Nelayan Apresiasi Polres Bangka Barat dan Warga atas Penyelamatan Setelah Terombang-ambing Lebih 10 Jam

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 31 Desember 2025 – Nelayan korban kapal karam di Perairan Pantai Bembang, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polres Bangka Barat bersama warga nelayan atas upaya penyelamatan yang dilakukan setelah dirinya terombang-ambing di laut lebih dari 10 jam. Rabu 31 Desember 2025. Nelayan tersebut, Agus (35), mengaku keselamatannya tidak terlepas dari respon cepat aparat kepolisian dan warga yang langsung melakukan pencarian meskipun kondisi cuaca di perairan cukup buruk. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Polres Bangka Barat dan warga nelayan yang telah menyelamatkan kami. Kami terombang-ambing lebih dari 10 jam di laut, namun pencarian tetap dilakukan sampai kami ditemukan,” kata Agus. Upaya pencarian dan evakuasi dilakukan oleh Sat Polairud Polres Bangka Barat bersama warga nelayan sejak laporan diterima. Tim melakukan penyisiran di perairan sekitar Pantai Bembang hingga akhirnya korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama dan kepedulian bersama antara kepolisian dan masyarakat. Polres Bangka Barat juga mengimbau para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut, khususnya di tengah musim angin barat. Penulis Tim 

Read More

Polres Bangka Barat dan Warga Selamatkan Korban Kapal Karam di Perairan Bembang

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 30 Desember 2025 – Kepolisian Resor Bangka Barat melalui Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) bersama Direktorat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung dan masyarakat nelayan berhasil menemukan seluruh korban kapal karam di Perairan Pantai Bembang, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (30/12/2025), dalam kondisi selamat. Pencarian dilakukan sejak pukul 14.00 WIB hingga malam hari setelah adanya laporan kapal nelayan yang mengalami karam akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan tersebut. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, kejadian bermula saat tiga nelayan berangkat melaut sejak pagi hari untuk memasang rompong sekaligus memancing. “Sekitar pukul 08.30 WIB, salah satu korban sempat menghubungi rekannya melalui panggilan video dan menyampaikan bahwa kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan dan pecah di tengah laut,” kata Iptu Yos Sudarso. Mengetahui informasi tersebut, rekan korban segera melapor kepada kepala desa setempat dan mengajak nelayan lainnya untuk melakukan pencarian awal. Selanjutnya, upaya pencarian dilanjutkan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Satpolairud Polres Bangka Barat, Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, serta masyarakat nelayan. Hingga sekitar pukul 18.30 WIB, tim gabungan melihat cahaya senter di tengah perairan. Petugas kemudian mendekati sumber cahaya dan menemukan ketiga korban dalam keadaan selamat, sebelum dievakuasi ke daratan. Ketiga korban masing-masing bernama Afan (48) warga Dusun Kimjung, Desa Puput, Parittiga; Marhan (45) warga Dusun Kedondong, Desa Tumbak Petar, Jebus; serta Agus (35) warga Dusun Ketayu, Desa Ketap. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kapal nelayan tersebut karam akibat cuaca ekstrem disertai gelombang tinggi sehingga hanyut hingga ke sekitar Pulau Kemuja. Dalam kesempatan itu, Kasi Humas Polres Bangka Barat menyampaikan imbauan kepada masyarakat pesisir dan nelayan agar lebih mengutamakan keselamatan saat melaut, terlebih saat ini telah memasuki musim barat. “Kami mengimbau para nelayan untuk selalu memantau perkembangan cuaca, memastikan kondisi kapal dan perlengkapan keselamatan dalam keadaan baik, serta tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan,” ujarnya. Ia menegaskan, Polres Bangka Barat akan terus hadir dan bersinergi dengan instansi terkait serta masyarakat dalam upaya pencarian dan penyelamatan, sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan aktivitas masyarakat di wilayah perairan. Penulis Tim 

Read More