Kapolres Merangin bersama Forkopimda Gelar Aksi Damai untuk Negeri : Bersama Perkuat Sinergi dan Persatuan

Tajam24Jam.Com Merangin, 2 September 2025 – Dalam upaya menjaga kondusifitas daerah di tengah dinamika nasional, Pemerintah Kabupaten Merangin bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh pemuda, dan organisasi kemasyarakatan menggelar Silahturahmi dan Aksi Damai untuk Negeri. Kegiatan berlangsung di Rumah Dinas Bupati Merangin pada Selasa (02/09/2025) pukul 14.45 WIB. Bupati Merangin, H. M Syukur, S.H., M.H., menegaskan bahwa forum ini menjadi wadah penting dalam menyamakan langkah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kita semua mengetahui akhir-akhir ini banyak dinamika sosial dan politik nasional. Situasi ini tentu bisa berdampak ke daerah. Karena itu, Forkopimda harus hadir memberikan rasa aman, memastikan aspirasi masyarakat tersalurkan, dan membangun komunikasi publik yang sehat,” ujarnya. Lebih lanjut, Bupati mengingatkan pentingnya mengedepankan langkah persuasif, melibatkan tokoh adat, agama, dan pemuda dalam dialog, serta mencegah penyebaran hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan. “Dengan kekompakan Forkopimda dan dukungan semua elemen masyarakat, saya yakin Merangin akan tetap aman, kondusif, dan solid,” tambahnya. Sementara itu, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasinya atas dukungan semua pihak dalam mewujudkan aksi damai ini. “Deklarasi damai yang kita lakukan hari ini adalah bukti bahwa aspirasi bisa disampaikan dengan cara-cara yang bermartabat. Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat Merangin yang sudah sama-sama menjadi kondusifitas. Ini adalah wujud nyata kedewasaan berdemokrasi ,” ungkap Kapolres. Kapolres juga menegaskan pentingnya sinergi TNI-Polri bersama masyarakat dalam menjaga ketertiban. “Semoga kebersamaan ini menjadi modal penting untuk menjaga persatuan bangsa, serta teladan bagi generasi penerus. Mari kita jaga semangat persaudaraan, persatuan, dan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” pungkasnya. Kegiatan yang dihadiri oleh pimpinan DPRD, perwakilan TNI, Kejaksaan, Pengadilan, BIN, FKUB, serta berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan itu berlangsung tertib dan penuh keakraban. Semua pihak menyatakan komitmen untuk mendukung Aksi Damai untuk Negeri sebagai langkah bersama menjaga stabilitas dan keharmonisan di Kabupaten Merangin. Penulis Tim

Read More

Rekonstruksi Kasus Pengrusakan: Ko Pendy Ungkap Kronologi Sebenarnya

Tajam24Jam.Com Jambi, 3 Juli 2025 – Rekonstruksi kasus dugaan pengrusakan yang melibatkan Ko Pendy sebagai terlapor berlangsung pada Kamis siang (3/7/2025) di Jalan Lingkar Selatan, Kota Jambi. Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh pihak Polda Jambi, Kejaksaan, serta pelapor dalam perkara ini, yakni Acok alias Budiharjo. Kasus ini bermula dari sengketa lahan yang ditengarai terkait jalan akses yang dibangun oleh Ko Pendy. Jalan tersebut, yang diklaim masih berada di atas tanah miliknya, diduga dikuasai oleh Acok. Akibatnya, akses keluar-masuk kendaraan milik Ko Pendy menjadi terblokir total. Merasa dirugikan, Ko Pendy kemudian berusaha membuka kembali akses tersebut, yang kemudian dilaporkan oleh Acok sebagai tindak pengrusakan. Dalam proses rekonstruksi yang digelar hari ini, pihak penyidik mencoba menggambarkan ulang kronologi kejadian. Ko Pendy menjelaskan secara langsung situasi yang dialaminya hingga menyebabkan terjadinya insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan yang dilakukannya semata-mata untuk mengembalikan hak akses atas jalan yang dibangun di atas tanah miliknya sendiri. Pihak kepolisian dan kejaksaan tampak mencermati setiap adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi. Hal ini bertujuan untuk memperoleh gambaran utuh dan objektif atas peristiwa yang dilaporkan. Saat diwawancarai oleh awak media, perwakilan dari pihak Kejaksaan menyatakan bahwa kasus ini masih berada dalam tahap penyidikan. “Kami masih melakukan pendalaman terhadap seluruh keterangan dan bukti yang ada. Semua akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar salah satu jaksa yang hadir di lokasi. Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sengketa kepemilikan lahan dan hak akses jalan diperkirakan akan menjadi faktor krusial dalam proses penegakan hukum terhadap kasus ini. Penulis Tim

Read More