Tajam24Jam.Com Jambi, 23 Desember 2025 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melaksanakan Sidang Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran 2026 tingkat Panitia Daerah (Panda) Polda Jambi, pada Selasa (23/12/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 4 Gedung Utama Mapolda Jambi dan dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar. Sidang ini turut dihadiri Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus P. Siregar, Karo SDM Polda Jambi Kombes Pol. Handoko, Ketua Tim Sosialisasi, Seleksi dan Panitia Penerimaan Bintara Brimob Polri T.A. 2026, para pengawas internal dan eksternal, serta para calon siswa Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran 2026 jalur reguler.

Sebanyak 31 orang calon siswa Bintara Brimob Polri jalur reguler mengikuti sidang kelulusan akhir tersebut. Berdasarkan hasil perangkingan, ditetapkan 28 orang dinyatakan lulus terpilih, sementara 3 orang lainnya dinyatakan lulus tidak terpilih.
Adapun kuota penerimaan Bintara Brimob Polri secara nasional pada Tahun Anggaran 2026 berjumlah 2.800 orang. Selanjutnya, para calon siswa yang dinyatakan lulus terpilih akan mengikuti pendidikan selama lima bulan yang dilaksanakan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya, Lido.
Dalam arahannya, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian seleksi secara objektif, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan Mabes Polri. Ia menegaskan bahwa proses seleksi turut melibatkan pengawas eksternal dari unsur Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), LSM, serta pemerintah daerah guna menjamin keterbukaan dan integritas pelaksanaan seleksi.
“Para peserta yang hadir hari ini merupakan calon-calon terbaik yang telah melewati seluruh tahapan seleksi penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran 2026 dengan baik dan lancar sesuai jadwal yang ditetapkan dari pusat,” ujar Kapolda Jambi.
Kapolda Jambi juga menjelaskan bahwa keterbatasan kuota nasional menjadi alasan tidak seluruh peserta dapat dinyatakan lulus terpilih, meskipun telah memenuhi persyaratan seleksi.
“Karena keterbatasan kuota, maka ada yang lulus terpilih dan ada yang lulus tidak terpilih. Bagi yang lulus terpilih agar mempersiapkan diri untuk mengikuti pendidikan yang akan dimulai pada 6 Januari 2026. Sementara bagi yang belum terpilih, agar melakukan evaluasi diri dan mencoba kembali pada kesempatan berikutnya apabila usia masih mencukupi,” tambahnya.
Sidang kelulusan akhir tersebut kemudian ditutup secara resmi oleh pimpinan sidang dan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Hasil Sidang oleh Ketua Panda, Ketua Tim Pengawas, Ketua Pelaksana, serta Sekretaris.
Penulis Tim



