Kapolres Bangka Barat Kawal Langsung Jalan Santai HUT PT TIMAH ke-49, Masyarakat Sambut Hangat Sosok Pemimpin Humanis

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 3 Agustus 2025 – Dalam semarak peringatan Hari Ulang Tahun PT TIMAH Tbk ke-49 yang dihelat di Komplek PT TIMAH Tbk Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (03/08/2025). sosok Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., kembali menjadi perhatian publik. Bukan sekadar menghadiri, Kapolres turun langsung ke lapangan, memimpin dan mengawal jalannya kegiatan jalan santai serta donor darah bersama ribuan masyarakat. Sejak pagi buta, AKBP Pradana telah berada di lokasi, memastikan seluruh sistem pengamanan berjalan optimal. Beliau meninjau titik-titik rawan, memberikan arahan kepada personel pengamanan, sekaligus memastikan kegiatan berlangsung lancar dan aman. Tidak hanya memantau dari kejauhan, Kapolres bahkan ikut berjalan kaki bersama ribuan warga, menyusuri rute sejauh 5 kilometer dengan semangat dan penuh kehangatan. Kehadirannya yang membumi, ramah, dan tanpa jarak, membuat masyarakat menyambut hangat dan antusias. Banyak warga yang secara spontan mengajak berfoto, menyapa, hingga berbincang santai sepanjang rute. Kapolres tampil sebagai sosok pemimpin yang bukan hanya menjaga, tetapi juga menyatu dengan masyarakat yang dipimpinnya. Disampaikan oleh PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, bahwa kegiatan pengamanan dilakukan oleh personel gabungan dari Polres Bangka Barat dan Polsek Mentok, yang dipimpin langsung oleh Kapolres sendiri. “Pengamanan kegiatan ini langsung dipimpin oleh Kapolres Bangka Barat, beliau turun langsung mengatur dan memantau kondisi di lapangan. Selain itu, beliau juga ikut jalan santai bersama masyarakat, ini bentuk nyata dari kepemimpinan yang humanis, dekat dengan rakyat, dan tetap menjaga wibawa sebagai aparat penegak hukum,” ujar Iptu Yos. Kehadiran Kapolres dalam kegiatan ini bukan hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menciptakan ikatan emosional antara Polri dan masyarakat. Warga merasakan kehadiran Polri tidak hanya sebagai pengamanan, tetapi sebagai sahabat dan bagian dari masyarakat itu sendiri. “Bapak Kapolres adalah sosok yang luar biasa. Beliau hadir, mengawal langsung, membaur tanpa sekat. Masyarakat menyambut beliau dengan penuh rasa hormat dan kehangatan. Ini membuktikan bahwa di hati masyarakat Bangka Barat, Kapolres bukan hanya pemimpin, tetapi juga figur yang sangat dicintai,” tambahnya. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Tak hanya jalan sehat, kegiatan donor darah pun berjalan sukses, mengumpulkan 30 kantong darah dari partisipasi sukarela masyarakat. AKBP Pradana Aditya Nugraha menunjukkan bahwa kehadiran seorang Kapolres tidak hanya soal tugas dan tanggung jawab, tetapi tentang kepekaan, kepedulian, dan keteladanan dalam membangun kedekatan serta kepercayaan publik. Penulis Tim

Read More

Membaur dan Dicintai Masyarakat, Kapolres Bangka Barat Hadiri dan Ikuti Jalan Santai HUT PT TIMAH Tbk ke-49

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 3 Agustus 2025 – Sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan Jalan Santai dan Donor Darah memperingati HUT PT TIMAH Tbk ke-49 yang berlangsung di Komplek PT TIMAH Tbk Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Minggu pagi (03/08/2025). Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., turut hadir dan membaur langsung bersama ribuan warga yang mengikuti kegiatan tersebut. Di tengah semarak ribuan peserta yang memadati rute jalan santai sepanjang 5 kilometer, Kapolres tampil bersahaja. Tanpa sekat, beliau berjalan santai di tengah masyarakat, menebar senyum, menyapa hangat, dan bahkan berfoto bersama warga yang antusias. Sosoknya yang ramah dan rendah hati menjadikan kehadirannya bukan hanya sebagai pejabat, namun sebagai pribadi yang benar-benar dicintai masyarakat. Disampaikan oleh PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, bahwa kehadiran dan partisipasi aktif Kapolres merupakan bentuk nyata pendekatan humanis Polri dalam merangkul masyarakat serta mendukung kegiatan yang positif dan membangun sinergi. “Bapak Kapolres tidak hanya datang sebagai tamu kehormatan, beliau benar-benar membaur dengan masyarakat, berjalan bersama, bercengkerama dengan warga, dan menunjukkan bahwa Polri selalu hadir bersama rakyat. Antusiasme masyarakat terhadap beliau luar biasa, ini menunjukkan betapa besar kecintaan masyarakat kepada figur beliau,” ujar Iptu Yos. Lebih dari sekadar menjaga keamanan, Polres Bangka Barat benar-benar hadir sebagai bagian dari masyarakat. Kehangatan suasana, kedekatan emosional antara Kapolres dan warga, serta sinergi yang terbangun di acara ini menjadi bukti nyata bagaimana kehadiran Polri dapat membawa rasa aman sekaligus rasa dekat yang menentramkan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan kondusif berkat pengamanan yang dipimpin langsung oleh jajaran Polres Bangka Barat dan Polsek Mentok. Personel disebar di berbagai titik untuk memastikan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi. “Kami bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan besar ini. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang tetap tertib dan penuh semangat. Kehadiran Polri tidak hanya untuk mengamankan, tapi juga untuk ikut merasakan kebersamaan dalam momen seperti ini,” pungkas Iptu Yos. Dari barisan warga hingga panggung hiburan, satu hal yang menjadi sorotan dalam kegiatan ini adalah sosok Kapolres Bangka Barat yang begitu membumi di tengah masyarakat. Figur pimpinan yang tegas, namun hangat dan dicintai rakyat — Kapolres yang benar-benar hadir di hati masyarakat Bangka Barat. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Lakukan Himbauan Penertiban Tambang Ilegal Jenis User di Perairan Tembelok Mentok Asin

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 2 Agustus 2025 – Polres Bangka Barat bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan penertiban melalui pola himbauan terhadap aktivitas tambang ilegal jenis “User” yang beroperasi di wilayah perairan laut Tembelok, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok, pada Sabtu (02/08/2025) pukul 10.00 WIB. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai langkah persuasif dalam menertibkan aktivitas tambang ilegal yang meresahkan dan merusak lingkungan. “Kami mengedepankan pola humanis dan persuasif dengan memberikan himbauan langsung kepada para pemilik dan pekerja tambang ilegal jenis user agar segera menghentikan seluruh aktivitasnya,” ujar Iptu Yos Sudarso. Dalam kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari Satpolairud Polres Bangka Barat, Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, Polsek Mentok, dan TNI AL Mentok tersebut, petugas mendatangi lokasi dan mengumpulkan masyarakat serta penambang yang berada di sekitar pantai untuk diberikan pemahaman terkait larangan dan dampak dari aktivitas tambang ilegal. “Kami sampaikan dengan tegas namun santun agar seluruh ponton ilegal segera ditarik dan wilayah perairan Tembelok dikosongkan. Kami juga meminta agar himbauan ini disampaikan kepada rekan-rekan mereka yang tidak hadir saat itu,” jelasnya. Penertiban berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Kapolres Bangka Barat melalui Kasi Humas menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendekatan dan pengawasan untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas tambang ilegal di wilayah hukum Polres Bangka Barat, terutama di wilayah perairan yang rawan rusak akibat eksploitasi liar. “Kami harap masyarakat bisa bekerja sama demi menjaga kelestarian lingkungan laut dan pesisir, serta mendukung penegakan hukum yang berlaku,” tutup Iptu Yos Sudarso. Penulis Tim

Read More

Sambut HUT RI ke-80, Kapolres Bangka Barat Ajak Masyarakat Warnai Kota dengan Merah Putih

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 2 Agustus 2025 – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 pada 17 Agustus 2025, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. mengajak seluruh masyarakat di Bangka Barat untuk mengibarkan bendera Merah Putih mulai tanggal 1 Agustus 2025. Ajakan tersebut disampaikan Kapolres sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan dan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme menjelang perayaan hari kemerdekaan yang ke-80 tahun. “Kibarkan bendera Merah Putih di rumah, kantor, maupun fasilitas umum sebagai bentuk rasa syukur dan cinta kita kepada tanah air. Ini langkah kecil, tapi sarat makna dalam menyambut hari bersejarah bangsa,” ujar AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., Sabtu (02/8/25). Imbauan ini berlaku di seluruh wilayah Bangka Barat dan diharapkan dapat disambut antusias oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pengibaran bendera, menurut Kapolres Bangka Barat, bukan sekadar tradisi tahunan, namun merupakan simbol semangat persatuan dan pengingat akan perjuangan panjang yang telah ditempuh bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan. Selain itu, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. juga mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan agar perayaan berlangsung khidmat dan meriah. Polres Bangka Barat siap bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan stakeholder guna menciptakan suasana peringatan HUT RI yang aman, tertib, dan penuh semangat kebangsaan. Melalui seruan ini, Kapolres Bangka Barat berharap masyarakat tidak hanya mengibarkan bendera, tetapi juga menghayati nilai perjuangan serta meningkatkan kepedulian terhadap masa depan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Olahraga Pagi di Bukit Menumbing, Kenalkan Nilai Sejarah kepada Personel

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 1 Agustus 2025 – Polres Bangka Barat kembali melaksanakan kegiatan rutin olahraga pagi, namun dengan nuansa berbeda. Pada Jumat (1/8/2025), Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. memimpin langsung kegiatan jalan santai menuju Bukit Menumbing, kawasan bersejarah yang menjadi saksi pengasingan Bung Karno dan para tokoh proklamator kemerdekaan. Olahraga dimulai pukul 07.00 WIB dari Pos 1 Bukit Menumbing. Tidak melewati jalur hutan, para personel berjalan menyusuri jalan aspal berkelok menanjak yang mengarah ke puncak bukit, di mana Pesanggrahan Menumbing berdiri kokoh sebagai bangunan cagar budaya nasional. “Olahraga ini bagian dari rutinitas Jumat pagi, tapi hari ini kita arahkan ke Bukit Menumbing untuk sekaligus mengenang nilai sejarah bangsa,” ujar Kapolres AKBP Pradana. Menurutnya, meskipun hanya berjalan santai di jalur beraspal, medan tetap menanjak secara konsisten. Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh peserta untuk tetap menyesuaikan ritme dan memperhatikan kondisi tubuh masing-masing. “Kita tidak terburu-buru, ini bukan soal kecepatan. Yang penting seluruh personel ikut dan menikmati kebersamaan sambil menyerap nilai sejarah yang pernah terjadi di tempat ini,” tambahnya. Bukit Menumbing memang bukan sekadar tempat wisata alam. Di sinilah Presiden Soekarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta, dan tokoh-tokoh nasional lainnya pernah diasingkan oleh pemerintah kolonial Belanda selama masa agresi militer. “Melalui kegiatan ini, saya harap anggota Polres Bangka Barat tidak hanya sehat jasmani, tetapi juga memahami bahwa tempat kita berdiri ini punya arti besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia,” ucap Kapolres. Sesampainya di puncak, para personel beristirahat sejenak sambil menikmati udara sejuk dan panorama Muntok. Beberapa di antaranya menyempatkan diri berkunjung ke dalam pesanggrahan untuk melihat langsung ruang-ruang bersejarah peninggalan tokoh bangsa. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pembagian air mineral. Kegiatan seperti ini direncanakan akan kembali digelar secara berkala, dengan lokasi-lokasi yang memiliki nilai sejarah atau kebudayaan lokal. Penulis Tim

Read More

Residivis Bobol Gudang dan Gondol 270 Drum, Polsek Jebus Ungkap Kasus Dalam Hitungan Jam

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 1 Agustus 2025 – Tim Reskrim Polsek Jebus berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kerugian besar yang terjadi di Dusun Parit 4, Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. Sebanyak 270 drum dari berbagai jenis digondol pelaku dari dalam gudang milik korban. Total kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas IPTU Yos Sudarso menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil gerak cepat dari Unit Reskrim Polsek Jebus hanya dalam waktu beberapa jam setelah laporan diterima. “Pelaku utama diketahui merupakan residivis kasus serupa. Tim Reskrim segera bergerak begitu menerima laporan dan berhasil menangkap dua orang tersangka pada hari yang sama. Mereka ditangkap di wilayah Desa Puput sekitar pukul 17.00 WIB,” jelas IPTU Yos. Kedua pelaku yang diamankan yakni D (20), , dan S (32). Keduanya merupakan warga Desa Puput, Kecamatan Parittiga. Dalam interogasi awal, para pelaku mengakui telah melakukan pencurian di gudang milik korban bernama Usin (40), warga Dusun Bukit Lintang, Desa Puput. Barang bukti yang berhasil diamankan sementara berupa 12 drum plastik dan 37 drum seng ukuran 200 liter. Polisi masih melakukan pengembangan terhadap sisa barang bukti lainnya. “Kasus ini masih kami dalami. Tidak menutup kemungkinan ada pelaku tambahan ataupun jaringan penadah yang terlibat. Saat ini para pelaku sedang dalam proses penyidikan lebih lanjut di Polsek Jebus,” ujar IPTU Yos. Keduanya akan dijerat dengan Pasal 362 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara. Penyidik juga telah melaksanakan langkah-langkah lanjutan berupa pemeriksaan saksi-saksi, pelengkapan administrasi penyidikan, gelar perkara, dan koordinasi dengan JPU. Penulis Tim

Read More

POLRES BANGKA BARAT SOROTI KELALAIAN PENAMBANG: BEKERJA DINI HARI, 1 TEWAS DI TELUK INGGRIS

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 30 Juli 2025 – Satuan Polair Polres Bangka Barat bersama Polsek Muntok melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden kecelakaan tambang laut (laka tambang) yang menewaskan seorang penambang tradisional di Perairan Teluk Inggris, Kecamatan Muntok. Kejadian memilukan ini terjadi Rabu (30/7/2025) sekitar pukul 03.00 WIB, saat para pekerja tambang nekat beroperasi di tengah malam tanpa prosedur keselamatan yang memadai. Korban diketahui bernama Samrun (35), warga Pagaralam, Sumatera Selatan. Ia ditemukan meninggal dunia di dasar laut setelah melakukan penyelaman dalam rangka menambang bijih timah menggunakan ponton apung jenis selam. Menurut keterangan salah satu rekan korban, Sdr. Kelvin Hendriansyah, mereka mulai bekerja sekitar pukul 01.00 WIB, saat sebagian besar aktivitas masyarakat sudah berhenti. Mereka bekerja tanpa pengawasan, tanpa penerangan cukup, dan tanpa tim pengamanan darurat. “Kami mulai bekerja jam satu malam. Sekitar jam tiga pagi kami sadar storbuck cuma keluar air, tidak ada pasir. Kami coba beri sinyal ke Samrun dengan mematikan kompresor empat kali, tapi tidak ada respon,” ujar Kelvin. Tim penambang lain yang berada di dekat lokasi sempat membantu melakukan pencarian, namun korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Diduga kuat korban mengalami sesak napas di bawah air dan tidak mampu menyelamatkan diri. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui PS. Kasi Humas Iptu Yos Sudarso, menegaskan bahwa pihak kepolisian menyoroti keras pola kerja ilegal dan tanpa standar keselamatan seperti ini. “Aktivitas yang dilakukan dini hari tanpa sistem keselamatan, tanpa pengawasan, serta penggunaan alat yang tidak sesuai prosedur sangat membahayakan jiwa. Ini jelas bentuk kelalaian,” tegas Iptu Yos. Polres Bangka Barat telah mengamankan lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan saksi, memasang police line, serta membawa jenazah ke RSUD Muntok untuk dilakukan visum. Saat petugas mengamankan jenazah di Pelabuhan Tanjung Kalian, korban sudah berada dalam peti dan akan dipulangkan ke rumah duka di Pagaralam menggunakan ambulans. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak lagi melakukan aktivitas tambang secara sembarangan, terutama di malam hari dan tanpa kelengkapan standar keselamatan kerja. “Keselamatan kerja bukan pilihan, tapi kewajiban. Kami tidak akan segan melakukan penindakan jika ditemukan unsur kelalaian atau pelanggaran hukum,” tutup Iptu Yos. Penulis Tim

Read More

Empat Ponton Disinyalir Akan Kembali Menambang, Tim Gabungan Lakukan Penarikan di Teluk Inggris

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 31 Juli 2025 – Tim gabungan dari Satpolairud Polres Bangka Barat bersama personel Pos TNI AL Muntok kembali melakukan penindakan terhadap aktivitas penambangan PIP ilegal di wilayah perairan Teluk Inggris, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat. Operasi yang dilaksanakan pada Kamis pagi sekitar pukul 09.00 WIB ini menyasar sejumlah ponton yang meski tampak tidak aktif di siang hari, namun disinyalir kuat akan kembali melakukan aktivitas penambangan ilegal secara diam-diam, khususnya pada malam atau dini hari. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam menghadapi para penambang yang tetap membandel. “Dari hasil patroli dan pengamatan di lapangan, tim menemukan 4 unit ponton yang diduga kuat masih berpotensi kembali melakukan penambangan. Karena itu, kami langsung lakukan penarikan dan pengamanan terhadap keempat ponton tersebut,” ungkap Iptu Yos Sudarso. Saat ini keempat ponton tersebut sedang dalam proses evakuasi menuju Mako Pos Airud Polres Bangka Barat untuk diamankan lebih lanjut. “Penindakan ini bentuk ketegasan kami. Kami tak akan menunggu sampai aktivitasnya terjadi. Jika sudah ada indikasi dan niat untuk kembali beroperasi secara ilegal, kami tindak,” tegasnya. Penertiban ini dilakukan juga sebagai respon atas insiden tragis yang terjadi beberapa waktu lalu, di mana seorang penambang diketahui meninggal dunia saat melakukan aktivitas pada dini hari di perairan yang sama. Selain 4 ponton yang berhasil ditarik, tim menemukan beberapa ponton lain yang masih terparkir di lokasi. Namun karena kendala surutnya air laut, penarikan sisanya akan dilanjutkan esok hari. “Kami pastikan besok tim akan kembali turun untuk menertibkan sisa ponton yang belum sempat ditarik hari ini. Operasi ini akan terus dilanjutkan hingga kawasan tersebut benar-benar bersih dari aktivitas tambang ilegal,” tambah Yos Sudarso. Kapolres Bangka Barat mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pelaku tambang agar tidak bermain-main dengan hukum dan keselamatan diri sendiri. “Penambangan ilegal bukan hanya merusak lingkungan, tapi juga sudah terbukti mengancam nyawa. Kami akan terus melakukan patroli dan penindakan tegas demi menjaga ketertiban serta keselamatan masyarakat,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Kecelakaan Maut Libatkan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Simpang Bulin, Satu Orang Meninggal Dunia

Tajam24Jam.Com Mentok, 31 Juli 2025 – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi pada Kamis siang (31/7/2025) sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Raya Pangkalpinang-Mentok, tepatnya di depan Rumah Makan Tiga Saudara, Dusun Simpang Bulin, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka. Peristiwa tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni truk Mitsubishi Canter PS 125 bermuatan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dengan nomor polisi BG-8194-CE, mobil Isuzu ELF BN-7002-PB, serta mobil Ford Ranger BN-8650-BO. Menurut keterangan resmi dari Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. yang disampaikan melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, kecelakaan bermula ketika truk Mitsubishi Canter yang dikemudikan Aan Afriansyah (34) melaju dari arah Mentok menuju Pangkalpinang. “Setibanya di lokasi kejadian, truk Mitsubishi Canter menghindari kendaraan lain yang hendak berbelok ke rumah makan. Diduga karena hilang kendali, truk tersebut banting stir ke kanan hingga bertabrakan dengan mobil Isuzu ELF dari arah berlawanan. Tabrakan tersebut kemudian menyebabkan mobil Ford Ranger yang berada di belakang mobil ELF ikut terlibat kecelakaan,” jelas Iptu Yos Sudarso. Akibat kejadian tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia di tempat, yakni Rosa Endaryo (49), penumpang mobil Isuzu ELF, yang mengalami cedera kepala berat, luka robek di wajah, dan patah tulang hidung. Sementara pengemudi ELF, Takim (42), mengalami geser tulang sendi paha kanan dan luka di tangan kiri. Pengemudi truk Mitsubishi Canter, Aan Afriansyah, mengalami luka robek di betis kiri dan lecet di telinga kiri serta bibir atas, sementara penumpangnya, Sudomo, tidak mengalami luka. Pengemudi Ford Ranger, Hendra Gunawan (34), mengalami luka lecet ringan di dahi. “Petugas Sat Lantas Polres Bangka Barat telah berada di lokasi untuk melakukan olah TKP, mendata saksi dan korban, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Kelapa guna penanganan medis para korban,” lanjut Yos Sudarso. Ia menambahkan, jalan tempat kejadian merupakan jalan nasional, dan saat ini lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan, namun sudah berangsur normal setelah proses evakuasi dilakukan. “Kami imbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, menjaga kecepatan dan memperhatikan kondisi jalan serta kendaraan guna menghindari kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus mendalami penyebab pasti kecelakaan dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi serta melakukan analisa lebih lanjut di lokasi kejadian. Penulis Tim

Read More

POLRES BANGKA BARAT AKAN PROSES HUKUM PEMILIK PONTON TERKAIT INSIDEN LAKA TAMBANG DI TELUK INGGRIS

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 30 Juli 2025 – Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, membenarkan telah terjadi kecelakaan tambang laut (laka tambang) yang menyebabkan satu orang penambang meninggal dunia di Perairan Teluk Inggris, Kecamatan Muntok, pada Rabu dini hari (30/07/2025). “Benar, telah terjadi peristiwa laka tambang jenis selam di perairan Teluk Inggris yang menyebabkan satu orang penambang, atas nama Samrun (35), meninggal dunia saat melakukan aktivitas penyelaman untuk mencari pasir timah,” jelas Iptu Yos Sudarso. Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi-saksi, korban mengalami sesak napas saat menyelam dan tidak memberikan respons saat dilakukan penghentian aliran udara dari kompresor. Setelah dilakukan pencarian oleh rekan-rekannya sesama penambang, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Lebih lanjut, Iptu Yos Sudarso menegaskan bahwa peristiwa ini tengah ditangani secara serius oleh jajaran Sat Polair Polres Bangka Barat. Pemilik ponton tambang selam tempat korban bekerja, yakni Sdr B, akan diproses secara hukum karena diduga melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin resmi serta tidak memperhatikan aspek keselamatan kerja. “Ini bukan hanya sekadar kecelakaan kerja. Ada dugaan kelalaian dan pelanggaran hukum dalam aktivitas tambang tersebut. Oleh karena itu, pemilik ponton akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya. Polres Bangka Barat telah melakukan beberapa langkah penanganan, antara lain Mengamankan lokasi kejadian dengan memasang police line, Melakukan olah TKP dan dokumentasi, Mengamankan barang bukti ponton selam, Memeriksa saksi-saksi dan pemilik ponton serta Mengirim jenazah ke RSUD Muntok untuk dilakukan visum “Sat Polair Polres Bangka Barat akan menindaklanjuti kasus ini dengan pendalaman terhadap legalitas operasional ponton tambang tersebut. Jika terbukti tidak memiliki izin, maka pemilik akan dikenakan sanksi pidana sesuai Undang-Undang Minerba dan peraturan lainnya,” lanjut Yos Sudarso. Polres Bangka Barat juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha tambang inkonvensional untuk mematuhi Aturan yang berlaku, serta mengutamakan keselamatan kerja guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari. Penulis Tim

Read More