – Korban Bencana Banjir bandang dan longsor yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, terus meningkat baik meninggal dunia maupun luka-luka. Terhitung sudah mencapai ratusan orang meninggal dunia dan ratusan orang luka-luka serta banyak kehilangan rumah akibat hancur dibuat banjir bandang namun status bencana alam sampai saat ini belum ditingkatkan ke status bencana Nasional. Hal itu membuat Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Jambi angkat bicara atas keprihatinan terhadap bencana yang terjadi di Aceh, Sumut dan Sumbar. “PC PMII Kota Jambi sangat prihatin atas bencana Banjir Bandang dan longsor di Sumbar, Sumut dan Aceh,” jelas Basir Ketua PC PMII Kota Jambi. senin, 8 desember 2025. Basir menyebutkan, setelah beberapa kajian mendalam tragedi yang melanda di Sumut, Sumbar dan Aceh, pengurus Cabang Kota Jambi mendapat beberapa keanehan yang melanda pulau sumatera sampai merenggut ratusan korban jiwa dan membuat jutaan penduduk terdampak skala kehancuran. “Bencana tersebut Sudah melampaui kemampuan penanganan Regional dan kami mengecam keras Sebagai pimpinan di Pemerintahan Republik Indonesia Tidak memberikan stekmen merendahkan dan meremehkan bencana alam di Pulau Sumatera,” terangnya. Basir menegaskan, bencana alam terjadi di Pulau Sumatera jangan diremehkan  meremehkan karena bencana banjir bandang melanda sumut, Aceh dan Sumbar bukan bencana biasa karena sudah banyak sekali menghancurkan rumah dan korban ban jiwa. “Pimpinan seharusnya menghibur masyarakat menjadi korban bencana, bukan melukai hati masyarakat dengan stakmen di Publik,” tegasnya. PMII Kota Jambi juga menyoroti keanehan benjir bandang yang terjadi di Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapsel, Madina, Taput sampai membawa gelondongan kayu besar dengan potongan rapi namun dibilang pohon tumbang dibawa banjir. “Percuma pemimpin tertinggi namun tidak tau mana kayu dipotong dan mana pohon tumbang dibuat banjir,” tuturnya. Begitu juga Mentri kehutanan Republik Indonesia “Raja Juli Antoni” bertanggung jawab penuh tragedi yang terjadi dan segera minta maaf secara terbuka atas pernyataan yang meremehkan penderitaan Rakyat. “Kami mendesak Presiden Republik Indonesia segera menetapkan agar bencana ini menjadi bencana nasional dan mobilisasi total dana dan logistik tanpa batas terhadap korban dampak banjir,” tuturnya. Serta akselerasi cepat pencarian korban yang masih belum ditemukan dan Komando terpusat dan efektif dilapangan serta Presiden mengambil keputusan politik yang berani berdasarkan tanggung jawab moral. “ini panggilan kemanusiaan, Untuk menyelamatkan saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air,” tutupnya. Penulis Tim 

Read More

Polres Bangka Barat Kirimkan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 8 Desember 2025 – Kepedulian kembali mengalir dari bumi Sejiran Setason. Senin pagi, 8 Desember 2025, halaman Mako Polres Bangka Barat tampak lebih ramai dari biasanya.  Deru mesin mobil patroli dan truk Dalmas Sat Samapta terdengar bersahut-sahutan, mengantar keberangkatan Donasi Peduli Polres Babar menuju korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tak sekadar sebuah agenda rutin, suasana pagi itu dipenuhi rasa haru. Kardus-kardus bantuan yang tertata rapi—berisi pakaian, kebutuhan pokok, perlengkapan anak, hingga obat-obatan—adalah sumbangan tulus dari personel Polres Bangka Barat, Polsek jajaran, dan masyarakat yang tergerak membantu saudara sebangsa yang tengah berduka.  Bantuan tersebut diserahterimakan langsung kepada pihak JNE cabang Muntok, yang kemudian akan mendistribusikannya hingga ke titik-titik bencana. Dalam momen ini, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. tampil memberikan pernyataan yang menggema kuat, bukan hanya sebagai pemimpin institusi, tetapi sebagai manusia yang ikut merasakan luka bangsanya. “Setiap kali Indonesia berduka, Polri tidak boleh diam. Di atas seragam yang kami pakai, kami tetap manusia—dan manusia wajib hadir untuk manusia lainnya. Hari ini, Polres Bangka Barat mengirimkan bukan sekadar barang bantuan, tetapi harapan, doa, dan bukti bahwa kita tidak pernah meninggalkan saudara-saudara kita sendirian.” “Bantuan ini adalah wujud gotong-royong; anggota kami menyumbang, masyarakat ikut bergerak, semua bersatu. Inilah Indonesia yang sesungguhnya. Kami ingin memastikan, dari Bangka Barat hingga Aceh dan Sumatera, rasa kemanusiaan tidak pernah putus.” “Selama bangsa ini berdiri, Polri akan terus berdiri bersama masyarakat. Dalam kondisi apa pun, kami tidak hanya siap melindungi dan melayani, tapi juga menjadi garda terdepan ketika rakyat membutuhkan uluran tangan.” Keberangkatan bantuan pagi ini sekaligus menegaskan citra Polres Bangka Barat sebagai institusi yang tak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga progresif dalam aksi sosial dan kemanusiaan. Aksi hari ini menjadi bukti bahwa Polri hadir bukan sekadar dalam penindakan, tetapi juga dalam kepedulian—hadir dengan hati, bergerak dengan empati. Penulis Tim 

Read More

Ibu Fadilah: “Polres Bangka Barat Luar Biasa, Warga Sangat Terbantu Saat Banjir Rob”

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 7 Desember 2025 – Respons cepat Polres Bangka Barat saat banjir rob melanda kawasan pesisir Mentok mendapatkan apresiasi besar dari warga.  Salah satu yang menyampaikan rasa terima kasih secara langsung adalah Ibu Fadilah, warga yang sejak awal ikut turun membantu korban banjir. Banjir rob yang terjadi pada Minggu 7  Desember 2025 membuat permukiman di Kampung Bozem Teluk Rubiah, Kampung Tanjung, Kelurahan Tanjung dan sekitarnya terendam hingga selutut orang dewasa. Sejumlah warga tidak dapat memasak karena dapur mereka ikut tergenang. Melihat kondisi warga yang kesulitan, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., bersama personel Polres langsung turun ke lapangan membagikan nasi bungkus, membersihkan jalan yang tertutup lumpur, hingga membantu mengeringkan rumah warga menggunakan mesin pompa air. Apa yang dilakukan polisi ini meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat, termasuk bagi Ibu Fadilah yang melihat langsung upaya personel di lapangan. Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. “Saya pribadi sangat mengapresiasi polisi. Mereka datang cepat, langsung turun tangan, bersihkan jalan, bantu warga tanpa banyak bicara. Luar biasa sekali. Kami di sini benar-benar merasa terbantu,” ujar Ibu Fadilah. Ia juga menekankan bahwa kepedulian polisi terlihat nyata karena hadir tepat saat warga membutuhkan bantuan paling mendesak. Warga lain pun menyampaikan hal serupa. Kehadiran Polres Bangka Barat di tengah banjir dinilai membawa ketenangan, sekaligus membantu memulihkan kondisi lingkungan yang terdampak. Upaya kemanusiaan tersebut menjadi bukti bahwa kerja cepat dan kepedulian aparat sangat berarti bagi masyarakat, terutama saat bencana melanda tanpa diduga. Penulis Tim 

Read More

Kapolres Bangka Barat Imbau Pengendara Waspada di Tengah Curah Hujan Ekstrem, Perintahkan Patroli Siaga di Titik Jalan Tergenang

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 8 Desember 2025 – Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. mengimbau seluruh pengendara agar meningkatkan kewaspadaan di tengah curah hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Kabupaten Bangka Barat. Senin 8 Desember 2205. Tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah ruas jalan di Mentok dan sekitarnya tergenang air dan berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan. Kapolres menuturkan bahwa kondisi cuaca saat ini harus diantisipasi karena genangan air dapat menyebabkan jalan licin, kendaraan mogok, hingga jarak pandang menjadi terbatas. “Curah hujan sangat tinggi dan beberapa titik jalan mulai tergenang. Kami imbau pengendara agar berhati-hati, kurangi kecepatan, dan selalu waspada ketika melintas terutama di wilayah Mentok menuju Pangkalpinang,” ujar AKBP Pradana. Beliau menekankan bahwa hujan deras yang turun secara tiba‐tiba membuat sejumlah lokasi menjadi titik rawan. “Masyarakat perlu meningkatkan perhatian, apalagi saat malam hari. Kondisi jalan yang tidak terlihat akibat genangan bisa membahayakan,” tambahnya. Sebagai bentuk respons cepat, Kapolres Bangka Barat memerintahkan seluruh jajaran Polres dan Polsek untuk turun langsung ke lapangan membantu masyarakat yang menemui kendala saat melintas, termasuk kendaraan yang mogok akibat terendam air. “Personel kami sudah bergerak melakukan patroli siaga banjir di titik‐titik rawan. Mereka membantu pengguna jalan, mengatur arus lalu lintas, dan memastikan jalur tetap aman dilalui,” tegas Kapolres. Patroli dilaksanakan secara berkelanjutan pada beberapa titik yang terpantau mengalami kenaikan debit air, termasuk kawasan pesisir Mentok yang sebelumnya terdampak banjir rob. Kapolres memastikan bahwa seluruh jajaran siap memberikan bantuan cepat kapan pun dibutuhkan. Pemantauan situasi cuaca juga dilakukan setiap saat untuk meminimalkan risiko yang dapat membahayakan warga. “Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami. Polres Bangka Barat akan terus hadir di lapangan memberikan bantuan dan memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan aman,” tutup AKBP Pradana Aditya Nugraha. Beliau juga mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila melihat potensi bahaya di jalan atau membutuhkan pertolongan petugas. Penulis Tim 

Read More

Dapur Warga Terendam, Polres Bangka Barat Turun Langsung Salurkan Nasi Bungkus untuk Korban Banjir Rob di Tanjung Mentok

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 7 Desember 2025 – Banjir rob kembali menerjang kawasan pesisir Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Minggu 7 Desember 2025.  Air pasang tinggi sejak pagi menggenangi permukiman warga di Kampung Bozem Teluk Rubiah, Kampung Tanjung, Kelurahan Tanjung, dan sekitarnya. Ketinggian air yang mencapai selutut orang dewasa membuat aktivitas warga terganggu. Sejumlah perabot rumah tangga terendam, termasuk dapur-dapur warga yang ikut tergenang, sehingga masyarakat tidak dapat memasak. Melihat kondisi tersebut, Polres Bangka Barat langsung turun ke lokasi untuk membantu warga yang terdampak. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., bersama personel Sat Polres Bangka Barat, mendatangi kawasan banjir di Tanjung Mentok dan membagikan nasi bungkus kepada warga. Kapolres Bangka Barat mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan respon cepat Polres terhadap masyarakat yang sedang kesulitan akibat banjir. “Membagikan nasi bungkus kepada warga Tanjung adalah kegiatan kemanusiaan. Banyak dapur warga yang terendam sehingga mereka tidak bisa memasak. Semoga bantuan ini sedikit meringankan beban masyarakat,” ujar AKBP Pradana Aditya Nugraha. Warga Tanjung menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Polres Bangka Barat yang turun langsung ke lokasi banjir, terlebih di saat mereka sangat membutuhkan bantuan makanan. “Terima kasih kepada Polres Bangka Barat dan Kapolres yang telah memberikan nasi bungkus kepada kami. Kami tidak bisa masak karena dapur kami terendam air,” ujar salah satu warga. Hingga sore hari, sebagian warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu air surut. Polres Bangka Barat menyampaikan himbauan agar warga tetap waspada terhadap kemungkinan naiknya. Penulis Tim 

Read More

Polsek Jebus Polres Bangka Barat Tangkap Pelaku Pencurian, Warga Puput Atas Kembali Merasa Aman

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 6 Desember 2025 – Upaya cepat dan tepat yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Jebus Polres Bangka Barat membuahkan hasil setelah berhasil menangkap pelaku pencurian yang meresahkan warga Dusun Puput Atas, Desa Puput, Kecamatan Parittiga. Pelaku berinisial alias AY (39) warga Palembang yang berdomisili di Desa Puput Patitiga, diamankan pada Sabtu, 6 Desember 2025 sekira pukul 14.00 WIB di Dusun Bukit Rantau, Desa Kelabat. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya sekadar pengungkapan kasus, melainkan upaya nyata Polres Bangka Barat dalam memastikan rasa aman di tengah masyarakat. “Setiap tindakan cepat yang dilakukan jajaran Polsek Jebus merupakan bentuk kehadiran negara demi menjamin rasa aman bagi masyarakat. Penangkapan pelaku ini menjadi bukti bahwa laporan warga tidak pernah diabaikan dan langsung ditindaklanjuti,” ujar Iptu Yos Sudarso. Kasus ini bermula pada Kamis, 4 Desember 2025 sekitar pukul 06.00 WIB. Korban, SUSANTO (22), menemukan gudang rumahnya terbuka dan dua pucuk senapan angin gas serta dua unit handphone miliknya hilang.  Peristiwa tersebut membuat warga sekitar turut merasa was-was karena pelaku diduga beraksi pada pagi hari saat aktivitas warga belum ramai. Kerugian korban ditaksir mencapai Rp16 juta, sehingga laporan segera disampaikan kepada Polsek Jebus Polres Bangka Barat. Berbekal laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Jebus Polres Bangka Barat melakukan penyelidikan intensif. Pada Sabtu siang, petugas memperoleh informasi keberadaan pelaku di Dusun Bukit Rantau. Tim kemudian bergerak cepat, berhasil mengamankan pelaku, dan menemukan barang bukti yang telah dicuri. Barang bukti yang diamankan meliputi 2 unit handphone, 2 pucuk senapan angin gas, 1 sarung tas senapan dan 1 kursi kayu Pelaku mengakui perbuatannya dan langsung dibawa ke Mapolsek Jebus untuk proses penyidikan lebih lanjut. Iptu Yos Sudarso menambahkan bahwa keberhasilan ini membawa dampak positif terhadap situasi kamtibmas di Desa Puput dan wilayah Parittiga. “Dengan tertangkapnya pelaku, masyarakat kembali merasa tenang. Ini menunjukkan bahwa Polres Bangka Barat selalu hadir dan bekerja maksimal menjaga keamanan warga,” tegasnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan hal mencurigakan. “Keamanan lingkungan adalah tugas bersama. Polisi bekerja, masyarakat mendukung. Kami siap memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya wilayah Bangka Barat yang aman dan kondusif,” tutupnya. Penulis Tim 

Read More