Awali TMMD Ke-130, Dansatgas Letkol Inf Zulhiardi Paparkan Sasaran Pembangunan dan Harapkan Sinergitas Lintas Sektoral

Tajam24Jam.Com TANJAB TIMUR, 13 Oktober 2026 – Sebelum rangkaian upacara pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 resmi dimulai pada Selasa (13/10/2026), Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD, Letkol Inf Zulhiardi, S.I.P., M.Han., yang juga menjabat sebagai Komandan Kodim 0419/Tanjab, berkesempatan memberikan paparan langsung kepada Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj. Dillah Hikmah Sari, S.T. Paparan ini merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh pemangku kepentingan memiliki visi yang sama terkait percepatan pembangunan di Desa Merbau, Kecamatan Mendahara. Dalam paparannya, Letkol Inf Zulhiardi menjelaskan secara komprehensif berbagai pekerjaan fisik yang menjadi sasaran utama maupun tambahan pada TMMD kali ini. Ia merincikan bahwa fokus prioritas adalah peningkatan kualitas infrastruktur jalan sepanjang 2.690 meter yang sangat dinantikan oleh masyarakat untuk mempermudah akses transportasi dan distribusi hasil bumi. Selain itu, pengerjaan juga menyentuh aspek kesejahteraan dan fasilitas umum lainnya, yang meliputi program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak tiga unit, serta pembuatan lima unit sumur bor untuk memastikan ketersediaan air bersih. Satgas juga akan merehabilitasi sejumlah fasilitas penting di desa tersebut, mulai dari satu bangunan musholla, satu sekolah madrasah, satu gedung Sekolah Dasar, hingga satu pos kamling. Untuk mendukung kegiatan kepemudaan dan olahraga, rehabilitasi juga akan dilakukan terhadap satu lapangan sepak bola dan satu lapangan voli. Lebih lanjut, Dansatgas sangat berharap bahwa berjalannya TMMD ke-130 ini dapat menjadi momentum strategis untuk membangun dan memperkokoh sinergitas lintas sektoral. Menurutnya, pembangunan daerah yang terpencil tidak akan bisa diselesaikan oleh satu instansi saja. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara TNI, jajaran Pemerintah Daerah, Kepolisian, serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Sinergitas ini diharapkan tidak hanya sebatas penyelesaian target fisik semata, melainkan mampu menumbuhkan kembali semangat gotong royong, mempercepat pemerataan kesejahteraan, dan memastikan bahwa hasil dari pembangunan ini dapat dijaga serta dinikmati secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Merbau. Usai pemaparan yang disambut baik oleh Bupati dan jajaran Forkopimda yang hadir, agenda kemudian dilanjutkan dengan pergerakan menuju Lapangan Sepak Bola Desa Merbau untuk melangsungkan upacara pembukaan TMMD ke-130 secara resmi. Penulis Tim

Read More

Bupati Dillah Hikmah Sari Resmi Buka TMMD Ke-130 Kodim 0419/Tanjab di Desa Merbau, Fokus Tingkatkan Jalan 2.690 Meter

Tajam24Jam.Com TANJAB TIMUR, 13 Oktober 2026 – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang diselenggarakan oleh Kodim 0419/Tanjab resmi dimulai. Pembukaan program strategis ini ditandai dengan upacara yang digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Merbau, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada Selasa (13/10/2026). Upacara pembukaan ini dipimpin langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj. Dillah Hikmah Sari, S.T., yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-130 yang juga menjabat sebagai Dandim 0419/Tanjab, Letkol Inf Zulhiardi, S.I.P., M.Han., turut membacakan laporan kesiapan dan sasaran kegiatan kepada Bupati. Dalam sambutannya, Bupati Hj. Dillah Hikmah Sari mengapresiasi dan menyambut positif pelaksanaan TMMD ke-130 di wilayahnya. Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong antara aparat dan warga sipil. “TMMD ke-130 ini merupakan hal yang sangat positif. Saya berharap masyarakat bisa saling bekerja sama dan bersinergi dengan tim Satgas TNI untuk bersama-sama membangun desa yang kita cintai ini,” ujar Bupati Dillah di hadapan peserta upacara. TMMD ke-130 di Desa Merbau ini membawa sejumlah sasaran fisik yang sangat krusial bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat. Fokus utama pengerjaan adalah peningkatan kualitas jalan yang menjadi akses utama masyarakat sepanjang 2.690 meter. Selain jalan, Satgas TMMD juga menargetkan delapan sasaran fisik tambahan, meliputi: Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 3 Unit, Pembuatan Sumur Bor sebanyak 5 Unit, Rehab Musholla (1 Unit), Rehab Sekolah Madrasah (1 Unit), Rehab Sekolah Dasar / SD (1 Unit), Rehab Pos Kamling (1 Unit), Rehab Lapangan Sepakbola (1 Unit) dan Rehab Lapangan Volly (1 Unit) Sinergitas dalam kegiatan ini juga terlihat dari antusiasme tamu undangan dan pasukan yang hadir. Upacara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan pejabat daerah, di antaranya Pasi Bhakti Ster Korem 042/Gapu Mayor Inf Adi Hernizam yang mewakili Danrem 042/Gapu, Wakapolres Tanjab Timur Kompol M. Ridha, M.M., Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Suhas P., S.Sos., serta Camat Mendahara Junaidi. Turut hadir para Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Tanjab Timur, seperti Kadis PUPR Drs. Nasrul Efendi, Kadis Perkim Ulfi Rahmad, S.TP., Kadis Kesehatan Nasrul Iman, SKM., MKM., Kadis Perhubungan M. Hatta, S.E., M.Si., Kadis Perijinan (DPMPTSP) Rina Mariana, S.Kom., Kadis Ketahanan Pangan, serta Kasat Pol PP Gusti Wahyudi. Tokoh agama, tokoh adat, para Kades se-Kecamatan Mendahara, dan masyarakat Desa Merbau juga tampak antusias mengikuti jalannya upacara. Sementara itu, pasukan upacara yang disiagakan mencerminkan kolaborasi lintas sektoral, terdiri dari personel Yonif 142/Raider, Yon TP 844/KB, Kodim 0419/Tanjab, Polres Tanjab Timur, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Pemadam Kebakaran, hingga keikutsertaan siswa-siswi Pramuka Kecamatan Mendahara. Dengan dibukanya TMMD ke-130 ini, diharapkan wajah infrastruktur Desa Merbau dapat berubah menjadi lebih baik, sekaligus memantapkan kemanunggalan antara TNI dan rakyat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Bersama Gubernur dan Danrem Pantau Penanganan Karhutla di Tanjab Timur

Tajam24Jam.Com Jambi, 27 Agustus 2026 – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H., bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.IP., M.M., turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD dan seluruh unsur terkait dalam memastikan penanganan Karhutla berjalan secara optimal, sekaligus melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi di lapangan. Rombongan menuju titik hotspot yang berada di Taman Nasional Berbak, tepatnya di Dusun Pingai Rejo, Desa Rawasari, Kecamatan Berbak. Setibanya di lokasi Kapolda Jambi bersama rombongan langsung melakukan penyiraman pada titik hotspot terdekat sebagai bagian dari upaya penanganan dan pendinginan area yang terdampak. Selain melakukan pemantauan, rombongan juga memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak Karhutla. Sebanyak kurang lebih 30 paket sembako dibagikan kepada warga sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat di sekitar lokasi kebakaran. Kapolda Jambi menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Polda Jambi sendiri mengerahkan ratusan personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla untuk melakukan pencegahan, pemadaman, pendinginan, patroli serta penegakan hukum. “Di lapangan ada lebih dari 300 anggota kita yang terlibat dalam Satgas Karhutla. Ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam membantu pemerintah menangani Karhutla, mulai dari pencegahan sampai dengan penanganan di lapangan,” ujar Kapolda Jambi Terkait aspek penegakan hukum, Kapolda menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 7 (tujuh kasus) dengan 8 (delapan tersangka) yang masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami apakah kejadian tersebut terdapat unsur kesengajaan atau tidak. “Untuk tujuh kasus dengan delapan tersangka masih terus kita dalami. Penyidik akan memeriksa dan mengkonfirmasi seluruh fakta yang ada di lapangan untuk memastikan apakah terdapat unsur kesengajaan maupun faktor lainnya. Proses hukum akan dilakukan secara profesional berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang ditemukan,” jelas Kapolda Jambi Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, perusahaan, masyarakat dan seluruh unsur terkait dalam mencegah meluasnya Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan tinggi. “Kita tidak hanya fokus pada pemadaman ketika api sudah muncul, tetapi yang paling penting adalah pencegahan. Masyarakat dan seluruh pihak harus bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu Karhutla,” tegasnya. Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Dampingi Gubernur dan Kapolda Jambi Padamkan Karhutla di Tanjab Timur

Tajam24Jam.Com Tanjung Jabung Timur, 27 Agustus 2026 — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi terus digencarkan. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin selaku Plh Dansatgas Karhutla turun langsung mendampingi Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H bersama Kapolda Jambi dalam pemadaman karhutla di Desa Sungai Palas, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (27/8/2026). Turun langsung ke lokasi, rombongan bersama personel gabungan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan unsur terkait melakukan upaya pemadaman serta pendinginan di sejumlah titik yang masih terdapat bara api. Kehadiran langsung pimpinan daerah di lokasi menjadi bentuk keseriusan pemerintah dan aparat dalam mempercepat penanganan karhutla sekaligus mencegah meluasnya titik api. Kondisi lahan yang mudah terbakar dan cuaca kering menjadi perhatian dalam pelaksanaan pemadaman. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin menegaskan bahwa seluruh unsur Satgas Karhutla terus bersinergi untuk melakukan pemadaman, patroli dan pencegahan secara maksimal. “Penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak. TNI, Polri, pemerintah daerah, stakeholder terkait dan masyarakat harus bersama-sama mencegah serta menanggulangi kebakaran agar tidak meluas. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Langkah cepat dan kolaboratif tersebut diharapkan mampu menekan dampak karhutla terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat dan aktivitas sosial ekonomi, sekaligus menjaga wilayah Provinsi Jambi tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Penrem 042/Gapu Penulis Tim

Read More

Seorang Oknum anggota Polres Tanjab Timur Diamankan di Ruang Khusus, Tindak Lanjut Usai Video Viral

Tajam24Jam.Com TANJAB TIMUR, 02 Agustus 2026 – Menindaklanjuti beredarnya video yang viral di media sosial pada Jumat, 31 Juli 2026 tentang diduganya keterlibatan perjudian sabung ayam di Kecamatan Muara Sabak Timur, seorang anggota Polres Tanjung Jabung Timur berinisial Bripka SO telah diamankan di ruang khusus (sel tahanan Propam Polres Tanjung Jabung Timur) pada Minggu (2/8/2026). Langkah pengamanan tersebut merupakan bagian dari proses penanganan internal guna memudahkan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Hingga saat ini, proses klarifikasi dan pendalaman masih dilakukan oleh pihak Unit Paminal Si Propam Polres Tanjab Timur sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengamanan di ruang khusus merupakan bagian dari mekanisme penegakan disiplin dan pengawasan internal terhadap anggota Polri apabila terdapat dugaan pelanggaran yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Tidak berhenti sampai disini saja, Kapolres Tanjab Timur dengan tegas perintahkan Unit Paminal Si Propam Polres Tanjab Timur untuk lakukan pengembangan secara transparan terhadap kasus tersebut dengan penyelidikan lebih lanjut terkait berita viral, jika dikemudian terbukti adanya keterlibatan yang bersangkutan dalam tindak pidana tersebut, pihaknya akan menindak tegas oknum pelaku sehingga kejadian yang mencoreng citra Polri tidak akan terulang kembali. Penulis Tim

Read More

Keunikan Keranjang Eceng Gondok Bernilai Jual Tinggi, Karya Ny. Riko Tembus Ajang “Persit Bisa 2”

Tajam24Jam.Com TANJAB TIMUR, 30 April 2026 – Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menunjukkan peran penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Selain menjadi sumber penghasilan keluarga, UMKM juga membuka lapangan kerja serta mendorong pemanfaatan potensi lokal secara produktif. Salah satu contoh nyata datang dari Ny. Riko, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Kodim 0419/Tanjung Jabung, yang berhasil mengembangkan usaha kerajinan keranjang buah berbahan dasar eceng gondok. Berawal dari ketertarikan terhadap kerajinan tangan, Ny. Riko memanfaatkan tanaman eceng gondok yang banyak ditemukan di perairan sekitar. Tanaman yang kerap dianggap gulma ini diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi melalui proses pengeringan, pemilahan, hingga teknik penganyaman yang teliti.“Eceng gondok memiliki serat yang kuat dan fleksibel sehingga sangat cocok dijadikan bahan kerajinan,” ujarnya. Proses pembuatan keranjang tidaklah instan. Seluruh tahapan, mulai dari pengumpulan bahan baku hingga penganyaman, dilakukan secara manual. Hal ini menjadikan setiap produk memiliki keunikan tersendiri serta nilai estetika yang tinggi.Dalam menjalankan usahanya, Ny. Riko juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan pemasaran, lamanya proses produksi, hingga fluktuasi permintaan. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berinovasi. Ia bahkan mulai memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi untuk memperluas pasar. Selain meningkatkan perekonomian keluarga, usaha ini juga menjadi bentuk pemberdayaan diri sekaligus pemanfaatan sumber daya alam di lingkungan sekitar. Eceng gondok yang sebelumnya dianggap sebagai tanaman pengganggu kini mampu diubah menjadi produk fungsional dan bernilai jual tinggi. Dukungan dari organisasi Persit Kartika Chandra Kirana turut menjadi motivasi bagi Ny. Riko untuk terus berkembang. Melalui pembinaan dan arahan, anggota Persit didorong untuk menggali potensi diri melalui kegiatan kreatif dan produktif.Saat ini, kerajinan keranjang buah karya Ny. Riko tengah dipersiapkan untuk mengikuti ajang “Persit Bisa 2”. Produk tersebut dipercaya menjadi salah satu unggulan yang mewakili Kodim 0419/Tanjung Jabung di bawah naungan Koorcab Rem 042 PD XX/Tuanku Imam Bonjol. Partisipasi ini menjadi peluang untuk memperkenalkan produk ke pasar yang lebih luas sekaligus bentuk apresiasi atas dedikasi para anggota Persit dalam mengembangkan usaha mandiri. Keranjang buah dari eceng gondok karya Ny. Riko tidak hanya sekadar produk kerajinan, tetapi juga menjadi simbol ketekunan, kreativitas, dan semangat kemandirian. Kisah ini menunjukkan bahwa potensi lokal yang sederhana dapat berkembang menjadi usaha bernilai tinggi jika dikelola dengan kesungguhan dan inovasi. Penulis Tim

Read More

Langkah Kreatif Persit KCK Cabang XXVI Kodim 0419/Tanjab Dalam Kembangkan UMKM Kerajinan Eceng Gondok

Tajam24Jam.Com Tanjab Timur, 10 April 2026 – Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menunjukkan kontribusi signifikan dalam menopang perekonomian daerah. Hingga tahun 2025  tercatat ada sekitar 265 ribu pelaku UMKM aktif yang menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat Jambi. Salah satu inovasi kreatif yang kini berkembang adalah kerajinan keranjang buah berbahan eceng gondok. Tanaman air yang sebelumnya dikenal sebagai gulma ini kini diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi melalui sentuhan kreativitas dan keterampilan tangan. Kerajinan keranjang eceng gondok dibuat secara manual dengan proses yang cukup panjang, mulai dari pengeringan bahan, penganyaman, hingga pembentukan produk. Hasilnya, keranjang yang dihasilkan memiliki karakteristik kuat, ringan, ramah lingkungan, serta memiliki nilai estetika alami yang tinggi. Salah satu pelaku UMKM yang mengembangkan kerajinan ini adalah Ny. Ana Rianty Riko, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Kodim 0419/Tanjung Jabung. Berawal dari hobi membuat kerajinan tangan, ia berhasil mengubah eceng gondok menjadi produk unggulan berupa keranjang buah yang diminati masyarakat. Dalam menjalankan usahanya, Ny. Ana Rianty Riko mengaku menghadapi berbagai tantangan, mulai dari fluktuasi penjualan hingga persaingan pasar. Namun, berkat ketekunan, konsistensi, serta pemanfaatan platform digital sebagai sarana promosi, usahanya tetap bertahan dan terus berkembang. “Ini berawal dari hobi, kemudian saya coba tekuni dan kembangkan agar bisa membantu perekonomian keluarga,” ujarnya. Menurutnya, kerajinan eceng gondok tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi solusi ramah lingkungan dengan memanfaatkan tanaman yang sebelumnya dianggap mengganggu ekosistem perairan. Dengan dukungan Persit dan pembina, usaha kerajinan ini semakin berkembang dan menjadi simbol kemandirian serta kreativitas anggota Persit dalam mendukung ekonomi keluarga. Saat ini, produk keranjang buah eceng gondok tersebut tengah dipersiapkan untuk mengikuti ajang “Persit BISA 2” tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi UMKM binaan Persit untuk memperkenalkan produk unggulan ke tingkat yang lebih luas, bahkan hingga pasar nasional. Melalui ajang tersebut, kerajinan eceng gondok diharapkan dapat semakin dikenal sebagai produk khas daerah yang memiliki nilai jual tinggi sekaligus ramah lingkungan. Ny. Ana Rianty Riko berharap, partisipasinya dalam kegiatan ini tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar serta mendorong kesadaran akan pentingnya produk berkelanjutan. Kerajinan eceng gondok menjadi bukti bahwa potensi lokal dapat diolah menjadi kekuatan ekonomi. Dari tanaman yang semula dianggap gulma, kini lahir produk kreatif yang tidak hanya indah, tetapi juga membawa manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Penulis Tim

Read More

PNS di Tanjab Timur Terseret Kasus Perusakan Hutan Usai Beli Tanah, Kuasa Hukum Ajukan Eksepsi

Tajam24Jam.Com Tanjung Jabung Timur, 22 Februari 2026 – Niat berinvestasi tanah justru membawa petaka bagi Sarjono (50), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Ia kini harus duduk di kursi pesakitan setelah didakwa terlibat dalam kasus dugaan perusakan kawasan hutan lindung. Kasus ini bermula ketika Sarjono membeli sebidang tanah bermodalkan dokumen Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah (sporadik) dari seseorang berinisial YL (59), yang juga menjanjikan pengurusan sertifikat lahan tersebut. Namun belakangan diketahui, titik koordinat tanah yang dibeli ternyata masuk dalam kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Orang Kayo Hitam. Masalah mencuat saat tim Penegakan Hukum (Gakkum) melakukan inspeksi di lokasi dan menemukan aktivitas pembukaan lahan menggunakan alat berat. Berdasarkan temuan itu, Sarjono didakwa melanggar Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, sebagaimana tertuang dalam surat dakwaan Nomor PDM-23/TJT/12/2025. Dugaan Dijebak dan DitipuPihak terdakwa menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam perkara ini. Sarjono mengaku tidak pernah menggarap lahan tersebut, tidak mengeluarkan biaya pembukaan lahan, serta tidak pernah memerintahkan siapa pun melakukan aktivitas di lokasi. Ia menduga telah dijebak atau ditipu oleh pihak penjual tanah.Atas dugaan penipuan tersebut, Sarjono sebelumnya telah melaporkan kasus itu ke Polda Jambi pada November tahun lalu, sebelum perkara perusakan hutan disidangkan. Sidang Masuk Tahap EksepsiSaat ini perkara tengah bergulir di Pengadilan Negeri Sabak dan telah memasuki agenda kedua, yaitu pembacaan eksepsi dari tim penasihat hukum terdakwa. Dalam nota keberatannya, kuasa hukum menilai dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kabur dan tidak jelas (obscuur libel), karena tidak menguraikan secara spesifik peran Sarjono dalam dugaan tindak pidana tersebut. Usai sidang, tim kuasa hukum menyatakan harapannya agar majelis hakim mengabulkan eksepsi mereka. “Memohon kepada majelis hakim agar menyatakan dakwaan batal demi hukum atau tidak dapat diterima, serta memulihkan harkat dan martabat klien kami. Kami juga berharap laporan dugaan penipuan di Polda Jambi segera ditindaklanjuti agar fakta hukum menjadi terang,” ujar perwakilan kuasa hukum. Publik Menanti Kepastian HukumKasus ini menghadirkan dua sisi persoalan: penegakan hukum terhadap perusakan kawasan hutan yang harus dijalankan, serta klaim seorang warga yang merasa menjadi korban penipuan jual beli tanah bermasalah. Publik kini menanti putusan majelis hakim sekaligus perkembangan penyelidikan laporan penipuan yang disebut menjadi awal perkara ini. Penulis Tim

Read More

Aktivitas Galian C Ilegal di Tanjab Timur Disorot! Massa PLLIM Geruduk Kantor ESDM Provinsi Jambi Desak Tindakan Tegas

Tajam24Jam.Com Jambi, 23 Oktober 2025 — Aroma ketidakberesan di sektor pertambangan kembali mencuat di Provinsi Jambi. Puluhan anggota Perkumpulan Lembaga Lihat Inspirasi Masyarakat (PLLIM) menggelar aksi orasi damai di depan kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jambi, Kamis (23/10/2025), menuntut penegakan hukum terhadap maraknya aktivitas galian C ilegal di kawasan Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Rano, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Aksi tersebut berlangsung tertib namun penuh tekanan moral terhadap pemerintah daerah. Massa menilai, aktivitas tambang galian C tanpa izin yang diduga dijalankan oleh oknum berinisial K, S, dan D telah berlangsung lama dan merusak lingkungan sekitar, namun tidak mendapat penindakan tegas dari pihak ESDM maupun DLH Provinsi Jambi. “Kami menduga ada pembiaran. Aktivitas ini jelas-jelas ilegal dan merugikan negara. Kami minta ESDM dan DLH Jambi segera turun ke lapangan dan menutup lokasi tambang liar itu,” tegas Koordinator Lapangan PLLIM dalam orasinya. Selain menyebabkan kerusakan ekosistem, aktivitas tambang tanpa izin juga disebut mengancam keselamatan warga karena lokasi galian berada dekat dengan permukiman. Massa PLLIM membawa sejumlah dokumen dan bukti lapangan terkait dugaan pelanggaran tersebut. Usai berorasi, perwakilan PLLIM akhirnya diterima oleh Kasi Binwas ESDM Provinsi Jambi, Dian, untuk melakukan audiensi tertutup. Dalam pertemuan itu, pihak ESDM menyatakan akan mempelajari laporan dan melakukan verifikasi ke lapangan. “Apabila terbukti terjadi pelanggaran hukum, kami akan melaporkan oknum tersebut kepada aparat penegak hukum,” ujar Dian kepada perwakilan PLLIM. PLLIM turut menyerahkan berkas hasil investigasi lapangan yang berisi data lokasi, nama-nama pelaku, serta rekomendasi tindak lanjut. Lembaga itu juga meminta pemerintah menegakkan Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, yang menegaskan bahwa setiap kegiatan penambangan tanpa izin resmi adalah tindak pidana. PLLIM menegaskan tidak akan tinggal diam dan akan terus mengawal kasus ini hingga aparat penegak hukum benar-benar bertindak. “Kami akan kawal sampai tuntas. Jangan ada lagi dalih menunggu instruksi. Lingkungan rusak, negara rugi, dan rakyat jadi korban. Ini harus segera dihentikan,” tegas perwakilan PLLIM menutup pernyataannya. Aksi PLLIM ini menjadi sinyal keras bagi pemerintah agar tidak lagi menutup mata terhadap maraknya praktik tambang ilegal di Provinsi Jambi—khususnya di wilayah Tanjung Jabung Timur—yang selama ini diduga telah menjadi “ladang empuk” bagi oknum-oknum tak bertanggung jawab. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Gelar Panen Raya Jagung Kuartal III Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Tajam24Jam.Com Tanjab Timur, 27 September 2025 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggelar Panen Raya Jagung Kuartal III secara serentak di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Sabtu (27/9/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemanfaatan lahan produktif tahun 2025. Turut hadir Gubernur Jambi Al Haris, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Keri Purwanto, Bupati Tanjab Timur Hj. Dila Hikmah Sari, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, pejabat utama Polda Jambi, serta jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Tanjab Timur. Selain panen raya, juga dilakukan penyerahan bantuan sosial kepada kelompok tani. Acara berlanjut dengan zoom meeting bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang diikuti jajaran Polda dan Polres se-Indonesia. Kapolri menegaskan komitmen Polri mendukung swasembada pangan dengan target penanaman jagung seluas satu juta hektar di tahun 2025. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Siregar menyampaikan bahwa wilayah Berbak memiliki potensi lahan produktif yang mampu menghasilkan hingga 8,9 ton jagung per hektar. “Dengan adanya potensi tersebut, wilayah Berbak menjadi salah satu sentra strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya. Kapolda menambahkan, Polri berkomitmen mendorong pengelolaan lahan secara optimal, memberi pendampingan kepada masyarakat, serta memastikan distribusi hasil panen berjalan lancar dan tepat sasaran. “Harapannya, dengan dukungan semua pihak, upaya di wilayah Berbak ini tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga memperkuat kemandirian daerah serta mewujudkan ketahanan pangan nasional,” tegas Kapolda Jambi. Penulis Tim

Read More