Karhutla Kembali Muncul di TN Berbak Sembilang, Api Gambut Tetap Membara Meski Diguyur Hujan
Tajam24Jam.Com TANJUNG JABUNG TIMUR, JAMBI, 5 November 2026 — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS), Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Api dilaporkan muncul dari dalam lapisan gambut, disertai kepulan asap meskipun wilayah tersebut sebelumnya telah diguyur hujan. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena kebakaran di lahan gambut berpotensi kembali meluas akibat bara api yang masih tersimpan di bawah permukaan tanah. Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Nyamin, membenarkan bahwa kawasan TNBS masih mengalami kebakaran. Hingga saat ini, personel Satuan Tugas (Satgas) Karhutla masih terus berjibaku melakukan pemadaman di lokasi. Bahkan, upaya pemadaman turut diperkuat dengan pengerahan helikopter water bombing untuk menjangkau titik-titik kebakaran. “Ya benar, kawasan TNBS kembali terbakar,” ujar Brigjen TNI Nyamin saat dikonfirmasi, Sabtu (31 Oktober 2026). Nyamin menjelaskan, sebelumnya kawasan yang terbakar sempat diguyur hujan sehingga api berhasil dipadamkan. Namun, kondisi cuaca panas menyebabkan api kembali muncul dari dalam lapisan gambut dan disertai asap. “Sebelumnya hujan dan TNBS padam, namun karena panas hari kembali terbakar,” terangnya. Ia menegaskan, titik kebakaran berada di kawasan gambut, tepatnya di wilayah Sungai Sayang dan daerah Tanjung. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menjadi ancaman apabila tidak segera ditangani secara maksimal. Karena itu, Nyamin telah memerintahkan agar seluruh personel terkait segera melakukan langkah pemadaman untuk mencegah kebakaran semakin meluas. “Kalau luas yang terbakar belum bisa diperkirakan, karena saat ini masih terbakar,” tegasnya. Hingga berita ini diterbitkan, proses pemadaman masih berlangsung. Luas lahan yang terdampak kebakaran belum dapat dipastikan karena petugas masih berupaya mengendalikan titik api di kawasan gambut TNBS. Perkembangan situasi di lapangan masih menunggu hasil pemantauan dan penanganan lebih lanjut dari Satgas Karhutla. Penulis Tim