Mantan Jurnalis Jambi Janiarto Resmi Dilantik Jadi Advokat, Siap Kawal Keadilan Tanpa Pandang Bulu

Tajam24Jam.Com Jambi, 8 Januari 2026 – Suasana Aula Kantor Pengadilan Tinggi Jambi terasa lebih khidmat dari biasanya, Kamis pagi (8/1/2026). Sebanyak 16 advokat resmi diambil sumpahnya, salah satunya sosok yang tak asing di dunia pers Jambi, Janiarto, S.H. Pria yang akrab disapa Mas Jani itu selama ini dikenal sebagai jurnalis. Namun hari ini, ia resmi menanggalkan perannya sebagai kuli tinta dan memulai babak baru sebagai advokat, mengenakan toga hitam kebesaran di hadapan Ketua Pengadilan Tinggi Jambi, Dr. Ifa Sudewi, S.H., M.Hum.Bagi Janiarto, perpindahan profesi ini bukan keputusan mendadak. Ia menyebut langkah tersebut sebagai perwujudan cita-cita lama yang sempat tertunda karena kesibukan di dunia usaha dan jurnalistik. “Tujuan utama saya adalah menjadi mitra pengawal keadilan. Saya ingin memastikan setiap orang, tanpa memandang latar belakang, memiliki hak yang sama untuk dibela secara bermartabat,” ujar Janiarto usai prosesi pelantikan. Berbekal pengalaman panjang sebagai jurnalis, Janiarto mengaku memiliki pandangan realistis terhadap praktik penegakan hukum. Ia menyoroti stigma hukum yang kerap dinilai “tajam ke bawah, tumpul ke atas” dan menegaskan pentingnya prinsip equality before the law.“Harapan saya, penegakan hukum di Provinsi Jambi benar-benar menjunjung kesetaraan. Semua harus mendapat perlakuan yang sama di depan hukum,” tegasnya. Komitmen Janiarto juga terlihat dari keberpihakannya kepada masyarakat kecil. Ia menaruh perhatian besar pada layanan bantuan hukum cuma-cuma (pro bono), yang menurutnya bukan sekadar kewajiban profesi, melainkan tanggung jawab moral.“Mendampingi wong cilik adalah bagian dari nurani. Mereka sering kali tidak memiliki suara dalam mencari keadilan,” katanya. Pelantikan tersebut berlangsung di tengah masa transisi hukum nasional dengan mulai diberlakukannya KUHP baru. Menyikapi hal itu, Janiarto menyatakan siap terus belajar dan beradaptasi dengan dinamika regulasi demi memberikan pendampingan hukum yang profesional. Usai diambil sumpah, Janiarto resmi bergabung dalam jajaran Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia. Kehadirannya diharapkan memberi warna baru bagi dunia advokasi di Provinsi Jambi.Meski pena telah diletakkan, semangat Janiarto untuk memperjuangkan kebenaran tidak padam. Jika sebelumnya ia mewartakan keadilan melalui tulisan, kini ia memilih memperjuangkannya langsung di ruang sidang. Penulis Tim

Read More