Polres Bangka Barat Tindaklanjuti Insiden Laka Tambang di Tempilang, Dua Meninggal Dunia, Satu Masih Dalam Pencarian

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 22 Agustus 2025 – Telah terjadi kecelakaan tambang (Laka Tambang) yang mengakibatkan dua orang pekerja meninggal dunia dan satu orang lainnya belum ditemukan, pada Jumat (22/8/2025) sekitar pukul 13.00 WIB di lokasi tambang rakyat TK 2367, Lembah Jambu, Desa Sinar Surya, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat. Menanggapi kejadian tersebut, jajaran Polsek Tempilang bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), evakuasi korban, serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lapangan. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., membenarkan adanya insiden tersebut dan menyampaikan bahwa pihaknya tengah mendalami kejadian untuk mengungkap unsur kelalaian dan aspek keselamatan kerja di lokasi tambang. “Kami turut berduka atas kejadian ini. Polres Bangka Barat melalui Polsek Tempilang telah bergerak cepat mendatangi TKP, melakukan evakuasi bersama warga dan tim SAR, serta melakukan penyelidikan awal terkait penyebab longsor yang menimbun para korban. Saat ini satu orang korban masih dalam proses pencarian,” ujar AKBP Pradana. Korban meninggal dunia diketahui bernama Ferdi, warga Gg. Rasyid, Desa Tempilang, yang sempat ditemukan dalam kondisi kritis namun meninggal saat mendapatkan perawatan di Puskesmas Tempilang. Korban kedua, Dandi, warga Desa Air Lintang, ditemukan meninggal di lokasi kejadian. Sementara korban ketiga, Asmadi, warga Dusun Kelekak Kabung, Desa Benteng Kota, hingga kini belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian. Kapolres menegaskan, pihaknya juga akan memanggil pihak-pihak terkait dalam pengelolaan tambang tersebut guna dimintai keterangan lebih lanjut, khususnya terkait aspek keselamatan kerja di lokasi tambang rakyat. “Keselamatan kerja adalah hal mutlak dalam kegiatan pertambangan. Jika ditemukan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran hukum, kami tidak akan ragu untuk menindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, terutama para pekerja tambang, agar lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam bekerja, serta mengikuti prosedur operasional standar (SOP) dalam aktivitas penambangan. Penulis Tim

Read More

Banjir Pujian! Polres Bangka Barat Sukses Gelar Gerakan Pangan Murah, 7 Ton Beras Habis Terjual

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 22 Agustus 2025 – Polres Bangka Barat dan jajaran Polsek kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di seluruh kecamatan di wilayah hukum Kabupaten Bangka Barat. Hasilnya, sebanyak 7 ton beras SPHP habis terjual dalam waktu singkat. Langkah cepat dan tepat ini mendapat banyak pujian dari masyarakat, yang menilai kegiatan tersebut sangat membantu di tengah naiknya harga bahan pokok belakangan ini. Polres Bangka Barat patut diapresiasi. Beras murah ini sangat membantu kami, terutama warga kecil yang penghasilannya pas-pasan,” ujar Linda (35), warga Pal 6 Mentok yang ikut antre membeli beras di lokasi kegiatan di Desa Air Limau, Kecamatan Mentok. GPM ini melibatkan kerja sama dengan Perum Bulog dalam menyediakan beras SPHP kemasan 5 kg seharga Rp 59.000. Distribusi dilakukan di enam titik berbeda: Polres Bangka Barat: 2.000 kg Polsek Mentok: 1.000 kg Polsek Simpang Teritip: 1.000 kg Polsek Kelapa: 1.000 kg Polsek Tempilang: 1.000 kg Kecamatan Parittiga: 1.000 kg Kegiatan di Desa Air Limau dipantau langsung oleh Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., didampingi Kapolsek Mentok, Kepala Desa Air Limau, dan sejumlah tokoh masyarakat. Melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian Polri untuk hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga menstabilkan ekonomi dan kebutuhan pokok. “Kami bersinergi dengan Bulog untuk menjawab keresahan masyarakat soal harga pangan. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat tinggi dan seluruh stok beras yang kami salurkan telah habis terjual,” ujar Iptu Yos Sudarso Penulis Tim

Read More

Warga Antusias, 7 Ton Beras Habis Terjual dalam Sehari ucapan Terima Kasih Polres Bangka Barat

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 22 Agustus 2025 – Program Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Polres Bangka Barat bersama jajaran Polsek di seluruh wilayah Kabupaten Bangka Barat pada Jumat, 22 Agustus 2025, mendapat sambutan hangat dan antusiasme tinggi dari masyarakat. Sebanyak 7 ton beras SPHP kemasan 5 kg yang dijual seharga Rp 59.000 berhasil habis terjual dalam sehari. Salah satu warga, Linda (35), warga Air Limau 6 Mentok, mengungkapkan rasa senangnya dan mengapresiasi upaya Polres Bangka Barat. “Terima kasih kepada Polres Bangka Barat. Program beras murah ini sangat membantu kami, apalagi harga beras di pasaran sedang naik. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujar Linda saat ditemui usai membeli beras di lokasi kegiatan di Desa Air Limau. Kegiatan ini digelar serentak oleh Polres dan jajaran Polsek dengan total distribusi beras sebagai berikut: Polres Bangka Barat: 2.000 kg Polsek Mentok: 1.000 kg Polsek Simpang Teritip: 1.000 kg Polsek Kelapa: 1.000 kg Polsek Tempilang: 1.000 kg Kecamatan Parittiga: 1.000 kg Di Desa Air Limau, Kecamatan Mentok, kegiatan dipantau langsung oleh Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., yang didampingi oleh Kapolsek Mentok, Kepala Desa Air Limau, dan sejumlah tokoh masyarakat. Melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri dalam menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. “Ini adalah bentuk perhatian Polri, khususnya Polres Bangka Barat, untuk menjawab kebutuhan masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan. Kami bersyukur, seluruh stok yang kami siapkan telah habis terjual dan masyarakat sangat terbantu,” ungkap Iptu Yos Sudarso. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar di seluruh titik distribusi, tanpa hambatan berarti. Respons positif masyarakat menjadi bukti bahwa kehadiran Polri bukan hanya soal keamanan, tetapi juga hadir dalam menjawab kebutuhan sosial ekonomi masyarakat. Penulis Tim

Read More

7 Ton Beras SPHP Habis Terjual di Kabupaten Bangka Barat, Polres dan Jajaran Polsek Serentak Salurkan Gerakan Pangan Murah

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 22 Agustus 2025 – Sebanyak 7 ton beras SPHP kemasan 5 kg habis terjual dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan serentak oleh Polres Bangka Barat dan jajaran Polsek pada Jumat, 22 Agustus 2025 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Kabupaten Bangka Barat, khususnya menjelang momen strategis di akhir bulan. Beras yang disalurkan adalah beras Bulog jenis SPHP dengan harga terjangkau, yakni Rp 59.000 per kemasan 5 kg. Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di beberapa titik, dengan total distribusi sebanyak 7.000 kg, meliputi: Polres Bangka Barat: 2.000 kg Polsek Mentok: 1.000 kg Polsek Simpang Teritip: 1.000 kg Polsek Kelapa: 1.000 kg Polsek Tempilang: 1.000 kg Kecamatan Parittiga: 1.000 kg Khusus di Desa Air Limau, Kecamatan Mentok, kegiatan turut dihadiri langsung oleh Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., didampingi Kapolsek Mentok, Kepala Desa Air Limau, dan perwakilan masyarakat yang terlihat antusias sejak pagi. Melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan pangan di tengah masyarakat. “Kami dari Polres Bangka Barat bersama jajaran Polsek melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah ini sebagai langkah konkret membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti seluruh stok beras yang disalurkan telah habis terjual,” ujar Iptu Yos Sudarso mewakili Kapolres Bangka Barat. Masyarakat yang hadir menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kegiatan yang dinilai sangat membantu, terutama di tengah dinamika harga kebutuhan pokok yang terus berubah. Kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, tanpa adanya kendala yang berarti di lapangan. Langkah proaktif Polres Bangka Barat ini mendapat respons positif dan diharapkan dapat terus berlanjut secara berkala. Penulis Tim

Read More

Tim Gabungan Bersama Polres Bangka Barat Temukan Korban Hilang Laka Tambang di Perairan Penganak

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 21 Agustus 2025 – Upaya pencarian terhadap korban laka tambang yang hilang di perairan Laut Penganak, Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, akhirnya membuahkan hasil. Tim Gabungan Polres Bangka Barat berhasil menemukan korban atas nama Wisidi (46) dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis, 21 Agustus 2025 sekitar pukul 07.00 WIB. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menjelaskan bahwa proses pencarian dilakukan sejak korban dinyatakan hilang pada Senin, 18 Agustus 2025, akibat terseret arus laut saat melakukan aktivitas penambangan. “Setelah tiga hari dilakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan tak jauh dari lokasi tambang tempat terakhir ia terlihat. Penemuan ini merupakan hasil kerja cepat dan sinergi seluruh unsur yang tergabung dalam operasi pencarian,” ungkap Iptu Yos Sudarso. Korban pertama kali ditemukan oleh tim SAR sekitar pukul 07.00 WIB dan segera dievakuasi ke tepi pantai Penganak. Sekitar pukul 07.30 WIB, jenazah dibawa ke RS Bakti Timah Parittiga untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tim gabungan yang terlibat dalam pencarian terdiri dari: Polres Bangka Barat (Polsek Jebus) Satpolairud Polda Kep. Babel Pos Kampak Satpolairud Polres Bangka Barat BPBD Bangka Barat Basarnas Bangka Barat TNI AL Jebus Koramil Jebus Masyarakat setempat Kejadian laka tambang tersebut terjadi pada Senin sore sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah mendapat laporan, personel dari Polsek Jebus bersama unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Namun, karena kondisi gelap dan arus laut yang kuat, pencarian sempat dihentikan sementara dan dilanjutkan keesokan harinya. “Kami sampaikan duka cita yang mendalam kepada pihak keluarga korban. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi seluruh personel yang terlibat. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan respon cepat terhadap situasi darurat di wilayah hukum Bangka Barat,” tambah Iptu Yos. Jenazah Wisidi saat ini telah berada di RS Bakti Timah, dan selanjutnya akan dipulangkan ke kampung halamannya di Provinsi Bengkulu menggunakan ambulans milik Desa Air Gantang untuk dimakamkan. Kapolres Bangka Barat juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas pertambangan, mengingat wilayah pesisir memiliki risiko yang tinggi terhadap kecelakaan kerja. Penulis Tim

Read More

Kapolres Bangka Barat Himbau Larangan Knalpot Brong, Penindakan Akan Digelar

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 20 Agustus 2025 – Dalam upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., kembali mengeluarkan himbauan kepada masyarakat, khususnya para pengendara sepeda motor, untuk tidak menggunakan knalpot brong atau knalpot modifikasi yang menghasilkan suara bising. Himbauan ini disampaikan sebagai bagian dari komitmen Polres Bangka Barat dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman di wilayah Kabupaten Bangka Barat. “Penggunaan knalpot brong sangat meresahkan masyarakat dan sering menimbulkan ketidaknyamanan, terutama pada malam hari. Selain itu, knalpot brong dapat mengganggu konsentrasi pengendara lain dan berpotensi menambah risiko kecelakaan,” ujar Kapolres. Kapolres menegaskan bahwa knalpot brong bukan hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mengganggu ketenangan lingkungan. Sebagai tindak lanjut dari himbauan ini, Polres Bangka Barat akan kembali melakukan penindakan terhadap penggunaan knalpot brong dalam waktu dekat. Penertiban ini akan dilaksanakan secara terukur, dengan pendekatan tegas namun tetap humanis, untuk memastikan masyarakat patuh terhadap peraturan lalu lintas. “Kami akan melaksanakan penindakan ulang terhadap kendaraan yang masih menggunakan knalpot brong. Diharapkan masyarakat dapat segera mengganti knalpot kendaraannya dengan yang sesuai standar,” tegas Kapolres. Kapolres juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga kenyamanan bersama di jalan raya, dengan tidak melakukan modifikasi kendaraan yang mengganggu ketertiban umum. “Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengendara motor, untuk tidak menggunakan knalpot brong. Mari kita ciptakan lingkungan yang tertib dan kondusif demi keselamatan bersama,” tutup Kapolres. Penulis Tim

Read More

Satlantas Polres Bangka Barat Olah TKP Kecelakaan Adu Depan di Jalan Raya Pangkalpinang–Mentok, Satu Orang Alami Luka Ringan

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 20 Agustus 2025 – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangka Barat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Pangkalpinang–Mentok, tepatnya di kawasan pemukiman Desa Air Belo, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Rabu (20/08/2025) siang. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.15 WIB dan melibatkan dua kendaraan, yakni sebuah mobil truk tangki dan mobil sedan pribadi jenis Toyota Vios. Kedua kendaraan datang dari arah berlawanan sebelum akhirnya terjadi tabrakan di bagian depan–kanan kendaraan masing-masing. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, pengemudi mobil truk tangki yang dikemudikan oleh Agus Pryadi Wiraputra (39), warga Kecamatan Mentok, tidak mengalami luka. Sementara dari kendaraan Toyota Vios, pengemudi Permana Putra (28) mengalami luka ringan, dan penumpangnya, Malinda Anggraini (29) juga dalam kondisi stabil. Kecelakaan ini menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan dan ditaksir menimbulkan kerugian material sekitar Rp20.000.000. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan tindakan kepolisian sesuai prosedur. “Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Pangkalpinang–Mentok, Desa Air Belo, yang melibatkan dua kendaraan dari arah berlawanan. Anggota Satlantas Polres Bangka Barat sudah melakukan olah TKP di lokasi dan mengamankan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar Iptu Yos Sudarso. Lebih lanjut, pihaknya mengimbau kepada para pengendara agar selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama saat melintas di kawasan pemukiman dan jalur rawan kecelakaan. “Kami mengingatkan kepada masyarakat pengguna jalan agar tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, dan tidak ugal-ugalan di jalan raya. Kecelakaan bisa menimpa siapa saja jika tidak waspada,” tambahnya. Penulis Tim

Read More

Konferensi Pers: Polres Bangka Barat Ungkap Dua Kasus Narkotika di Mentok, Tiga Pelaku Diamankan

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 19 Agustus 2025 – Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Bangka Barat, Selasa (19/8/2025), pihak kepolisian secara resmi mengungkap dua kasus peredaran narkotika yang berhasil diungkap selama pertengahan Agustus di wilayah hukum Mentok. Pemaparan kasus disampaikan langsung oleh PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, mewakili Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. “Dua kasus berhasil kami ungkap, dan tiga orang pelaku telah diamankan. Ini merupakan hasil kerja keras dari anggota di lapangan dalam rangka menekan peredaran narkotika di wilayah Bangka Barat, khususnya Mentok,” ujar Iptu Yos dalam keterangan resminya. Pengungkapan pertama dilakukan pada Selasa, 12 Agustus 2025, dengan tersangka berinisial WS. Penangkapan dilakukan di sebuah kontrakan di Kampung Senang Hati, Mentok, di mana petugas mengamankan 1 paket sabu dan 1 unit timbangan digital. Setelah dilakukan pengembangan, ditemukan 6 paket sabu tambahan di lokasi terpisah, dengan total berat 3,30 gram bruto. Sementara itu, kasus kedua melibatkan dua pelaku lainnya, DF dan JM, yang ditangkap pada Kamis, 14 Agustus 2025. Penangkapan bermula dari DF yang diamankan di rumahnya di Gang Masjid, Kelurahan Belo Laut, dengan barang bukti 1 paket ganja. Dari pengakuan DF, diketahui bahwa rekannya JM masih menyimpan narkotika lainnya. Petugas kemudian bergerak cepat dan berhasil menangkap JM di Gang Kolam, Kelurahan Belo Laut. Dari penggeledahan, ditemukan 4 paket ganja, 1 paket sabu, dan 2 timbangan digital. Total barang bukti dalam kasus ini adalah ganja seberat 339 gram bruto dan sabu seberat 0,22 gram bruto. Iptu Yos menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan komitmen Kapolres Bangka Barat untuk memberantas jaringan narkotika hingga ke akar-akarnya. “Bapak Kapolres AKBP Pradana Aditya Nugraha menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Bangka Barat. Kami akan terus tingkatkan patroli, penyelidikan, dan penindakan secara tegas dan terukur,” tegas Yos. Ketiga tersangka kini menjalani proses hukum dan dijerat dengan pasal-pasal berlapis sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman penjara minimal 4 tahun hingga maksimal 12 tahun. Dalam kesempatan tersebut, Iptu Yos juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika, serta mengajak semua pihak untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran serta masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba,” tutupnya. Penulis Tim

Read More

Kepemimpinan Humanis AKBP Pradana Pererat Hubungan Polres Bangka Barat dengan Media di Mentok

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 19 Agustus 2025 – Hubungan antara jajaran Polres Bangka Barat dan para wartawan di wilayah Mentok semakin terjalin erat dalam suasana yang penuh keakraban. Situasi ini tidak lepas dari gaya kepemimpinan Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., yang dikenal mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis. Berbeda dari pola komunikasi yang kaku dan formal, AKBP Pradana memilih untuk membangun hubungan yang terbuka, dan penuh penghargaan dengan kalangan jurnalis. Ia kerap menyempatkan diri untuk berbincang santai bersama wartawan, baik usai kegiatan resmi maupun dalam momen informal. Hal ini disampaikan oleh PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, yang mewakili Kapolres dalam menjelaskan komitmen institusi terhadap kemitraan dengan media. “Bapak Kapolres selalu menekankan pentingnya membangun komunikasi yang sehat dengan rekan-rekan pers. Beliau percaya, kemitraan yang solid dengan media akan berdampak langsung pada pelayanan informasi yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Iptu Yos. Kedekatan yang terjalin bukan hanya dalam konteks profesional, tetapi juga menyentuh aspek kekeluargaan. Jurnalis yang biasa meliput kegiatan Polres merasakan bahwa kehadiran AKBP Pradana membawa suasana baru yang lebih hangat dan bersahabat. “Beliau sering menyapa langsung, terbuka jika dimintai konfirmasi, dan tidak pernah mempersulit pekerjaan kami. Ini membuat kami merasa dihargai,” ucap salah seorang wartawan lokal. Kepemimpinan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan ini menjadi fondasi kuat dalam mempererat sinergi antara institusi kepolisian dan media. Hasilnya, berbagai program dan kegiatan Polres Bangka Barat dapat tersampaikan ke masyarakat dengan lebih akurat dan berimbang. Lebih dari itu, pendekatan komunikasi yang dilakukan AKBP Pradana juga ikut berkontribusi dalam membangun citra positif Polri di mata publik. Di tengah era digital dan keterbukaan informasi, kehadiran pemimpin yang bisa merangkul berbagai elemen masyarakat menjadi sangat penting. Sinergi yang dibangun Polres Bangka Barat bersama media di bawah komando AKBP Pradana kini menjadi contoh bahwa kerja sama antara kepolisian dan pers bisa berjalan harmonis, saling mendukung, dan berdampak nyata bagi kepentingan publik. Penulis Tim

Read More

Konferensi Pers Polres Bangka Barat Ungkap Kasus Pembunuhan di Sungai Daeng, Barang Bukti Pisau Diamankan

Tajam24Jam.Com Polres Bangka Barat, 19 Agustus 2025 – Secara resmi menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus penganiayaan berat yang menewaskan seorang pria bernama Heri alias Bokir di Kampung Sidorejo, Kelurahan Sungai Daeng, Selasa 19 Agustus 2025. Konferensi pers Dipimpin langsung oleh Kapolres Bangka Barat, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk transparansi sekaligus penegasan komitmen aparat kepolisian dalam menindak tegas setiap tindak kriminal yang meresahkan masyarakat. Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Bangka Barat pada Selasa (19/8/2025), Kapolres menjelaskan kronologi kejadian berdarah yang terjadi pada Sabtu (16/8/2025) sore. Korban mengalami penganiayaan brutal oleh pelaku berinisial J (49), yang menggunakan sebilah pisau sebagai alat utama dalam aksinya. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dua hari kemudian. Kapolres mengapresiasi kerja cepat Tim Macan Putih Satreskrim Polres Bangka Barat yang berkolaborasi dengan Unit IV Sat Intelkam dan dukungan penuh dari Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung serta Polsek Belinyu. Pelaku sempat melarikan diri ke sejumlah lokasi sebelum akhirnya berhasil diamankan di Belinyu, Senin (18/8/2025) sekitar pukul 16.00 WIB, tanpa perlawanan berarti. “Penangkapan ini berkat sinergi yang kuat antar-satuan kepolisian. Pelaku sempat berpindah-pindah tempat, namun tim kami tidak kehilangan jejak. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar AKBP Aditya Pradana di hadapan awak media. Kapolres juga menunjukkan barang bukti berupa sebilah pisau yang diduga kuat digunakan pelaku saat melakukan penganiayaan terhadap korban. Pelaku, yang diketahui sebagai warga Tanjung Mas, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, telah mengakui perbuatannya kepada penyidik. Kini, pelaku resmi ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. AKBP Aditya Pradana menegaskan bahwa Polres Bangka Barat akan mengawal penuh proses hukum terhadap pelaku hingga ke pengadilan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak segan melaporkan segala bentuk tindak kriminal di lingkungan sekitar. “Kami tidak akan mentolerir tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun. Proses hukum akan berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ini adalah bukti bahwa negara hadir untuk melindungi setiap warga negara,” tegas Kapolres. Konferensi pers ini sekaligus menjadi peringatan bagi siapa pun agar tidak menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Warga diminta tetap menjaga ketertiban dan menyerahkan setiap permasalahan kepada aparat penegak hukum. Penulis Tim

Read More