Edarkan Shabu di Tempilang, Pemuda 22 Tahun Diciduk Tim Gabungan Polres Bangka Barat

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 2 Oktober 2025 – Tim Gabungan Polsek Tempilang bersama Opsnal Sat Narkoba Polres Bangka Barat yang dipimpin langsung Kapolsek Tempilang IPDA Deni bersama KBO Sat Narkoban IPTU Juwanda berhasil mengamankan seorang pria berinisial PF (22) warga Tempiling yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis shabu di wilayah hukum Kecamatan Tempilang, Kamis (2/10/2025). Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, penangkapan dilakukan di sebuah peternakan ayam potong milik desa di Jalan Panglima Angin, Kampung Jawa, Kecamatan Tempilang. “Pada saat dilakukan penggeledahan, anggota menemukan sembilan paket plastik klip bening berisi kristal putih diduga narkotika jenis shabu ukuran kecil serta satu unit timbangan digital warna hitam. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku masih menyimpan barang bukti lainnya di rumah orang tuanya,” jelas Iptu Yos Sudarso. Tim kemudian melakukan penggeledahan lanjutan di rumah pelaku di Desa Tempilang dan berhasil menemukan dua paket plastik klip berisi kristal putih ukuran besar yang diduga shabu, satu bal plastik klip kosong ukuran kecil, serta perlengkapan lain yang digunakan untuk mengedarkan narkoba. Adapun barang bukti yang diamankan berupa dua paket shabu ukuran besar, sembilan paket shabu ukuran kecil, satu bal plastik klip kosong ukuran kecil, tiga buah sekop plastik terbuat dari sedotan, satu unit timbangan digital warna hitam, satu unit handphone Realme warna hitam, beberapa kotak penyimpanan, serta uang tunai sebesar Rp100.000. Total barang bukti narkotika yang diamankan seberat 13,87 gram brutto. Kapolres Bangka Barat menegaskan komitmen jajaran Polres Bangka Barat dalam memberantas peredaran narkoba. “Tidak ada ruang bagi pengedar maupun pengguna narkoba di wilayah hukum Polres Bangka Barat. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran gelap narkotika,” tegas Kapolres melalui Kasi Humas. Saat ini pelaku beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolres Bangka Barat untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Penulis Tim

Read More

Tim Gabungan Bersama Polres Bangka Barat Temukan Korban Hilang Laka Tambang di Perairan Penganak

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 21 Agustus 2025 – Upaya pencarian terhadap korban laka tambang yang hilang di perairan Laut Penganak, Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, akhirnya membuahkan hasil. Tim Gabungan Polres Bangka Barat berhasil menemukan korban atas nama Wisidi (46) dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis, 21 Agustus 2025 sekitar pukul 07.00 WIB. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menjelaskan bahwa proses pencarian dilakukan sejak korban dinyatakan hilang pada Senin, 18 Agustus 2025, akibat terseret arus laut saat melakukan aktivitas penambangan. “Setelah tiga hari dilakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan tak jauh dari lokasi tambang tempat terakhir ia terlihat. Penemuan ini merupakan hasil kerja cepat dan sinergi seluruh unsur yang tergabung dalam operasi pencarian,” ungkap Iptu Yos Sudarso. Korban pertama kali ditemukan oleh tim SAR sekitar pukul 07.00 WIB dan segera dievakuasi ke tepi pantai Penganak. Sekitar pukul 07.30 WIB, jenazah dibawa ke RS Bakti Timah Parittiga untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tim gabungan yang terlibat dalam pencarian terdiri dari: Polres Bangka Barat (Polsek Jebus) Satpolairud Polda Kep. Babel Pos Kampak Satpolairud Polres Bangka Barat BPBD Bangka Barat Basarnas Bangka Barat TNI AL Jebus Koramil Jebus Masyarakat setempat Kejadian laka tambang tersebut terjadi pada Senin sore sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah mendapat laporan, personel dari Polsek Jebus bersama unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Namun, karena kondisi gelap dan arus laut yang kuat, pencarian sempat dihentikan sementara dan dilanjutkan keesokan harinya. “Kami sampaikan duka cita yang mendalam kepada pihak keluarga korban. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi seluruh personel yang terlibat. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan respon cepat terhadap situasi darurat di wilayah hukum Bangka Barat,” tambah Iptu Yos. Jenazah Wisidi saat ini telah berada di RS Bakti Timah, dan selanjutnya akan dipulangkan ke kampung halamannya di Provinsi Bengkulu menggunakan ambulans milik Desa Air Gantang untuk dimakamkan. Kapolres Bangka Barat juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas pertambangan, mengingat wilayah pesisir memiliki risiko yang tinggi terhadap kecelakaan kerja. Penulis Tim

Read More