Pererat Silaturahmi, Kapolda dan Kapolresta Jambi Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Ass’addah Thehok

Tajam24jam.com JAMBI, Jum’at 16/10/2026 — Kapolda Jambi bersama Wakapolda Jambi dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi melaksanakan sholat Subuh berjamaah bersama masyarakat di Masjid Jami’ Ass’addah, Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Jumat (16/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, S.I.K., M.M., bersama jajaran PJU Polresta Jambi. Selain sebagai bentuk pembinaan rohani dan mental personel Polri, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membangun kedekatan antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat. Kapolda Jambi, Wakapolda Jambi, dan Kapolresta Jambi tiba di masjid sekitar pukul 04.50 WIB. Kedatangan rombongan disambut pengurus masjid dan tokoh masyarakat setempat. Sholat Subuh berlangsung khusyuk dengan dipimpin imam masjid. Usai sholat, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah agama dan doa bersama untuk memohon keamanan, kedamaian, serta keberkahan bagi Kota Jambi dan Provinsi Jambi. Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menekankan pentingnya keimanan sebagai landasan moral bagi personel Polri dalam menjalankan tugas. Menurutnya, Polri tidak hanya bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga perlu menjadi teladan dalam kehidupan beragama serta membangun hubungan harmonis dengan masyarakat. Sementara itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Polda Jambi, Polresta Jambi, dan masyarakat. Ia menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak terbatas pada penanganan persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga melalui kegiatan keagamaan dan sosial. “Semoga Jambi Selatan khususnya dan Kota Jambi pada umumnya senantiasa aman, damai, dan diberkahi,” ujarnya. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama pimpinan Polda Jambi, jajaran Polresta Jambi, pengurus masjid, serta jamaah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Kehadiran para pimpinan kepolisian tersebut diharapkan semakin memperkuat hubungan silaturahmi dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Penulis Team.

Read More

Pimpin Apel Perdana, Kapolda Jambi Tekankan Integritas, Disiplin dan Profesionalisme Kepada Seluruh Personel

Tajam24Jam.Com JAMBI, 15 Oktober 2026 – Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H. memimpin apel pagi personel Polda Jambi pada kamis (15/10/2026). Apel yang digelar di lapangan hitam Mapolda Jambi turut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi, Pejabat utama (PJU) Polda Jambi, Kapolres jajaran dan personel Polda Jambi. Dalam arahannya, Kapolda Jambi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan serta penerimaan yang diberikan kepadanya. Ia mengajak seluruh personel untuk bersama-sama menjaga amanah dalam memelihara keamanan, menegakkan hukum, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Jambi. Kapolda menegaskan bahwa setiap anggota Polri harus meluruskan niat dan menjaga integritas dalam melaksanakan tugas. Menurutnya, menjadi anggota Polri bukan semata-mata untuk mengejar jabatan, pangkat, atau penghargaan, melainkan untuk mengabdi melalui pelaksanaan tugas yang jujur, profesional, dan bertanggung jawab. “Setiap personel harus senantiasa menjaga integritas, meningkatkan disiplin, dan bekerja secara profesional. Jangan menyalahgunakan kewenangan, jangan menyakiti hati masyarakat, serta jangan pernah mengkhianati kepercayaan yang diberikan kepada kita,” tegas Kapolda Jambi. Selain itu, Kapolda meminta seluruh personel meningkatkan disiplin dan profesionalisme dengan bekerja secara sungguh-sungguh, memahami tugas dan tanggung jawab, serta berpegang teguh pada aturan yang berlaku. Setiap pelaksanaan tugas harus dilakukan secara berintegritas, berorientasi pada pelayanan, dan mengedepankan kepentingan masyarakat. Kapolda juga menekankan bahwa kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia mengingatkan agar tidak ada anggota yang melakukan kegiatan seremonial tanpa memberikan dampak nyata, melainkan harus mampu menghadirkan solusi, membangun komunikasi, serta memberikan pelayanan yang humanis. “Polri harus benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan sampai masyarakat hanya melihat kehadiran kita dalam kegiatan seremonial, tetapi ketika membutuhkan bantuan, pelayanan, dan perlindungan, justru tidak merasakan manfaatnya. Bangun komunikasi, dengarkan keluhan masyarakat, dan berikan pelayanan yang profesional, adil, serta humanis,” lanjutnya. Dalam arahannya, Kapolda turut mengajak seluruh personel membangun soliditas dan kerja sama sebagai satu keluarga besar Polda Jambi. Seluruh anggota diminta saling mendukung dalam pelaksanaan tugas, menjaga loyalitas kepada institusi, hukum, dan kepentingan masyarakat, serta menghindari loyalitas yang justru membenarkan kesalahan. Kapolda juga mengingatkan bahwa perubahan di lingkungan Polri harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata. Setiap personel diharapkan mampu bekerja berdasarkan fakta, data, evaluasi, dan solusi, serta berani melakukan perbaikan demi meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian. “Saya tidak menuntut perubahan hanya dalam kata-kata. Saya ingin melihat perubahan dalam sikap, perilaku, cara bekerja, dan hasil pelaksanaan tugas. Kita harus bekerja berdasarkan fakta, data, evaluasi, dan solusi. Setiap pimpinan satuan harus mampu menilai hasil kerja anggotanya secara objektif dan berani melakukan perbaikan,” ujar Kapolda. Menutup arahannya, Kapolda mengajak seluruh personel untuk tetap menjaga semangat pengabdian, memperkuat kebersamaan, serta membangun Polda Jambi yang profesional, berintegritas, responsif, dan semakin dipercaya masyarakat. “Pegang teguh integritas dan laksanakan tugas dengan ikhlas, serta buktikan pengabdian melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Kapolda. Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Pimpin Upacara Serah Terima Pataka Siginjai Sakti Wira Bhakti dan Pelepasan Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Tajam24Jam.Com JAMBI, 14 Oktober 2026 – Polda Jambi menggelar upacara serah terima Pataka Kepolisian Daerah Jambi Siginjai Sakti Wira Bhakti sekaligus pelepasan Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., beserta istri, pada Rabu (14/10/2026) di Lapangan Mapolda Jambi. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.45 WIB tersebut dipimpin oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., dan dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.Si., para pejabat utama Polda Jambi, para Kapolres/ta jajaran, para perwira menengah, serta pengurus Bhayangkari Polda Jambi. Upacara berlangsung khidmat dengan diawali masuknya Komandan Upacara dan Inspektur Upacara ke lapangan, dilanjutkan menyanyikan Mars Polri, penghormatan pasukan, serta laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara. Puncak kegiatan ditandai dengan masuknya Pataka Polda Jambi Siginjai Sakti Wira Bhakti ke lapangan upacara dan prosesi penyerahan pataka dari Irjen Pol. Krisno H. Siregar kepada Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H. Prosesi tersebut menjadi bagian penting dari kesinambungan kepemimpinan dan pengabdian dalam menjaga kehormatan serta nama baik institusi Polri, khususnya Polda Jambi. Setelah rangkaian upacara serah terima pataka selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara pelepasan Irjen Pol. Krisno H. Siregar beserta istri melalui tradisi Pedang Pora dan prosesi adat Melayu Jambi. Tradisi pelepasan tersebut berlangsung penuh penghormatan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan dedikasi Irjen Pol. Krisno H. Siregar selama menjalankan tugas, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan menjaga nilai-nilai kebersamaan di lingkungan keluarga besar Polda Jambi. Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa serah terima Pataka Siginjai Sakti Wira Bhakti merupakan simbol kehormatan, identitas, serta semangat pengabdian yang harus senantiasa dijaga oleh seluruh personel Polda Jambi. “Serah terima pataka ini bukan sekadar rangkaian seremonial, tetapi merupakan simbol kesinambungan pengabdian, tanggung jawab, dan komitmen seluruh personel Polda Jambi dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pataka Siginjai Sakti Wira Bhakti harus menjadi pedoman bagi setiap anggota Polri dalam melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan berintegritas,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan pesan Kapolda Jambi. Lebih lanjut, Kapolda Jambi juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Irjen Pol. Krisno H. Siregar atas dedikasi serta kontribusi yang telah diberikan selama mengemban amanah di Polda Jambi. “Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Irjen Pol. Krisno H. Siregar beserta keluarga atas pengabdian dan kebersamaan selama bertugas. Semoga pengalaman dan dedikasi yang telah diberikan menjadi bagian dari perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan negara, serta senantiasa diberikan kesuksesan dalam melaksanakan tugas selanjutnya,” lanjutnya. Kabid Humas menegaskan, melalui momentum serah terima pataka dan tradisi pelepasan tersebut, seluruh jajaran Polda Jambi diharapkan terus menjaga soliditas, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri. “Pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi dengan semangat kebersamaan dan kesiapan untuk terus meningkatkan kinerja. Polda Jambi berkomitmen melanjutkan pengabdian dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tutup Kombes Pol. Erlan Munaji. Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Tekankan Peran Ibu Asuh dalam Pembinaan dan Penguatan Moril Polwan

Tajam24Jam.Com JAMBI, 14 Oktober 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melaksanakan kegiatan Serah Terima Tugas Ibu Asuh Polisi Wanita (Polwan) Polda Jambi dari Ny. Evi Krisno H. Siregar kepada Ny. Septiana Widodo di Aula Lantai IV Gedung Utama Mapolda Jambi,Rabu (14/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., beserta istri, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.Si., para pejabat utama Polda Jambi beserta istri, para Kapolres/ta jajaran Polda Jambi beserta istri, para perwira menengah Polda Jambi, serta pengurus Bhayangkari Polda Jambi. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, dan pembacaan surat tugas Ibu Asuh Polwan Polda Jambi. Selanjutnya dilaksanakan prosesi pelepasan dan pemasangan selendang Ibu Asuh Polwan, penyerahan lencana, penandatanganan berita acara serah terima tugas, serta arahan Kapolda Jambi. Dalam sambutannya, Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberadaan Ibu Asuh Polwan memiliki peran penting dalam memberikan perhatian, pendampingan, serta penguatan moril bagi Polwan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri. Kapolda Jambi menegaskan bahwa pembinaan Polwan harus dilaksanakan dengan mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan, saling menghormati, serta menjaga hubungan yang harmonis antara senior dan junior. “Saya berharap hubungan antara senior dan junior di lingkungan Polwan tetap terjalin dengan baik. Jadikan senioritas sebagai sarana untuk membimbing, mengayomi, dan memberikan teladan, bukan untuk melakukan tindakan kekerasan maupun kontak fisik yang tidak semestinya. Setiap anggota harus saling menghormati dan menjaga kehormatan institusi Polri,” tegas Kapolda Jambi. Kapolda juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Ny. Evi Krisno H. Siregar atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjalankan tugas sebagai Ibu Asuh Polwan Polda Jambi. “Atas nama pimpinan, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Ny. Evi Krisno H. Siregar yang telah menjalankan tugas sebagai Ibu Asuh Polwan Polda Jambi. Semoga segala perhatian, bimbingan, dan pengabdian yang telah diberikan menjadi motivasi bagi Polwan untuk terus meningkatkan kualitas diri dan profesionalisme dalam bertugas,” ungkapnya. Dengan serah terima tugas ini, diharapkan peran Ibu Asuh Polwan Polda Jambi di bawah kepemimpinan Ny. Septiana Widodo dapat terus memperkuat pembinaan, membangun kebersamaan, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan saling mendukung bagi seluruh Polwan. Kapolda Jambi berharap seluruh Polwan Polda Jambi senantiasa menjaga integritas, disiplin, dan etika profesi, serta terus meningkatkan kemampuan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Penulis Tim

Read More

Tradisi Pedang Pora dan Adat Melayu Jambi Sambut Kapolda Jambi Irjen Pol. Widodo di Mapolda

Tajam24Jam.Com JAMBI, 14 Oktober 2026 – Polda Jambi menggelar tradisi penyambutan Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., di Mapolda Jambi, Rabu (14/10/2026) pagi. Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan mengangkat kearifan lokal melalui rangkaian adat Melayu Jambi. Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., para pejabat utama (PJU) Polda Jambi, para Kapolres/ta jajaran Polda Jambi, serta pengurus Bhayangkari Daerah Jambi. Rangkaian prosesi diawali dengan penyambutan Kapolda Jambi beserta Ibu di pintu masuk Mapolda Jambi, didampingi petugas adat Melayu Jambi. Selanjutnya, dilaksanakan prosesi jajar hormat dan Lapsat, pedang pora, serta penyambutan melalui pertunjukan silat Melayu Jambi saat Kapolda tiba di lobi Mapolda. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kato bejawab oleh petugas Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi dan penaburan beras kunyit sebagai bagian dari tradisi adat penyambutan. Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa tradisi penyambutan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan sekaligus upaya melestarikan nilai-nilai budaya lokal yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Jambi. “Tradisi penyambutan dengan adat Melayu Jambi ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan terhadap nilai-nilai budaya daerah. Kearifan lokal menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dalam pelaksanaan tugas,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Kabid Humas menambahkan, dengan kepemimpinan Kapolda Jambi yang baru, diharapkan seluruh personel Polda Jambi semakin memperkuat soliditas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Dengan semangat kebersamaan dan berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal, Polda Jambi berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mewujudkan Polri yang humanis, profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat,” tutupnya. Penulis Tim

Read More

Dugaan Penganiayaan Santri di Muaro Jambi, Kuasa Hukum Desak Kapolda Tangkap Terduga Pelaku

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 12 Oktober 2026 — Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang santri berinisial MP (14) di Pondok Pesantren Sabilul Jannah, Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, menjadi sorotan. Kuasa hukum korban mendesak Polda Jambi mengusut tuntas perkara tersebut dan mengambil tindakan hukum terhadap terduga pelaku sesuai ketentuan yang berlaku. Korban kini mendapat pendampingan hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makalam Justice Center. Pendampingan tersebut disampaikan setelah ibu korban, Irmawati, bertemu dengan tim kuasa hukum yang dipimpin Direktur LBH Makalam Justice Center, Romiyanto, S.H., M.H., pada Senin (12/10/2026). Berdasarkan keterangan yang dihimpun, dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang guru berinisial MH itu terjadi di area asrama pesantren pada Rabu (7/10/2026). Akibat kejadian tersebut, MP dilaporkan mengalami luka memar dan pembengkakan serius pada mata kiri hingga mengeluarkan darah. Korban juga disebut sempat pingsan dan mengalami muntah darah setelah siuman. Pihak keluarga baru mengetahui kondisi korban pada Sabtu (10/10/2026), setelah MP diduga melarikan diri dari lingkungan pesantren dan pulang ke rumah secara diam-diam dengan bantuan rekannya. Keluarga menduga terdapat upaya menghalangi pertemuan korban dengan orang tuanya. Dugaan tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut oleh aparat penegak hukum. Setelah mengetahui kondisi anaknya, keluarga membawa MP ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan medis dan proses visum et repertum. Pada hari yang sama, keluarga melaporkan dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur tersebut ke Polda Jambi. Direktur LBH Makalam Justice Center sekaligus kuasa hukum korban, Romiyanto, mengecam keras dugaan kekerasan yang terjadi di lingkungan pendidikan tersebut. “Tempat pendidikan seharusnya menjadi ruang aman kedua bagi anak selain rumah. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Tindakan ini sangat tidak terpuji dan menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan di Jambi,” ujar Romiyanto kepada wartawan, Senin (12/10/2026). Ia mendesak Kapolda Jambi agar segera mengusut laporan tersebut secara profesional, mendalami seluruh keterangan dan bukti, serta mengambil langkah hukum terhadap terduga pelaku sesuai hasil penyelidikan dan ketentuan perundang-undangan. “Saya meminta Kapolda Jambi melakukan penyelidikan secara mendalam dan mengambil tindakan tegas terhadap terduga pelaku sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. Romiyanto juga mengungkapkan adanya indikasi bahwa dugaan kekerasan tersebut tidak hanya menimpa MP. Berdasarkan keterangan korban, diduga terdapat santri lain yang mengalami perlakuan serupa, tetapi belum berani melapor karena takut. “Kami mengimbau para santri maupun keluarga yang merasa menjadi korban untuk tidak takut menyampaikan keterangan. LBH Makalam Justice Center siap memberikan pendampingan hukum secara cuma-cuma atau pro bono,” katanya. Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat korban masih berusia 14 tahun dan berada di lingkungan pendidikan yang semestinya menjamin keamanan serta perlindungan anak. Penanganan perkara diharapkan dilakukan secara transparan dan profesional, dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi korban serta tetap menjunjung asas praduga tak bersalah terhadap pihak yang dilaporkan. Penulis Tim

Read More

Situasi Karhutla Jambi, 144 Hotspot Terdeteksi dan 4.267,51 Hektare Lahan Terbakar

Tajam24Jam.Com JAMBI, 6 Oktober 2026 – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi terus dilakukan secara terpadu oleh unsur TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah, BMKG serta instansi terkait. Berdasarkan data Posko Satgas Karhutla Provinsi Jambi per Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB, tercatat sebanyak 144 hotspot terdeteksi di wilayah Provinsi Jambi. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 199 hotspot. Sementara secara kumulatif sepanjang tahun 2026, jumlah hotspot mencapai 12.106 titik berdasarkan data Aqua/Terra dan Suomi NPP. Dari sisi luasan, total lahan yang terbakar sejak 1 Januari hingga 6 Oktober 2026 tercatat mencapai 4.267,51 hektare. Beberapa wilayah dengan luasan terbakar terbesar antara lain Kabupaten Batanghari 1.306,81 hektare, Tanjung Jabung Barat 666,45 hektare, Tanjung Jabung Timur 659,18 hektare, Muaro Jambi 608,71 hektare, dan Sarolangun 508,55 hektare. Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, jajaran Polda Jambi bersama seluruh stakeholder terus melakukan langkah pencegahan, pemantauan dan penanganan karhutla, khususnya terhadap titik-titik yang terindikasi mengalami peningkatan aktivitas kebakaran. “Polda Jambi bersama seluruh stakeholder terus bersinergi dalam penanganan karhutla. Setiap informasi hotspot menjadi perhatian untuk segera dilakukan pengecekan di lapangan, sehingga potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin dan tidak meluas,” uja Kombes Pol. Erlan. Kabid Humas menambahkan, upaya penanganan tidak hanya dilakukan melalui pemadaman, tetapi juga patroli, pemantauan titik hotspot, sosialisasi kepada masyarakat serta penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan secara ilegal. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kondisi cuaca dan kualitas udara di sejumlah wilayah masih perlu menjadi perhatian bersama. Apabila menemukan adanya kebakaran atau aktivitas pembakaran lahan, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti,” tegasnya. Penegakan Hukum Terus BerjalanSelain upaya pencegahan dan pemadaman, Polda Jambi juga terus melakukan penegakan hukum terhadap kasus karhutla. Berdasarkan data per 6 Oktober 2026, tercatat 90 kasus dalam proses penanganan hukum, terdiri dari 71 kasus tahap penyelidikan dan 19 kasus tahap penyidikan, dengan 18 orang tersangka. Kabid Humas menegaskan, penegakan hukum merupakan bagian penting dalam upaya memberikan efek jera sekaligus mencegah terjadinya pembakaran hutan dan lahan secara berulang. “Kami tidak hanya mengedepankan upaya pemadaman, tetapi juga melakukan penegakan hukum secara profesional terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan. Ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga lingkungan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat,” jelasnya. Sementara itu, kondisi kualitas udara di sejumlah wilayah juga menjadi perhatian. Data ISPU menunjukkan Kota Jambi berada pada angka 355 (berbahaya), Kabupaten Muaro Jambi 617 (berbahaya), Kabupaten Tebo 336 (berbahaya), dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur 205 (sangat tidak sehat). “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Pencegahan karhutla bukan hanya tugas pemerintah dan aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jambi harus tetap mantap, aman, sehat dan bebas asap,” pungkas Kabid Humas. Penulis Tim

Read More

Tim Gabungan Padamkan Hotspot di Desa Pelayangan Batanghari, Luas Lahan Terbakar ±0,8 Hektare

Tajam24Jam.Com BATANGHARI, 5 Oktober 2026 – Tim gabungan dari Polri, TNI dan Manggala Agni melakukan pengecekan sekaligus penanganan titik panas (hotspot) yang terdeteksi di Desa Pelayangan, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Senin (5/10/2026). Pengecekan dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB setelah personel piket Polsek Muara Tembesi menerima informasi dari Manggala Agni Daops X Muara Bulian terkait adanya titik panas di wilayah tersebut. Setibanya di lokasi, tim menemukan lahan dengan luas keseluruhan sekitar 4 hektare, dengan area yang terbakar diperkirakan mencapai ±0,8 hektare. Kebakaran diperkirakan terjadi sejak Minggu (4/10/2026). Dalam penanganan tersebut, sebanyak tiga personel Polri, satu personel TNI dan dua personel Manggala Agni dikerahkan ke lokasi. Tim gabungan kemudian melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dipadamkan. Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, langkah cepat dilakukan setelah informasi hotspot diterima untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencegah api meluas. “Begitu menerima informasi adanya titik panas, personel bersama TNI dan Manggala Agni langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Tim kemudian melakukan upaya pemadaman dan saat ini api sudah berhasil dipadamkan,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji. Kombes Pol. Erlan menegaskan, kepolisian juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pemilik lahan serta penyebab terjadinya kebakaran. “Kami juga melakukan penyelidikan terhadap pemilik kebun atau lahan dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya kembali titik api. Penanganan karhutla tidak hanya sebatas pemadaman, tetapi juga memastikan penyebabnya dapat diketahui,” jelasnya. Lebih lanjut Kombes Pol. Erlan Munaji mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi yang berpotensi memicu kebakaran meluas. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan. Apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran, segera laporkan kepada aparat atau petugas terkait agar dapat ditangani dengan cepat, “tutupnya. Penulis Tim

Read More

Fajar Baru Polda Jambi: Menguji Visi Transformasi Kapolda Jambi Baru Melalui Estafet Kepemimpinan

Tajam24Jam.Com JAMBI, 4 Oktober 2026 – Peta penegakan hukum dan stabilitas keamanan di Provinsi Jambi resmi memasuki babak baru yang krusial. Melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026, tongkat komando Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi kini beralih dari Irjen Pol Krisno H. Siregar kepada Irjen Pol Widodo [jambiindependent.disway.id]. Prosesi serah terima jabatan (sertijab) yang berlangsung khidmat di Rupatama Mabes Polri menandai dimulainya era baru kepemimpinan Korps Bhayangkara di daerah ini [jambiindependent.disway.id]. Momentum rotasi pimpinan ini tidak sekadar dimaknai sebagai rutinitas penyegaran organisasi. Elemen mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melihat pergantian ini sebagai peluang emas sekaligus ajang pembuktian transformasi penegakan hukum yang berkeadilan, selaras dengan komitmen besar yang digaungkan oleh Kapolri baru. Apresiasi Elegan dan Harapan KampusPresiden Mahasiswa (Presma) UIN STS Jambi secara khusus menyampaikan ucapan selamat atas amanah baru yang diemban oleh Irjen Pol Widodo. Mahasiswa mengapresiasi estafet ini sebagai energi positif bagi masa depan kamtibmas di Jambi.“Kami mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Irjen Pol Widodo di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Kehadiran pimpinan baru selalu membawa optimisme baru. Kami menaruh harapan besar bahwa di bawah kepemimpinan beliau, Polda Jambi mampu melahirkan respons cepat yang presisi terhadap kebutuhan keadilan masyarakat,” ujar Presma UIN STS Jambi dalam keterangan resminya, Minggu (4/10). Mahasiswa menilai, modal pengalaman Irjen Pol Widodo di berbagai posisi strategis sebelumnya akan menjadi kompas penting dalam memetakan karakteristik serta kompleksitas sosial-geografis Jambi yang unik.Kondisi Riil Jambi: Pemetaan Masalah yang Menanti TerobosanSecara objektif, Presma UIN STS Jambi memaparkan dinamika riil di lapangan yang memerlukan atensi taktis, tegas, dan tuntas dari jajaran Polda Jambi: Penulis Tim

Read More

Begini momen Vicky, Bedu dan Dede Usai Tanding di Kapolda Fighter di Jambi

Tajam24Jam.Com Jambi, 4 Oktober 2026 – Selesai Bertanding, Vicky, Bedu dan Dede Sunandar Sarapan Bareng di Jambi. Usai Saling Pukul di Ring, Vicky, Bedu dan Dede Sunandar Sarapan Bareng di Jambi. Jambi – Setelah malam sebelumnya saling berhadapan dan jual beli pukulan di atas ring Kapolda Fighter, tiga selebritis Vicky “The Gladiator” Prasetyo, Bedu, dan Dede Sunandar justru terlihat akrab dan bercanda bersama. Ketiganya tampak menikmati suasana santai saat sarapan bersama di salah satu kafe di Kota Jambi, Minggu (4/10/2026) pagi. Tak terlihat ketegangan maupun rasa dendam setelah pertandingan yang berlangsung sengit. Vicky, Bedu dan Dede justru terlihat saling bercanda dan menikmati sarapan bersama. Momen tersebut menjadi cerita tersendiri setelah pertandingan malam sebelumnya sempat berlangsung menegangkan. Vicky “The Gladiator” Prasetyo dan Dede Sunandar terlibat duel di atas ring yang diwarnai jual beli pukulan. Dede Sunandar bahkan sempat terjatuh setelah terkena pukulan Vicky. Pertandingan kemudian dihentikan sementara dan Dede langsung dibawa ke bawah ring untuk mendapatkan pemeriksaan dari tim medis. Dede selanjutnya sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Kondisinya kemudian membaik dan tidak mengalami masalah serius. Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang yang turut memastikan kondisi Dede mengatakan pihaknya memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan sesuai aturan dan profesional. “Kita memastikan pelaksanaan berjalan dengan baik sesuai dengan aturan dan profesional, kondisi Dede Sunandar saat ini sudah membaik,” jelasnya. Sementara itu, Vicky Prasetyo mengatakan dirinya tidak bermaksud memukul Dede dengan keras. Namun, saat berada di atas ring, pertandingan berlangsung serius. “Jadi kita kalau tarung di atas ring ya serius,” ujarnya. Dede Sunandar pun tidak mempermasalahkan kejadian tersebut. Dengan gaya santainya, ia bahkan bergurau mengenai pukulan yang diterimanya. “Ya kalau dipukul ya sakit,” timpalnya sembari tertawa. Penulis Tim

Read More