Tajam24Jam.Com JAMBI, 13 September 2026 — Keributan antarsopir terjadi di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.361.06, Jalan Gajah Mada Nomor 50/51, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Minggu (13/9/2026).
Keributan tersebut diduga dipicu persoalan antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM). Sejumlah pengemudi terlibat adu emosi setelah diduga terjadi aksi saling serobot antrean saat hendak mengisi BBM.
Peristiwa itu menjadi perhatian karena SPBU yang berada di depan Kantor Samsat Kota Jambi tersebut terlihat dipadati kendaraan. Antrean kendaraan diduga meluber hingga ke sekitar bahu jalan sehingga berpotensi mengganggu arus lalu lintas.
Kondisi tersebut juga kembali memunculkan sorotan masyarakat terkait dugaan aktivitas pelangsiran BBM di SPBU tersebut. Aktivitas pengisian BBM secara berulang oleh kendaraan tertentu, apabila terbukti, dinilai berpotensi menyebabkan antrean panjang dan menimbulkan gesekan antar-pengemudi.

Selain antrean, kendaraan yang berhenti atau menunggu di bahu jalan juga menjadi persoalan. Kondisi itu berpotensi menghambat kelancaran lalu lintas dan meningkatkan risiko keselamatan bagi pengguna jalan.
Masyarakat mempertanyakan pengawasan pemerintah dan aparat penegak hukum (APH) terhadap kondisi tersebut. Penertiban dinilai tidak semestinya dilakukan hanya setelah terjadi keributan, tetapi juga melalui pengawasan secara rutin di lokasi yang rawan menimbulkan kepadatan.
Pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait diharapkan segera melakukan pengecekan di lapangan, termasuk memastikan ketertiban antrean, penataan kendaraan, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan parkir.
Jika ditemukan adanya pelanggaran dalam distribusi BBM bersubsidi, masyarakat juga meminta agar dilakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun kepolisian mengenai kronologi lengkap keributan, dugaan penyerobotan antrean, maupun apakah telah dilakukan tindakan terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pengawasan dan penertiban di SPBU perlu dilakukan secara konsisten agar antrean BBM tidak berkembang menjadi kemacetan maupun konflik antarpengemudi.
Penulis Tim



