Amanah Jabatan dan Rasa Malu Jadi Sorotan, Benz Jono Hartono Ingatkan Pentingnya Moralitas Pemimpin

Tajam24Jam.Com JAKARTA, 5 Juni 2026 – Praktisi media massa yang juga Wakil Direktur Center for Advanced Journalism (CAJ) PWI Pusat dan Executive Director HIAWATHA Institut, Benz Jono Hartono, menyoroti pentingnya menjaga amanah jabatan dan rasa malu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui tulisan opini berjudul “Amanah Jabatan dan Rasa Malu”, Benz menegaskan bahwa jabatan publik bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat, negara, serta Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya, salah satu persoalan yang kerap menjadi tantangan dalam tata kelola pemerintahan adalah memudarnya rasa malu di kalangan pemegang kekuasaan. Padahal, rasa malu merupakan bagian penting dari nilai moral yang dapat mencegah penyalahgunaan wewenang.“Jabatan adalah amanah. Sebuah titipan rakyat yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, bukan hanya di hadapan hukum negara, tetapi juga di hadapan sejarah dan Tuhan Yang Maha Kuasa,” tulis Benz. Ia menilai hilangnya rasa malu dapat berdampak pada menurunnya integritas pejabat publik. Dalam kondisi tersebut, kekuasaan berpotensi digunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok, sementara kepentingan masyarakat menjadi terabaikan. Benz juga mengingatkan bahwa rasa malu merupakan benteng moral yang menjaga seseorang agar tetap bertindak sesuai etika dan nilai-nilai keadilan. Ketika benteng tersebut hilang, berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan dapat terjadi dan berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Selain itu, ia menyoroti fenomena budaya kebal kritik yang dinilai dapat muncul ketika pemegang jabatan merasa dirinya selalu benar. Menurutnya, kritik dan masukan dari masyarakat seharusnya dipandang sebagai bagian dari mekanisme demokrasi yang sehat.“Bangsa ini tidak kekurangan orang pintar dan berpendidikan tinggi. Namun bangsa ini membutuhkan pemimpin yang memiliki hati nurani, rasa malu, dan kesadaran bahwa jabatan hanyalah sementara,” ujarnya. Lebih lanjut, Benz menekankan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari lamanya menduduki jabatan atau besarnya kekuasaan yang dimiliki, tetapi juga dari bagaimana amanah tersebut dijalankan untuk kepentingan masyarakat luas. Ia berharap nilai-nilai moral, integritas, dan tanggung jawab dapat terus menjadi landasan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.“Sejarah tidak akan mencatat seberapa lama seseorang berkuasa, melainkan bagaimana ia menggunakan kekuasaannya,” tutupnya Penulis Tim

Read More

Perkuat Kemitraan, Polda Jambi silaturahmi bersama PWI Kota Jambi Siap Hadapi Tantangan Informasi Digital

Tajam24Jam.Com Jambi, 21 April 2026 – Sebagai langkah memperkuat sinergi menghadapi tantangan era digitalisasi, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar silaturahmi bersama jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi pada Selasa, (21/04/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis dalam membangun kesamaan persepsi antara kepolisian dan insan pers terkait pentingnya menjaga kualitas informasi di tengah arus digital yang semakin cepat dan dinamis. Hadir dalam pertemuan tersebut Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, Ketua PWI Kota Jambi Irwansyah dan para pengurus PWI Kota Jambi. Dalam kesempatan tersebut Ketua PWI Kota Jambi menyampaikan bahwa menurutnya, wartawan tidak hanya dituntut cepat dalam menyajikan berita, tetapi juga harus mampu melakukan verifikasi secara cermat. “Wartawan saat ini dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga cermat dan bertanggung jawab. Mereka harus mampu memverifikasi informasi dan menjadi penyaring di tengah derasnya arus data,” ungkapnya. Ia menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) menjadi langkah penting untuk menjaga profesionalisme di tengah terbukanya ruang informasi. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar menyebutkan bahwa perkembangan digital memiliki dua sisi yang harus diantisipasi bersama. “Informasi yang belum terverifikasi dapat dengan mudah membentuk opini publik yang keliru. Oleh karena itu, kehadiran media yang profesional sangat dibutuhkan sebagai penyeimbang,” ujar Kapolda Jambi Kapolda juga menekankan bahwa hubungan antara Polri dan media perlu terus diperkuat melalui kolaborasi yang nyata, seperti edukasi publik, peningkatan literasi digital, serta upaya bersama dalam menangkal penyebaran hoaks. Selain itu, pertemuan tersebut turut menyoroti pentingnya membangun ekosistem pers yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan platform digital secara bijak dan peningkatan kapasitas wartawan melalui pelatihan berkelanjutan. Dengan sinergi yang semakin solid antara Polda Jambi dan PWI Kota Jambi, diharapkan dapat tercipta komunikasi publik yang lebih efektif dan modern, di mana pers tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga berperan sebagai agen edukasi, kontrol sosial, serta penjaga kualitas demokrasi di era digital. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Kapolda Jambi menaruh perhatian besar terhadap pentingnya kemitraan dengan insan pers di tengah perkembangan teknologi informasi saat ini. “Kapolda Jambi menegaskan bahwa sinergi dengan insan pers, khususnya PWI Kota Jambi, merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Pers yang profesional dan berintegritas menjadi mitra Polri dalam menyampaikan informasi yang akurat serta menangkal penyebaran hoaks di ruang digital,” ujar Kabid Humas. Kabid Humas menambahkan, Polda Jambi akan terus membuka ruang komunikasi dan memperkuat kolaborasi dengan media guna menciptakan ekosistem informasi yang sehat, transparan, dan dapat dipercaya oleh masyarakat. Penulis Tim

Read More

NasDem Jambi Aksi ke Kantor PWI, Desak Tempo Minta Maaf atas Cover Surya Paloh yang Dinilai Tak Beretika

Tajam24Jam.Com Jambi, 16 April 2026 – Syarif Fasha Komandoi Aksi Desak Tempo Minta Maaf Secara Terbuka, Saat Demo di PWI JambiKetua DPW NasDem Provinsi Jambi Geram Dengan Pemberitaan Tempo, Lakukan Aksi Damai Di PWI Jambi. Ratusan Kader NasDem Jambi kepung PWI Jambi, akibat Pemberitaan Majalah Tempo.Ini Pernyataan Sikap DPW Nasdem Jambi Terhadap Pemberitaan Majalah Tempo. JAMBI — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Jambi menggelar aksi damai di depan kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi, Rabu (15/4/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas cover majalah Tempo edisi 12 April 2026 yang menampilkan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Berdasarkan pantauan di lapangan, ratusan massa mengenakan atribut khas Partai NasDem, membawa spanduk dan bendera partai. Sejumlah tulisan dalam spanduk tampak mencolok, di antaranya bertuliskan “Kami Hadir Untuk Menjaga Etika, Bukan Untuk Menekan Pers” dan “Tempo Cari Tahu, Jangan Sok Tahu!”. Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Jambi Dr,H Syarif Fasha.ME ,Melalui Sekertaris wilayah Budimansyah menyampaikan bahwa pihaknya tidak menolak kritik terhadap partai maupun figur publik, termasuk terhadap Surya Paloh. Namun kamimenilai cara penyampaian yang dilakukan melalui visualisasi cover majalah tersebut telah melampaui batas etika jurnalistik. “Kami tegaskan, kami tidak anti kritik, kami tidak anti pers. Tapi kami menolak pemberitaan yang tidak berimbang, tidak akurat, dan cenderung menggiring opini publik. Media harus tetap menjaga etika jurnalistik, menjunjung tinggi prinsip keberimbangan dan verifikasi,” ujar Sy Fasha saat di Hubungi Jurnalis. Ia juga menambahkan bahwa kebebasan pers harus berjalan seiring dengan tanggung jawab moral kepada publik. “Jangan sampai kebebasan pers disalahgunakan menjadi alat framing yang menyesatkan. Pers adalah pilar demokrasi, bukan alat untuk membentuk opini yang bias tanpa dasar yang jelas,” lanjutnya. DPW NasDem Jambi menilai visualisasi cover majalah tersebut tidak proporsional dan berpotensi merendahkan figur Surya Paloh. Selain itu, konten lanjutan seperti podcast yang menyertai pemberitaan disebut memuat informasi yang dinilai tidak berbasis pada sumber yang kredibel dan terverifikasi. Sekretaris Budimansyah, menegaskan bahwa pihaknya tetap menjunjung tinggi kebebasan pers sebagai salah satu pilar utama demokrasi. Namun, ia mengingatkan bahwa kebebasan tersebut tidak bersifat absolut. “Kebebasan pers bukan berarti bebas tanpa batas. Ada etika dan tanggung jawab yang harus dijaga agar informasi yang disampaikan tidak menyesatkan dan tetap berpijak pada fakta,” ujarnya. Lebih lanjut, DPW NasDem Jambi menilai ilustrasi dalam cover tersebut berpotensi membentuk persepsi publik yang bias dan tidak mencerminkan fungsi media sebagai kontrol sosial yang sehat dan objektif. Sebagai langkah lanjutan, DPW NasDem Jambi menyatakan dukungannya terhadap upaya pelaporan kepada Dewan Pers. Selain itu, mereka juga membuka kemungkinan menempuh jalur hukum atas dugaan pencemaran nama baik terhadap Surya Paloh. Aksi damai tersebut diakhiri dengan penyerahan pernyataan sikap kepada perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Jambi. Langkah ini disebut sebagai bentuk komitmen untuk menyelesaikan persoalan melalui mekanisme konstitusional serta jalur yang diatur dalam sistem pers nasional. Penulis Tim

Read More

Danrem 042/Gapu Terima Audiensi Ketua PWI Kota Jambi, Perkuat Sinergi Informasi Publik

Tajam24Jam.Com JAMBI, 10 April 2026 – Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M. menerima audiensi Ketua PWI Kota Jambi Irwansyah beserta pengurus dalam rangka mempererat silaturahmi dan meningkatkan sinergi antara TNI AD dengan insan pers, bertempat di ruang kerja Danrem, (Jum’at, 10/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, Danrem 042/Gapu menyampaikan pentingnya peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang dan edukatif kepada masyarakat. “Kami menyambut baik audiensi ini sebagai bentuk komunikasi konstruktif antara Korem 042/Gapu dengan PWI Kota Jambi. Sinergi yang baik dengan media sangat penting dalam mendukung tugas-tugas pembinaan teritorial,” ujar Danrem. Sementara itu, Ketua PWI Kota Jambi menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan sambutan yang diberikan. Ia menegaskan komitmen PWI untuk terus menjalin kerja sama yang harmonis dengan Korem 042/Gapu, khususnya dalam penyajian informasi yang kredibel dan bertanggung jawab. Sebagai bentuk penghargaan dan simbol kemitraan, kegiatan audiensi tersebut diakhiri dengan pemberian plakat dari Ketua PWI Kota Jambi kepada Danrem 042/Gapu dalam suasana penuh keakraban. Audiensi ini diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi antara TNI dan insan pers dalam menjaga stabilitas informasi serta mendukung pembangunan di wilayah Provinsi Jambi. (Penrem 042/Gapu) Penulis Tim

Read More

SIWO PWI Pusat Berbagi, Santuni Yatim Piatu Yayasan BASMA

Tajam24Jam.Com JAKARTA, 16 Maret 2026 – Kakak beradik, Keyko (14 tahun) dan Kimiko (5 tahun) beranjak dari rumahnya dengan langkah kaki yang penuh ceria berjalan menuju Yayasan Bangun Sinergi Umat (BASMA). Minggu 15 Maret 2026, Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyambangi Yayasan Bangun Sinergi Umat (BASMA). Hari itu dijadwalkan akan ada acara santunan dari SIWO PWI Pusat kepada anak-anak yatim, kaum dhuafa dan disabilitas binaan Yayasan Bangun Sinergi Umat (BASMA). SIWO bukan hanya badan fungsional KONI yang mendukung pembinaan olahraga di Tanah Air, tapi juga memiliki kepekaan terhadap aspek kemanusiaan. Oleh karena itu, SIWO Pusat berbagi dengan BASMA untuk menyantuni anak yatim piatu. Semua anak-anak sudah berkumpul di yayasan dari pukul 9 pagi. Termasuk Kimiko bocah yatim yang ditinggal ayahnya karena meninggal dunia 3 tahun lalu disebabkan sakit keras. Kimiko tempak tenang menanti acara dimulai sambil bermain dan bercanda dengan teman-teman di lingkungannya. Kimiko yang belum sekolah ini terlihat antusias saat mengikuti acara pemotretan. Selain wajahnya yang polos, tingkah-lakunya pun kadang tak terduga. Maklumlah bocah belia ini memang tergolong aktif dan berani. Begitu pula dengan Rahman, bocah lelaki berkebutuhan khusus (downsyndrome) yang sejak pagi sudah datang ke Yayasan Basma. Rahman yang berusia 15 tahun dan duduk di kelas 5 SLB ini pun bersemangat dalam sesi pemotretan. Yayasan Basma bukan hanya menaungi anak-anak yatim, tapi juga kaum dhuafa dan disabilitas. Ketua Yayasan BASMA, Akmal Pribadi, mengucapkan terima kasih atas kehadiran SIWO Pusat yang telah berbagi pada jelang akhir Ramadan 1447 Hijriah. “Semoga Allah memberikan yang terbaik untuk upaya atau segala kegiatan SIWO Pusat yang telah berbagi dengan Yayasan kami,” ujar Akmal Pribadi. Acara seremonial pun dimulai pukul 11.00 yang dibuka oleh MC dengan pembacaan kalam ilahi, lalu dilanjutkan sambutan dari Ketua Yayasan BASMA, Akmal Pribadi. Ketua SIWO PWI Pusat, Suryansyah merasa bersyukur bisa berada di tengah-tengah anak-anak yatim dan berbagi dengan mereka. Lebih dari 20 anak-anak yang hadir tampak bahagia di wajah mereka saat menerima bingkisan dan sejumlah uang santunan dari SIWO PWI Pusat. “Berbagi di bulan Ramadhan bersama anak yatim adalah amalan mulia untuk memuliahkan mereka. SIWO pun terpanggil untuk berbagi bersama mereka yang membutuhkannya,” kata Suryansyah, Ketua SIWO PWI Pusat. Lebih lanjut dikatakan, semoga ini bukan pertemuan terakhir. SIWO Pusat berkomitmen untuk meningkatkan sinergi dengan Yayasan BASMA pada tahun-tahun berikutnya. “Insya Allah jika tahun depan kita masih diberi kesehatan dan bertemu kembali di bulan yang penuh Rahmat ini, SIWO akan kembali menyantuni di Yayasan BASMA,” ujarnya. Serah terima dana santunan pun dilakukan SIWO PWI Pusat kepada Akmal Pribadi selaku wakil Yayasan BASMA yang berada di bilangan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Acara ditutup dengan doa dari Ustadz Yusuf, semoga dengan keberpihakan kita kepada anak-anak yatim, kaum dhuafa dan disabilitas dapat membantu dan mengangkat kaum marjinal di sekitar kita. Terakhir sesi foto bersama pun tak lupa diabadikan, sebelum beduk Dzuhur bergema. Penulis Tim

Read More

Ketum PWI Pusat Ajak Wartawan Menata Mental dalam Buka Puasa Bersama Pengurus PWI

Tajam24Jam.Com Jakarta, 11 Maret 2026 — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri jajaran pengurus PWI Pusat pada Rabu (11/3/2026) di Hall Dewan Pers, Jakarta. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembagian bingkisan kepada para pengurus PWI Pusat sebagai bentuk kebersamaan di bulan suci Ramadan. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, Sekretaris Jenderal PWI Pusat Zulmansyah Sekedang, serta Kabag Mitra Biro Penmas Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal. Akhmad Munir mengatakan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk menata mental dan menjaga kejernihan berpikir, khususnya bagi wartawan dalam menjalankan profesinya. “Wartawan perlu menata mental agar dapat menulis dengan pikiran yang sehat dan bersih. Ada penelitian yang menunjukkan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik sangat dipengaruhi oleh tingkat kesehatan mental masyarakat, termasuk orang yang memproduksi informasi itu sendiri,” ujarnya. Sementara itu, Zulmansyah Sekedang menambahkan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini juga menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kekompakan antar pengurus dalam menjalankan program organisasi. “Buka puasa bersama ini bukan sekadar kegiatan silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat sinergi dan kebersamaan di lingkungan PWI Pusat,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, para pengurus juga mendapatkan tausiah Ramadan yang disampaikan oleh Ustaz Hasbullah. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan tidak bersikap berlebihan dalam kehidupan. “Jangan jadi serakah. Dalam kehidupan, termasuk dalam menjalankan tugas dan amanah, kita harus menjaga kejujuran, kesederhanaan, dan rasa syukur,” ujarnya. Sementara itu, Kabag Mitra Biro Penmas Divisi Humas Polri Kombes Pol Drs. Ahmad Mustofa Kamal, S.H. menegaskan pentingnya menjaga kemitraan yang baik antara Polri dan insan pers. “Kami berharap hubungan kemitraan antara Polri dan insan pers, khususnya PWI, terus terjalin dengan baik. Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat serta menjaga suasana yang kondusif,” ujar Ahmad Mustofa Kamal. Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan hingga waktu berbuka puasa tiba, diikuti oleh para pengurus PWI Pusat yang hadir. Penulis Tim

Read More