Aneh !!! Adanya Perbedaan Statement antara Kajur Kesling dan Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jambi
Tajam24Jam.Com Kota Jambi, Pada hari Minggu 11/05/2025 – Mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan Program Studi Sanitasi Lingkungan Poltekkes Kemenkes Jambi hari Senen 05/05/2025 yang lalu ingin menyampaikan kepada Direktur Poltekkes Kemenkes Jambi bahwa Dr. Sukmal Fahri selaku Kajur Kesling di duga mengintimidasi mereka dan melarang melaksanakan praktek kerja lapangan dengan alasan tidak ada manfaatnya serta tidak memberikan solusi. Saat awak media menghubungi Dr. Sukmal Fahri melalui WhatsApp memberikan statement yang berbeda, dia menyampaikan bahwa Wadir I sudah mengumpulkan mahasiswa dan sudah selesai karena ini adalah teknis pendidikan dan pertimbangan agar mahasiswa mendapatkan praktikum terbaik. Wadir I juga memberikan statement secara tertulis bahwa usulan Praktek Mahasiswa itu ditolak Aplikasi Srikandi dengan alasan belum lengkap dokumen pendukung, agar melengkapi dokumen Kerangka Acuan Kegiatan dan surat kesediaan mahasiswa. Kajur Kesling memberikan alasan kepada awak media bahwa dia menyarankan untuk Praktek Kerja Lapangan di TPA Talang Gulo lebih banyak manfaatnya dan tidak Jauh. Padahal dalam statement mahasiswa Kajur Kesling tidak memberikan solusi ataupun arahan untuk diadakan praktek di tempat lain. Sedangkan dari statement Mahasiswa bahwa Kajur Kesling menyampaikan Praktek Kerja Lapangan itu tidak ada manfaatnya untuk mahasiswa. Sedangkan didalam peraturan Praktek Kerja Lapangan merupakan bagian penting mahasiswa untuk melanjutkan semester selanjutnya. Dapat diduga adanya kepentingan pribadi Kajur Kesling, awak media akan terus melakukan penelusuran dan investigasi lebih lanjut guna memastikan kelayakan pendidikan tinggi berjalan dengan baik sebagaimana mestinya. Media tetap membuka ruang kepada Kajur Kesling dan Mahasiswa untuk Hak Jawab dan Koreksi sesuai dengan Undang-undang Pers dan Kode etik Jurnalistik. Tim Penulis