POLSEK TELANAIPURA BEKUK DPO CURAS PASAR ANGSO DUO BARU, RP 31 JUTA DIRAMPAS DAN KORBAN DITUSUK

Tajam24Jam.Com JAMBI, 19 Oktober 2026 – Unit Reskrim Polsek Telanaipura Polresta Jambi berhasil mengamankan DPO pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) di Pasar Angso Duo Baru Blok A, Kel. Legok, Kec. Danau Sipin, Kota Jambi, pada Senin (19/10/2026). Pengungkapan berdasarkan Laporan Polisi tanggal 23 Desember 2024. Kapolsek Telanaipura menjelaskan, peristiwa terjadi pada Jumat 13 Desember 2024 sekira pukul 11.30 WIB. Saat itu korban yang hendak menyetorkan uang dagangan telur sebesar Rp 31.000.000 ke Bank BRI dihadang beberapa orang di Blok A Pasar Angso Duo Baru. Salah satu pelaku mengancam dengan pisau dari belakang dan menusuk korban di pinggang kanan. Uang Rp 31 juta dirampas dan pelaku melarikan diri. Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara. Setelah menjadi buron, tersangka berinisial S (32) warga Legok berhasil diamankan. Unit Reskrim Polsek Telanaipura mendapat informasi bahwa tersangka sedang diamankan di Ditresnarkoba Polda Jambi dan akan menjalani rehabilitasi TAT di BNNP Jambi. Kanit Reskrim bersama Tim Opsnal kemudian mengawal proses TAT hingga selesai dan menjemput tersangka di balai rehabilitasi di Simpang Rimbo, Alam Barajo, Kota Jambi, selanjutnya dibawa ke Polsek Telanaipura untuk penyidikan lebih lanjut. Tersangka dikenakan Pasal 365 ayat 1 dan 4 KUHPidana atau Pasal 479 ayat 1 dan 4 UU No.1 Tahun 2023 tentang KUHPidana Baru. Saat ini tersangka diamankan di Polsek Telanaipura dan penyidik akan berkoordinasi dengan JPU Kejari Jambi untuk pemberkasan Tahap I. Penulis Tim

Read More

POLSEK TELANAIPURA POLRESTA JAMBI UNGKAP KASUS PENGANIAYAAN YANG MENGAKIBATKAN KORBAN MENINGGAL DUNIA, PELAKU BERHASIL DIAMANKAN

Tajam24Jam.Com JAMBI, 6 Oktober 2026 – Jajaran Polsek Telanaipura, Polresta Jambi, Polda Jambi bergerak cepat mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang yang terjadi di wilayah Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, S.I.K., M.M. melalui Kapolsek Telanaipura AKP Amran, S.H., M.H. membenarkan pengungkapan tersebut. “Benar, pada hari Selasa 06 Oktober 2026 sekira pukul 15.00 WIB, kami berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial R alias M (50), terkait kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar Kapolsek. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin, 05 Oktober 2026 sekira pukul 15.30 WIB di RT 01 Kelurahan Penyengat Rendah. Korban diketahui bernama *Yakub bin Bakri (37), warga setempat yang berprofesi sebagai buruh. Berdasarkan Laporan Polisi tentang penganiayaan dengan senjata tajam. Setelah kejadian, korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa korban tidak tertolong. Tim Opsnal Polsek Telanaipura yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Amran, S.H., M.H. bersama Kanit Reskrim IPDA Zulhadi, S.H. mendapatkan informasi dari SPKT Polda Jambi bahwa tersangka telah diserahkan oleh pihak keluarganya dan berada di SPKT Polda Jambi. Tanpa menunggu lama, tim langsung menuju SPKT Polda Jambi untuk menjemput dan mengamankan tersangka. Tersangka kemudian dibawa ke Mapolresta Jambi untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Adapun identitas tersangka adalah *R alias M (50), pekerjaan penjual ayam di Pasar Aurduri, beralamat di Jl. Jepang, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa: Atas perbuatannya, tersangka disangkakan dengan Pasal 458 ayat (1) dan/atau Pasal 466 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Kapolsek menambahkan, pihaknya akan melakukan pemberkasan dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum selanjutnya. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian. Mari bersama menjaga situasi kamtibmas di Kota Jambi agar tetap aman dan kondusif,” tutup AKP Amran. Penulis Tim

Read More

Cemburu Buta, Seorang Wanita di Jambi Tikam 2 Orang Pakai Pisau Pena – Polsek Telanaipura Amankan Pelaku

Tajam24Jam.Com Jambi, 30 September 2026 – Aksi penganiayaan yang dipicu rasa cemburu terjadi di Jalan MPU Sendok Rt.14 Kelurahan Solok Sipin Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi. Seorang wanita berinisial YA (37) nekat menusuk dua korban menggunakan pisau yang disamarkan dalam bentuk pena. Kapolsek Telanaipura Polresta Jambi AKP Amran,SH MH mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam (30/09/2026) sekira pukul 21.20 Wib. Berawal saat pelaku mendatangi rumah kontrakan korban dan langsung terlibat cekcok dengan seorang perempuan berinisial NRP (26). Pertengkaran dipicu karena pelaku cemburu melihat korban kedua menjalin hubungan asmara dengan seorang laki-laki yang juga dikenal pelaku. Saat pelapor berinisial S (46) yang berada di lokasi berusaha melerai pertengkaran tersebut, pelaku yang sudah terbakar emosi justru mengeluarkan senjata tajam berupa pena warna silver yang didalamnya terdapat pisau pipih tajam dan runcing, lalu menusuk pelapor di bagian lengan kiri dan melukai jari tangan kiri korban kedua. Akibat kejadian tersebut kedua korban mengalami luka tusuk dan segera melaporkan kejadian ke Polsek Telanaipura. Mendapat laporan dari warga adanya keributan di TKP, Tim Opsnal Polsek Telanaipura yang dipimpin Kanit Reskrim langsung mendatangi lokasi dan berhasil mengamankan pelaku yang masih berada di TKP tanpa perlawanan. “Pelaku berhasil kita amankan di TKP. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Motifnya karena cemburu,” ujar Kapolsek Telanaipura. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 buah pena warna silver yang dimodifikasi berisi pisau. Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Telanaipura untuk proses penyidikan lebih lanjut. Terhadap pelaku disangkakan Pasal 466 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana tentang penganiayaan. Kapolsek Telanaipura mengimbau masyarakat agar menyelesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin dan tidak melakukan kekerasan. “Jangan main hakim sendiri dan jangan menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Jika ada persoalan, segera laporkan ke Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat,” tutup Kapolsek. Penulis Tim

Read More

Polsek Telanaipura Ungkap Kasus Curanmor Honda Scoopy di Depan Butik Telanaipura

Tajam24Jam.Com POLRESTA JAMBI, 24 September 2026 – Polsek Telanaipura Polresta Jambi berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang terjadi di halaman depan Maima Butik, Kelurahan Telanaipura, Kota Jambi. Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, S.I.K., M.M melalui Kapolsek Telanaipura AKP AMRAN ,SH,MH membenarkan pengungkapan tersebut. Kejadian bermula pada Selasa, 16 September 2026 sekira pukul 12.00 WIB. Korban seorang karyawan butik berinisial M.E.P (24) memarkirkan sepeda motor Honda Scoopy warna hitam BH 3811 AA di depan tempatnya bekerja sejak pagi. Saat korban meninggalkan meja kasir menuju bagian belakang butik selama kurang lebih 15 menit, sepeda motor milik korban yang kunci kontaknya tertinggal di motor raib digondol pelaku. Aksi pelaku terekam jelas oleh kamera CCTV di lokasi. “Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp15 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Telanaipura,” ujar Kapolsek. Berbekal rekaman CCTV, Tim Opsnal Polsek Telanaipura melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku. Kedua pelaku berhasil diamankan di seputaran Simpang IV Sipin, Kelurahan Telanaipura, Kota Jambi. Adapun pelaku yang diamankan yakni pria berinisial A.Y als A (20) dan wanita berinisial D.O als D (38), keduanya warga Kabupaten Batanghari. Dari hasil interogasi, sepeda motor hasil curian telah dijual oleh pelaku ke wilayah Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui transaksi jual beli di media sosial Facebook. Saat ini petugas masih melakukan penelusuran untuk menemukan barang bukti sepeda motor tersebut. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekaman CCTV, STNK kendaraan, serta beberapa barang berupa tas dan pakaian yang dibeli pelaku dari hasil penjualan motor curian. Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Mapolsek Telanaipura untuk proses penyidikan lebih lanjut dan akan dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) huruf g KUHP Pidana UU No.1 Tahun 2023 tentang Pencurian Dengan Pemberatan. Penulis Tim

Read More

Bhabinkamtibmas Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Simpang IV Sipin, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Tajam24Jam.Com JAMBI, 25 Agustus 2026 — Bhabinkamtibmas Kelurahan Simpang IV Sipin, Polsek Telanaipura, menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Sekretariat Purna Ceraka Muda Indonesia (PCMI), Jalan A. Thalib RT 26, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Selasa (25/8/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut turut dihadiri Babinsa dan Camat Telanaipura. Dari jajaran Polsek Telanaipura, hadir Bhabinkamtibmas Kelurahan Simpang IV Sipin, Aipda Solihin. Kehadiran unsur TNI-Polri dan pemerintah kecamatan dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi dengan masyarakat. Selain menghadiri kegiatan, keberadaan Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif. Kapolsek Telanaipura AKP Amran, SH, MH, melalui kegiatan tersebut menekankan pentingnya kehadiran personel kepolisian dalam berbagai kegiatan masyarakat sebagai bentuk pelayanan, perlindungan dan pengayoman. Selama kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif. Penulis Tim

Read More

Polsek Telanaipura Ungkap Empat Kasus Kriminal, Pelaku Penganiayaan hingga Curanmor Dibekuk

Tajam24Jam.Com JAMBI, 30 Juli 2026 – Polsek Telanaipura, Polresta Jambi, berhasil mengungkap empat kasus tindak pidana berbeda sepanjang Juli 2026. Kasus yang berhasil diungkap meliputi penganiayaan, dua kasus pencurian dengan pemberatan (curat), serta kepemilikan senjata tajam tanpa hak. Seluruh tersangka telah diamankan untuk menjalani proses hukum. Informasi ini sesuai dengan rilis resmi Polsek Telanaipura, Kamis 30/7/2026. Kasus pertama adalah penganiayaan yang terjadi di kawasan Pasar Angso Duo, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, pada 22 Juli 2026 sekitar pukul 06.30 WIB. Korban, Rokimi (37), mengalami luka tusuk di bagian punggung kiri dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Polisi menangkap tersangka berinisial SP (53) dan menyita sebilah pisau sepanjang 20 sentimeter sebagai barang bukti. Tersangka dijerat Pasal 466 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Kasus kedua merupakan pencurian dengan pemberatan terhadap seorang nasabah bank di Jalan Mayjen H.J. Singadekane, Telanaipura, pada 1 Juli 2026. Korban kehilangan tas berisi uang tunai Rp3 juta setelah kaca mobilnya dipecahkan saat berhenti di rumah makan. Berkat bantuan warga, pelaku berinisial MK (45) berhasil diamankan di lokasi sebelum diserahkan kepada polisi. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai, telepon genggam, serta pecahan kaca kendaraan. Pelaku dijerat Pasal 477 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Kasus ketiga adalah kepemilikan senjata tajam tanpa hak yang terjadi di sekitar Jembatan Aur Duri I, Kelurahan Teluk Kenali, pada 22 Juli 2026. Berawal dari laporan warga mengenai seorang pria yang diduga meminta uang kepada sopir mobil mogok, personel Polsek Telanaipura melakukan penggeledahan dan menemukan sebilah pisau sepanjang 19 sentimeter yang disimpan di jaket pelaku berinisial AF (46). Polisi langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti untuk diproses sesuai Pasal 307 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Sementara itu, kasus keempat adalah pencurian dengan pemberatan yang menimpa dua anak di Jalan MPU Gandring, Kelurahan Solok Sipin. Kedua korban kehilangan telepon genggam saat sedang bermain pada 28 Juni 2026. Setelah dilakukan penyelidikan, Tim Opsnal berhasil menangkap tersangka berinisial RA (22). Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa telepon genggam, kotak ponsel, flashdisk, dan satu unit sepeda motor yang diduga digunakan pelaku saat beraksi. Tersangka dijerat Pasal 477 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Kapolsek Telanaipura AKP Amran, S.H., M.H. menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli, penyelidikan, dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Telanaipura. Penulis Tim

Read More

5 Bulan Menggantung di Polsek Telanaipura, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Eks Karyawan Toyota Jambi Ary Anggara Masih Gelap

Tajam24Jam.Com Jambi, 24 Juli 2026 – Sudah hampir lima bulan sejak laporan resmi dilayangkan ke Polsek Telanaipura pada 3 Maret 2026. Namun, hingga saat ini, penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah dengan pelapor Ary Anggara, mantan staf General Affair PT Agung Automall Toyota Cabang Jambi Sipin, dinilai jalan di tempat tanpa kejelasan yang pasti. Bersama tim kuasa hukumnya dari Sena Neranda & Partners, Ary Anggara kembali mendatangi Mapolsek Telanai pada Jum’at, 24 Juli 2026. Kedatangan mereka bukan tanpa alasan, mereka mendesak aparat kepolisian agar segera memberikan kepastian hukum dan meningkatkan status penyelidikan ke tahap penyidikan. Kasus bermula dari sebuah rapat revisi yang digelar pada akhir Januari 2026 antara manajemen PT Agung Automall Toyota Cabang Jambi Sipin dan pihak vendor outsourcing. Dalam rapat tersebut, Ary secara mengejutkan dipanggil dan dituduh melakukan pelanggaran berat oleh atasannya berinisial T di hadapan para peserta rapat dan pihak ketiga. Tudingan yang dialamatkan meliputidugaan meminta uang pelicin sebesar Rp 60 juta terkait proyek outsourcing, dugaan meminta dana dengan mencatut nama atasan untuk kegiatan di Batam, serta dugaan penggunaan dana vendor sebesar Rp 10 juta. “Tuduhan itu disampaikan secara langsung tanpa ada ruang klarifikasi terlebih dahulu bagi klien kami. Ini bukan sekadar teguran internal, tapi pembunuhan karakter di depan pihak ketiga,” tegas Kuasa Hukum Ary Anggara, Sena Neranda, S.H. Akibat tudingan tanpa dasar ini, dampak yang dirasakan Ary Anggara sangat masif dan merusak kehidupannya secara sosial maupun profesional. Merasa harkat dan martabatnya diinjak-injak, Ary Anggara akhirnya menempuh jalur hukum dengan melaporkan atasannya, T, ke Polsek Telanaipura atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan atau fitnah. Kini, setelah hampir lima bulan laporan berjalan, pihak Ary Anggara mendesak penyidik Polsek Telanaipura untuk bekerja lebih transparan, objektif dan profesional dalam mengusut tuntas perkara ini. ​”Kedatangan kami ke Polsek Telanai adalah untuk meminta penanganan yang transparan dan memohon kepastian hukum atas laporan ini,” pungkas Sena Neranda. Redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak Polsek Telanaipura terkait laporan Ary Anggara, mantan staf General Affair PT Agung Automall Toyota Cabang Jambi Sipin tersebut. Penulis Tim

Read More

Respon Cepat Laporan call center 110 Polresta Jambi Evakuasi Terduga Pelaku Pelecehan

Tajam24Jam.Com Jambi, 11 Januari 2026 – Personel Piket Pamapta II Ipda Febri Erlando S.H. Polresta Jambi bersama dengan Piket Reskrim, Intelkam, dan anggota Polsek Telanaipura merespons cepat laporan masyarakat melalui layanan 110 terkait dugaan tindak pelecehan yang terjadi di Lorong Gotong Royong, Kecamatan Telanaipura, tepatnya di belakang Kampus STMIK Jambi, Minggu (11/01/2026). Kejadian bermula sekitar pukul 23.00 WIB, saat warga mengamankan seorang pria yang diduga melakukan tindakan asusila. Setibanya di lokasi, petugas menemukan massa telah mengerumuni terduga pelaku. Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas langsung mengevakuasi pria tersebut yang diketahui berinisial DH. Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., membenarkan peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya langsung membawa terduga pelaku ke Polresta Jambi guna proses pemeriksaan lebih lanjut. “Kami mengapresiasi peran serta masyarakat dalam menyampaikan informasi, Tindakan cepat ini menunjukkan sinergi positif antara warga dan kepolisian, Saat ini, kami masih mendalami kasus untuk memastikan fakta-fakta yang ada,” ujar Kapolresta. Beliau juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak main hakim sendiri, dan mempercayakan penanganan hukum kepada pihak berwenang. Kasus ini akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku. Penulis Tim

Read More