Polda Jambi dan Polres Jajaran Intensifkan Pengecekan SPBU, Pastikan Stok BBM Aman Pasca Penyesuaian Harga

Tajam24Jam.Com JAMBI, 18 April 2026 – Dalam rangka mengantisipasi dampak penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi, jajaran Polda Jambi bersama Polres di wilayah terus mengintensifkan patroli serta pengecekan ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini dilakukan secara serentak di berbagai wilayah, mulai dari Muaro Jambi, Tebo, Kerinci, Merangin, Bungo hingga Tanjung Jabung, dengan fokus pada pemantauan ketersediaan stok BBM, antrean kendaraan, serta antisipasi potensi penyalahgunaan BBM subsidi. Di wilayah Polsek Sungai Bahar, Polres Muaro Jambi, petugas melakukan pengecekan di SPBU No. 25.363.07 Desa Panca Bakti. Hasilnya, tidak ditemukan adanya pelangsir BBM subsidi jenis solar maupun pertalite. Namun, stok solar dilaporkan habis, sementara pertamax tersisa 140 liter dan pertalite masih tersedia sebanyak 16.370 liter. Sementara itu, di wilayah Jaluko, pengecekan dilakukan di empat SPBU yakni: SPBU No. 24.363.68 PT. Dwi Putra Borneo (Desa Rengas Bandung), SPBU No. 24.363.07 PT. Anha Energi Pratama (Simpang Sungai Duren), SPBU No. 24.363.88 PT. Energi Petro Midas (Mendalo Indah), SPBU No. 23.363.33 PT. Sinar Cahaya Metta (Mendalo Darat). Dari hasil monitoring, pasokan BBM baik subsidi maupun non subsidi terpantau lancar dan tidak ditemukan antrean berlebih di seluruh SPBU tersebut. Di Kabupaten Tebo, patroli dilakukan di SPBU Km 10 Sungai Alai, SPBU Km 2 Tebing Tinggi, dan SPBU Km 4 Tebing Tinggi, dengan hasil situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Sedangkan di wilayah Polres Kerinci, pengecekan dilakukan di sejumlah SPBU, antara lain: SPBU Pelayang Raya: pertalite kosong, namun pertamax 12.421 liter, pertamax turbo 2.797 liter, dex 7.796 liter, dan solar 6.059 liter, SPBU Koto Lebu: pertalite 20.628 liter, pertamax 8.577 liter, solar 17.684 liter, dex 7.979 liter, SPBU Sungai Liuk: pertalite 16 ton, dex 2,8 ton, SPBU Tanah Kampung: pertalite 42.000 liter, pertamax 4.794 liter, pertamax turbo 1.908 liter, dex 10.000 liter, SPBU Tutung Bungkuk: pertalite 8 ton, pertamax 6 ton, dex 9 ton (solar dan pertamax turbo kosong). Secara umum, stok BBM di wilayah Kerinci dilaporkan dalam kondisi aman dan lancar. Di wilayah Polres, Merangin, pengecekan dilakukan di: SPBU 24.373.57 Desa Koto Rayo, dengan stok antara lain dexlite 500 liter, pertamina dex 1.600 liter, pertamax 1.600 liter, dan pertalite 500 liter, SPBU 23.373.06 Desa Tambang Baru, dengan stok dexlite 1.600 liter, pertamina dex 16.000 liter, pertamax 1.600 liter, dan pertamax turbo 16.000 liter. Hasilnya, stok BBM dinyatakan cukup, tidak ditemukan antrean panjang maupun potensi gangguan. Di Kabupaten Bungo, monitoring dilakukan di: SPBU 24.372.25 Desa Rantau Ikil, dengan stok pertalite 8.335 liter, pertamax 6.076 liter, biosolar 16.664 liter, dan dexlite 8.573 liter. Antrean kendaraan terpantau normal dengan durasi 2 hingga 5 menit. SPBU 25.372.09 Kuamang Kuning, dengan stok pagi hari pertalite 4.000 liter, pertamax 4.000 liter dan dexlite 13.500 liter. Antrean pertalite tercatat cukup panjang hingga ±3 jam 30 menit. Di wilayah Tanjung Jabung Barat, pengecekan dilakukan di SPBU 23.365.47 PT. Alam Barajo, dengan stok pertamax 4.968 liter dan dexlite 5.208 liter, sementara pertalite dan solar masih dalam proses pengiriman. Situasi terpantau tertib tanpa antrean panjang. Sementara itu di Tanjung Jabung Timur, patroli dilakukan di SPBU Cantika Sabak Barat dan SPBU Simpang Tuan Mendahara Ulu, dengan hasil situasi tetap aman, distribusi BBM berjalan lancar serta tidak ditemukan gangguan kamtibmas. Secara umum, hasil patroli di berbagai wilayah menunjukkan bahwa ketersediaan BBM masih dalam kondisi aman, distribusi berjalan lancar, serta tidak ditemukan adanya praktik penimbunan maupun pelangsiran BBM subsidi. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas pasokan energi dan situasi kamtibmas. “Polda Jambi bersama Polres jajaran terus melakukan patroli dan pengecekan SPBU guna memastikan ketersediaan BBM tetap aman dan distribusinya berjalan lancar. Kami juga mengantisipasi adanya potensi penyalahgunaan BBM subsidi yang dapat merugikan masyarakat,” ujar Kabid Humas. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena untuk BBM subsidi tidak ada kenaikan harga dari pemerintah. “Kami mengajak masyarakat untuk tidak panik. Percayakan kepada pemerintah dan aparat kepolisian, distribusi BBM akan terus diawasi sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya. Dengan intensifikasi patroli ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Provinsi Jambi tetap kondusif serta aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar di tengah dinamika kebijakan penyesuaian harga BBM. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Gelar Pembukaan Audit Kinerja Itwasda Tahap I TA 2026, Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Publik

Tajam24Jam.Com Jambi, 17 April 2026 – Polda Jambi menggelar kegiatan Pembukaan Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasda Polda Jambi Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang berfokus pada aspek perencanaan dan pengorganisasian. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (17/4/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lantai III Gedung Siginjai Mapolda Jambi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar serta dihadiri oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, para pejabat utama, Kapolres jajaran, serta personel Polda Jambi dan jajaran baik secara langsung maupun virtual. Dalam pengantarnya, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar menegaskan bahwa audit kinerja merupakan bagian dari Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) yang bertujuan memastikan tata kelola organisasi berjalan sesuai ketentuan. “Audit kinerja ini bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai langkah evaluatif dalam meningkatkan kualitas kinerja, tata kelola keuangan, serta sebagai upaya strategis meminimalisir potensi penyimpangan,” jelas Irwasda. Ia juga mengungkapkan bahwa secara umum hasil audit tahun 2025 menunjukkan kinerja Polda Jambi sudah cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa temuan yang perlu menjadi perhatian, khususnya pada aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Selain itu, audit tahap I ini juga akan memeriksa penggunaan anggaran periode Januari hingga April 2026 guna memastikan penggunaan anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel. Sementara itu, dalam arahannya, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menekankan pentingnya penerapan prinsip good governance dan clean government dalam tubuh Polri. “Pelaksanaan audit kinerja ini harus menjadi early warning sekaligus nilai tambah bagi organisasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola serta penyelenggaraan tugas Kepolisian,” tegas Kapolda. Kapolda juga mengingatkan bahwa dinamika global saat ini, seperti konflik internasional, dapat berdampak pada kondisi ekonomi nasional yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas, seperti meningkatnya kriminalitas dan potensi konflik sosial. Lebih lanjut, Kapolda menegaskan pentingnya optimalisasi pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan humanis dan responsif, sejalan dengan tagline “Power is for Service”. “Seluruh jajaran harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk merespons pengaduan dengan cepat dan profesional, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi dua arah yang transparan,” ujarnya. Audit kinerja ini akan dilaksanakan selama 17 hari kerja dengan sasaran 28 Satker dan 10 Polres jajaran Polda Jambi, yang dilaksanakan oleh dua tim audit Itwasda. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Kapolda Jambi mendukung penuh pelaksanaan audit kinerja sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas institusi. “Bapak Kapolda Jambi menegaskan bahwa audit kinerja Itwasda merupakan momentum strategis untuk memperkuat tata kelola organisasi yang bersih, transparan, dan akuntabel. Hal ini sejalan dengan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas. Lebih lanjut disampaikan bahwa Kapolda Jambi juga menekankan pentingnya seluruh jajaran untuk kooperatif dalam pelaksanaan audit serta menjadikan hasil audit sebagai bahan evaluasi berkelanjutan. “Melalui audit ini diharapkan seluruh satuan kerja dapat meningkatkan kinerja, mencegah potensi pelanggaran, serta memastikan setiap program dan penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya. Penulis Tim

Read More

CCTV Kaburnya Alung Tiba-Tiba Beredar, AMAN Soroti Dugaan Ketertutupan Polda Jambi

Tajam24Jam.Com Jambi, 17 April 2026 — Polemik kaburnya buronan narkoba, M. Alung Ramadhan alias Alung, kembali memanas. Kali ini, publik dihebohkan dengan beredarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik pelarian Alung dari Mapolda Jambi—ironisnya bukan dirilis resmi oleh kepolisian, melainkan muncul dari akun Instagram pribadi. Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (AMAN) menilai kemunculan video tersebut justru memperkuat dugaan adanya ketidaktransparanan dalam penanganan kasus ini. Sejak awal mencuat, AMAN mengaku telah berulang kali mendesak Kapolda Jambi untuk membuka rekaman CCTV sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik. “Namun yang terjadi justru sebaliknya. Rekaman itu tidak pernah ditampilkan secara resmi, tiba-tiba muncul dari akun pribadi. Ini menimbulkan pertanyaan besar,” tegas perwakilan AMAN. Sejumlah kejanggalan pun disorot: Pertama, mengapa rekaman CCTV yang sejak awal menjadi tuntutan massa aksi justru tidak pernah dipublikasikan secara terbuka oleh Polda Jambi? Kedua, mengapa informasi sepenting itu justru disampaikan melalui akun media sosial pribadi, bukan kanal resmi institusi kepolisian? Ketiga, kondisi ini memunculkan spekulasi liar di tengah masyarakat: apakah fungsi komunikasi publik Kapolda Jambi telah diambil alih oleh pihak di luar institusi? Tak hanya itu, AMAN juga mempertanyakan keutuhan rekaman yang beredar. Video yang muncul hanya memperlihatkan momen pelarian, tanpa menjelaskan bagian krusial sebelumnya—termasuk bagaimana Alung bisa melepas borgol di ruang penyidik. “Ini bukan sekadar soal video. Ini soal transparansi dan kepercayaan publik. Kenapa potongan penting justru tidak ditampilkan?” lanjutnya. Bagi AMAN, situasi ini menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum di Jambi. Mereka menilai, jika benar informasi krusial justru disampaikan melalui pihak non-resmi, maka hal tersebut merupakan bentuk pengabaian terhadap hak publik untuk mendapatkan informasi yang utuh dan dapat dipertanggungjawabkan. “Satu hal yang pasti, ini menjadi penghinaan bagi masyarakat Jambi. Institusi sebesar Polda seharusnya berdiri di depan, bukan diwakili oleh akun media sosial pribadi,” tutup AMAN dengan nada keras. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polda Jambi terkait keaslian, kronologi lengkap, maupun alasan di balik tidak dipublikasikannya rekaman CCTV tersebut sejak awal. Penulis Tim

Read More

Alion Mewakili Aliansi AMAN Merasa kecewa.Tersangka DPO Alung Tak Ditampilkan Saat Konferensi Pers Polda Jambi

Tajam24Jam.Com Jambi, 17 April 2026 – M. Alung Ramadhan yang dikenal dengan alias Alung dikabarkan telah ditangkap oleh Polda Jambi. Namun, usai pelaksanaan konferensi pers pada Kamis sore, 16 April 2026, polemik justru mencuat karena sosok tersangka tidak ditampilkan ke publik, baik secara langsung maupun melalui dokumentasi foto. Kekecewaan disampaikan oleh Alion Meisen, seorang jurnalis sekaligus aktivis di Jambi. Ia menilai, tidak ditampilkannya tersangka dalam konferensi pers dapat memicu spekulasi di tengah masyarakat. “Seharusnya pihak kepolisian bisa lebih transparan. Minimal ditampilkan atau diperlihatkan fotonya, agar publik tidak bertanya-tanya,” ujar Alion. Alion juga mendesak agar Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri, bersama DPR RI, memanggil Krisno Siregar dan jajarannya untuk memberikan penjelasan secara terbuka terkait penangkapan tersebut. Menurutnya, langkah ini penting agar penanganan kasus menjadi terang benderang dan tidak menimbulkan asumsi negatif terhadap institusi kepolisian, khususnya Polda Jambi. “Jangan sampai masyarakat berasumsi yang tidak baik. Jelaskan sejelas-jelasnya, dan jangan batasi wartawan dalam bertanya agar pemberitaan tidak simpang siur,” tegasnya. Sementara itu, Krisno Siregar dalam keterangannya saat konferensi pers menyampaikan bahwa Alung telah berhasil diamankan pada dini hari di wilayah Tanjung Jabung Barat. Saat ini, tersangka tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat diungkap secara transparan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Penulis Tim

Read More

Upacara Kesadaran Nasional, Kapolda Jambi Tekankan Disiplin dan Pelayanan Publik

Tajam24Jam.Com Jambi, 17 April 2026 – Kepolisian Daerah Jambi melaksanakan kegiatan Upacara Kesadaran Nasional di Lapangan Hitam Mapolda Jambi pada Jumat (17/4/2026). Upacara yang dipimpin oleh Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, tersebut diikuti oleh jajaran pejabat utama dan seluruh personel Polda Jambi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, para Pejabat Utama Polda Jambi, serta personel Polda Jambi. Rangkaian upacara berlangsung dengan khidmat, diawali dengan penghormatan pasukan kepada inspektur upacara, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Polri, pengibaran bendera Merah Putih, hingga pembacaan Pancasila, Tri Brata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya Korpri. Kegiatan juga diisi dengan mengheningkan cipta serta diakhiri dengan pembacaan doa. Dalam amanatnya, Kapolda Jambi menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). “Setiap anggota Polri harus terus meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas, serta menjadikan aturan sebagai pedoman kerja yang utama,” tegas Kapolda. Selain itu, Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan sinergitas, baik di internal Polri maupun dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. “Soliditas internal harus diperkuat, kemudian dilanjutkan dengan membangun sinergitas bersama TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat,” lanjutnya. Kapolda Jambi juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik guna memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. “Tingkatkan kualitas pelayanan publik secara optimal, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin kuat,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menegaskan agar seluruh personel menghindari segala bentuk pelanggaran serta selalu mengedepankan sikap profesional, humanis, dan berintegritas. Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi secara bijak juga menjadi perhatian dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di era digital. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi menyampaikan bahwa kegiatan Upacara Kesadaran Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh personel dalam menjalankan tugas kepolisian. “Bapak Kapolda Jambi menegaskan bahwa Upacara Kesadaran Nasional bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat disiplin, integritas, serta tanggung jawab seluruh personel Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas. Lebih lanjut disampaikan, Kapolda Jambi juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus menjaga soliditas dan meningkatkan sinergi lintas sektor. “Melalui kegiatan ini, Kapolda berharap seluruh personel semakin solid, profesional, serta mampu membangun sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tutupnya Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Perkuat Sinergi dengan Tokoh Agama melalui Silaturahmi Bersama Pimpinan Ponpes Darul Arifin

Tajam24Jam.Com Jambi, 16 April 2026 – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menerima kunjungan silaturahmi dari Pimpinan dan Pendiri Pondok Pesantren Darul Arifin Jambi, Dr. KH. Zainul Arifin, M.Ed, MA, di ruang kerja Kapolda Jambi pada Kamis (16/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat utama Polda Jambi, di antaranya Dir Binmas Kombes Pol. Henky Poerwanto, Dir Intelkam Kombes Pol. Yuli Haryudo, serta Wadir Intelkam AKBP S. Bagus Santoso. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen institusi Polri dalam membangun komunikasi yang intensif dan kolaboratif dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya kalangan pesantren. Silaturahmi ini menghasilkan sejumlah kesepahaman strategis, di antaranya pentingnya memperkuat peran pondok pesantren sebagai mitra Polri dalam menangkal paham radikalisme, intoleransi, serta potensi konflik sosial di tengah masyarakat. Selain itu, Pondok Pesantren Darul Arifin diharapkan dapat terus menjadi pusat pembinaan moral dan keagamaan yang berkontribusi dalam menciptakan situasi yang kondusif, terutama menjelang berbagai agenda penting daerah maupun nasional. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa sinergi antara Polri dan tokoh agama merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan yang berkelanjutan. “Peran tokoh agama sangat strategis dalam menjaga kesejukan dan persatuan di tengah masyarakat. Kami berharap kerja sama ini terus diperkuat agar Jambi tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolda. Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Arifin, Dr. KH. Zainul Arifin, M.Ed, MA, menyambut baik silaturahmi ini dan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas. “Kami siap menjadi bagian dari solusi dalam menjaga persatuan umat dan menangkal berbagai paham yang dapat merusak kerukunan masyarakat,” ungkapnya. Kegiatan silaturahmi ini juga menjadi sarana komunikasi efektif dalam menyerap aspirasi tokoh agama, sekaligus memperkuat pendekatan humanis Polri dalam pelaksanaan tugas di tengah masyarakat. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bagian dari strategi Polri dalam membangun kemitraan yang kuat dengan tokoh agama. “Kapolda Jambi menegaskan bahwa kolaborasi dengan tokoh agama, khususnya melalui pondok pesantren, sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Polri tidak bisa bekerja sendiri, melainkan membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk ulama dan tokoh masyarakat,” jelas Kabid Humas. Ia juga menambahkan bahwa pendekatan humanis dan komunikasi yang intensif akan terus dikedepankan oleh Polda Jambi guna menjaga kepercayaan publik serta memperkuat stabilitas keamanan di wilayah Jambi. Penulis Tim

Read More

Desak Polda Jambi dan DPRD Turun Tangan, Penegakan Hukum Angkutan Batubara Dinilai Gagal

Tajam24Jam.Com JAMBI, 16 April 2026 — Aksi penyetopan angkutan batubara oleh Masyarakat Peduli Lalu Lintas Batubara (MPLLBB) berkembang menjadi sorotan serius terhadap krisis penegakan hukum di Provinsi Jambi. Persoalan ini tidak lagi semata menyangkut perusahaan, tetapi juga mengarah pada kinerja aparat penegak hukum yang dinilai tidak profesional. Aksi tersebut merupakan akumulasi kekecewaan terhadap sikap sejumlah perusahaan yang dinilai mengabaikan undangan resmi MPLLBB Nomor 04/MPLLBB/IV/2026 terkait rapat konsolidasi penyatuan persepsi operasional angkutan batubara. Dari banyaknya perusahaan yang diundang, hanya tiga yang hadir. Fakta itu dinilai mencerminkan rendahnya komitmen serta ketidakpatuhan terhadap upaya penyelesaian konflik yang selama ini berdampak langsung pada masyarakat. Ketua MPLLBB, Susana Wati, menegaskan bahwa masyarakat tidak bisa terus menunggu tanpa kepastian. Ia menyebut, ketika ruang dialog diabaikan dan pelanggaran terus berlangsung, tindakan langsung menjadi bentuk legitimasi sosial dalam menjaga kepentingan publik. Secara regulatif, lanjutnya, ketentuan terkait angkutan batubara sudah jelas. Instruksi Gubernur Jambi Nomor 1/INGUB/DISHUB/2024 melarang angkutan batubara melintas di jalan umum. Ketentuan tersebut juga diperkuat melalui surat Pemerintah Provinsi Jambi Nomor S.541.2442/SETDA.PRKM/IX/2024 tertanggal 2 September 2024 yang mewajibkan seluruh pemegang izin dan transportir untuk patuh.“Artinya, setiap aktivitas angkutan batubara di jalan umum merupakan pelanggaran terhadap kebijakan pemerintah daerah,” ujarnya. Namun, kondisi di lapangan dinilai justru bertolak belakang dengan aturan tersebut.Kabagops Polresta Jambi, Yumika Putra, disebut secara terbuka menyatakan bahwa pelepasan angkutan batubara yang sebelumnya dihentikan oleh MPLLBB merupakan tanggung jawabnya. Pernyataan ini dinilai sebagai bentuk pengakuan atas tindakan yang berpotensi melemahkan penegakan Instruksi Gubernur. Selain itu, ketidakhadiran Kasat Lantas Polresta Jambi, Rio Rinaldy Siregar, dalam situasi yang berkaitan langsung dengan fungsi lalu lintas juga menjadi sorotan. Hal ini dinilai memperkuat dugaan lemahnya profesionalitas serta tanggung jawab struktural dalam penanganan pelanggaran angkutan batubara. MPLLBB menilai kondisi tersebut tidak lagi sekadar persoalan teknis, melainkan telah mengarah pada kegagalan sistemik dalam penegakan hukum.Atas dasar itu, MPLLBB menyampaikan sejumlah tuntutan:Mendesak Polda Jambi melakukan evaluasi, pemeriksaan, dan penindakan internal terhadap aparat yang diduga tidak profesional.Meminta DPRD Provinsi Jambi menjalankan fungsi pengawasan dengan memanggil pihak kepolisian dan instansi terkait. Menuntut kepastian hukum yang adil, tidak tebang pilih, serta bebas dari intervensi kepentingan.Susana Wati menegaskan, jika kondisi ini terus dibiarkan, maka bukan hanya pelanggaran aturan yang terjadi, tetapi juga merosotnya wibawa hukum di mata masyarakat.“Ini bukan lagi soal angkutan batubara semata, tetapi soal keberanian negara dalam menegakkan aturan yang dibuatnya sendiri. Jika aparat tidak berdiri di atas hukum, maka masyarakat akan kehilangan kepercayaan,” tegasnya. Ia juga memastikan bahwa MPLLBB akan membawa persoalan ini ke tingkat advokasi yang lebih tinggi, termasuk membuka kemungkinan pelaporan ke institusi pengawasan internal kepolisian hingga mendorong atensi nasional apabila tidak ada langkah tegas dalam waktu dekat. Penulis Tim

Read More

Penangkapan Alung Tuai Sorotan, Publik Pertanyakan Transparansi Polda Jambi

Tajam24Jam.Com Jambi, 16 April 2026 — Penangkapan buronan kasus narkotika, Alung, oleh Polda Jambi secara cepat usai viral dan turunnya tim Itwasum Polri justru memicu gelombang pertanyaan publik. Banyak pihak menilai, keberhasilan yang datang “tiba-tiba” ini tidak menjawab persoalan utama: bagaimana tersangka bisa kabur dari ruang penyidik enam bulan lalu. Kapolda Jambi, Krisno Halomoan Siregar, menggelar konferensi pers di lobi Mapolda pada Kamis (16/04/2026) pukul 17.15 WIB. Namun, penjelasan yang disampaikan dinilai tidak jauh berbeda dari keterangan sebelumnya oleh Kabid Humas Erlan Munaji. Dalam sesi tanya jawab, sejumlah awak media mendesak agar rekaman CCTV terkait kronologi kaburnya Alung dibuka ke publik. Namun, Kapolda menyatakan hal tersebut masih dalam pertimbangan karena menyangkut “untung-rugi organisasi” serta berpotensi mengganggu protokol pengamanan internal markas. Jawaban tersebut justru menambah kecurigaan. Pasalnya, kasus ini berkaitan dengan pelarian tersangka utama dalam pengungkapan narkotika besar, yakni sabu seberat 58 kilogram—angka yang menunjukkan skala jaringan yang tidak kecil. Situasi semakin memanas ketika salah satu wartawan menyinggung laporan yang telah disampaikan langsung kepada Kapolda sejak Desember lalu terkait dugaan jaringan besar Alung, termasuk isu hilangnya dua koper barang bukti sabu yang diduga telah diperjualbelikan. Pertanyaan itu tak mendapat respons. Kapolda memilih menutup konferensi pers secara sepihak. Sikap tersebut memicu kekecewaan di kalangan jurnalis. Transparansi yang diharapkan publik belum terlihat, bahkan tersangka Alung pun tidak dihadirkan ke publik dalam rilis tersebut. Ketiadaan bukti visual maupun klarifikasi rinci memunculkan spekulasi: benarkah yang ditangkap adalah Alung yang selama ini diburu, atau sekadar upaya meredam tekanan publik? Kasus ini kini tidak hanya soal penangkapan buronan, tetapi juga menyangkut kredibilitas institusi. Publik menanti langkah konkret dan terbuka dari kepolisian untuk menjawab keraguan yang kian menguat. Penulis Tim

Read More

Tim Mabes Polri Periksa Polda Jambi, soal Kaburnya Bandar Narkoba Alung Barang Bukti 58 Kilogram.

Tajam24Jam.Com Jambi, 15 April 2026 — Tim dari Mabes Polri akhirnya turun langsung ke Polda Jambi untuk memeriksa penanganan kasus kaburnya bandar narkoba Alung yang terjadi sekitar enam bulan lalu. Kasus ini mencuat dan viral dalam sepekan terakhir, memicu sorotan publik terhadap kinerja aparat penegak hukum Diresnarkoba Polda Jambi. Pemeriksaan dilakukan pada Senin (13/04/26) hingga Rabu (15/04/2026) oleh jajaran Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri. Dua auditor yang terlibat yakni Irjen Pol Budi Wasono selaku Auditor Kepolisian Utama TK I dan Kombes Pol Manang Soebeti sebagai Auditor Kepolisian Madya TK II. Usai melakukan pemeriksaan, keduanya tampak meninggalkan Jambi melalui Bandara Sultan Thaha Saifuddin. Namun, saat dicegat awak media, mereka enggan memberikan keterangan detail terkait hasil pemeriksaan maupun perkembangan penanganan kasus tersebut. Irjen Pol Budi Wasono hanya menyampaikan singkat bahwa “semua berjalan lancar,” tanpa menjelaskan lebih jauh temuan ataupun langkah lanjutan dari Mabes Polri. Sikap tertutup ini justru menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Publik menilai transparansi sangat dibutuhkan, mengingat kasus kaburnya Alung terjadi dari dalam Mapolda Jambi—sebuah insiden serius yang mencoreng citra institusi kepolisian. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai kronologi detail pelarian, pihak yang bertanggung jawab, maupun sanksi terhadap oknum yang diduga lalai atau terlibat. Desakan agar Mabes Polri membuka hasil audit pun kian menguat. Masyarakat berharap pengusutan dilakukan secara transparan dan tuntas, agar kepercayaan publik terhadap institusi Polri tidak semakin tergerus. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Gelar Konferensi Pers, DPO Narkotika Berhasil Ditangkap di Tanjab Barat

Tajam24Jam.Com Jambi, 16 April 2026 – Kepolisian Daerah Jambi menggelar konferensi pers terkait keberhasilan pengungkapan dan penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus peredaran gelap narkotika, Kamis (16/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lobby Utama Gedung Mapolda Jambi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, didampingi Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali serta Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, Dir Resnarkoba Polda Jambi Kombes Pol. Dewa Made Palguna, Kabid Propam Polda Jambi Kombes Pol. Darno. Dalam keterangannya, Kapolda Jambi menyampaikan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja cepat Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi yang menindaklanjuti informasi masyarakat terkait keberadaan pelaku yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang. Disampaikan oleh Kapolda Jambi bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang kami diterima pada tanggal 11 April 2026 mengenai keberadaan salah seorang DPO kasus peredaran gelap narkotika atas nama M. Alung Ramadhan di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Setelah dilakukan penyelidikan dan pemantauan intensif, tim akhirnya mendapatkan informasi lanjutan bahwa pelaku bergerak menuju wilayah Tungkal Ilir. Petugas kemudian mengikuti kendaraan yang digunakan pelaku. “Pada Kamis (16/04/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB, tim berhasil melakukan penyergapan di Jalan Prof. dr. Sri Dewi, Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir. Dalam kendaraan tersebut diamankan enam orang, termasuk Alung DPO yang selama ini kami buru,” lanjutnya. Setelah berhasil diamankan, dilakukan interogasi kepada pelaku. Dari hasil keterangan pelaku disampaikannya bahwa pelaku memang memanfaatkan kelalaian petugas pada hari tersebut. Dia diperiksa sendirian oleh seorang penyidik yang berada diruangannya, sehingga Alung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melarikan diri. “Kami sudah interogasi dia, dia mengatakan bahwa benar memanfaatkan kelalaian petugas. Dia melarikan diri dengan kondisi tangannya diborgol dan melewati jendela diruangan tersebut kemudian melepaskan borgol plastik yang cukup kuat tersebut. Setelah berhasil turun pelaku berlari dan sempat bersembunyi di masjid dan samping bangunan, dia mengetahui bahwa semua petugas mencarinya sehingga dia terus berjalan kaki hingga ke wilayah aurduri. Selanjutnya dia melarikan diri menuju daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat karena memiliki kerabat disana.” jelas Kapolda Jambi. Disampaikan oleh Kapolda Jambi bahwa tim sebelumnya terus melakukan pengembangan, mengejar pelaku sampai ke Jogja karena ada jaringan TPPU nya, tim juga meminta bantuan kepada Mabes Polri dan berkoordinasi bersama pihak imigrasi jika ada melewati perbatasan. “Syukur alhamdulillah tersangka berhasil diamankan bersama 5 orang lainnya, yakni RD (41), B (47), MFM (17), RM (38), dan A (51)” ungkapnya. Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit kendaraan roda empat, alat hisap elektrik, uang tunai, serta berbagai barang pribadi lainnya yang diduga berkaitan dengan aktivitas pelaku. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti komitmen Polda Jambi dalam memberantas peredaran narkotika. “Bapak Kapolda Jambi menegaskan bahwa Polda Jambi tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku peredaran gelap narkotika. Penangkapan DPO ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam menindak tegas jaringan narkotika yang merusak generasi bangsa,” ujar Kabid Humas. Lebih lanjut, Kapolda juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam memerangi narkotika. Informasi sekecil apapun sangat berarti dalam upaya penegakan hukum dan menjaga keamanan di wilayah Jambi,” tutupnya. Penulis Tim

Read More