Kapolda Jambi Bersama Gubernur dan Danrem Pantau Penanganan Karhutla di Tanjab Timur

Tajam24Jam.Com Jambi, 27 Agustus 2026 – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H., bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.IP., M.M., turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD dan seluruh unsur terkait dalam memastikan penanganan Karhutla berjalan secara optimal, sekaligus melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi di lapangan. Rombongan menuju titik hotspot yang berada di Taman Nasional Berbak, tepatnya di Dusun Pingai Rejo, Desa Rawasari, Kecamatan Berbak. Setibanya di lokasi Kapolda Jambi bersama rombongan langsung melakukan penyiraman pada titik hotspot terdekat sebagai bagian dari upaya penanganan dan pendinginan area yang terdampak. Selain melakukan pemantauan, rombongan juga memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak Karhutla. Sebanyak kurang lebih 30 paket sembako dibagikan kepada warga sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat di sekitar lokasi kebakaran. Kapolda Jambi menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Polda Jambi sendiri mengerahkan ratusan personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla untuk melakukan pencegahan, pemadaman, pendinginan, patroli serta penegakan hukum. “Di lapangan ada lebih dari 300 anggota kita yang terlibat dalam Satgas Karhutla. Ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam membantu pemerintah menangani Karhutla, mulai dari pencegahan sampai dengan penanganan di lapangan,” ujar Kapolda Jambi Terkait aspek penegakan hukum, Kapolda menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 7 (tujuh kasus) dengan 8 (delapan tersangka) yang masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami apakah kejadian tersebut terdapat unsur kesengajaan atau tidak. “Untuk tujuh kasus dengan delapan tersangka masih terus kita dalami. Penyidik akan memeriksa dan mengkonfirmasi seluruh fakta yang ada di lapangan untuk memastikan apakah terdapat unsur kesengajaan maupun faktor lainnya. Proses hukum akan dilakukan secara profesional berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang ditemukan,” jelas Kapolda Jambi Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, perusahaan, masyarakat dan seluruh unsur terkait dalam mencegah meluasnya Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan tinggi. “Kita tidak hanya fokus pada pemadaman ketika api sudah muncul, tetapi yang paling penting adalah pencegahan. Masyarakat dan seluruh pihak harus bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu Karhutla,” tegasnya. Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Dampingi Gubernur dan Kapolda Jambi Padamkan Karhutla di Tanjab Timur

Tajam24Jam.Com Tanjung Jabung Timur, 27 Agustus 2026 — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi terus digencarkan. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin selaku Plh Dansatgas Karhutla turun langsung mendampingi Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H bersama Kapolda Jambi dalam pemadaman karhutla di Desa Sungai Palas, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (27/8/2026). Turun langsung ke lokasi, rombongan bersama personel gabungan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni dan unsur terkait melakukan upaya pemadaman serta pendinginan di sejumlah titik yang masih terdapat bara api. Kehadiran langsung pimpinan daerah di lokasi menjadi bentuk keseriusan pemerintah dan aparat dalam mempercepat penanganan karhutla sekaligus mencegah meluasnya titik api. Kondisi lahan yang mudah terbakar dan cuaca kering menjadi perhatian dalam pelaksanaan pemadaman. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin menegaskan bahwa seluruh unsur Satgas Karhutla terus bersinergi untuk melakukan pemadaman, patroli dan pencegahan secara maksimal. “Penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak. TNI, Polri, pemerintah daerah, stakeholder terkait dan masyarakat harus bersama-sama mencegah serta menanggulangi kebakaran agar tidak meluas. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Langkah cepat dan kolaboratif tersebut diharapkan mampu menekan dampak karhutla terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat dan aktivitas sosial ekonomi, sekaligus menjaga wilayah Provinsi Jambi tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Penrem 042/Gapu Penulis Tim

Read More

Seorang Oknum anggota Polres Tanjab Timur Diamankan di Ruang Khusus, Tindak Lanjut Usai Video Viral

Tajam24Jam.Com TANJAB TIMUR, 02 Agustus 2026 – Menindaklanjuti beredarnya video yang viral di media sosial pada Jumat, 31 Juli 2026 tentang diduganya keterlibatan perjudian sabung ayam di Kecamatan Muara Sabak Timur, seorang anggota Polres Tanjung Jabung Timur berinisial Bripka SO telah diamankan di ruang khusus (sel tahanan Propam Polres Tanjung Jabung Timur) pada Minggu (2/8/2026). Langkah pengamanan tersebut merupakan bagian dari proses penanganan internal guna memudahkan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Hingga saat ini, proses klarifikasi dan pendalaman masih dilakukan oleh pihak Unit Paminal Si Propam Polres Tanjab Timur sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengamanan di ruang khusus merupakan bagian dari mekanisme penegakan disiplin dan pengawasan internal terhadap anggota Polri apabila terdapat dugaan pelanggaran yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Tidak berhenti sampai disini saja, Kapolres Tanjab Timur dengan tegas perintahkan Unit Paminal Si Propam Polres Tanjab Timur untuk lakukan pengembangan secara transparan terhadap kasus tersebut dengan penyelidikan lebih lanjut terkait berita viral, jika dikemudian terbukti adanya keterlibatan yang bersangkutan dalam tindak pidana tersebut, pihaknya akan menindak tegas oknum pelaku sehingga kejadian yang mencoreng citra Polri tidak akan terulang kembali. Penulis Tim

Read More

Keunikan Keranjang Eceng Gondok Bernilai Jual Tinggi, Karya Ny. Riko Tembus Ajang “Persit Bisa 2”

Tajam24Jam.Com TANJAB TIMUR, 30 April 2026 – Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menunjukkan peran penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Selain menjadi sumber penghasilan keluarga, UMKM juga membuka lapangan kerja serta mendorong pemanfaatan potensi lokal secara produktif. Salah satu contoh nyata datang dari Ny. Riko, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Kodim 0419/Tanjung Jabung, yang berhasil mengembangkan usaha kerajinan keranjang buah berbahan dasar eceng gondok. Berawal dari ketertarikan terhadap kerajinan tangan, Ny. Riko memanfaatkan tanaman eceng gondok yang banyak ditemukan di perairan sekitar. Tanaman yang kerap dianggap gulma ini diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi melalui proses pengeringan, pemilahan, hingga teknik penganyaman yang teliti.“Eceng gondok memiliki serat yang kuat dan fleksibel sehingga sangat cocok dijadikan bahan kerajinan,” ujarnya. Proses pembuatan keranjang tidaklah instan. Seluruh tahapan, mulai dari pengumpulan bahan baku hingga penganyaman, dilakukan secara manual. Hal ini menjadikan setiap produk memiliki keunikan tersendiri serta nilai estetika yang tinggi.Dalam menjalankan usahanya, Ny. Riko juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan pemasaran, lamanya proses produksi, hingga fluktuasi permintaan. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berinovasi. Ia bahkan mulai memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi untuk memperluas pasar. Selain meningkatkan perekonomian keluarga, usaha ini juga menjadi bentuk pemberdayaan diri sekaligus pemanfaatan sumber daya alam di lingkungan sekitar. Eceng gondok yang sebelumnya dianggap sebagai tanaman pengganggu kini mampu diubah menjadi produk fungsional dan bernilai jual tinggi. Dukungan dari organisasi Persit Kartika Chandra Kirana turut menjadi motivasi bagi Ny. Riko untuk terus berkembang. Melalui pembinaan dan arahan, anggota Persit didorong untuk menggali potensi diri melalui kegiatan kreatif dan produktif.Saat ini, kerajinan keranjang buah karya Ny. Riko tengah dipersiapkan untuk mengikuti ajang “Persit Bisa 2”. Produk tersebut dipercaya menjadi salah satu unggulan yang mewakili Kodim 0419/Tanjung Jabung di bawah naungan Koorcab Rem 042 PD XX/Tuanku Imam Bonjol. Partisipasi ini menjadi peluang untuk memperkenalkan produk ke pasar yang lebih luas sekaligus bentuk apresiasi atas dedikasi para anggota Persit dalam mengembangkan usaha mandiri. Keranjang buah dari eceng gondok karya Ny. Riko tidak hanya sekadar produk kerajinan, tetapi juga menjadi simbol ketekunan, kreativitas, dan semangat kemandirian. Kisah ini menunjukkan bahwa potensi lokal yang sederhana dapat berkembang menjadi usaha bernilai tinggi jika dikelola dengan kesungguhan dan inovasi. Penulis Tim

Read More

Langkah Kreatif Persit KCK Cabang XXVI Kodim 0419/Tanjab Dalam Kembangkan UMKM Kerajinan Eceng Gondok

Tajam24Jam.Com Tanjab Timur, 10 April 2026 – Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menunjukkan kontribusi signifikan dalam menopang perekonomian daerah. Hingga tahun 2025  tercatat ada sekitar 265 ribu pelaku UMKM aktif yang menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat Jambi. Salah satu inovasi kreatif yang kini berkembang adalah kerajinan keranjang buah berbahan eceng gondok. Tanaman air yang sebelumnya dikenal sebagai gulma ini kini diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi melalui sentuhan kreativitas dan keterampilan tangan. Kerajinan keranjang eceng gondok dibuat secara manual dengan proses yang cukup panjang, mulai dari pengeringan bahan, penganyaman, hingga pembentukan produk. Hasilnya, keranjang yang dihasilkan memiliki karakteristik kuat, ringan, ramah lingkungan, serta memiliki nilai estetika alami yang tinggi. Salah satu pelaku UMKM yang mengembangkan kerajinan ini adalah Ny. Ana Rianty Riko, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Kodim 0419/Tanjung Jabung. Berawal dari hobi membuat kerajinan tangan, ia berhasil mengubah eceng gondok menjadi produk unggulan berupa keranjang buah yang diminati masyarakat. Dalam menjalankan usahanya, Ny. Ana Rianty Riko mengaku menghadapi berbagai tantangan, mulai dari fluktuasi penjualan hingga persaingan pasar. Namun, berkat ketekunan, konsistensi, serta pemanfaatan platform digital sebagai sarana promosi, usahanya tetap bertahan dan terus berkembang. “Ini berawal dari hobi, kemudian saya coba tekuni dan kembangkan agar bisa membantu perekonomian keluarga,” ujarnya. Menurutnya, kerajinan eceng gondok tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi solusi ramah lingkungan dengan memanfaatkan tanaman yang sebelumnya dianggap mengganggu ekosistem perairan. Dengan dukungan Persit dan pembina, usaha kerajinan ini semakin berkembang dan menjadi simbol kemandirian serta kreativitas anggota Persit dalam mendukung ekonomi keluarga. Saat ini, produk keranjang buah eceng gondok tersebut tengah dipersiapkan untuk mengikuti ajang “Persit BISA 2” tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi UMKM binaan Persit untuk memperkenalkan produk unggulan ke tingkat yang lebih luas, bahkan hingga pasar nasional. Melalui ajang tersebut, kerajinan eceng gondok diharapkan dapat semakin dikenal sebagai produk khas daerah yang memiliki nilai jual tinggi sekaligus ramah lingkungan. Ny. Ana Rianty Riko berharap, partisipasinya dalam kegiatan ini tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar serta mendorong kesadaran akan pentingnya produk berkelanjutan. Kerajinan eceng gondok menjadi bukti bahwa potensi lokal dapat diolah menjadi kekuatan ekonomi. Dari tanaman yang semula dianggap gulma, kini lahir produk kreatif yang tidak hanya indah, tetapi juga membawa manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Penulis Tim

Read More

PNS di Tanjab Timur Terseret Kasus Perusakan Hutan Usai Beli Tanah, Kuasa Hukum Ajukan Eksepsi

Tajam24Jam.Com Tanjung Jabung Timur, 22 Februari 2026 – Niat berinvestasi tanah justru membawa petaka bagi Sarjono (50), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Ia kini harus duduk di kursi pesakitan setelah didakwa terlibat dalam kasus dugaan perusakan kawasan hutan lindung. Kasus ini bermula ketika Sarjono membeli sebidang tanah bermodalkan dokumen Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah (sporadik) dari seseorang berinisial YL (59), yang juga menjanjikan pengurusan sertifikat lahan tersebut. Namun belakangan diketahui, titik koordinat tanah yang dibeli ternyata masuk dalam kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Orang Kayo Hitam. Masalah mencuat saat tim Penegakan Hukum (Gakkum) melakukan inspeksi di lokasi dan menemukan aktivitas pembukaan lahan menggunakan alat berat. Berdasarkan temuan itu, Sarjono didakwa melanggar Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, sebagaimana tertuang dalam surat dakwaan Nomor PDM-23/TJT/12/2025. Dugaan Dijebak dan DitipuPihak terdakwa menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam perkara ini. Sarjono mengaku tidak pernah menggarap lahan tersebut, tidak mengeluarkan biaya pembukaan lahan, serta tidak pernah memerintahkan siapa pun melakukan aktivitas di lokasi. Ia menduga telah dijebak atau ditipu oleh pihak penjual tanah.Atas dugaan penipuan tersebut, Sarjono sebelumnya telah melaporkan kasus itu ke Polda Jambi pada November tahun lalu, sebelum perkara perusakan hutan disidangkan. Sidang Masuk Tahap EksepsiSaat ini perkara tengah bergulir di Pengadilan Negeri Sabak dan telah memasuki agenda kedua, yaitu pembacaan eksepsi dari tim penasihat hukum terdakwa. Dalam nota keberatannya, kuasa hukum menilai dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kabur dan tidak jelas (obscuur libel), karena tidak menguraikan secara spesifik peran Sarjono dalam dugaan tindak pidana tersebut. Usai sidang, tim kuasa hukum menyatakan harapannya agar majelis hakim mengabulkan eksepsi mereka. “Memohon kepada majelis hakim agar menyatakan dakwaan batal demi hukum atau tidak dapat diterima, serta memulihkan harkat dan martabat klien kami. Kami juga berharap laporan dugaan penipuan di Polda Jambi segera ditindaklanjuti agar fakta hukum menjadi terang,” ujar perwakilan kuasa hukum. Publik Menanti Kepastian HukumKasus ini menghadirkan dua sisi persoalan: penegakan hukum terhadap perusakan kawasan hutan yang harus dijalankan, serta klaim seorang warga yang merasa menjadi korban penipuan jual beli tanah bermasalah. Publik kini menanti putusan majelis hakim sekaligus perkembangan penyelidikan laporan penipuan yang disebut menjadi awal perkara ini. Penulis Tim

Read More

Aktivitas Galian C Ilegal di Tanjab Timur Disorot! Massa PLLIM Geruduk Kantor ESDM Provinsi Jambi Desak Tindakan Tegas

Tajam24Jam.Com Jambi, 23 Oktober 2025 — Aroma ketidakberesan di sektor pertambangan kembali mencuat di Provinsi Jambi. Puluhan anggota Perkumpulan Lembaga Lihat Inspirasi Masyarakat (PLLIM) menggelar aksi orasi damai di depan kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jambi, Kamis (23/10/2025), menuntut penegakan hukum terhadap maraknya aktivitas galian C ilegal di kawasan Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Rano, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Aksi tersebut berlangsung tertib namun penuh tekanan moral terhadap pemerintah daerah. Massa menilai, aktivitas tambang galian C tanpa izin yang diduga dijalankan oleh oknum berinisial K, S, dan D telah berlangsung lama dan merusak lingkungan sekitar, namun tidak mendapat penindakan tegas dari pihak ESDM maupun DLH Provinsi Jambi. “Kami menduga ada pembiaran. Aktivitas ini jelas-jelas ilegal dan merugikan negara. Kami minta ESDM dan DLH Jambi segera turun ke lapangan dan menutup lokasi tambang liar itu,” tegas Koordinator Lapangan PLLIM dalam orasinya. Selain menyebabkan kerusakan ekosistem, aktivitas tambang tanpa izin juga disebut mengancam keselamatan warga karena lokasi galian berada dekat dengan permukiman. Massa PLLIM membawa sejumlah dokumen dan bukti lapangan terkait dugaan pelanggaran tersebut. Usai berorasi, perwakilan PLLIM akhirnya diterima oleh Kasi Binwas ESDM Provinsi Jambi, Dian, untuk melakukan audiensi tertutup. Dalam pertemuan itu, pihak ESDM menyatakan akan mempelajari laporan dan melakukan verifikasi ke lapangan. “Apabila terbukti terjadi pelanggaran hukum, kami akan melaporkan oknum tersebut kepada aparat penegak hukum,” ujar Dian kepada perwakilan PLLIM. PLLIM turut menyerahkan berkas hasil investigasi lapangan yang berisi data lokasi, nama-nama pelaku, serta rekomendasi tindak lanjut. Lembaga itu juga meminta pemerintah menegakkan Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, yang menegaskan bahwa setiap kegiatan penambangan tanpa izin resmi adalah tindak pidana. PLLIM menegaskan tidak akan tinggal diam dan akan terus mengawal kasus ini hingga aparat penegak hukum benar-benar bertindak. “Kami akan kawal sampai tuntas. Jangan ada lagi dalih menunggu instruksi. Lingkungan rusak, negara rugi, dan rakyat jadi korban. Ini harus segera dihentikan,” tegas perwakilan PLLIM menutup pernyataannya. Aksi PLLIM ini menjadi sinyal keras bagi pemerintah agar tidak lagi menutup mata terhadap maraknya praktik tambang ilegal di Provinsi Jambi—khususnya di wilayah Tanjung Jabung Timur—yang selama ini diduga telah menjadi “ladang empuk” bagi oknum-oknum tak bertanggung jawab. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Gelar Panen Raya Jagung Kuartal III Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Tajam24Jam.Com Tanjab Timur, 27 September 2025 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggelar Panen Raya Jagung Kuartal III secara serentak di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Sabtu (27/9/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemanfaatan lahan produktif tahun 2025. Turut hadir Gubernur Jambi Al Haris, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Keri Purwanto, Bupati Tanjab Timur Hj. Dila Hikmah Sari, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, pejabat utama Polda Jambi, serta jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Tanjab Timur. Selain panen raya, juga dilakukan penyerahan bantuan sosial kepada kelompok tani. Acara berlanjut dengan zoom meeting bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang diikuti jajaran Polda dan Polres se-Indonesia. Kapolri menegaskan komitmen Polri mendukung swasembada pangan dengan target penanaman jagung seluas satu juta hektar di tahun 2025. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Siregar menyampaikan bahwa wilayah Berbak memiliki potensi lahan produktif yang mampu menghasilkan hingga 8,9 ton jagung per hektar. “Dengan adanya potensi tersebut, wilayah Berbak menjadi salah satu sentra strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya. Kapolda menambahkan, Polri berkomitmen mendorong pengelolaan lahan secara optimal, memberi pendampingan kepada masyarakat, serta memastikan distribusi hasil panen berjalan lancar dan tepat sasaran. “Harapannya, dengan dukungan semua pihak, upaya di wilayah Berbak ini tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga memperkuat kemandirian daerah serta mewujudkan ketahanan pangan nasional,” tegas Kapolda Jambi. Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Panen Raya Jagung Serentak di Tanjab Timur, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Tajam24Jam.Com TANJAB TIMUR, 27 September 2025 – Upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional semakin nyata.Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc., Danrem 042/Gapu, bersama Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, dan Bupati Tanjab Timur Dillah Hikmah Sari, menghadiri panen raya jagung serentak kuartal III jajaran Polri yang tersebar di sejumlah daerah seluruh Indonesia. Di jambi sendiri, panen raya jagung itu digelar serentak juga di beberapa wilayah yang terpusat di Desa Suka Maju Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Sabtu (27/09/2025). Panen raya yang digelar bersama masyarakat, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda ini menjadi bukti soliditas dan sinergitas dalam mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan tahun 2025.Hadir pula Pejabat Utama Korem 042/Gapu dan Polda Jambi, Pabung Tanjab Tim, Bulog, Kapolres Tanjab Timur, serta sejumlah pejabat Pemprov dan Pemkab Tanjab Timur lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto,S.E.,MSc., menegaskan komitmen TNI untuk selalu berada di garda terdepan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. “Panen raya ini bukan hanya sekadar hasil kerja sama, tetapi juga bentuk nyata dari sinergi TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh komponen bangsa dalam menjaga ketersediaan pangan. Dengan gotong royong, kita yakin program besar Presiden RI Bapak Prabowo Subianto untuk swasembada pangan dapat terwujud,” tegas Danrem. Adapun hasil panen pada kuartal III ini, Polda Jambi berhasil mengumpulkan 126,55 ton jagung yang telah didistribusikan ke Bulog, pengusaha lokal, hingga penampungan mandiri. Dari total lahan yang tersedia 1.041,29 hektar, sebanyak 72,60 hektar telah berhasil dipanen. Momentum ini sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mengoptimalkan lahan – lahan yang belum terkelola, baik milik pemerintah daerah maupun swasta, agar bisa dimanfaatkan demi kepentingan rakyat. Melalui kegiatan ini, Danrem 042/Gapu menegaskan bahwa Korem 042/Gapu siap terus bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan di Provinsi Jambi. Sumber : Penrem 042/Gapu Penulis Tim

Read More

Minim Data dan Jawaban Tidak Jelas, AWaSI Jambi Kecam Sikap Tertutup Perwakilan PetroChina

Tajam24Jam.Com Tanjabtim, Jambi, Senin 14 Juli 2025 – Kekecewaan mendalam dirasakan organisasi pengawasan publik Awasi Jambi setelah pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) dan pihak PetroChina pada Senin (14/7/2025) lalu. Pasalnya, alih-alih menjawab dengan data komprehensif, perwakilan PetroChina dinilai tertutup dan tidak serius memenuhi tuntutan informasi yang diajukan. RDP yang digelar di ruang serbaguna gedung DPRD Tanjabtim ini dihadiri langsung Ketua DPRD Zilawati bersama anggota dewan, sejumlah instansi terkait, perwakilan SKK Migas, serta unsur PetroChina dan organisasi AWASI Jambi. Namun alih-alih berjalan kondusif, pertemuan justru menuai kekecewaan dari pihak AWaSI dan Anggota Dewan yang hadir. Ketua Umum AWaSi Jambi, Erfan Indriyawan, menegaskan pihaknya kecewa berat dengan sikap PetroChina, yang dalam RDP hanya diwakili oleh seorang utusan bernama Fauzan Ibrahim. Menurut Erfan, utusan tersebut tidak memiliki kapasitas memadai untuk menjawab pertanyaan teknis, apalagi membawa dokumen data yang semestinya menjadi materi utama diskusi. “Seharusnya pihak Petro datang dengan data lengkap, bukan menjawab di luar konteks pertanyaan. Kita sudah sampaikan permohonan RDP sejak 15 Mei 2025, sempat tertunda dan dilaksanakan 14 Juli kemarin. Jadi mereka seharusnya tahu materi apa yang dibutuhkan,” tegas Erfan kepada awak media, Senin sore. Ironisnya, lanjut Erfan, pihak PetroChina justru mewajibkan AWaSI Jambi melayangkan surat resmi lagi jika ingin memperoleh data, yang kemudian akan dijawab pula secara tertulis. Sikap tersebut dinilai tidak sejalan dengan semangat RDP yang seharusnya terbuka, transparan, dan menjadi ruang klarifikasi publik. “Kalau begitu, apa gunanya RDP? Kan fungsinya supaya informasi terbuka di forum, agar publik tahu. Tapi ini terkesan dipersulit,” cetus Erfan. Tak hanya pihak AWaSI yang kecewa, beberapa anggota dewan juga tampak menahan kesal karena banyak pertanyaan mereka diabaikan. Bahkan, perwakilan SKK Migas Pusat yang hadir pun tak diberi kesempatan bicara oleh perwakilan PetroChina. Erfan menilai, kesalahan berawal dari penugasan utusan yang tidak tepat. Menurutnya, Fauzan yang diutus tidak memiliki otoritas memadai, sehingga justru menimbulkan kebuntuan komunikasi. “PetroChina salah kirim orang. Alih-alih menyelesaikan masalah, malah memperpanjang polemik. Kami juga mendengar dari anggota dewan, banyak pertanyaan mereka diabaikan. Ini kan memperburuk kepercayaan publik bahkan Fauzan enggan berjabat tangan anggota AWaSI, sangat mencerminkan permusuhan. Dari SKK Migas pusat melihat sendiri Fauzan tidak berjabatan tangan dan berkomunikasi langsung dengan anggota AWaSI” tambahnya. Akibat jawaban yang dianggap tidak memuaskan, AWaSI Jambi memastikan akan segera kembali melayangkan surat permohonan RDP lanjutan ke DPRD Tanjabtim. Dengan catatan tegas: pihak PetroChina wajib hadir dengan data lengkap dan pejabat yang benar-benar kompeten menjawab. “Kami akan layangkan surat resmi lagi. Tapi nanti kalau diundang, mereka harus datang dengan full data, bukan lagi basa-basi” tandas Erfan. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari manajemen PetroChina terkait substansi data yang diminta AWaSI Jambi, maupun alasan pengiriman utusan yang dinilai tidak relevan dengan topik diskusi. Sementara DPRD Tanjabtim melalui ketuanya, Zilawati, dikabarkan akan segera mengagendakan tindak lanjut RDP sesuai prosedur yang berlaku. Untuk diketahui, AWaSi mempertanyakan sembilan poin. Beberapa di antaranya adalah eksplorasi sumur gas tanpa izin resmi, pembangunan kolam limbah tanpa pelapis geo tekstil, kerusakan rumah warga akibat pengeboran gas, hingga kebakaran sumur gas yang menewaskan tiga orang. Selain itu, AWaSi juga menyoroti hilangnya dana pembangunan hutan kota senilai Rp11 miliar, aktivitas penampungan tanah galian C ilegal, pemasangan pipa gas di atas jalan umum tanpa izin, pembangunan pelabuhan tanpa AMDAL, serta dugaan korupsi proyek PetroChina dan program CSR fiktif tahun 2023. Penulis Tim

Read More