Kasiter Korem 042/Gapu Tinjau Pembangunan Jembatan Program Karya Bakti Skala Besar TA 2026 di Sarolangun

Tajam24Jam.Com Sarolangun, 11 Juli 2026 – Dalam rangka memastikan pelaksanaan Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD Tahun Anggaran 2026 berjalan sesuai rencana, Kasiter Korem 042/Garuda Putih Kolonel Kav Endi Siswanto Yusuf melaksanakan peninjauan pembangunan jembatan di Kabupaten Sarolangun, Jumat (11/7/2026). Kegiatan peninjauan didampingi Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han., Kasdim 0420/Sarko Mayor Inf Abdul Aziz Efendi, para Danramil jajaran, serta Babinsa di wilayah setempat. Peninjauan dilaksanakan di dua lokasi sasaran pembangunan, yakni jembatan di Desa Muara Danau dan Desa Pulau Aro, Kecamatan Pelawan. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan di lapangan, memastikan kualitas pembangunan, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang berpotensi menghambat penyelesaian pekerjaan. Kasiter Korem 042/Gapu menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan salah satu sasaran strategis Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian maupun perkebunan. Sementara itu, Dandim 0420/Sarko menyampaikan bahwa jajaran Kodim terus melaksanakan pengawasan dan pendampingan secara intensif agar seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Usai melaksanakan peninjauan lapangan, rombongan melaksanakan evaluasi guna memastikan seluruh sasaran fisik Program Karya Bakti Skala Besar TA 2026 dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan. Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD merupakan wujud nyata pengabdian TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. (Penrem 042/Gapu) Penulis Tim

Read More

Bakti TNI AD Untuk Rakyat, Danrem 042/Gapu Resmikan Karya Bakti Skala Besar di Sarolangun

Tajam24Jam.Com SAROLANGUN, 29 Mei 2026 – Komandan Korem 042/Gapu, Brigjen TNI Nyamin secara resmi membuka kegiatan Karya Bakti Skala Besar TNI AD Tahun 2026 di Lapangan Gunung Kembang Kab. Sarolangun, Jumat (29/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI AD bersama pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok desa. Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Bupati beserta unsur fokopinda Kabupaten Sarolangun, para Kasi Korem 042/Gapu, Dandim 0420/Sarko, jajaran TNI-Polri, kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta masyarakat setempat. Dalam amanatnya, Danrem 042/Gapu menyampaikan bahwa Karya Bakti Skala Besar TNI AD yang dilaksanakan mulai 29 Mei hingga 28 Juli 2026 merupakan implementasi nyata komitmen negara dalam mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI AD di tengah rakyat, tidak hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga sebagai solusi dan motor penggerak pembangunan bersama pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat,” ujar Danrem. Danrem menegaskan, tema kegiatan tahun ini yakni “Bakti TNI AD Untuk Rakyat Dalam Rangka Menguatkan Ketahanan Wilayah di Sarolangun Provinsi Jambi” mengandung makna bahwa seluruh program yang dilaksanakan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah melalui pembangunan fisik maupun nonfisik. Adapun sasaran fisik dalam program Karya Bakti Skala Besar TNI AD TA 2026 meliputi perbaikan infrastruktur guna memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung konektivitas wilayah, pembangunan RTLH, pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih, renovasi fasilitasi umum, serta pembangunan MCK untuk warga setempat. Sementara itu, pada sasaran nonfisik dilaksanakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan seperti bakti kesehatan, seperti operasi katarak, donor darah dan lain-lain, pemberian nutrisi untuk mencegah anak stunting, bakti sosial berupa paket sembako, penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan hingga kegiatan gotong-royong lingkungan. Danrem juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektoral sebagai kunci utama keberhasilan pembangunan. Menurutnya, semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia harus terus dipelihara untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan bakti sosial berupa paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian dan perhatian TNI AD terhadap masyarakat di wilayah Kabupaten Sarolangun. (Penrem 042/Gapu) Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Pastikan TMMD Tepat Sasaran: Infrastruktur Desa Dikebut, Akses Ekonomi Warga Didorong

Tajam24Jam.Com Sarolangun, 6 Mei 2026 – Komitmen percepatan pembangunan wilayah kembali ditegaskan TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0420/Sarko. Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin turun langsung meninjau progres pelaksanaan TMMD di Desa Seko Besar, Kec. Pauh Kab. Sarolangun, guna memastikan seluruh sasaran berjalan efektif, tepat waktu dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. Dalam peninjauan tersebut, Danrem didampingi Kasi Ops Korem Kolonel Inf Wahyu melihat langsung kegiatan fisik yang tengah dikerjakan, pembangunan jalan desa, pembuatan sumur bor air bersih, rehabilitasi RTLH, serta perbaikan fasilitas umum seperti masjid dan sekolah dasar. Di sela peninjauan, Danrem menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan rutin, tetapi merupakan langkah strategis untuk membuka keterisolasian wilayah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. “Kami ingin apa yang dikerjakan di sini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya hari ini, tetapi untuk jangka panjang,” ujar Danrem. Ia juga menekankan pentingnya kualitas hasil pekerjaan serta keberlanjutan manfaat, sehingga setiap pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Sementara itu, Dandim 0420/Sarko selaku Dansatgas TMMD, Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, memastikan seluruh sasaran dikerjakan dengan pendekatan kolaboratif. “TMMD ini kerja bersama. Prajurit dan masyarakat menyatu di lapangan. Itu yang membuat progres cepat dan hasilnya lebih dirasakan,” ujarnya. Ia menambahkan, pengawasan terhadap progres pekerjaan dilakukan secara intensif untuk menjaga kualitas sekaligus memastikan target penyelesaian dapat tercapai sesuai rencana. Di sisi lain, masyarakat Desa Seko Besar mulai merasakan langsung dampak dari program tersebut. Bagi warga, perubahan sangat membantu. “Dulu kami kesulitan air dan jalan. Sekarang sudah mulai berubah. Kami sangat terbantu,” ungkap seorang warga. Dengan pendekatan terpadu antara pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat, TMMD ke-128 di Desa Seko Besar menjadi model percepatan pembangunan desa yang tidak hanya membuka akses, tetapi juga memperkuat fondasi kesejahteraan jangka panjang. (Penrem 042) Penulis Tim

Read More

Dua Hari Pascabanjir, Dandim 0420/Sarko Terus Turun Salurkan Bantuan ke Warga

Tajam24Jam.Com Sarolangun, 27 April 2026 — Kehadiran Komandan Kodim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han., bersama Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, S.E., dan Wakapolres Sarolangun Kompol Sumarno Berutu di tengah masyarakat terdampak banjir disambut antusias oleh warga di Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, Senin (27/4/2026). Sejak pagi, rombongan Forkopimda bergerak dari Koramil 420-04/Sarolangun menuju sejumlah wilayah terdampak banjir bandang, di antaranya Desa Tanjung Gagak, Desa Pulau Buayo, dan Desa Pulau Melako. Setibanya di lokasi, warga tampak antusias menyambut kedatangan rombongan yang datang membawa bantuan sembako sekaligus memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 420-04/Sarolangun Mayor Inf Abdul Aziz, Kalaksa BPBD Sarolangun Solahuddin Nopri, S.H., Kadis Sosial Sarolangun Helmi, S.H., M.H., Kasat Pol PP Drs. Muhammad Idrus, Camat Bathin VIII Azra’i Abbas, M.Pd.I., Kapolsek Bathin VIII Iptu Eri Kurniawan, Kades Tanjung Gagak Ahmad, S.H., serta personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Damkar dan Dinkes. Dalam peninjauan tersebut, Dandim bersama Forkopimda berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan keluhan sekaligus memastikan kebutuhan mendesak masyarakat dapat segera ditangani. Selain itu, bantuan logistik berupa sembako juga disalurkan kepada warga yang terdampak. Salah seorang warga mengaku senang dan terharu atas perhatian pemerintah daerah bersama TNI-Polri yang turun langsung ke lapangan. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Dandim, Pak Wakil Bupati dan Bapak Kapolres beserta rombongan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar salah satu warga. Banjir bandang yang melanda wilayah tersebut dipicu tingginya curah hujan yang menyebabkan meluapnya Sungai Batang Tembesi serta kiriman air dari wilayah Kabupaten Merangin. Akibatnya, sejumlah rumah warga, fasilitas umum, dan akses jalan mengalami kerusakan. Bahkan, tiga jembatan dilaporkan rusak parah hingga putus di Desa Pulau Melako, Tanjung Gagak, dan Muaro Lati.Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto menyampaikan bahwa Kodim telah mengerahkan sekitar 100 personel untuk membantu masyarakat di lokasi terdampak. “Kami kerahkan personel untuk membantu pembersihan rumah warga dan fasilitas umum seperti sekolah serta tempat ibadah. Selain itu, kami juga melakukan pendataan terhadap kerusakan infrastruktur agar penanganannya bisa segera dilakukan,” tegas Dandim. Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan pemerintah daerah akan segera mengusulkan bantuan bagi warga terdampak, termasuk perbaikan rumah rusak dan infrastruktur yang terdampak banjir. Kegiatan peninjauan dan penyaluran bantuan berlangsung hingga sore hari dalam keadaan aman dan lancar. Meski kondisi banjir di sebagian wilayah mulai surut, pemerintah daerah bersama TNI-Polri tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan banjir susulan di wilayah hilir. Sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan pascabencana serta meringankan beban masyarakat yang terdampak.(Penrem 042/Gapu) Penulos Tim

Read More

Polisi Bergerak Cepat, Warga SAD yang Hilang Pasca Bentrok di PT SAL Ditemukan Selamat

Tajam24Jam.Com SAROLANGUN, 16 April 2026 – Respons cepat jajaran kepolisian dalam menangani pascabentrokan antara warga Suku Anak Dalam (SAD) dengan pihak keamanan PT Sari Aditya Loka (SAL) di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, membuahkan hasil. Warga SAD yang sebelumnya dilaporkan hilang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Sejak awal kejadian, personel Polres Sarolangun langsung bergerak melakukan langkah-langkah kepolisian, mulai dari pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), koordinasi dengan tokoh adat, hingga operasi pencarian terpadu di lapangan. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja cepat dan terukur aparat kepolisian di lapangan. “Setelah dilakukan penelusuran dan koordinasi intensif antara aparat kepolisian dan pihak komunitas SAD, warga tersebut akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya. Dalam proses pencarian, Polri menggelar apel konsolidasi untuk menyusun strategi serta membagi tugas personel di titik-titik rawan. Personel Brimob dan TNI ditempatkan di wilayah Inti 2, sementara Satsamapta dan Satlantas disiagakan di Inti 1. Personel Polres dan Polsek juga dikerahkan di Simpang Kalingga guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga. Tidak hanya itu, upaya pencarian juga dilakukan secara maksimal dengan melibatkan tim gabungan menggunakan perahu karet bersama BPBD dan Damkar. Berkat kerja sama tersebut, warga SAD yang hilang akhirnya ditemukan di Desa Tanah Abang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin. Selain fokus pada pencarian, personel Sat Intelkam Polres Sarolangun juga aktif melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat adat. Koordinasi intensif dilakukan dengan Temenggung SAD, Nangkus, guna memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah munculnya konflik lanjutan. “Pendekatan persuasif terus dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan serta membangun kepercayaan antara masyarakat adat dan aparat,” jelas Erlan. Polisi juga bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang beredar terkait rencana penyerangan lanjutan oleh warga SAD. Setelah dilakukan pendalaman dan klarifikasi kepada tokoh adat, informasi tersebut dipastikan tidak benar, sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini. Dengan langkah cepat, terukur, dan humanis dari aparat kepolisian, situasi di wilayah PT SAL kini berangsur aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat mulai kembali normal, meskipun personel keamanan tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan. Kabid Humas Polda Jambi menegaskan bahwa Polri akan selalu hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat. “Polri bergerak cepat dalam setiap situasi untuk memastikan keselamatan masyarakat. Penemuan warga SAD dalam keadaan selamat merupakan hasil kerja keras personel di lapangan yang mengedepankan profesionalisme dan pendekatan humanis,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa kepolisian akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pihak, termasuk tokoh adat dan pemerintah daerah, guna menjaga stabilitas keamanan secara berkelanjutan. “Kami mengimbau seluruh pihak untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Polri Gerak Cepat, Konflik SAD dan Security PT SAL di Sarolangun Berhasil Dikendalikan

Tajam24Jam.Com Jambi, 13 April 2026 – Polda Jambi dan Polres Sarolangun menunjukkan respons cepat dalam menangani konflik antara warga Suku Anak Dalam (SAD) dengan pihak security PT Sari Aditya Loka (SAL) di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, pada Minggu (12/4/2026). Sejak informasi potensi aksi penyerangan diterima pada pagi hari, personel Polri langsung bergerak cepat melakukan langkah-langkah preventif dan preemtif guna mencegah eskalasi konflik dengan mengirimkan personel ke lokasi rawan serta pelaksanaan deteksi dini oleh fungsi intelijen. Dalam penanganan tersebut, Polri tidak hanya melakukan pengamanan terbuka, tetapi juga pendekatan humanis melalui komunikasi intensif dengan tokoh-tokoh SAD serta pihak perusahaan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk meredam potensi konflik yang terjadi. Namun demikian, situasi sempat memanas saat terjadi kesalahpahaman antara warga SAD dan petugas keamanan perusahaan yang berujung terjadinya konflik secara fisik. Personel Polri yang telah siaga langsung melakukan tindakan cepat untuk mengendalikan situasi. Dengan sigap, petugas melakukan pengamanan lokasi, memisahkan kedua kelompok, serta membantu evakuasi korban luka ke fasilitas kesehatan. Bahkan, pada sore hari, Polres Sarolangun langsung meminta bantuan tambahan dari Sat Brimob Polda Jambi guna memperkuat pengamanan di lapangan. Tak butuh waktu lama, situasi berhasil dikendalikan, Warga SAD kembali ke wilayahnya masing-masing, sementara pihak perusahaan kembali ke area kantor dengan pengamanan ketat dari aparat. Sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga stabilitas keamanan, sebanyak 26 personel Sat Brimob Polda Jambi juga tiba di lokasi pada Senin (13/4/2026) dini hari. Personel langsung bergabung dan siaga bersama jajaran Polres Sarolangun untuk mengantisipasi potensi konflik susulan. Selain fokus pada pengamanan, Polri juga menunjukkan kepedulian terhadap korban dengan melakukan evakuasi dan pendampingan medis terhadap warga SAD yang mengalami luka. Dua korban yang mengalami luka serius telah dirujuk dan mendapatkan perawatan intensif dengan kondisi saat ini dilaporkan stabil. Hingga saat ini, situasi di wilayah PT SAL Air Hitam terpantau aman dan kondusif. Personel gabungan masih disiagakan untuk melakukan monitoring serta menjaga stabilitas keamanan di lokasi. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji dalam pernyataannya menegaskan bahwa langkah cepat Polri merupakan bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan melindungi seluruh masyarakat. “Polri telah turun langsung sejak awal menerima informasi adanya potensi konflik. Langkah preemtif dan preventif kami lakukan secara maksimal, mulai dari deteksi dini, pendekatan kepada para tokoh, hingga kesiapsiagaan personel di lapangan. Saat terjadi konflik, anggota kami juga bergerak cepat melakukan pengendalian sehingga situasi dapat segera kondusif,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa Polri akan terus melakukan penjagaan dan pendekatan persuasif kepada kedua belah pihak agar tidak terjadi konflik lanjutan. “Kami mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan permasalahan ini kepada Polri. Saat ini situasi sudah terkendali, dan kami pastikan personel tetap siaga untuk mencegah terjadinya konflik susulan,” Selain itu kabid Humas Polda Jambi juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga situasi Kamtibmas di wilayahnya sehingga bisa kondusif dan aman dan jangan mudah terprovokasi dengan adanya informasi dan berita – berita yang belum tentu kebenarannya, “Masyarakat juga dapat menggunakan layanan call center polri 110 sebagai sarana untuk memberikan informasi maupun melaporkan gangguan kamtibmas kepada Pihak Polri dan tentunya setiap laporan akan langsung diterima dan ditindaklanjuti oleh petugas, serta terekam dalam sistem untuk memastikan pelayanan yang cepat dan responsif. “tutupnya. Penulis Tim

Read More

Polres Sarolangun Kerahkan Personel Amankan Ibadah Paskah 2026 di Seluruh Wilayah.

Tajam24Jam.Com Sarolangun, 5 April 2026 – Polres Sarolangun menyiagakan ratusan personel untuk mengamankan rangkaian ibadah Paskah 2026 yang berlangsung sejak Rabu (1/4/2026) hingga Minggu (5/4/2026). Ibadah digelar serentak di berbagai gereja di wilayah Kabupaten Sarolangun dengan jumlah jemaat yang meningkat dibanding hari biasa. Kondisi tersebut menjadi perhatian aparat kepolisian untuk memastikan keamanan selama perayaan berlangsung. Tatusan personel diterjunkan dan disebar di sejumlah titik lokasi ibadah. Selain itu, pengamanan juga diperkuat oleh jajaran Polsek yang melakukan patroli rutin serta pemantauan langsung di wilayah masing-masing. Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H melalui Waka Polres Sarolangun Kompol Sumarno Berutu. SH, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah. Ia menyebutkan bahwa personel tidak hanya ditempatkan di gereja, tetapi juga bergerak secara mobile guna memastikan situasi tetap kondusif. Pengamanan turut mencakup pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan, sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar area tersebut. Menurut Kompol Sumarno Berutu, tingginya partisipasi jemaat dalam perayaan Paskah tahun ini menjadi faktor penting dalam perencanaan pengamanan. Koordinasi dengan pengurus gereja dan pihak terkait lainnya juga dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan. Dengan langkah tersebut, kepolisian berharap seluruh umat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, aman, dan tertib. Penulis Tim

Read More

Polsek Mandiangin Ungkap Kasus Pencurian Buah Sawit, Satu Pelaku Diamankan

Tajam24Jam.Com Sarolangun, 5 April 2026 – Unit Reskrim Polsek Mandiangin berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian buah kelapa sawit yang terjadi di wilayah hukumnya. Seorang pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti hasil kejahatan. Pengungkapan kasus tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B-09/IV/2026/Jambi/Res Sarolangun/Sek Mandiangin tertanggal 05 April 2026. Peristiwa pencurian terjadi pada Sabtu, 04 April 2026 sekitar pukul 09.41 WIB di areal PT KMP Afdeling 2, Desa Bukit Peranginan, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun. Korban diketahui bernama Riko Hadinata (36), warga Desa Mandiangin. Sementara pelaku yang berhasil diamankan adalah A.M (34), warga Desa Bukit Peranginan. Kronologis kejadian bermula saat pihak keamanan kebun (PK) menemukan adanya bekas panen buah sawit di Blok G33B. Selanjutnya, petugas mendapati seorang pria mencurigakan sedang memikul buah sawit di area kebun karet tidak jauh dari lokasi kejadian. Pelaku kemudian diamankan dan saat dilakukan interogasi, yang bersangkutan mengakui telah melakukan pencurian buah sawit milik PT KMP Afdeling 2. Unit Reskrim Polsek Mandiangin yang menerima laporan segera bergerak cepat dan mengamankan pelaku ke Mapolsek guna proses hukum lebih lanjut. Barang bukti yang berhasil diamankan berupa:1 (satu) buah dodos19 (sembilan belas) tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Plt. Kapolsek Mandiangin, Ipda Alvernio Daffa Noya, menyampaikan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap tindak pidana yang terjadi di wilayah hukumnya. “Kami berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelaku tindak pidana, khususnya pencurian yang meresahkan masyarakat maupun pihak perusahaan. Saat ini pelaku sudah kami amankan dan sedang menjalani proses hukum lebih lanjut,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli serta pengawasan di wilayah rawan guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan,” tambahnya. Saat ini, penyidik Polsek Mandiangin tengah melengkapi berkas perkara serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Selain itu, Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) juga akan segera dikirimkan ke pihak Kejaksaan. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal pencurian sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana pasal 476 (KUHP), ancaman 5 tahun penjara Penulis Tim

Read More

Polri Gerak Cepat Evakuasi Kecelakaan Kerja Masyarakat Yang Tertimbun Longsor

Tajam24Jam.Com Sarolangun, 20 Januari 2026 – Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, pada Selasa, (20/1/2026) Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh longsornya tebing tanah galian akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Kondisi tanah yang labil menyebabkan struktur galian runtuh dan menimbun para warga yang berada di bawahnya. Lokasi kecelakaan kerja tersebut berada di lahan milik seorang warga berinisial I, yang berdomisili di Dusun Kait-Kait, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun. Akibat kejadian tersebut, hingga saat ini tercatat sebanyak delapan orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban meninggal merupakan warga Dusun Mengkadai, serta Airil Anuar warga Desa Lubuk Sayak. Sementara beberapa korban lainnya masih dalam proses pendataan identitas oleh petugas. Sedangkan korban luka-luka telah mendapatkan penanganan medis dan sebagian besar juga berasal dari Desa Lubuk Sayak. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji, menjelaskan bahwa peristiwa ini merupakan kecelakaan kerja murni yang terjadi akibat faktor alam. “Kejadian ini diduga kuat akibat longsornya tebing galian tambang yang dipicu hujan deras, sehingga tanah menjadi labil dan runtuh menimpa para pekerja. Hingga saat ini situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Ia menambahkan, pasca kejadian Polda Jambi menerjunkan unit SAR Brimob dan unit K-9 Ditsamapta untuk membantu evakuasi korban lainnya yang di duga masih tertimbun di bawah tanah longsor. Selain itu juga saat ini telah diturunkan tim evakuasi gabungan sebanyak 123 personel yang terdiri dari, pers sat brimob polda jambi 12 pers, pers polres sarolangun 58 pers, pers polsek limun 10 pers, pers bpbd 15 pers, pers sat pol pp 15 pers dan pers damkar 13 pers “Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses evakuasi lanjutan dan memastikan tidak ada korban lain yang masih tertimbun. Selain itu, kami akan melakukan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya. Polda Jambi juga mengimbau masyarakat agar tidak kembali melakukan aktivitas yang bisa membahayakan keselamatan jiwa serta berpotensi menimbulkan dampak hukum dan lingkungan. Penulis Tim

Read More

Polemik Izin Galian C di Sarolangun Memanas, DLH Jambi Dinilai Tak Beri Kejelasan

Tajam24Jam.Com Jambi, 14 November 2025 — Polemik mengenai aktivitas Galian C di Kabupaten Sarolangun kembali mencuat setelah jawaban resmi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi dinilai tidak menjawab inti persoalan. Alih-alih memberikan kepastian, surat klarifikasi DLH justru memunculkan tanda tanya baru, terutama terkait status hibah lahan yang dianggap tidak relevan dengan isu perizinan penambangan. Dalam surat tersebut, DLH menyebut bahwa lahan milik Husnul Yaqin dihibahkan untuk pembangunan gudang milik PT Niagatan Kencana, dengan material yang disebut mencapai 300 kubik. Namun penjelasan itu dinilai tidak menyentuh kewajiban utama: apakah aktivitas pengambilan material yang terjadi di lokasi tersebut telah mengantongi izin atau belum. Laporan investigasi JARI (Jaringan Anti Rabat Indonesia) menegaskan bahwa apa pun status tanah—hibah, jual beli, maupun warisan—aktivitas Galian C tetap wajib mengantongi izin sesuai ketentuan perundangan. JARI menilai DLH justru terjebak pada penjelasan soal kepemilikan tanah alih-alih menegaskan aspek perizinan yang mengikat seluruh aktivitas penambangan. DLH jangan menjadikan status hibah sebagai tameng. Hibah itu urusan kepemilikan tanah, bukan izin penambangan. Ketika DLH menonjolkan soal hibah tapi mengabaikan kewajiban izin, di situlah tumpang tindih yang membingungkan publik, “tegas Ketua Umum JARI, Wandi Priyanto”. Ketegangan meningkat ketika Wandi Priyanto menolak menghadiri pertemuan dengan perwakilan DLH. Ia menegaskan hanya bersedia berdialog langsung dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, Parial Adiputra, karena persoalan yang muncul membutuhkan penjelasan dari pejabat yang memiliki otoritas penuh. Menurut Wandi, langkah itu bukan soal gengsi jabatan, tetapi upaya memastikan proses klarifikasi berjalan transparan dan tidak berlarut-larut. Kini, DLH Provinsi Jambi berada dalam sorotan publik. Sejumlah pihak menunggu penegasan lembaga tersebut terkait status izin Galian C di Sarolangun. Publik berharap DLH memberikan klarifikasi yang utuh, bukan sekadar penjelasan administratif yang justru memperluas kebingungan. Polemik ini dinilai menjadi ujian bagi transparansi tata kelola lingkungan di Jambi. Bagi masyarakat, pertanyaan paling mendasar tetap sama: apakah aktivitas pengambilan material itu memiliki izin atau tidak? Penulis Tim 

Read More