Polres Sarolangun Gelar Sertijab Empat Pejabat Strategis, Kapolres Tekankan Profesionalisme

Tajam24Jam.Com SAROLANGUN, 8 September 2026 — Polres Sarolangun menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) terhadap empat pejabat di lingkungan Polres Sarolangun, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 14.05 WIB.Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Polres Sarolangun dan dipimpin langsung Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara.Sertijab tersebut dihadiri Waka Polres Sarolangun Kompol Sumarno Berutu, S.H., Ketua Bhayangkari Cabang Sarolangun Ny. Sukma Wendi beserta pengurus, para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, perwira dan personel Polres Sarolangun, serta insan media. Empat jabatan strategis yang mengalami pergantian meliputi Kabag SDM, Kasat Lantas, Kasat Reskrim dan Kapolsek Air Hitam. Adapun pejabat lama dan pejabat baru yang melaksanakan serah terima jabatan yakni:Kabag SDM Polres Sarolangun: Kompol Pujiarso, S.H. digantikan AKP Ivan Ripa’i, S.Sos.I., M.Pd.Kasat Lantas Polres Sarolangun: AKP Steffan T. Lumowa, S.Tr.K., S.I.K. digantikan AKP Nurul Laili, S.Tr.K., M.H.Kasat Reskrim Polres Sarolangun: AKP Yosua Adrian, S.T.K., S.I.K., M.H. digantikan IPTU Rihmot Nainggolan, S.H., M.H.Kapolsek Air Hitam: AKP Robinson Manullang, S.H. digantikan AKP Hengky Lesmana, S.H. Dalam amanatnya, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah menyampaikan bahwa mutasi dan serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Pergantian tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan tugas sekaligus memberikan penyegaran organisasi.Menurutnya, pejabat yang baru mengemban amanah memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian selama menjalankan tugas di Polres Sarolangun.“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polres Sarolangun. Apa yang telah dilakukan merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Wendi. Kepada pejabat yang baru, Kapolres meminta agar segera beradaptasi dengan lingkungan tugas, memahami tanggung jawab masing-masing, serta membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan personel maupun masyarakat.“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional dan humanis,” tegasnya. Kapolres berharap pergantian jabatan tersebut dapat memperkuat soliditas internal serta meningkatkan pelayanan dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Sarolangun.Upacara sertijab kemudian berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan kondusif. Penulis Tim

Read More

Ilegal Drilling di Km 33 Makin Menggila, Ratusan Sumur Baru Diduga Beroperasi: Ke Mana Pengawasan Aparat?

Tajam24Jam.Com BATANGHARI–SAROLANGUN, 28 Agustus 2026 — Aktivitas illegal drilling di kawasan perbatasan Kabupaten Batanghari dan Sarolangun, tepatnya di sekitar Km 33, kian mengkhawatirkan. Berdasarkan penelusuran tim di lapangan, ratusan sumur minyak ilegal diduga masih aktif, bahkan sejumlah sumur baru disebut terus dibor secara masif. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius: bagaimana aktivitas pengeboran yang berlangsung terbuka dan dalam jumlah besar itu bisa terus berjalan tanpa terpantau aparat penegak hukum, khususnya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi? Dari informasi yang dihimpun di lapangan, setiap produksi minyak mentah dari sumur-sumur tersebut disebut telah dibebani berbagai bentuk pungutan. Di antaranya fee tanah sekitar Rp20 ribu per jeriken, fee tuan tanah yang disebut mencapai 20 persen dari hasil produksi, zakat 2,5 persen, serta uang koordinasi sekitar Rp20 ribu per jeriken. Jika produksi satu sumur mencapai sekitar 50–80 jeriken per hari, maka perputaran uang dari aktivitas tersebut jelas bukan angka kecil. Dengan ratusan sumur yang disebut aktif, nilai ekonomi dari kegiatan pengeboran ilegal ini patut menjadi perhatian serius aparat penegak hukum dan pemerintah. Nama Pemilik Sumur hingga Dugaan Keterlibatan Oknum Muncul Dalam penelusuran di lapangan, tim juga memperoleh informasi mengenai sejumlah nama yang disebut-sebut memiliki atau mengelola sumur, antara lain Putu, Iwan Jenang, Setiawan, Daeng Candra, Gusti Suban, Edo dan kelompok yang disebut “Tiga Serangkai”, serta sejumlah nama lainnya. Namun, informasi tersebut masih merupakan temuan dan keterangan lapangan yang perlu diverifikasi lebih lanjut. Tidak dapat serta-merta disimpulkan bahwa nama-nama tersebut terbukti melakukan tindak pidana tanpa adanya proses hukum dan pembuktian yang sah. Yang lebih serius, investigasi juga memunculkan dugaan adanya keterlibatan sejumlah oknum yang disebut berasal dari unsur TNI maupun Polri. Masing-masing diduga memiliki peran tertentu dalam aktivitas tersebut. Jika dugaan ini benar, persoalannya bukan lagi sekadar aktivitas pengeboran minyak ilegal, melainkan menyentuh dugaan perlindungan, koordinasi, atau pembiaran oleh oknum aparat. Minyak Mentah Mengalir ke Jalur Perdagangan Ilegal Minyak mentah hasil pengeboran disebut dikumpulkan oleh sejumlah pengepul yang berada di sekitar lokasi. Sebagian hasil produksi bahkan diduga dibawa ke wilayah Desa Jati Baru untuk selanjutnya dipasarkan kepada kilang minyak ilegal (illegal refinery) di wilayah Sumatera Selatan. Rantai distribusi ini menunjukkan bahwa aktivitas illegal drilling di Km 33 bukan aktivitas sporadis yang berdiri sendiri. Ada dugaan mata rantai mulai dari pengebor, pemilik lahan, pengepul hingga pengolah minyak mentah. Pertanyaannya kemudian semakin besar: siapa yang mengendalikan rantai bisnis tersebut dan siapa yang memastikan aktivitas itu tetap berjalan? Polda Jambi Diminta Tidak Menutup Mata Maraknya sumur-sumur baru yang terus bermunculan seharusnya menjadi alarm bagi Ditreskrimsus Polda Jambi. Jika benar ratusan sumur aktif berada di satu kawasan dan produksi berlangsung setiap hari, publik berhak mengetahui sejauh mana pengawasan dan penindakan telah dilakukan. Dugaan adanya fee, uang koordinasi hingga keterlibatan oknum aparat juga harus menjadi pintu masuk untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Jangan sampai hukum hanya tajam terhadap pekerja di lapangan, sementara aktor yang diduga menikmati keuntungan terbesar justru tidak tersentuh. Kini bola berada di tangan aparat penegak hukum. Apakah kawasan Km 33 akan benar-benar ditertibkan, atau aktivitas illegal drilling tersebut akan terus tumbuh menjadi industri minyak ilegal yang semakin besar? Publik menunggu jawaban dan tindakan nyata. Penulis Tim

Read More

Polri Bersama TNI dan Stakeholder Gerak Cepat Tangani Karhutla di Sarolangun

Tajam24Jam.Com Jambi, 27 Agustus 2026 – Polri bersama TNI, pemerintah daerah, BPBD dan Damkar bergerak cepat melakukan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Sungai Abang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Kamis (27/8/2026). Kegiatan groundcheck dan pemadaman hotspot tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE, didampingi Kepala BPBD Provinsi Jambi H. Bachyuni Deliansyah, SH, MH, serta Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH. Kegiatan tersebut diikuti oleh Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han, Kajari Sarolangun Taufik, SH, MH, Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Angga Luvyanto, MH, Kasat Samapta Polres Sarolangun AKP Adi Prayitno, SH, Kaban Kesbangpol Sarolangun M. Hudri, S.Pdi., M.Pdi, Kabid BPBD Sarolangun Yen Aswadi, S.Sos, Camat Sarolangun Ilham Akbar Syaihu, serta Kades Sungai Abang Kholil Khusairi. Selain itu, turut terlibat KBO Sat Intelkam Polres Sarolangun Ipda Edi Junaidi, SH, lima personel Sat Brimob Yon B Por Polda Jambi, personel Polres Sarolangun, personel TNI, BPBD dan Damkar Sarolangun. Dalam kegiatan tersebut, personel Polri bersama unsur terkait melakukan pengecekan langsung terhadap lokasi hotspot, memantau kondisi lahan yang terbakar, serta melakukan pemadaman terhadap titik api dan bara yang masih ditemukan. Penanganan juga diperkuat dengan water bombing serta penaburan dan penyiraman Hartindo AF3. Dari hasil pengecekan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 50 hektare. Lahan tersebut merupakan lahan milik/desa yang saat ini tidak dikelola oleh masyarakat Desa Sungai Abang. Berkat respons cepat dan sinergitas seluruh unsur di lapangan, hingga pukul 14.45 WIB, hotspot atau api di lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan. Tim gabungan kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi kembali memicu kebakaran. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Kapolda Jambi menekankan pentingnya kecepatan respons dan sinergitas seluruh stakeholder dalam menangani setiap potensi Karhutla. “Polri bersama TNI, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder tentunya selalu bergerak cepat dan bersinergi dalam setiap penanganan Karhutla. Begitu ada informasi hotspot, akan segera dilakukan groundcheck, pemadaman dan pendinginan agar api tidak berkembang dan meluas,” ujar Kabid Humas Polda Jambi. Menurutnya, keterlibatan aktif personel Polri bersama seluruh unsur terkait merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan menjaga lingkungan dari dampak Karhutla. “Bapak Kapolda sangat mengapresiasi sinergitas seluruh unsur yang turun langsung ke lapangan. Api telah berhasil dipadamkan dan saat ini proses pendinginan masih dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala. Polri akan terus melakukan monitoring dan siap merespons setiap laporan terkait Karhutla,” jelasnya Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan. “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan melakukan pembakaran lahan, dan apabila menemukan titik api segera laporkan kepada kepolisian atau petugas terkait agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Satgas Terpadu Karhutla Sarolangun Padamkan Karhutla di Areal Plasma PT BKS, Pendinginan Terus Dilakukan

Tajam24Jam.Com SAROLANGUN, 25 Agustus 2026 – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Sarolangun terus dilakukan secara terpadu. Personel Satgas Terpadu Karhutla Kabupaten Sarolangun kembali melaksanakan pemadaman di titik HS Areal Plasma PT BKS, Desa Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam, selasa (25/8/2026). Kegiatan pemadaman tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris, S.Sos., M.H., didampingi Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H, unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Sarolangun, TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, serta Tim Satgas Karhutla PT BKS. Dalam penanganan di lapangan, personel dibagi ke dalam sejumlah kelompok untuk melakukan pemadaman secara serempak di beberapa titik. Selain itu, petugas juga melanjutkan pembuatan sekat kanal serta melakukan pemantauan dan pendinginan di area terdampak guna memastikan tidak terdapat lagi titik api maupun bara yang berpotensi kembali terbakar. Satgas juga terus berkoordinasi dengan pihak PT BKS untuk memastikan pemantauan dilakukan secara berkala dan berkelanjutan di wilayah yang sebelumnya terbakar. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi munculnya kembali titik api. Selain penanganan Karhutla, Gubernur Jambi turut menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar dan personel yang melaksanakan tugas di lokasi. Kapolres Sarolangun juga membagikan masker kepada warga sebagai langkah perlindungan terhadap dampak asap akibat Karhutla. Sementara itu, lokasi yang terbakar telah dipasang police line untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha maupun masyarakat. “Polda Jambi bersama seluruh unsur terkait terus berkomitmen melakukan penanganan Karhutla secara maksimal. Tidak hanya pemadaman, tetapi juga pendinginan, pemantauan pascakebakaran dan langkah pencegahan agar api tidak kembali muncul,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Ia menegaskan, keberhasilan pemadaman tidak hanya diukur dari hilangnya api, tetapi juga dari kepastian bahwa lokasi benar-benar aman dan tidak menyisakan bara yang dapat memicu kebakaran kembali. “Personel di lapangan kami minta tetap melakukan pendinginan dan pemantauan secara menyeluruh. Koordinasi dengan pihak perusahaan dan masyarakat juga harus terus dilakukan. Jika ditemukan adanya dugaan tindak pidana pembakaran, tentu akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya. Hingga pukul 16.00 WIB, kondisi di lokasi dilaporkan api sudah tidak terlihat dan dinyatakan padam. Meski demikian, tim Satgas Terpadu Karhutla masih melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan seluruh titik terdampak benar-benar aman. Polda Jambi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan Karhutla. Penanganan secara cepat dan terpadu diharapkan dapat mencegah kebakaran meluas serta menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Satgas Karhutla, Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran hutan dan lahan.

Tajam24Jam.Com SAROLANGUN, 21 Agustus 2026 — Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Penanggulangan Karhutla Provinsi Jambi memimpin rapat koordinasi Tim Satgas Karhutla Provinsi Jambi di Rumah Dinas Bupati Sarolangun, Jumat (21/8/2026). Rapat tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang meningkatkan risiko munculnya titik api di sejumlah wilayah Jambi. Pemerintah dan Satgas Karhutla Jambi sebelumnya juga terus memperkuat kesiapsiagaan serta pengendalian karhutla secara terpadu. Rakor dihadiri Bupati Sarolangun, Kapolres Sarolangun, Kejari Sarolangun, Staf Ahli Bidang Ekonomi Kabupaten Sarolangun, Asisten Pemerintahan Pemkab Sarolangun, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Daops Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya. Dalam rapat tersebut, Brigjen TNI Nyamin menekankan pentingnya pencegahan dan respons cepat sebagai kunci utama dalam mengatasi karhutla. Setiap informasi mengenai titik panas maupun potensi kebakaran harus segera diverifikasi di lapangan dan ditindaklanjuti secara terpadu agar api tidak berkembang dan meluas. “Penanganan karhutla harus dilakukan bersama-sama. Jangan menunggu api membesar. Setiap potensi kebakaran harus segera ditangani dengan mengerahkan seluruh kemampuan dan sumber daya yang ada,” tegasnya. Selain itu, Satgas juga membahas penguatan patroli dan pemantauan wilayah rawan, kesiapan personel dan peralatan, koordinasi antarlembaga, serta langkah pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Danrem mengingatkan bahwa karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi dapat menimbulkan dampak luas terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, transportasi, kualitas udara, serta kelangsungan kehidupan sosial masyarakat. Asap pekat akibat karhutla juga berpotensi mengganggu jarak pandang dan aktivitas penerbangan.Asap kebakaran dapat menurunkan kualitas udara dan meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan. Karena itu, seluruh unsur Satgas diminta meningkatkan kewaspadaan, mempercepat penanganan setiap laporan kebakaran, melakukan pendinginan dan pemantauan pascapemadaman, serta memastikan tidak terjadi kebakaran susulan. Melalui rakor tersebut, Satgas Karhutla Provinsi Jambi menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan penanganan karhutla yang cepat, terpadu dan efektif. “Cegah sebelum meluas, tangani dengan cepat, dan lindungi masyarakat serta lingkungan.” (Penrem 042/GAPU) Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Mantapkan Pengabdian Prajurit di Kodim 0420/ Sarko

Tajam24Jam.Com Sarolangun, 21 Agustus 2026 — Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kodim 0420/Sarko, Jumat (21/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme, soliditas, dan semangat pengabdian prajurit dalam menjalankan tugas bagi negara dan masyarakat. Dalam kunker tersebut, Danrem 042/Gapu didampingi Ketua Persit KCK Koorcabrem 042 PD XX/TIB. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Dandim 0420/Sarko beserta jajaran pejabat Kodim dan Persit KCK. Di hadapan prajurit TNI, PNS, dan Persit KCK, Danrem memberikan pengarahan sekaligus motivasi agar seluruh personel terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, menjaga disiplin, profesionalisme, serta memberikan pengabdian terbaik di tengah masyarakat. Danrem menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh soliditas, kekompakan, loyalitas, dan kepedulian seluruh keluarga besar satuan. “Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, terus berbuat yang terbaik, dan jadikan pengabdian kepada negara serta masyarakat sebagai prioritas,” pesan Danrem. Danrem juga mengajak seluruh prajurit dan PNS untuk terus meningkatkan kinerja serta menjaga nama baik satuan. Sementara kepada Persit KCK, ditekankan pentingnya memberikan dukungan positif kepada suami dalam menjalankan tugas sekaligus menjaga keharmonisan keluarga. Kunker tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mempererat komunikasi antara pimpinan dan jajaran satuan, serta memastikan seluruh personel memiliki semangat dan kesiapan yang sama dalam menghadapi dinamika tugas di wilayah. Melalui kunjungan kerja ini, Danrem 042/Gapu berharap keluarga besar Kodim 0420/Sarko semakin solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat serta mendukung tugas pokok TNI AD. “Profesional dalam bertugas, solid dalam kebersamaan, dan tulus dalam pengabdian.” (Penrem 042/GAPU) Penulis Tim

Read More

Perkuat Ketahanan Masyarakat, BNNP Jambi Gandeng Densus 88 Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Cegah Radikalisme di Sarolangun

Tajam24Jam.Com SAROLANGUN, 7 Agustus 2026 – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi bersama Densus 88 Antiteror Polri dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, paham radikal, dan terorisme melalui audiensi serta Sosialisasi Akbar yang digelar di Rumah Dinas Bupati dan Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun, Jumat (7/8/2026). Kegiatan dipimpin langsung Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin, S.I.K., yang terlebih dahulu melakukan audiensi bersama Bupati Sarolangun H. Hurmin, S.E., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi Akbar Pencegahan Paham Radikal dan Terorisme serta Bahaya Narkoba yang dihadiri Kasatgaswil Densus 88 AT Polri Kombes Pol. Beri Diatra, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., CHRA., Dansat Brimob Polda Jambi Kombes Pol. Budi Hidayat, S.I.K., Kapolres Sarolangun AKBP Wedy Oktariansyah, S.I.K., M.H., para staf ahli bupati, kepala OPD, unsur TNI, Kementerian Agama, camat, lurah, kepala desa, sekretaris desa, Bhabinkamtibmas, hingga pelajar dan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Sarolangun dan Kapolres Sarolangun menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).Pada kesempatan tersebut, Kepala BNNP Jambi menyerahkan Piagam Penghargaan P4GN kepada Bupati Sarolangun sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam mendukung pelaksanaan program P4GN. Dalam pemaparannya, Brigjen Pol. Asep Saepudin menyampaikan materi bertajuk “Mewujudkan Indonesia Emas 2045 Melalui Ketahanan Masyarakat terhadap Ancaman Narkotika.” Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk membangun karakter yang sehat, berprestasi, serta memiliki daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkotika. Selain memaparkan perkembangan situasi peredaran narkotika di Indonesia dan Provinsi Jambi, Kepala BNNP Jambi juga mengingatkan masyarakat mengenai ancaman baru berupa vape ilegal yang mengandung zat etomidate atau dikenal dengan istilah “vape zombie”. Menurutnya, penggunaan produk ilegal tersebut dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan dan berpotensi menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkotika. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah tergiur mencoba narkoba maupun produk ilegal lainnya. BNNP Jambi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dengan melaporkan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika melalui BNN Call Center 184. Sementara itu, Kasatgaswil Densus 88 AT Polri Kombes Pol. Beri Diatra menyampaikan materi mengenai pencegahan paham radikal dan terorisme. Materi tersebut diperkuat dengan testimoni mantan narapidana terorisme serta edukasi mengenai IRET, TCC, dan pencegahan perundungan sebagai bagian dari penguatan ketahanan masyarakat terhadap berbagai ancaman sosial. Kepala BNNP Jambi menegaskan bahwa keberhasilan perang melawan narkoba tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui edukasi, pemberdayaan, serta pembentukan Relawan Anti Narkoba sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara BNN, Polri, pemerintah daerah, institusi pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan Kabupaten Sarolangun yang tangguh terhadap ancaman narkotika, radikalisme, dan terorisme sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. Penulis Tim

Read More

Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Tutup Karya Bakti Skala Besar Kodim 0420/Sarko

Tajam24Jam.Com Sarolangun, 27 Juli 2026 – Panglima Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, secara resmi menutup pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar Kodim 0420/Sarko. Upacara Penutupan dipusatkan di Lapangan Gunung Kembang Sarolangun, Senin (27/7/2026) Turut hadir, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, Bupati Sarolangun, para Asisten Kodam XX/TIB, para Kasi Korem 042/Gapu, Dandim 0420/Sarko, unsur Forkopimda kabupaten, pimpinan OPD kabupaten, serta tamu undangan lainnya. Karya Bakti Skala Besar Kodim 0420/Sarko merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah. Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kemanusiaan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Usai memimpin upacara penutupan, Pangdam menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat berupa kursi roda, kaki palsu, serta paket bahan pokok bagi keluarga yang memiliki anak berisiko stunting. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat. Kegiatan dilanjutkan peninjauan ke sejumlah sasaran fisik hasil Karya Bakti Skala Besar. Pangdam meninjau pembangunan jembatan gantung yang menjadi akses penghubung bagi masyarakat, renovasi RTLH, pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, serta menyerahkan tali asih kepada warga penerima manfaat secara langsung. Selain pembangunan fisik, program ini juga melaksanakan berbagai sasaran nonfisik berupa pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan kegiatan bakti sosial lainnya. Dalam amanatnya, Mayjen TNI Arief Gajah Mada menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar Kodim 0420/Sarko. Menurutnya, keberhasilan program ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat yang bergotong royong menyelesaikan setiap sasaran kegiatan. Pangdam juga berharap seluruh hasil pembangunan yang telah diwujudkan dapat dimanfaatkan, dirawat, dan dipelihara secara bersama-sama agar memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat. Dengan demikian, pembangunan yang telah dilaksanakan tidak hanya menjadi hasil pekerjaan semata, tetapi juga menjadi aset yang mampu meningkatkan aktivitas sosial maupun perekonomian warga. Melalui Karya Bakti Skala Besar Kodim 0420/Sarko, TNI terus memperkuat kemanunggalan dengan rakyat melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penrem 042/Gapu Penulis Tim

Read More

Kasiter Korem 042/Gapu Tinjau Pembangunan Jembatan Program Karya Bakti Skala Besar TA 2026 di Sarolangun

Tajam24Jam.Com Sarolangun, 11 Juli 2026 – Dalam rangka memastikan pelaksanaan Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD Tahun Anggaran 2026 berjalan sesuai rencana, Kasiter Korem 042/Garuda Putih Kolonel Kav Endi Siswanto Yusuf melaksanakan peninjauan pembangunan jembatan di Kabupaten Sarolangun, Jumat (11/7/2026). Kegiatan peninjauan didampingi Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han., Kasdim 0420/Sarko Mayor Inf Abdul Aziz Efendi, para Danramil jajaran, serta Babinsa di wilayah setempat. Peninjauan dilaksanakan di dua lokasi sasaran pembangunan, yakni jembatan di Desa Muara Danau dan Desa Pulau Aro, Kecamatan Pelawan. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan di lapangan, memastikan kualitas pembangunan, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang berpotensi menghambat penyelesaian pekerjaan. Kasiter Korem 042/Gapu menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan salah satu sasaran strategis Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian maupun perkebunan. Sementara itu, Dandim 0420/Sarko menyampaikan bahwa jajaran Kodim terus melaksanakan pengawasan dan pendampingan secara intensif agar seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Usai melaksanakan peninjauan lapangan, rombongan melaksanakan evaluasi guna memastikan seluruh sasaran fisik Program Karya Bakti Skala Besar TA 2026 dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan. Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD merupakan wujud nyata pengabdian TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. (Penrem 042/Gapu) Penulis Tim

Read More

Bakti TNI AD Untuk Rakyat, Danrem 042/Gapu Resmikan Karya Bakti Skala Besar di Sarolangun

Tajam24Jam.Com SAROLANGUN, 29 Mei 2026 – Komandan Korem 042/Gapu, Brigjen TNI Nyamin secara resmi membuka kegiatan Karya Bakti Skala Besar TNI AD Tahun 2026 di Lapangan Gunung Kembang Kab. Sarolangun, Jumat (29/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI AD bersama pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok desa. Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Bupati beserta unsur fokopinda Kabupaten Sarolangun, para Kasi Korem 042/Gapu, Dandim 0420/Sarko, jajaran TNI-Polri, kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta masyarakat setempat. Dalam amanatnya, Danrem 042/Gapu menyampaikan bahwa Karya Bakti Skala Besar TNI AD yang dilaksanakan mulai 29 Mei hingga 28 Juli 2026 merupakan implementasi nyata komitmen negara dalam mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI AD di tengah rakyat, tidak hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga sebagai solusi dan motor penggerak pembangunan bersama pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat,” ujar Danrem. Danrem menegaskan, tema kegiatan tahun ini yakni “Bakti TNI AD Untuk Rakyat Dalam Rangka Menguatkan Ketahanan Wilayah di Sarolangun Provinsi Jambi” mengandung makna bahwa seluruh program yang dilaksanakan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah melalui pembangunan fisik maupun nonfisik. Adapun sasaran fisik dalam program Karya Bakti Skala Besar TNI AD TA 2026 meliputi perbaikan infrastruktur guna memperlancar mobilitas masyarakat dan mendukung konektivitas wilayah, pembangunan RTLH, pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih, renovasi fasilitasi umum, serta pembangunan MCK untuk warga setempat. Sementara itu, pada sasaran nonfisik dilaksanakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan seperti bakti kesehatan, seperti operasi katarak, donor darah dan lain-lain, pemberian nutrisi untuk mencegah anak stunting, bakti sosial berupa paket sembako, penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan hingga kegiatan gotong-royong lingkungan. Danrem juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektoral sebagai kunci utama keberhasilan pembangunan. Menurutnya, semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia harus terus dipelihara untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan bakti sosial berupa paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian dan perhatian TNI AD terhadap masyarakat di wilayah Kabupaten Sarolangun. (Penrem 042/Gapu) Penulis Tim

Read More