Bidik Medali di Kejurnas Dayung 2026, PODSI Jambi Genjot Persiapan Atlet

Tajam24Jam.Com JAMBI, 1 Oktober 2026 — Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Provinsi Jambi terus mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 21 November hingga 1 Desember 2026 di Karawang, Jawa Barat. Sebagai bagian dari persiapan tersebut, PODSI Jambi menggelar seleksi tahap II atlet dayung di Danau Sipin, Kota Jambi, Kamis (1/10/2026) lalu. Seleksi ini menjadi salah satu tahapan penting untuk menjaring atlet potensial yang akan memperkuat kontingen Jambi pada ajang nasional tersebut. Selain persiapan menuju Kejurnas, PODSI Jambi juga mengagendakan keikutsertaan atlet dalam International Batam Sea Eagle Boat Race 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Desember 2026 di Batam. Kejuaraan tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi atlet untuk menambah pengalaman dan mengasah kemampuan bertanding. Jambi (3/10/2026). Ketua PODSI Provinsi Jambi, Raden Wawan Setiawan, mengatakan seleksi tahap II bertujuan mengukur kesiapan atlet dari berbagai aspek, mulai dari kondisi fisik, teknik kayuhan, kekompakan tim, hingga mental bertanding. Menurutnya, proses seleksi menjadi bagian dari upaya memastikan atlet yang terpilih memiliki kemampuan dan kesiapan untuk menghadapi persaingan dengan atlet dari berbagai provinsi. “Kami saat ini sedang mempersiapkan atlet-atlet dayung terbaik Provinsi Jambi untuk menghadapi Kejurnas Dayung 2026 di Karawang. Seleksi tahap II ini menjadi salah satu tahapan penting untuk melihat sejauh mana kemampuan dan kesiapan atlet, baik dari sisi teknik, fisik, maupun mental bertanding,” ujar Wawan. Ia menjelaskan, Kejurnas Dayung 2026 akan menjadi ajang evaluasi terhadap hasil pembinaan atlet yang selama ini dilakukan PODSI Jambi. Karena itu, program persiapan tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan individu, tetapi juga daya tahan, kedisiplinan, strategi perlombaan, serta koordinasi antaratlet. Wawan menyatakan optimistis kontingen dayung Jambi mampu bersaing dan memiliki peluang untuk meraih medali pada sejumlah nomor yang akan diikuti. “Kami optimistis Jambi bisa mengikuti beberapa nomor pertandingan dan memiliki peluang untuk meraih medali. Namun, semua itu harus dibarengi dengan kerja keras, disiplin, dan kesungguhan dalam menjalani latihan,” tegasnya. Untuk meningkatkan kualitas atlet, PODSI Jambi merencanakan program pertandingan persahabatan atau sparing secara berkala setiap dua minggu sekali bagi atlet yang tergabung dalam Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda). Program tersebut dirancang sebagai sarana evaluasi untuk mengukur perkembangan performa atlet secara langsung melalui pertandingan dengan lawan tanding. Wawan menilai, sparing memiliki peran penting dalam mengukur peningkatan kemampuan atlet setelah menjalani program latihan. Melalui pertandingan tersebut, pelatih dapat mengevaluasi kecepatan, teknik kayuhan, kekompakan, strategi, serta daya tahan atlet selama perlombaan. Selain aspek teknis, pertandingan persahabatan juga diharapkan mampu membentuk mental bertanding dan meningkatkan kemampuan atlet dalam menghadapi tekanan persaingan. Hasil evaluasi dari program latihan dan sparing nantinya akan menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi pelatih dan pengurus dalam menentukan atlet yang siap memperkuat kontingen Jambi di Kejurnas 2026. Atlet yang menunjukkan perkembangan positif dan kemampuan bersaing akan menjadi prioritas dalam proses penilaian. Sementara itu, nama-nama atlet yang dinyatakan lolos seleksi akan diumumkan setelah seluruh tahapan evaluasi selesai dilaksanakan. Wawan berharap program tersebut dapat memberikan pengalaman bertanding yang lebih banyak sekaligus membantu atlet memperbaiki kekurangan sebelum menghadapi kejuaraan nasional. Di sisi lain, Wawan menyayangkan tidak dipertandingkannya nomor Dragon Boat Tradisional (DBR) dalam Kejurnas Dayung 2026. Menurutnya, Jambi memiliki sejumlah atlet potensial di nomor tersebut yang telah menjalani pembinaan secara berkelanjutan. “Kami cukup menyayangkan karena nomor DBR atau Dragon Boat Tradisional tidak dipertandingkan dalam Kejurnas 2026. Padahal, Jambi juga memiliki atlet-atlet potensial di nomor tersebut. Namun, kami tidak ingin hal ini menjadi penghalang bagi atlet untuk terus berkembang,” ungkapnya. Meski nomor DBR tidak masuk dalam kategori pertandingan resmi Kejurnas, PODSI Jambi tetap berkomitmen membuka peluang bagi atlet untuk mengikuti kejuaraan lain yang relevan. “Kami tetap akan mengupayakan agar atlet-atlet DBR mendapatkan kesempatan bertanding. Atlet yang sudah berlatih dan berjuang tentu harus tetap mendapatkan perhatian serta kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka,” tambah Wawan. Ia menegaskan bahwa pembinaan olahraga dayung harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya berorientasi pada nomor yang dipertandingkan dalam satu kejuaraan. Setiap nomor memiliki potensi untuk melahirkan atlet berprestasi apabila didukung latihan yang terarah, fasilitas memadai, serta kesempatan bertanding. Menjelang Kejurnas Dayung 2026, PODSI Jambi akan terus mengoptimalkan program latihan yang mencakup peningkatan kondisi fisik, pemantapan teknik kayuhan, penguatan kekompakan tim, hingga pembentukan mental bertanding. Wawan mengingatkan seluruh atlet agar memanfaatkan waktu persiapan dengan maksimal serta menjaga kedisiplinan dan konsistensi dalam menjalani program latihan bersama pelatih. “Kami berharap seluruh atlet yang mengikuti seleksi dapat memberikan kemampuan terbaiknya. Bagi atlet yang nantinya terpilih, manfaatkan waktu persiapan yang ada untuk terus meningkatkan kemampuan. Jaga kondisi fisik, perbaiki teknik, bangun kekompakan, dan yang tidak kalah penting adalah menjaga mental serta semangat juang,” katanya. Ia juga mengharapkan dukungan dari pelatih, pengurus, pemerintah daerah, dan masyarakat agar pembinaan olahraga dayung di Provinsi Jambi dapat terus berkembang dan menghasilkan atlet berprestasi. Menurutnya, prestasi olahraga membutuhkan proses panjang, pembinaan berkelanjutan, kedisiplinan, serta sinergi dari berbagai pihak. Oleh karena itu, persiapan menuju Kejurnas tidak hanya menjadi tanggung jawab atlet dan pelatih, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Kejurnas Dayung 2026 di Karawang akan menjadi momentum bagi PODSI Jambi untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus menguji kemampuan atlet menghadapi persaingan di tingkat nasional. Melalui seleksi tahap II, program Pelatda, serta rencana sparing setiap dua minggu sekali, PODSI Jambi berupaya menyiapkan atlet yang kompetitif dan mampu memberikan hasil terbaik bagi daerah. Satu lintasan, satu perjuangan, ribuan kayuhan menuju prestasi. PODSI Jambi bertekad mengibarkan nama daerah dan memperjuangkan medali di Kejurnas Dayung 2026. Penulis Tim

Read More

Kejurnas Dayung 2026 Siap Digelar di Karawang, Jadi Gerbang Atlet Menuju PON 2028 hingga Olimpiade

Tajam24Jam.Com KARAWANG, 27 September 2026 — Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) memastikan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung 2026 akan digelar di Danau Cipule, Karawang, Jawa Barat. Ajang nasional ini mempertandingkan dua disiplin utama, yakni Rowing dan Canoeing. Berdasarkan Buletin I dan Petunjuk Teknis PB PODSI, rangkaian Kejurnas Dayung 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24–30 November 2026. Khusus rangkaian rowing, kegiatan telah dimulai dengan kedatangan kontingen pada 21 November, sedangkan pertandingan rowing berlangsung 24–27 November. Sementara cabang canoeing dijadwalkan 28–30 November. Kejurnas ini bukan sekadar perebutan medali. PB PODSI menempatkannya sebagai salah satu momentum penting untuk menyeleksi sekaligus memetakan atlet potensial nasional menuju agenda olahraga yang lebih besar, termasuk PON 2028, Asian Games hingga Olimpiade. “Ajang ini merupakan panggung pembuktian hasil latihan keras sekaligus gerbang awal penyeleksian dan pembinaan atlet,” demikian tertulis dalam buletin resmi panitia. Dalam Kejurnas tersebut, canoeing mempertandingkan 12 nomor, terdiri dari enam nomor putra dan enam nomor putri. Sedangkan rowing mempertandingkan 15 nomor, dengan delapan nomor putra dan tujuh nomor putri. Sejumlah nomor yang dipertandingkan antara lain K-1, K-2, K-4, C-1 dan C-2 pada canoeing. Sementara rowing meliputi Single Sculls, Double Sculls, Quadruple Sculls, Coxless Pairs, Coxless Fours, Eights serta nomor lightweight. Persaingan dipastikan tidak hanya mengandalkan kemampuan individu. Kontingen dari berbagai provinsi dituntut menyiapkan atlet terbaik, memenuhi administrasi peserta, serta mengikuti ketentuan teknis dan regulasi pertandingan yang mengacu pada aturan ICF (Paddle Worldwide) untuk canoeing dan FISA/World Rowing untuk rowing, dengan penyesuaian teknis yang ditetapkan panitia. PB PODSI juga menerapkan ketentuan ketat terkait pergantian atlet. Setelah technical meeting, pergantian kru perahu beregu dibatasi maksimal 50 persen dari jumlah kru, sementara pergantian atlet nomor single memiliki persyaratan khusus. Setelah perlombaan pertama, pergantian atlet juga dibatasi dan harus memenuhi ketentuan medis. Dengan persiapan yang semakin dekat, seluruh Pengprov PODSI di Indonesia kini memiliki waktu terbatas untuk memastikan kesiapan atlet dan official. Danau Cipule pun bersiap menjadi panggung pertarungan para pendayung terbaik Indonesia—tempat kekuatan kayuhan, strategi, disiplin dan mental juara diuji sebelum melangkah ke panggung yang lebih tinggi. Salam olahraga, Dayung Jaya! Penulis Tim

Read More

Pulang Bawa Medali Perak ASEAN Games 2026, Ali Mardiansyah Disambut Hangat PODSI Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 27 September 2026 — Kebanggaan menyelimuti olahraga dayung Jambi. Atlet dayung asal Jambi, Ali Mardiansyah, yang sukses meraih medali perak ASEAN Games 2026 di Nagoya, Jepang, disambut hangat Ketua PODSI Provinsi Jambi Raden Wawan Setiawan bersama jajaran pengurus PODSI di Bandara Sultan Thaha Jambi, Minggu (27/9/2026). Penyambutan tersebut menjadi bentuk apresiasi PODSI Jambi atas perjuangan Ali yang telah membawa nama Indonesia sekaligus mengharumkan Provinsi Jambi di ajang olahraga tingkat Asia Tenggara. Ketua PODSI Provinsi Jambi Raden Wawan Setiawan mengaku bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi Ali menjadi bukti bahwa atlet dayung Jambi mampu bersaing di level internasional. “Kami bangga dan berterima kasih kepada Ali yang telah berprestasi dan membanggakan nama Indonesia, khususnya Provinsi Jambi melalui olahraga dayung,” ujar Raden Wawan. Ia menyebut, Jambi sebenarnya mengirim tiga atlet putra dan putri untuk memperkuat kontingen Indonesia. Dua atlet lainnya, Tiara dan Putri, memilih perjalanan pulang melalui jalur darat, sementara Ali kembali ke Jambi menggunakan penerbangan. Raden Wawan berharap prestasi tersebut menjadi langkah awal bagi atlet-atlet dayung Jambi untuk menembus kompetisi yang lebih tinggi. “Mudah-mudahan ke depan atlet putra dan putri dayung Jambi bisa terus berkembang dan berlaga di kancah dunia,” katanya. Sementara itu, Ali Mardiansyah mengungkapkan pengalamannya selama mengikuti ASEAN Games di Jepang. Ia mengaku terkesan dengan keramahan masyarakat Jepang serta fasilitas yang diberikan kepada para atlet. Menurut Ali, salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika para atlet harus tinggal di kapal pesiar selama pelaksanaan pertandingan. “Jepang sangat menghormati tamu yang datang. Kami merasa nyaman karena semua fasilitas disediakan. Ini pengalaman pertama saya di ASEAN Games, bahkan kami tidur di kapal pesiar. Kebanyakan orang Indonesia juga ada di sana, jadi rasanya seperti berada di kampung sendiri,” ungkap Ali. Perjalanan menuju podium perak, kata Ali, tidak mudah. Salah satu tantangan terbesar adalah kondisi cuaca ekstrem berupa badai yang melanda Jepang sehingga jadwal pertandingan mengalami perubahan. Ali juga harus turun di kelas ringan dan menjalani proses penurunan berat badan dengan ketat. “Jadwal sempat berubah karena badai dan pertandingan dipercepat. Saya juga harus turun di kelas ringan sehingga harus menurunkan berat badan dan berpuasa,” ujarnya. Meski menghadapi berbagai kendala, dukungan seluruh tim membuat Ali mampu tampil maksimal hingga mempersembahkan medali perak bagi Indonesia. “Semua tim sangat mendukung sehingga saya bisa mendapatkan medali perak. Ini menjadi kebanggaan bagi Provinsi Jambi, terutama PODSI Jambi, sekaligus membawa nama Indonesia di Nagoya, Jepang,” katanya. Bidik Pra-Kualifikasi Olimpiade Los Angeles Usai ASEAN Games 2026, Ali tidak ingin berhenti pada pencapaian medali perak. Ia telah memasang target berikutnya untuk kembali memperkuat tim nasional dayung Indonesia. Ali menyebut dirinya akan mempersiapkan diri menghadapi pra-kualifikasi Olimpiade Los Angeles dan berharap kembali masuk Pelatnas untuk memperkuat skuad dayung Indonesia. Prestasi Ali di Nagoya sekaligus menjadi momentum bagi PODSI Jambi untuk terus mendorong pembinaan atlet muda agar semakin banyak atlet Jambi yang mampu menembus level nasional hingga internasional. Penulis Tim

Read More

Batam Kembali Mengguncang Laut! Sea Eagle Boat Race 2026 Siap Bakar Semangat Persaingan Internasional

Tajam24jam.com BATAM, Minggu 27/09/2026 – Perairan Batam kembali dipersiapkan menjadi panggung adu kecepatan, kekuatan, dan kekompakan tim. Batam International Sea Eagle Boat Race 2026 akan digelar pada 13–15 November 2026, mengangkat tema “Belakang Padang, Pulau Penawar Rindu.” Ajang yang diprakarsai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam ini bukan sekadar perlombaan perahu. Kompetisi tersebut menjadi momentum untuk mengangkat olahraga tradisional, memperkuat daya tarik wisata bahari, sekaligus memperkenalkan Batam kepada peserta dan wisatawan dari berbagai daerah maupun mancanegara. Dengan aksi para pendayung yang berpacu melawan derasnya gelombang, Sea Eagle Boat Race diprediksi menghadirkan persaingan sengit. Kekuatan fisik saja tidak cukup—kekompakan, ritme dayung, strategi dan mental juang menjadi penentu kemenangan. Belakang Padang yang dikenal dengan karakter budaya dan kehidupan masyarakat pesisir pun kembali mendapat sorotan. Gelaran ini sekaligus menegaskan bahwa kawasan tersebut memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata bahari dan pusat kegiatan budaya. 13–15 November 2026 menjadi tanggal yang patut dicatat. Batam bukan hanya menawarkan panorama laut, tetapi juga mempertontonkan pertarungan para pendayung yang akan mengerahkan kemampuan terbaiknya di atas air. Sea Eagle Boat Race 2026: ketika tradisi, olahraga, dan pariwisata bertemu dalam satu gelombang persaingan. Penulis Team.

Read More

Atlet Dayung Jambi Sumbang Medali Perak Asian Games 2026, PODSI Jambi Apresiasi Prestasi Letda M. Ali Mardiainsyah

Tajam24Jam.Com JAMBI, 24 September 2026 — Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga Jambi. Atlet dayung Letda M. Ali Mardiainsyah berhasil meraih medali perak pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Jambi. Capaian itu menunjukkan bahwa atlet asal Jambi mampu bersaing di level olahraga Asia. Ketua Umum PODSI Provinsi Jambi, Raden Wawan Setiawan, menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan pencapaian Letda M. Ali Mardiainsyah. Menurutnya, medali perak tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi atlet dan keluarga, tetapi juga membawa nama Jambi dan Indonesia ke pentas internasional. “Selamat dan sukses kepada Letda M. Ali Mardiainsyah atas raihan medali perak Asian Games 2026. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet dayung Jambi lainnya untuk terus berprestasi,” demikian pesan yang ditampilkan dalam ucapan PODSI Pengprov Jambi. Raihan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi pembinaan olahraga dayung di Jambi agar terus melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. PODSI Jambi pun berharap prestasi ini menjadi awal dari pencapaian-pencapaian berikutnya bagi atlet dayung Jambi di berbagai ajang internasional. Penulis Tim

Read More

Tiga Atlet Dayung Provinsi Jambi Dipercaya Perkuat Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya

Tajam24Jam.Com JAMBI, 16 September 2026 — Tiga atlet dayung asal Provinsi Jambi mendapat kepercayaan untuk memperkuat kontingen Indonesia pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya, Jepang. Ketiga atlet tersebut yakni M. Ali Mardiansyah dan Mutiara Rahma Putri yang akan bertanding pada nomor rowing, serta Letda Subhi pada cabang canoeing. Ketua Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Provinsi Jambi, Raden Wawan Setiawan, S.H., menyampaikan apresiasi atas terpilihnya tiga atlet tersebut untuk memperkuat Indonesia di ajang olahraga tingkat Asia. Menurutnya, keikutsertaan ketiga atlet tersebut menjadi bagian dari kiprah olahraga dayung Jambi sekaligus kesempatan untuk menunjukkan kemampuan di tingkat internasional.“Selamat berjuang dan bertanding. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga semangat dan sportivitas, serta bawa nama baik Indonesia dan Jambi,” ujar Raden Wawan, Rabu (16/9/2026). Raden Wawan berharap para atlet dapat mempersiapkan diri dengan baik dan menjalani seluruh pertandingan dengan penuh semangat serta menjunjung tinggi sportivitas. Keikutsertaan M. Ali Mardiansyah, Mutiara Rahma Putri, dan Letda Subhi di Asian Games Aichi-Nagoya menjadi bagian dari perjalanan pembinaan atlet dayung asal Jambi di tingkat nasional dan internasional. PODSI Provinsi Jambi juga berharap kiprah ketiganya dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda di daerah untuk terus berlatih dan mengembangkan prestasi di cabang olahraga dayung. Penulis Tim

Read More

Batanghari Jadi Arena Adu Dayung, Lomba Perahu Tradisional Jambi Rebutkan Hadiah Rp55 Juta

Tajam24Jam.Com JAMBI, 28 Agustus 2026 — Tepian Sungai Batanghari bakal berubah menjadi arena adu kecepatan pada 29 Agustus 2026. Dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Provinsi Jambi menggelar Lomba Perahu Tradisional yang memadukan semangat kompetisi olahraga dengan upaya menjaga warisan budaya masyarakat tepian sungai. Perlombaan akan berlangsung mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai di kawasan Taman Tanggo Rajo (Perenginan), depan Rumah Dinas Gubernur Jambi. Ajang ini melibatkan unsur Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jambi, Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI), serta Forum Pecinta Perahu Tradisional Jambi. Peserta akan bertarung dalam dua kategori, yakni Type A dan Type B. Panitia menyiapkan total hadiah mencapai Rp55 juta bagi para peserta yang mampu menjadi yang terbaik. Lomba perahu tradisional tersebut tidak hanya diarahkan sebagai tontonan olahraga air. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali tradisi perahu dan budaya sungai yang selama ini melekat dalam kehidupan masyarakat Jambi. Deretan perahu yang berpacu di atas Sungai Batanghari diprediksi menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Persaingan antarpeserta akan menghadirkan atmosfer kompetitif, sementara keberadaan perahu tradisional sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya lokal yang masih bertahan di tengah perkembangan olahraga modern. Ketua Umum PODSI Provinsi Jambi periode 2026–2030, Raden Wawan Setiawan, menilai pengembangan olahraga dayung membutuhkan kompetisi yang lebih banyak serta pembinaan atlet secara berkelanjutan. Wawan sebelumnya menegaskan bahwa Jambi memiliki potensi atlet dayung yang besar. Karena itu, para atlet asal daerah yang selama ini berkiprah di luar Jambi diharapkan dapat kembali dan ikut membangun prestasi olahraga dayung di daerah. “Kami berharap atlet-atlet asal Jambi dapat kembali pulang kampung dan bersama-sama membangun prestasi olahraga dayung Jambi. Potensi yang dimiliki atlet-atlet kita sangat besar untuk membawa nama Jambi kembali bersaing dan berjaya di tingkat nasional,” ujar Wawan. Menurut Wawan, pembinaan atlet tidak bisa dilepaskan dari ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang memadai. Kompetisi juga diperlukan untuk memberikan pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan atlet secara nyata. Karena itu, kegiatan lomba perahu tradisional di Sungai Batanghari memiliki nilai strategis. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, event tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas minat generasi muda terhadap olahraga dayung. Potensi Sungai Batanghari sebagai arena olahraga air juga dinilai sangat besar. Dengan karakter sungai yang menjadi ikon Provinsi Jambi, kegiatan olahraga di kawasan tersebut sekaligus dapat memperkuat hubungan antara olahraga, budaya dan pariwisata daerah. Pemilihan Tepian Sungai Batanghari sebagai lokasi lomba bukan sekadar pertimbangan teknis. Sungai terpanjang di Sumatra tersebut memiliki sejarah panjang dan menjadi bagian penting dari kehidupan sosial, ekonomi serta budaya masyarakat Jambi. Kini, sungai itu kembali menjadi panggung kompetisi. Dua kategori lomba, hadiah total Rp55 juta, serta keterlibatan unsur pemerintah, organisasi olahraga dan komunitas menjadi modal untuk menghadirkan perlombaan yang kompetitif sekaligus menghibur. Masyarakat Jambi pun memiliki kesempatan menyaksikan langsung bagaimana perahu-perahu tradisional berpacu membelah arus Batanghari. Di balik adu cepat tersebut, tersimpan pesan yang lebih besar: olahraga dapat menjadi jalan untuk menjaga tradisi tetap hidup. Lomba Perahu Tradisional Jambi bukan hanya tentang siapa yang paling cepat mencapai garis finis. Lebih dari itu, ajang ini menjadi momentum untuk mendayung bersama—menghidupkan kompetisi, menemukan bibit atlet, dan menjaga warisan Sungai Batanghari agar tetap dikenal generasi berikutnya. Penulis Tim

Read More

Seleksi Atlet Dayung Jambi Dimulai, PODSI Bidik Talenta Terbaik Menuju Kejurnas 2026

Tajam24Jam.Com Jambi, 22 Juli 2026 – Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Provinsi Jambi menggelar seleksi atlet tingkat provinsi untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung 2026 yang akan berlangsung di Situ Cipule, Karawang, Jawa Barat, pada Desember mendatang. Seleksi digelar selama tiga hari, yakni pada 29–30 Juli dan 1 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, di kawasan wisata Danau Sipin, Kota Jambi. Mengusung tema “Sesuatu yang Diinginkan Itu Dikejar, Bukan Ditunggu; Diusahakan, Bukan Sekadar Mengharapkan”, kegiatan ini menjadi ajang pencarian atlet-atlet terbaik yang akan memperkuat kontingen Jambi di tingkat nasional. Peserta seleksi berasal dari 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi, klub-klub dayung, serta peserta jalur umum dan mandiri. Mereka akan bersaing pada tiga nomor perlombaan, yakni Canoeing, Rowing, dan Traditional Boat Race (TBR)/Dragon Boat. Ketua PODSI Provinsi Jambi, Raden Wawan Setyawan, SH, mengatakan seleksi ini merupakan langkah strategis untuk menjaring atlet potensial yang mampu mengembalikan kejayaan olahraga dayung Jambi. “Kami berharap dari seleksi ini lahir atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama Jambi. Dayung selama ini dikenal sebagai salah satu cabang olahraga penyumbang medali terbesar bagi Jambi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan seleksi dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan semangat juang tinggi demi meraih kesempatan membela Provinsi Jambi di Kejurnas 2026. Sebagai bentuk koordinasi dan profesionalisme, PODSI Jambi telah menyampaikan surat pemberitahuan pelaksanaan seleksi kepada KONI Provinsi Jambi. Selain itu, PODSI juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi untuk menyiapkan tenaga medis selama kegiatan berlangsung guna mengantisipasi apabila terjadi cedera atau kondisi darurat. Melalui seleksi ini, PODSI Jambi optimistis dapat membentuk tim yang solid dan kompetitif untuk kembali membawa prestasi serta mengharumkan nama Provinsi Jambi di ajang Kejuaraan Nasional Dayung 2026. Penulis Tim

Read More

Pengurus PODSI Jambi Sambangi Atlet Pelatnas di Jatiluhur, Beri Semangat Jelang Seleksi ASEAN Games

Tajam24Jam.Com Jatiluhur, 7 Juli 2026 – Pengurus Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Provinsi Jambi yang dipimpin Ketua Umum Raden Wawan Setiawan, didampingi Sekretaris Umum, Bendahara Umum, dan Bidang Prestasi, melakukan kunjungan silaturahmi ke atlet-atlet dayung asal Jambi yang sedang menjalani Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Jatiluhur, Selasa (7/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian, dukungan, dan motivasi kepada para atlet Jambi yang tengah menjalani program latihan nasional, yakni Mutiara, Subhi, Devi, Ali, dan Riska. Dalam kesempatan itu, Raden Wawan Setiawan memberikan pesan khusus kepada Mutiara, Subhi, dan Ali yang dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Indonesia pada ajang ASEAN Games. Ia mengingatkan para atlet agar menjaga kesehatan, tetap fokus menjalani latihan, serta memberikan penampilan terbaik dalam tes yang dilaksanakan pada Selasa (7/7/2026). “Kami bangga dengan perjuangan atlet-atlet Jambi yang berhasil menembus Pelatnas. Jaga kesehatan, tetap disiplin, dan terus berjuang agar mampu mengharumkan nama Jambi serta Indonesia di kancah internasional,” ujar Raden Wawan Setiawan. Suasana silaturahmi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran jajaran pengurus PODSI Jambi diharapkan dapat menambah semangat serta kepercayaan diri para atlet dalam menghadapi tahapan seleksi dan persiapan menuju kompetisi internasional. Bidang Humas PODSI Provinsi Jambi Kemas dan Diana Penulis Tim

Read More

Ketua Baru PODSI Jambi Langsung Tancap Gas, Raden Wawan Benahi Sarana Dayung di Danau Sipin

Tajam24Jam.Com JAMBI, 27 Juni 2026 – Usai terpilih sebagai Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Provinsi Jambi periode 2026–2030, Raden Wawan Setiawan langsung bergerak cepat membenahi sarana dan prasarana olahraga dayung di kawasan Danau Sipin, Sabtu (27/6/2026). Langkah awal yang dilakukan adalah renovasi total sekretariat PODSI Provinsi Jambi beserta fasilitas pendukung yang selama ini menjadi pusat aktivitas pembinaan atlet. Pembenahan mencakup perbaikan gedung sekretariat, penataan taman dan lingkungan, renovasi gudang penyimpanan armada dayung, hingga pembaruan kamar ganti, kamar mandi, dan fasilitas kesehatan atlet. Raden Wawan menegaskan, pembinaan atlet berprestasi tidak akan berjalan maksimal tanpa didukung sarana yang layak. “Kami ingin membangun PODSI Jambi yang modern, profesional, dan berorientasi pada prestasi. Seluruh fasilitas harus mampu menunjang pembinaan atlet secara berkelanjutan,” tegasnya. Di bawah kepemimpinannya, PODSI Jambi mengusung visi menjadikan organisasi dayung yang profesional, berintegritas, dan mampu melahirkan atlet berprestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional. Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, kepengurusan baru juga akan menerapkan sistem seleksi atlet yang objektif berdasarkan kemampuan, dedikasi, dan prestasi. Peningkatan kualitas pelatih, wasit, serta pengurus juga menjadi prioritas guna memperkuat pembinaan olahraga dayung di Provinsi Jambi. Dengan pembenahan fasilitas di Danau Sipin sebagai pusat latihan dayung, PODSI Jambi optimistis mampu mencetak atlet-atlet tangguh yang siap mengharumkan nama Jambi dan Indonesia di berbagai kejuaraan. Penulis Tim

Read More