Sambangi Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan, Kapolda Jambi Pastikan Kesiapan Personel dan Fasilitas

Tajam24Jam.Com Jambi, 19 Maret 2026 – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar turun langsung meninjau sejumlah Pos Pelayanan dan Pos Pengamanan di wilayah Kota Jambi. Kegiatan peninjauan tersebut turut didampingi sejumlah pejabat utama Polda Jambi, di antaranya Karo Ops Polda Jambi, Dirlantas Polda Jambi, Kepala Jasa Raharja, Kepala BPTD Jambi, Dansat Brimob Polda Jambi, Kabid Humas Polda Jambi, serta Kapolresta Jambi. Setibanya di Pos Pelayanan Idul Fitri, Kapolda Jambi menyapa langsung para petugas yang tergabung dalam Operasi Ketupat 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia memastikan seluruh personel siap menjalankan tugas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas maupun singgah di pos-pos yang telah disiapkan. Selain mengecek kesiapan personel, Kapolda juga melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana pendukung di Pos Pelayanan. Hal ini dilakukan guna memastikan masyarakat dapat merasakan kenyamanan dan kemudahan saat memanfaatkan fasilitas yang tersedia. “Kemarin dan tadi kita sudah melihat pos pelayanan yang ada di wilayah Kota Jambi dan saya melihat semua sudah siap, baik personel maupun sarana dan prasarananya,” ujar Kapolda Jambi. Kapolda Jambi juga menegaskan bahwa seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026 Polda Jambi telah siap melaksanakan tugas, baik di Pos Pengamanan maupun Pos Pelayanan, guna menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini. Dalam arahannya, Kapolda turut mengingatkan seluruh personel untuk selalu menjaga kesehatan dan keselamatan selama bertugas, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal. “Kami juga menghimbau kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di tempat wisata saat Hari Raya Idul Fitri agar tetap menjaga barang bawaan serta keluarganya, terutama yang memiliki anak kecil, mengingat aktivitas akan lebih ramai dari hari-hari biasa,” lanjutnya. Kapolda Jambi berharap, pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di Provinsi Jambi dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bentuk komitmen pimpinan dalam memastikan kesiapan seluruh jajaran di lapangan. “Bapak Kapolda Jambi ingin memastikan secara langsung bahwa seluruh personel, sarana, dan prasarana dalam Operasi Ketupat 2026 benar-benar siap. Ini sebagai bentuk pelayanan maksimal Polri kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman dan nyaman selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri,” ujar Kabid Humas. Dengan kesiapan yang matang, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan Lebaran di wilayah hukum Polda Jambi dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penulis Tim

Read More

Wakapolda Jambi Hadiri Rukyatul Hilal Awal Syawal 1447 H, Hilal Tidak Terlihat

Tajam24Jam.Com Jambi, 18 Maret 2026 – Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali, menghadiri kegiatan Rukyatul Hilal Awal Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dilaksanakan oleh Tim Falakiyah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Kamis (18/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Mahligai lantai 12 Bank 9 Daerah Jambi dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, MUI Provinsi Jambi, serta tamu undangan lainnya. Pada kesempatan tersebut Wakapolda Jambi memberikan sambutannya, Wakapolda Jambi menyampaikan bahwa pelaksanaan rukyatul hilal merupakan bagian penting dalam menentukan awal bulan Syawal, sekaligus momentum menjaga kebersamaan dan persatuan umat. “Pada sore hari ini kita hadir untuk menyaksikan apakah hilal terlihat atau tidak. Apapun hasilnya, kita harus menerima keputusan dari sidang isbat pemerintah,” ujar Brigjen Pol. B. Ali. Wakapolda Jambi juga berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar, serta masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh suka cita. “Kami berharap kegiatan ini berjalan aman, tertib dan lancar, sehingga umat Muslim dapat merayakan Idul Fitri dengan suka ria. Apapun keputusan nantinya, mari kita terima dengan baik,” tambahnya. Sementara itu, berdasarkan hasil pengamatan Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, hilal di wilayah Kota Jambi tidak terlihat. Hal ini disebabkan posisi hilal yang masih berada di bawah ufuk serta belum memenuhi kriteria imkanur rukyat (Neo Mabims). Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Mahbub Daryanto, menjelaskan bahwa hasil rukyatul hilal tersebut akan dilaporkan ke Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kehadiran Wakapolda Jambi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kegiatan keagamaan serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. “Kehadiran Wakapolda Jambi dalam kegiatan rukyatul hilal ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap proses penentuan hari besar keagamaan. Kami mengajak masyarakat untuk menunggu hasil resmi sidang isbat dan tetap menjaga persatuan serta toleransi,” ujarnya. Kabid Humas menambahkan, Polda Jambi akan terus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Polda Jambi akan terus memastikan situasi kamtibmas di wilayah Jambi tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan menyambut Idul Fitri dengan nyaman,” tutupnya. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Alihkan Arus Mudik Jalur Lintas Timur ke Jalur Barat dan Tengah

Tajam24Jam.Com JAMBI, 17 Maret 2026 – Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi melakukan pengalihan arus lalu lintas kendaraan pemudik dari Jalur Lintas Timur (Jambi–Palembang) ke Jalur Lintas Barat dan Jalur Tengah. Kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya kepadatan kendaraan yang signifikan di jalur tersebut selama arus mudik Lebaran. Pengalihan arus ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kakorlantas Polri guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama masa mudik. Direktur Lalu Lintas Polda Jambi menginstruksikan kepada seluruh jajaran Satlantas Polres/Ta di wilayah hukum Polda Jambi agar menutup sementara Jalur Lintas Timur arah Jambi menuju Palembang bagi kendaraan pemudik, serta mengarahkan pengendara menuju jalur alternatif yang telah disiapkan. Kendaraan pemudik yang berasal dari arah Aceh, Sumatera Utara, dan Riau dengan tujuan Palembang maupun Pulau Jawa dialihkan melalui dua opsi rute. Opsi pertama melalui Jalur Barat yang tersambung dengan akses jalan tol, yakni Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Lahat – Prabumulih – Palembang. Setibanya di Prabumulih, pengendara dapat memanfaatkan Jalan Tol Prabumulih–Palembang untuk mempercepat waktu tempuh menuju Kota Palembang. Sementara itu, bagi pengendara yang memilih jalur non-tol, dapat menggunakan Jalur Tengah dengan rute Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Sekayu – Betung – Palembang. Dalam pelaksanaannya, jajaran kepolisian juga melakukan berbagai langkah operasional seperti penebalan personel di titik penyekatan dan persimpangan utama untuk mengarahkan kendaraan, pemasangan spanduk dan papan petunjuk arah sementara di titik perbatasan Riau–Jambi serta titik pengalihan arus lainnya. Selain itu, jajaran Satlantas juga diminta untuk menginformasikan pengalihan arus ini secara masif melalui media sosial maupun media massa agar masyarakat dapat menyesuaikan rute perjalanan dan tidak terjebak kemacetan di Jalur Lintas Timur. Kepolisian juga melakukan koordinasi intensif dengan Polres Sarolangun dan Polres Musi Rawas Utara (Muratara) Polda Sumatera Selatan guna memastikan kesiapan Jalur Lintas Tengah dalam menerima lonjakan volume kendaraan pemudik. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa langkah pengalihan arus ini dilakukan sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. “Kebijakan pengalihan arus ini merupakan langkah strategis untuk mengurai kepadatan kendaraan di Jalur Lintas Timur yang mengalami peningkatan signifikan. Dengan dialihkannya kendaraan pemudik ke jalur alternatif, diharapkan arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Ia juga menambahkan bahwa seluruh personel di lapangan diinstruksikan untuk melaksanakan tugas secara humanis namun tetap tegas demi keselamatan pengguna jalan. “Bapak Kapolda Jambi menginstruksikan kepada seluruh personel agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas dalam pengaturan arus lalu lintas demi menjamin keselamatan para pemudik,” tambahnya. Polda Jambi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mematuhi arahan petugas di lapangan, memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Ikut Serta dalam Pelepasan Mudik Gratis dan Pencanangan Angkutan Lebaran Terpadu 2026 di Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 14 Maret 2026 – Kepolisian Daerah Jambi turut serta mendukung kegiatan Pencanangan Angkutan Lebaran Terpadu dan Pelepasan Mudik Gratis Tahun 2026 M / 1447 H yang digelar di Terminal Tipe A Alam Barajo, Kota Jambi, Sabtu (14/3/2026) pagi. Kegiatan yang mengusung tema “Transportasi Aman, Keluarga Bahagia” tersebut menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah dan stakeholder terkait dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Jambi H. Al Haris, Karoops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Riviyanto, Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol. Adi Benny Cahyono, unsur TNI, Kejaksaan, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya. Selain itu, sekitar 200 peserta mudik gratis turut hadir mengikuti kegiatan pelepasan tersebut. Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan bahwa program Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 bertujuan meningkatkan keselamatan dan kelancaran perjalanan dengan mendorong penggunaan transportasi massal yang lebih aman dan efisien, sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalur mudik. Pada program mudik gratis tahun ini, sebanyak 198 peserta diberangkatkan ke sejumlah daerah tujuan, yakni Jambi–Padang (30 orang), Jambi–Kerinci (30 orang), Jambi–Solo (50 orang), Jambi–Pati (50 orang), Jambi–Sarolangun (20 orang), serta Jambi–Bungo Tebo (18 orang) menggunakan armada bus dan minibus HiAce. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa pihak kepolisian siap mendukung penuh kelancaran arus mudik melalui pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka Operasi Ketupat 2026. “Polda Jambi bersama seluruh stakeholder akan terus bersinergi untuk memastikan pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran berjalan aman, tertib dan lancar. Kami juga mengimbau para pemudik agar selalu mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga keselamatan selama perjalanan,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri 1447 H, Perkuat Sinergi Lintas Sektoral

Tajam24Jam.Com JAMBI, 16 Maret 2026 – Pemerintah Provinsi Jambi bersama unsur Forkopimda menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 di Ballroom Swiss-Belhotel Jambi pada Senin (16/3/2026). Rakor tersebut mengusung tema “Sinergitas peran Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dengan Forkopimda dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 H tahun 2026 serta isu-isu aktual di kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi tahun 2026.” Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah, Kajati Jambi Sugeng Hariadi, perwakilan Danrem 042/Gapu, perwakilan Kabinda, Sekda Provinsi Jambi, pejabat utama Polda Jambi, Kapolresta Jambi, pimpinan instansi vertikal, serta Forkopimda kabupaten/kota dengan jumlah peserta sekitar 150 orang. Pada kegiatan tersebut Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menyampaikan bahwa pengamanan Idul Fitri setiap tahun dilaksanakan melalui Operasi Ketupat yang bertujuan tidak hanya menjaga arus mudik, tetapi juga menjamin masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khidmat selama Ramadan hingga Idul Fitri. “Operasi Ketupat bukan sekadar pengamanan arus mudik, namun juga memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan khidmat,” jelas Kapolda. Ia juga menyampaikan bahwa Polri telah melaksanakan rangkaian persiapan Operasi Ketupat 2026 mulai dari Rakor Lintas Sektoral tingkat Mabes Polri hingga latihan pra operasi di tingkat Polda Jambi. “Operasi Ketupat akan dilaksanakan mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam rangka mendukung pengamanan tersebut, Polda Jambi telah mendirikan 26 Pos Pengamanan, 17 Pos Pelayanan, serta 2 Pos Terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis,” tambahnya. Kapolda juga menyoroti sejumlah potensi gangguan kamtibmas selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri, seperti peredaran narkoba, penyakit masyarakat, kejahatan jalanan, hingga kejahatan elektronik atau online scam. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa sinergi seluruh unsur pemerintah dan aparat keamanan menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan Idul Fitri. “Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi seluruh unsur Forkopimda dan instansi terkait dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Ia menambahkan bahwa Polda Jambi bersama seluruh stakeholder akan terus meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan nyaman. “Polda Jambi berkomitmen memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik kepada masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri, sehingga situasi kamtibmas di Provinsi Jambi tetap kondusif,” tutupnya. Penulis Tim

Read More

Diduga Langgar Prosedur Hukum, Oknum Penyidik Polda Jambi Ambil Portal dan Ancam Warga yang Merekam

Tajam24Jam.Com Jambi, 13 Maret 2026 – Dugaan tindakan tidak sesuai prosedur hukum kembali mencuat. Sejumlah orang yang mengaku sebagai penyidik dari Kepolisian Daerah Jambi disebut mengambil sebuah portal yang dijadikan barang bukti di lokasi tarikan pada Jumat (13/03/2026). Berdasarkan keterangan warga di lokasi, proses pengambilan portal tersebut diduga tidak dilakukan secara transparan dan tidak disertai penyerahan salinan resmi surat penyitaan kepada pihak yang menjaga portal tersebut. Peristiwa bermula saat sekelompok orang datang menggunakan mobil pikap ke pos portal. Salah seorang dari mereka kemudian menanyakan keberadaan pemilik portal bernama Zainal kepada seorang ibu yang berada di pos tersebut. “Bu mana Zainalnya?” tanya salah satu pria tersebut. “Lagi ngojek pak,” jawab ibu penjaga pos portal itu. Tak lama kemudian, pria yang mengaku dari Polda tersebut diduga melontarkan ancaman kepada warga agar tidak mengambil foto maupun video. “Tolong ya Bu, jangan difoto atau direkam. Ibu bisa kena pidana,” ujar pria tersebut. Tidak hanya itu, oknum tersebut juga disebut meminta handphone milik warga untuk menghapus rekaman yang sudah terambil. Dengan nada perintah ia mengatakan, “Mana hapenya, hapus.” Situasi tersebut membuat ibu penjaga pos portal merasa takut dan terintimidasi. Ketika awak media menanyakan apakah petugas memperlihatkan surat perintah penyitaan, ia mengaku sempat diperlihatkan sekilas surat yang disebut berasal dari seseorang bernama Suardi. Namun karena merasa takut akibat ancaman dan intimidasi, ia tidak berani membaca secara jelas isi surat tersebut maupun meminta salinan resmi dari petugas yang mengaku berasal dari Polda Jambi. Secara hukum, tindakan penyitaan terhadap suatu barang wajib mengikuti ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), khususnya Pasal 38 dan Pasal 39 yang mengatur bahwa penyitaan harus disertai surat perintah penyitaan serta berita acara penyitaan dan pihak yang bersangkutan berhak menerima salinan dokumen resmi tersebut. Jika benar terjadi pengambilan barang tanpa prosedur yang sah atau disertai intimidasi terhadap warga, tindakan tersebut dapat dipersoalkan melalui mekanisme praperadilan di Pengadilan Negeri maupun dilaporkan sebagai dugaan pelanggaran etik dan penyalahgunaan wewenang kepada Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Propam Polri). Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polda Jambi belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyitaan portal disertai intimidasi terhadap warga tersebut. Kasus ini pun menuai sorotan karena dinilai berpotensi mencederai prinsip due process of law dalam penegakan hukum. Penulis Tim

Read More

Swadaya Perbaiki Jalan, Kelompok Tani Desa Tarikan Malah Dilaporkan ke Polda Jambi, Diduga Ada Aktor Lain Dibelakang Suwardi.

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, 12 Maret 2026 – Minimnya kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur di Desa Tarikan, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, membuat kelompok tani setempat harus bergerak sendiri memperbaiki jalan yang menjadi akses utama aktivitas ekonomi masyarakat. Jalan tersebut selama ini menjadi jalur vital bagi petani sawit serta masyarakat yang menggantungkan hidup dari usaha perikanan. Karena kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung mendapat perhatian, kelompok tani Desa Tarikan akhirnya melakukan perbaikan secara swadaya.Namun niat baik tersebut justru berujung laporan ke Kepolisian Daerah Jambi. Ketua Kelompok Tani Desa Tarikan, Sabki, menyayangkan langkah pelaporan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan masyarakat murni bentuk kepedulian terhadap akses jalan yang menjadi urat nadi perekonomian warga. “Jalan ini dipakai petani sawit dan petani ikan untuk mencari nafkah. Karena tidak ada perhatian dari pemerintah daerah maupun pemerintah desa, kami berinisiatif memperbaiki secara swadaya,” ujar Sabki saat memberikan keterangan kepada awak media di Desa Tarikan, Kamis (12/03/2026). Sabki juga mengungkapkan bahwa Suwardi yang membuat laporan ke Polda Jambi diduga bukan aktor utama dalam persoalan tersebut. Menurutnya, ada indikasi pihak lain yang berada di belakang laporan tersebut dan diduga memiliki kepentingan tertentu. “Yang melaporkan itu bukan aktor utama. Kami menduga ada orang lain di belakangnya yang mengendalikan semua ini. Sepertinya ada kepentingan tertentu,” tegasnya. Ia berharap persoalan ini dapat dilihat secara objektif oleh aparat penegak hukum, mengingat upaya yang dilakukan kelompok tani semata-mata untuk memperbaiki akses jalan demi kelangsungan ekonomi masyarakat desa. Warga Desa Tarikan pun berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperhatikan kondisi infrastruktur di wilayah mereka, agar persoalan serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari. Penulis Tim

Read More

Dilaporkan ke Polda Jambi, Warga Desa Tarikan Tegaskan Hasil Iuran Portal untuk Perbaikan Jalan

Tajam24Jam.Com Jambi, 12 Maret 2026 – Konflik terkait portal jalan di Desa Tarikan yang sebelumnya dilaporkan ke Polda Jambi kini mendapat tanggapan dari Ketua Kelompok Tani dan masyarakat sekitar. Mereka menilai narasi yang berkembang tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Diketahui sebelumnya seseorang bernama M. Sabki disebut sebagai koordinator dalam kegiatan perbaikan jalan dengan sistem iuran masyarakat. Namun persoalan tersebut kemudian berujung laporan ke Polda Jambi dengan dugaan adanya perintangan atau penutupan akses jalan. Pada Kamis (12/03/2026), awak media melakukan investigasi langsung ke lokasi dan menemui sejumlah narasumber dari masyarakat setempat guna memperoleh informasi yang berimbang terkait persoalan tersebut. Dari hasil penelusuran, beberapa poin penting berhasil dihimpun dari penjelasan Ketua Kelompok Tani dan warga sekitar. Portal tersebut difungsikan sebagai pos iuran sukarela dari masyarakat pengguna jalan yang hasilnya digunakan untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan. Menurut mereka, iuran yang dikumpulkan di pos tersebut bersifat sukarela dan digunakan untuk kepentingan perbaikan jalan agar dapat dilalui dengan lebih layak oleh masyarakat. Akibat tidak tercapainya kesepakatan tersebut, masyarakat yang terlibat dalam musyawarah kemudian berinisiatif menjelaskan kepada publik mengenai penggunaan dana iuran yang dikumpulkan untuk perbaikan jalan. Bahkan salah satu warga yang berada di lokasi mengaku mendapat teguran secara lisan saat proses tersebut berlangsung.Menurutnya, oknum yang datang sempat mengatakan agar tidak melakukan perekaman video karena dapat berujung pada persoalan hukum. Hal tersebut memunculkan dugaan di tengah masyarakat bahwa proses pengambilan barang bukti tidak berjalan secara komunikatif. Masyarakat minta transparansi dan mediasiDalam keterangannya, masyarakat berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara terbuka dan transparan melalui mediasi bersama seluruh pihak terkait. Mereka menegaskan bahwa keberadaan portal tersebut bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan hasil musyawarah bersama yang bertujuan membantu perbaikan jalan yang selama ini belum mendapatkan perhatian anggaran. “SK tol ini hasil musyawarah masyarakat, bukan milik pribadi. Uang yang dikumpulkan semuanya untuk perbaikan jalan. Portal itu hanya sebagai pos iuran sukarela. Jika ada yang ingin iuran kami terima, kalau tidak ada pun tetap boleh lewat, tidak pernah ada penahanan,” jelas salah satu warga. Masyarakat juga berharap pemerintah dapat turun tangan melihat kondisi jalan tersebut dan memfasilitasi penyelesaian masalah secara adil. “Kami ini masyarakat biasa. Apakah hasil musyawarah masyarakat harus dianggap sebagai pelaku? Kami ingin membantu memperbaiki jalan, bukan mencari masalah. Jangan sampai niat baik masyarakat justru dianggap sebagai tindakan kriminal,” tutupnya. Penulis Tim

Read More

Sinergi TNI–Polri dan Pemda, Apel Operasi Ketupat 2026 Digelar di Polda Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 12 Maret 2026 – Komandan Korem 042/Gapu Kolonel Inf Nyamin, S.I.P., M.M., menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 yang digelar di Lapangan Markas Polda Jambi, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Apel gelar pasukan tersebut dipimpin oleh Kapolda Jambi Irjen Pol K. H. Siregar dan dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, di antaranya Ketua DPRD Provinsi Jambi, Kajati Jambi, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, para kepala OPD, serta tokoh masyarakat. Kapolda Jambi dalam keterangannya menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kepolisian terpusat yang bertujuan untuk menjamin keamanan dan kelancaran masyarakat selama periode Lebaran, khususnya dalam menghadapi arus mudik dan arus balik. “Operasi ini bertujuan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik masyarakat, sekaligus memberikan rasa aman dalam pelaksanaan ibadah serta berbagai kegiatan sosial masyarakat selama Hari Raya Idul Fitri,” ujar Kapolda. Dalam pelaksanaannya, Operasi Ketupat 2026 di wilayah Provinsi Jambi melibatkan sekitar 1.700 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya. Para personel tersebut akan ditempatkan di 44 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Penempatan pos tersebut berada di berbagai titik strategis, seperti lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, pusat-pusat keramaian, stasiun, terminal, pelabuhan, hingga bandara udara guna memastikan keamanan serta kelancaran mobilitas masyarakat selama masa libur Lebaran. Danrem 042/Gapu Kolonel Inf Nyamin menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi “Ketupat-2026” melalui sinergi TNI-Polri dan seluruh instansi terkait demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Provinsi Jambi. “Korem 042/Gapu beserta jajaran siap memberikan dukungan kepada Polda Jambi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Sinergi dan kolaborasi yang solid antar instansi menjadi kunci utama dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tegas Danrem. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban serta mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan mudik maupun saat merayakan Idul Fitri. “Kami berharap masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan tertib, mengutamakan keselamatan, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Idul Fitri,” pungkasnya. (Penrem 042/Gapu) Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Gelar Apel KRYD Jelang Operasi Ketupat 2026

Tajam24Jam.Com Jambi, 10 Maret 2026 – Kepolisian Daerah Jambi menggelar Apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai langkah awal menjelang pelaksanaan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri melalui Operasi Ketupat 2026. Apel tersebut dilaksanakan pada Selasa, (10/3/2026). Apel dipimpin langsung oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali dan diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Jambi, para Kasatgas dan Kasubsatgas KRYD sebelum Operasi Ketupat Tahun 2026, serta sebanyak 149 personel yang terlibat dalam surat perintah pelaksanaan KRYD. Dalam arahannya, Wakapolda Jambi menyampaikan bahwa pelaksanaan KRYD ini merupakan kegiatan pendahuluan sebelum digelarnya Operasi Ketupat 2026. Melalui kegiatan tersebut, seluruh personel diharapkan memahami secara jelas tugas dan fungsi masing-masing satgas sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan optimal. “Pelaksanaan KRYD ini merupakan langkah awal sebelum kita melaksanakan Operasi Ketupat. Saya harap setiap satgas dan personel memahami tugas dan fungsi masing-masing sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujar Wakapolda Jambi dalam arahannya saat apel. Ia juga menekankan pentingnya rasa tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas yang diberikan kepada personel agar tujuan operasi dapat tercapai secara maksimal. “Setiap tugas yang diberikan kepada kita harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sehingga pelaksanaan operasi berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan harapan,” tambahnya. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kegiatan KRYD merupakan bagian dari kesiapan Polda Jambi dalam memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. “Kegiatan KRYD ini merupakan upaya Polda Jambi untuk memastikan seluruh personel siap menghadapi Operasi Ketupat 2026, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kesiapan personel dan pemahaman terhadap tugas masing-masing satgas menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan selama periode operasi. “Melalui apel ini diharapkan seluruh personel memahami peran dan tanggung jawabnya sehingga pengamanan dapat berjalan maksimal dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman,” tutupnya. Penulis Tim

Read More