BPH Migas Tanggapi Laporan SPBU No. 14.284.633, Janjikan Tindak Lanjuti Dalam 60 Hari

Tajam24Jam.Com Pelalawan, 16 Desember 2025 – BPH Migas telah menanggapi laporan basminusantara.com terkait dugaan pelanggaran SPBU No. 14.284.633 di Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau. Dalam tanggapannya, BPH Migas menyatakan bahwa laporan tersebut telah diterima dan diteruskan ke Direktorat BBM BPH Migas untuk segera ditindaklanjuti. “Terima kasih atas informasi yang telah Anda sampaikan. Sesuai Pasal 18 ayat (2) Peraturan Menteri ESDM Nomor 40 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pengelolaan Pengaduan Masyarakat di Lingkungan Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral, tindak lanjut pengaduan masyarakat diselesaikan dalam jangka waktu paling lambat 60 (enam puluh) hari sejak pengaduan masyarakat diterima,” tulis BPH Migas dalam tanggapannya. BPH Migas juga memberikan nomor tiket untuk memantau perkembangan kasus ini. Kami akan terus memantau dan memberikan update terbaru terkait kasus ini. Keterangan:SPBU No. 14.284.633 di Pangkalan Kerinci, Pelalawan, RiauLaporan diterima oleh BPH MigasTindak lanjut pengaduan masyarakat diselesaikan dalam 60 hari Penulis Tim

Read More

Truk Pengangkut BBM Ilegal dari Jambi Mogok di Pangkalan Kerinci, Pelalawan: Penyelidikan Berlanjut

Tajam24Jam.Com PELALAWAN, 1 Desember 2025 –  Satu unit truk BM 9944 ZU, diduga mengangkut minyak ilegal dari Jambi, terjebak mogok di jalan lintas Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Senin (1/12/2025). Kerusakan ban belakang membuat truk kuning itu terhenti di bahu jalan, memicu spekulasi tentang aktivitas ilegal yang terus berlanjut di wilayah ini. Sopir mengaku dikawal seseorang berinisial CS, dengan pemilik kendaraan Inal, dan mengklaim tidak pernah tersentuh pengawasan aparat. Warga sekitar menuding, insiden serupa sering terjadi di jalur ini—bahkan ada yang menyebut penyalinan minyak ilegal malam-malam di depan Kantor Camat Pangkalan Lesung. “Kerusakan seperti ini bukan pertama kali. Pertanyaan besar: siapa yang melindungi?” ujar seorang warga. Belum ada pernyataan resmi dari Polres Pelalawan atau Pertamina terkait dugaan aktivitas ilegal ini. Kami mendesak penyelidikan transparan untuk menghentikan praktik yang merugikan rakyat. Editor: Redaksi

Read More