MENHUT DAN KEPALA BNPB PIMPIN RAKOR TEKNIS KARHUTLA DI JAMBI, SINERGI TNI-POLRI DAN PEMDA DIPERKUAT

Tajam24Jam.Com JAMBI, 2 September 2026 — Perang melawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi terus diperkuat. Pemerintah pusat turun langsung mengonsolidasikan langkah penanganan di lapangan melalui Rapat Koordinasi Teknis Penanggulangan Karhutla Provinsi Jambi, Rabu (2/9/2026), di Ruang VIP Bandara Sultan Thaha Jambi. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin mengikuti langsung rakor bersama Gubernur Jambi sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung pemerintah menghadapi ancaman Karhutla secara cepat, terpadu dan terukur. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat komando penanganan Karhutla di Jambi, khususnya menghadapi kondisi cuaca kering dan meningkatnya ancaman kebakaran pada sejumlah wilayah rawan. Sinergi lintas sektor menjadi kekuatan utama. Unsur TNI, Polri, BNPB, pemerintah daerah, Manggala Agni dan instansi terkait terus didorong untuk bergerak dalam satu koordinasi, mulai dari pencegahan, patroli, pemadaman, pendinginan hingga penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran secara ilegal. Dalam rakor tersebut, pemerintah pusat juga menekankan pentingnya penanganan Karhutla yang tidak sekadar bersifat reaktif, tetapi dilakukan secara sistematis dengan mengutamakan pencegahan dan efektivitas operasi di lapangan. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan pentingnya penguatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan water bombing sebagai bagian dari strategi menghadapi kebakaran, khususnya pada wilayah gambut yang membutuhkan penanganan khusus. Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menekankan agar seluruh personel di lapangan menggunakan metode pemadaman yang efektif dan sesuai kondisi medan, terutama di kawasan gambut. Pengawasan juga harus dilakukan secara konsisten dan tidak boleh mengendur setelah situasi terlihat terkendali. Rakor ini sekaligus mempertegas bahwa penanganan Karhutla di Jambi merupakan operasi bersama, bukan tugas satu institusi. Setiap unsur memiliki peran strategis untuk memastikan api dapat dikendalikan, lahan terdampak segera dipadamkan dan didinginkan, serta masyarakat terlindungi dari dampak asap dan kerusakan lingkungan. Kehadiran langsung Menteri Kehutanan dan Kepala BNPB di Jambi menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap penanganan Karhutla di provinsi ini. Dari ruang VIP Bandara Sultan Thaha Jambi, komando diperkuat. Dari lapangan, pasukan terus bergerak. Satu tujuan ditegaskan: hentikan api, lindungi masyarakat, dan selamatkan hutan serta lahan Jambi. Sinergi pusat dan daerah, diperkuat TNI-Polri serta seluruh unsur terkait, menjadi garda terdepan untuk memastikan ancaman Karhutla dapat ditangani secara cepat, profesional dan berkelanjutan. Penrem 042/GAPU Penulis Tim

Read More

JEMBATAN BETON GARUDA BUKA AKSES EKONOMI RAKYAT, DANREM 042/GAPU BERSAMA GUBERNUR JAMBI TINJAU JEMBATAN SUNGAI BERTAM

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 1 September 2026 — Komitmen memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat terus diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M. bersama Gubernur Jambi Dr. Al Haris, S.Sos., M.H., meninjau pembangunan Jembatan Beton Garuda Sungai Bertam, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (1/9/2026). Jembatan yang merupakan bagian dari program pemerintah tersebut menghubungkan Desa Sungai Bertam, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi, dengan Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Keberadaan jembatan ini diharapkan menjadi akses penting bagi masyarakat untuk mengangkut hasil bumi sekaligus memperlancar aktivitas sehari-hari. Dengan konektivitas yang semakin baik, mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian diharapkan meningkat sehingga turut mendorong perputaran ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan wujud sinergi TNI AD dan pemerintah dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. “Jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga membuka akses, memperlancar distribusi hasil bumi dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujar Brigjen TNI Nyamin. Selain pembangunan jembatan, Korem 042/Gapu juga membangun sumur bor di wilayah tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jambi Dr. Al Haris, S.Sos., M.H. menyerahkan bingkisan tali asih secara simbolis kepada masyarakat setempat sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada warga. Peninjauan berlangsung dalam suasana kebersamaan. Masyarakat menyambut positif pembangunan yang diharapkan memberikan manfaat langsung, baik dari sisi akses maupun peningkatan aktivitas ekonomi. Turut hadir Dandim 0415/Jambi, Kasiops Korem 042/Gapu, unsur Forkopimda, serta masyarakat setempat. Jembatan Beton Garuda Sungai Bertam kini menjadi simbol konektivitas baru—menghubungkan wilayah, memperlancar hasil bumi, menggerakkan ekonomi, dan membuka jalan menuju kesejahteraan masyarakat. Penrem 042/GAPU Penulis Tim

Read More

Pangdam XX/TIB Kunjungi Kapolda Jambi, Bahas Perkembangan Kamtibmas di Provinsi Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 1 September 2026 – Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., melakukan kunjungan silaturahmi ke Mapolda Jambi, Selasa (1/9/2026) pagi. Kunjungan tersebut berlangsung di ruang kerja Kapolda Jambi dan disambut langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., serta sejumlah pejabat utama Polda Jambi. Turut hadir Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., serta jajaran pejabat Kodam XX/TIB dan Korem 042/Gapu. Dalam pertemuan tersebut, Pangdam XX/TIB bersama Kapolda Jambi membahas perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Provinsi Jambi, sekaligus memperkuat silaturahmi dan sinergi antara TNI dan Polri. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Provinsi Jambi. “Bapak Kapolda Jambi menyampaikan bahwa sinergi dan soliditas TNI-Polri merupakan bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Koordinasi akan terus diperkuat, khususnya dalam menghadapi berbagai dinamika dan potensi gangguan keamanan di wilayah Jambi,” ujar Kabid Humas Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik antara Polda Jambi, Kodam XX/TIB dan Korem 042/Gapu akan terus ditingkatkan sebagai langkah bersama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Melalui silaturahmi dan komunikasi yang intensif ini, diharapkan terbangun kesamaan langkah dalam menjaga keamanan, ketertiban serta mendukung kelancaran pembangunan di Provinsi Jambi. TNI dan Polri akan terus hadir bersama masyarakat,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Pangdam XX/TIB Apresiasi Soliditas Satgas Karhutla Jambi, Penanganan Diperkuat untuk Cegah Api Meluas

Tajam24Jam.Com JAMBI, 31 Agustus 2026 — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., memberikan apresiasi terhadap kerja keras dan soliditas seluruh unsur gabungan Satgas Karhutla yang terus berada di lapangan dalam upaya pemadaman, pendinginan, pencegahan, serta pengendalian titik api. Apresiasi tersebut disampaikan Pangdam XX/TIB dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Karhutla Provinsi Jambi yang digelar di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (31/8/2026). Rakor tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah seluruh unsur dalam menghadapi ancaman Karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Jambi. Pangdam XX/TIB hadir bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., serta Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M. Ketiganya menegaskan dukungan penuh terhadap langkah-langkah percepatan penanganan Karhutla, khususnya dalam memastikan respons di lapangan berlangsung cepat, terpadu dan terukur. Dalam Rakor tersebut, Pangdam menekankan bahwa penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan keterpaduan antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat agar setiap titik api dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. “Saya memberikan apresiasi kepada seluruh tim gabungan Satgas Karhutla yang telah bekerja keras di lapangan. Ini adalah kerja bersama. Jangan sampai ada ego sektoral, semua harus bergerak dengan satu tujuan, yaitu mengendalikan Karhutla dan melindungi masyarakat serta lingkungan,” tegas Pangdam. Pangdam juga menekankan pentingnya kecepatan dalam merespons setiap laporan titik api. Menurutnya, informasi dari lapangan harus segera diteruskan kepada unsur terkait sehingga pengerahan personel, peralatan dan dukungan operasi dapat dilakukan secara cepat. Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi bersama seluruh unsur Forkopimda akan terus memperkuat kolaborasi dalam penanganan Karhutla. Sinergi antara pemerintah daerah dan aparat TNI-Polri dinilai menjadi salah satu kekuatan utama dalam menghadapi kondisi Karhutla, termasuk di wilayah lahan gambut yang membutuhkan penanganan khusus dan berkelanjutan. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin selaku unsur pimpinan Satgas juga terus mendorong kesiapan personel dan sarana pendukung di lapangan. Penanganan tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan bara api di dalam tanah, khususnya lahan gambut, benar-benar padam. Langkah tersebut sejalan dengan perkembangan penanganan Karhutla Jambi yang saat ini mengedepankan operasi terpadu darat dan udara. Pemerintah juga masih melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), dengan potensi awan hujan dipantau hingga awal September sebagai bagian dari dukungan penanganan Karhutla. Rakor turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Jambi, Kajati Jambi, Wakapolda Jambi, jajaran Forkopimda Provinsi Jambi, serta unsur terkait lainnya. Melalui Rakor tersebut, seluruh unsur sepakat untuk terus memperkuat koordinasi, mempercepat respons terhadap titik api, meningkatkan patroli dan pencegahan, serta memastikan penanganan Karhutla dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Pesan utama yang ditegaskan dalam Rakor: Karhutla Jambi harus dikendalikan bersama. Tidak ada ruang untuk bekerja sendiri-sendiri. Setiap titik api harus segera ditangani agar tidak meluas dan berdampak lebih besar terhadap masyarakat, kesehatan, lingkungan dan aktivitas sosial ekonomi. Penrem 042/GAPU Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu dan Gubernur Jambi Kembali Turun ke Lapangan, Perkuat Penanganan Karhutla di Pulau Mentaro

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, JAMBI, 1 September 2026 — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi terus diperkuat. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. kembali turun langsung meninjau lokasi karhutla di Desa Pulau Mentaro, wilayah perbatasan Puding–Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, Selasa (1/9/2026). Peninjauan langsung tersebut menjadi bentuk keseriusan pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan seluruh unsur terkait dalam memastikan penanganan karhutla berjalan cepat, terpadu dan tepat sasaran. Di lokasi, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin bersama Gubernur Jambi melihat secara langsung kondisi lahan terdampak kebakaran sekaligus memantau perkembangan penanganan yang dilakukan oleh personel Satgas Karhutla. Kehadiran pimpinan di lapangan juga untuk memastikan seluruh unsur yang tergabung dalam Satgas dapat bergerak secara maksimal, terutama dalam upaya pemadaman, pendinginan, pencegahan meluasnya titik api serta deteksi dini terhadap potensi munculnya kembali api. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kasiops Korem 042/Gapu, personel Manggala Agni, TNI-Polri serta unsur terkait lainnya yang bersama-sama melaksanakan penanganan karhutla di wilayah Pulau Mentaro dan sekitarnya. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama seluruh pihak. Setiap perkembangan di lapangan harus segera direspons agar api tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan maupun masyarakat. “Kita harus bergerak cepat dan bersama-sama. Setiap titik api harus segera ditangani, jangan sampai berkembang dan meluas. Sinergi seluruh unsur menjadi kunci dalam penanganan karhutla,” tegas Brigjen TNI Nyamin. Menurutnya, Satgas Karhutla terus mengedepankan langkah pencegahan, patroli, pemantauan, pemadaman dan pendinginan secara berkesinambungan. Personel di lapangan juga diminta tetap mengantisipasi potensi munculnya kembali titik api, khususnya pada kawasan yang memiliki kondisi lahan kering dan rawan terbakar. Sementara itu, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris menekankan pentingnya keterpaduan seluruh unsur dalam menghadapi karhutla. Pemerintah Provinsi Jambi bersama TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, pemerintah kabupaten serta unsur lainnya terus memperkuat koordinasi dan respons di wilayah rawan. Penanganan di Pulau Mentaro menjadi bagian dari langkah terpadu Satgas Karhutla Provinsi Jambi dalam menghadapi kondisi kemarau dan meningkatnya potensi kebakaran. Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya juga menegaskan bahwa penanganan karhutla harus dilakukan secara terpadu dan tanpa keraguan dalam bertindak. Kehadiran langsung Danrem 042/Gapu bersama Gubernur Jambi di lokasi menegaskan satu pesan: Karhutla bukan hanya persoalan pemadaman api, tetapi tanggung jawab bersama untuk melindungi masyarakat, lingkungan dan wilayah Jambi. Dengan kekuatan personel gabungan yang terus bergerak di lapangan, Satgas Karhutla Jambi berkomitmen menjaga agar setiap titik api dapat segera dikendalikan serta mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas. Sinergi diperkuat, respons dipercepat, karhutla dikendalikan. Penrem 042/GAPU Penulis Tim

Read More

Pangdam XX/TIB Turun Langsung ke Londerang, Pastikan Karhutla Terkendali dan Lakukan Pendinginan

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 31 Oktober 2026 — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi terus diperkuat. Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., turun langsung meninjau lokasi Karhutla sekaligus melakukan pendinginan di Desa Londerang, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.Senin (31/8/2026) Kehadiran Pangdam XX/TIB di lokasi menjadi bentuk keseriusan TNI AD bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dalam memastikan setiap titik api dapat segera dikendalikan serta mencegah munculnya kembali bara api yang berpotensi meluas. Dalam peninjauan tersebut, Pangdam XX/TIB melihat langsung kondisi lahan yang terdampak Karhutla, memantau perkembangan penanganan di lapangan, serta memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan secara efektif sesuai kondisi medan. Tidak hanya melakukan pengecekan, Pangdam juga turun langsung ke lokasi untuk melaksanakan pendinginan bersama personel gabungan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan titik-titik yang telah dipadamkan benar-benar aman dan tidak kembali menimbulkan api. Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan sinergi seluruh unsur, terutama dalam menghadapi karakteristik lahan yang memiliki potensi menyimpan bara api. “Jangan sampai api yang sudah berhasil dipadamkan kembali menyala. Pendinginan harus dilakukan secara maksimal dan setiap perkembangan di lapangan harus segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti,” tegas Pangdam. Dalam kegiatan tersebut, Pangdam XX/TIB didampingi Gubernur Jambi Dr. Al Haris, S.Sos., M.H., serta Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin. Turut hadir para Asisten Kodam XX/TIB, para Kasi Korem 042/Gapu, Karo Ops Polda Jambi, Dirpolairud Polda Jambi, Kalak BPBD, serta unsur pemerintah daerah dan stakeholder lainnya yang terlibat dalam penanganan Karhutla Provinsi Jambi. Keterlibatan langsung seluruh unsur tersebut menunjukkan bahwa penanganan Karhutla di Jambi dilakukan secara terpadu, dengan mengedepankan koordinasi lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha dan unsur terkait lainnya. Pangdam menekankan bahwa upaya penanganan tidak boleh berhenti setelah api terlihat padam. Pemantauan, penyisiran dan pendinginan harus terus dilakukan hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman, khususnya pada wilayah yang memiliki potensi bara api di dalam tanah. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pengendalian Karhutla sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran. “Tidak boleh ada ego sektoral. Semua harus bergerak bersama, cepat dan terukur. Target kita adalah api terkendali, tidak meluas, dan masyarakat terlindungi,” ujar Pangdam. Penanganan Karhutla di Londerang menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga Provinsi Jambi dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Kehadiran pimpinan di tengah lokasi Karhutla sekaligus menjadi penguat semangat bagi seluruh personel yang bekerja di lapangan. TNI bersama seluruh stakeholder berkomitmen untuk terus bergerak cepat, bersinergi dan memastikan Karhutla di wilayah Jambi dapat dikendalikan secara maksimal. Penrem 042/Gapu Penulis Tim

Read More

Pangdam XX/TIB Tinjau Posko Udara dan Darat, Pastikan Kesiapan Total Penanganan Karhutla Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 31 Agustus 2026 — Panglima Kodam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., meninjau langsung kesiapan Posko Udara dan Posko Darat Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Jambi. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh unsur, personel, sarana dan prasarana, serta mekanisme koordinasi berada dalam kondisi siap menghadapi ancaman Karhutla. Senin (31/8/ 2026) Pangdam XX/TIB didampingi Gubernur Jambi Bpk. Dr. H. Al Haris, S.SOS.,M.H. dan Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P. M.M melaksanakan pengecekan Posko Udara yang berada di Kecamatan Jambi Selatan, Kelurahan Pal Merah, Kota Jambi, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Posko Darat di Makorem 042/Gapu. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi lintas sektor dalam menghadapi Karhutla di Provinsi Jambi. Posko Udara memiliki peran strategis dalam mendukung pemantauan titik panas, pemantauan kondisi lapangan dari udara, ground checking, hingga dukungan pemadaman melalui operasi udara, termasuk water bombing pada lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Sementara itu, Posko Darat di Makorem 042/Gapu menjadi pusat koordinasi dan pengendalian operasi penanganan Karhutla, dengan mengintegrasikan laporan dari lapangan, perkembangan titik api, pergerakan personel, dukungan peralatan, serta kebutuhan operasi di sejumlah wilayah rawan. Dalam peninjauan tersebut, Pangdam XX/TIB memastikan seluruh unsur terkait memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta mampu bergerak cepat ketika ditemukan titik api. “Kesiapan posko harus benar-benar nyata. Setiap informasi titik api harus segera ditindaklanjuti dengan cepat, tepat dan terkoordinasi. Jangan memberikan ruang bagi api untuk berkembang dan meluas,” tegas Pangdam XX/TIB. Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan kerja bersama dan tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Kolaborasi antara TNI, Polri, BNPB, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait menjadi kunci dalam mempercepat penanganan di lapangan. Pangdam juga menekankan pentingnya keterpaduan antara operasi darat dan udara. Dukungan udara harus mampu memperkuat operasi pasukan di lapangan, sementara posko darat harus memastikan setiap informasi dan perkembangan situasi dapat diterima serta ditindaklanjuti secara cepat. “Kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Semua unsur harus satu komando, satu informasi dan satu tujuan, yaitu mencegah Karhutla meluas serta melindungi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut turut hadir di antaranya Para Asisten Kodam XX/TIB, Kasrem 042/Gapu, Para Kasi Korem 042/Gapu, Karo Ops Polda Jambi, Dirpolairud Polda Jambi, Kalak BPBD, serta unsur pemerintah dan stakeholder lainnya yang terlibat dalam penanganan Karhutla Provinsi Jambi. Peninjauan ini sekaligus menegaskan komitmen TNI bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder untuk memperkuat kesiapsiagaan, mempercepat respons, serta memastikan penanganan Karhutla di Provinsi Jambi berjalan secara terpadu, efektif dan berkelanjutan. Sinergi diperkuat, respons dipercepat, Karhutla Jambi harus dikendalikan. Penrem 042/GAPU Penulis Tim

Read More

Tinjau Karhutla di Londerang, Danrem 042/Gapu Turun ke Lokasi Bantu Padamkan Api

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 28 Agustus 2026 — Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Londerang, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (28/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi terkini di lapangan sekaligus mengevaluasi langkah penanganan yang dilakukan oleh Satgas Karhutla. Setibanya di lokasi, Danrem bersama unsur terkait melihat langsung kondisi lahan yang terdampak kebakaran serta perkembangan titik api. Usai melakukan peninjauan, Danrem 042/Gapu kemudian melanjutkan menuju sasaran Karhutla untuk ikut terlibat langsung dalam upaya pemadaman api bersama personel gabungan. Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi Kasiops Korem 042/Gapu, Kabagops Polda Jambi, personel Manggala Agni, serta perwakilan PT WKS. Kehadiran Danrem di lokasi menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan mempercepat penanganan Karhutla, khususnya di wilayah yang masih memiliki potensi penyebaran api. Danrem menekankan pentingnya kecepatan dalam melakukan pemadaman serta sinergi seluruh unsur di lapangan. Setiap perkembangan titik api harus segera ditindaklanjuti agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap masyarakat maupun lingkungan. Penanganan Karhutla di wilayah Muaro Jambi terus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat. Melalui sinergi lintas sektor tersebut, upaya pemadaman diharapkan dapat berjalan lebih efektif sekaligus mempercepat pengendalian Karhutla di wilayah Provinsi Jambi. Penrem 042/GAPU Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Cek Kesiapan Posko Udara, Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla di Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 28 Agustus 2026 — Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin mengecek langsung kesiapan Posko Udara Satgas Karhutla di Kecamatan Jambi Selatan, Kelurahan Pal Merah, Kota Jambi, Jumat (28/8/2026). Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan dukungan operasi udara dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Jambi. Dalam kegiatan tersebut, Brigjen TNI Nyamin didampingi Kasiops Korem 042/Gapu Kolonel Inf Wahyu Alfiyan Arisandi. Keduanya meninjau kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta mekanisme koordinasi Posko Udara dalam mendukung operasi penanganan Karhutla. Sebagai Pelaksana Harian (Plh) Dansatgas Karhutla Provinsi Jambi, Danrem menegaskan bahwa kesiapan Posko Udara menjadi bagian penting dalam mempercepat respons terhadap setiap titik api yang terdeteksi, khususnya pada lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat. “Pastikan seluruh unsur siap. Setiap informasi titik api harus segera ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat. Jangan sampai api berkembang dan meluas,” tegas Brigjen TNI Nyamin. Posko Udara memiliki peran strategis dalam mendukung pemantauan hotspot, ground checking, pemantauan dari udara hingga pelaksanaan pemadaman melalui dukungan water bombing. Operasi udara tersebut menjadi bagian dari strategi terpadu Satgas Karhutla bersama unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, BNPB dan unsur terkait lainnya. Danrem juga menekankan pentingnya koordinasi antara unsur udara dan tim pemadam di darat. Setiap perkembangan situasi harus disampaikan secara cepat sehingga penentuan sasaran pemadaman dapat dilakukan secara efektif dan tidak terjadi keterlambatan dalam penanganan. “Operasi udara dan operasi darat harus berjalan beriringan. Kita harus memastikan api dapat dikendalikan sedini mungkin, sekaligus melakukan pendinginan agar tidak muncul kembali,” ujarnya. Kesiapan Posko Udara ini menjadi semakin penting di tengah masih berlangsungnya penanganan Karhutla di sejumlah wilayah Provinsi Jambi. Pemerintah dan Satgas Karhutla terus memperkuat strategi penanganan melalui operasi darat, dukungan water bombing, pemantauan hotspot, serta langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas. Brigjen TNI Nyamin menegaskan, seluruh jajaran Satgas Karhutla harus tetap siaga dan mengedepankan sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. “Kita bergerak bersama. TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, BNPB, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait harus terus bersinergi. Tujuannya satu, yaitu memadamkan api secepat mungkin dan melindungi masyarakat serta lingkungan,” pungkasnya. Pengecekan Posko Udara tersebut sekaligus menjadi langkah Korem 042/Gapu dalam memastikan seluruh perangkat operasi Karhutla Provinsi Jambi berada dalam kondisi siap gerak menghadapi perkembangan situasi di lapangan. Penrem 042/Gapu Penulis Tim

Read More

Polri Bersama TNI dan Stakeholder Gerak Cepat Tangani Karhutla di Sarolangun

Tajam24Jam.Com Jambi, 27 Agustus 2026 – Polri bersama TNI, pemerintah daerah, BPBD dan Damkar bergerak cepat melakukan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Sungai Abang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Kamis (27/8/2026). Kegiatan groundcheck dan pemadaman hotspot tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE, didampingi Kepala BPBD Provinsi Jambi H. Bachyuni Deliansyah, SH, MH, serta Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH. Kegiatan tersebut diikuti oleh Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han, Kajari Sarolangun Taufik, SH, MH, Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Angga Luvyanto, MH, Kasat Samapta Polres Sarolangun AKP Adi Prayitno, SH, Kaban Kesbangpol Sarolangun M. Hudri, S.Pdi., M.Pdi, Kabid BPBD Sarolangun Yen Aswadi, S.Sos, Camat Sarolangun Ilham Akbar Syaihu, serta Kades Sungai Abang Kholil Khusairi. Selain itu, turut terlibat KBO Sat Intelkam Polres Sarolangun Ipda Edi Junaidi, SH, lima personel Sat Brimob Yon B Por Polda Jambi, personel Polres Sarolangun, personel TNI, BPBD dan Damkar Sarolangun. Dalam kegiatan tersebut, personel Polri bersama unsur terkait melakukan pengecekan langsung terhadap lokasi hotspot, memantau kondisi lahan yang terbakar, serta melakukan pemadaman terhadap titik api dan bara yang masih ditemukan. Penanganan juga diperkuat dengan water bombing serta penaburan dan penyiraman Hartindo AF3. Dari hasil pengecekan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 50 hektare. Lahan tersebut merupakan lahan milik/desa yang saat ini tidak dikelola oleh masyarakat Desa Sungai Abang. Berkat respons cepat dan sinergitas seluruh unsur di lapangan, hingga pukul 14.45 WIB, hotspot atau api di lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan. Tim gabungan kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi kembali memicu kebakaran. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Kapolda Jambi menekankan pentingnya kecepatan respons dan sinergitas seluruh stakeholder dalam menangani setiap potensi Karhutla. “Polri bersama TNI, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder tentunya selalu bergerak cepat dan bersinergi dalam setiap penanganan Karhutla. Begitu ada informasi hotspot, akan segera dilakukan groundcheck, pemadaman dan pendinginan agar api tidak berkembang dan meluas,” ujar Kabid Humas Polda Jambi. Menurutnya, keterlibatan aktif personel Polri bersama seluruh unsur terkait merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan menjaga lingkungan dari dampak Karhutla. “Bapak Kapolda sangat mengapresiasi sinergitas seluruh unsur yang turun langsung ke lapangan. Api telah berhasil dipadamkan dan saat ini proses pendinginan masih dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala. Polri akan terus melakukan monitoring dan siap merespons setiap laporan terkait Karhutla,” jelasnya Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan. “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan melakukan pembakaran lahan, dan apabila menemukan titik api segera laporkan kepada kepolisian atau petugas terkait agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More