Wakapolda Jambi Berikan Arahan Kepada Personel Polresta Jambi dan Polres Tanjung Jabung Timur, Tekankan Profesionalisme dan Mitigasi Konflik

Tajam24Jam.Com JAMBI, 13 Februari 2026 – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jambi, Brigjen Pol. B Ali, memberikan arahan di Polresta Jambi dan Polres Tanjung Jabung Timur pada Jumat (13/2/2026). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka memberikan arahan langsung kepada personel, memperkuat pengawasan internal, serta memastikan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan optimal di wilayah hukum Polda Jambi. Kegiatan diawali dengan apel pagi di Mapolresta Jambi yang dihadiri para Pejabat Utama Polda Jambi dan seluruh personel Polresta Jambi. Turut hadir Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Riviyanto, Dir Intelkam Polda Jambi Kombes Pol. Yuli Haryudo, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, Dir Pam Obvit Polda Jambi Kombes Pol. Bachtiar Alponso, Dir Polairud Polda Jambi Kombes Pol. Dhovan Oktavianton, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, serta para PJU dan personel. Dalam arahannya, Wakapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang hadir dan menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi dinamika wilayah Jambi yang memiliki banyak potensi tambang dan perusahaan. “Wilayah Provinsi Jambi memiliki banyak potensi tambang dan perusahaan. Oleh karena itu, khususnya jajaran intelijen agar mampu memetakan dan mengidentifikasi potensi konflik, termasuk wilayah rawan, serta menyiapkan langkah mitigasi secara tepat,” tegasnya. Selain itu, Brigjen Pol. B. Ali menekankan pentingnya koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi antar satuan kerja maupun dengan instansi terkait. Ia juga mengingatkan agar para pimpinan terbuka menerima masukan dari anggota. Ia juga menginstruksikan para Kapolsek untuk memastikan Mapolsek tidak dalam keadaan kosong serta melakukan pengecekan rutin terhadap tahanan guna menghindari kelalaian dalam pelaksanaan tugas. “Saya berharap setiap tindakan dan perbuatan anggota Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. Selanjutnya, Wakapolda Jambi melanjutkan kunjungan kerja dengan melaksanakan tatap muka dan memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Tanjung Jabung Timur. Dalam arahannya, ia kembali menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme, disiplin, dan integritas sebagai anggota Polri. Wakapolda mengingatkan agar setiap personel mampu menjadi teladan di tengah masyarakat serta responsif terhadap dinamika kamtibmas yang berkembang. Ia juga mengajak seluruh personel untuk meningkatkan kinerja, memperkuat soliditas internal, serta menjaga sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keberhasilan tugas kepolisian sangat bergantung pada kerja sama, loyalitas, dan komitmen bersama. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Hm Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyebutkan bahwakegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat komunikasi antara pimpinan dan anggota, sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah hukum Polda Jambi. Penulis Tim

Read More

Desak Transparansi dan Mundurnya Kabid SMP, AWaSI Jambi Gelar Aksi Damai di Dinas Pendidikan Tanjab Timur

Tajam24Jam.Com Jambi, 16 Januari 2026 – Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWaSI) Provinsi Jambi menyampaikan pemberitahuan resmi kepada Polda Jambi terkait rencana aksi unjuk rasa damai pada Senin, 19 Januari 2026, pukul 11.00 WIB hingga selesai, bertempat di Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Aksi tersebut digelar untuk menyoroti dugaan penyimpangan dalam Pengadaan Meubelair SMP Tahun Anggaran 2024 yang bersumber dari DAK dan APBD dengan nilai anggaran sekitar Rp3,22 miliar. Ketua Umum AWaSI Jambi, Erfan Indriyawan, SP, menyoroti sedikitnya 17 dugaan penyimpangan dalam pengadaan meubelair SMP Tahun Anggaran 2024, mulai dari mark-up harga hingga indikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dugaan tersebut meliputi penurunan spesifikasi barang di bawah standar, pengurangan jumlah meubelair di banyak sekolah, serta dugaan tekanan terhadap kepala sekolah agar menandatangani Berita Acara Serah Terima meskipun barang tidak sesuai kontrak. Selain itu, ditemukan indikasi pekerjaan fiktif, laporan administrasi yang dimanipulasi, serta pengadaan yang tidak melalui proses lelang transparan. AWaSI Jambi juga menyoroti adanya dugaan pengondisian dan monopoli vendor, pengaturan lelang, manipulasi dokumen PBJ, hingga dugaan pemberian fee proyek kepada oknum tertentu. Seluruh rangkaian praktik tersebut dinilai sebagai bentuk kolusi, penyalahgunaan wewenang, dan perencanaan yang lalai, yang berpotensi menimbulkan kerugian negara serta mengarah pada indikasi TPPU. Menurut informasi yang dihimpun awak redaksi, Kabid SMP Dinas Pendidikan Tanjab Timur, Joko Parmono sedang menjalani pemeriksaan di Polda Jambi. Dalam aksi tersebut, AWaSI Jambi akan menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain: AWaSI Jambi menegaskan aksi tersebut akan dilaksanakan secara damai sebagai bentuk kontrol sosial dan berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti dugaan penyimpangan tersebut secara profesional dan transparan. AWaSI Jambi juga berencana akan menggelar aksi lanjutan di Polres Tanjung Jabung Timur dan Kantor Bupati Tanjung Jabung Timur beberapa waktu kedepan. Penulis Tim

Read More