Ketua IREMA Desa Wonoharjo Turun Gunung Gaungkan Pemuda Untuk Aktifkan Ronda

Tajam24Jam.Com Jabar, 13 September 2025 – Berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 300.1.4/ e.1/ BAK Tanggal 03 September Tahun 2025 tentang peningkatan peran Satuan Keamanan Lintas Masyarakat (SATLINMAS) perihal kondusifitas penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (TRANTIBUMLINMAS) di daerah. Ahmad Wahyu Saputra Ketua Umum Ikatan Remaja Masjid (IREMA) Desa Wonoharjo, Pangandaran, Jawa Barat gaungkan pemuda untuk ikut berpartisipasi aktifkan Ronda disetiap lingkungan. Mengingat di Desa Wonoharjo sering sekali terjadi tindak pidana kriminal, sepertinya halnya Pencurian Sepada Motor (Curanmor), Hewan Ternak masyarakat yang dicuri seperti ayam dan kambing serta barang berharga lainnya. Dalam kurun waktu (5) lima bulan terakhir ini semenjak saya menetap sepenuhnya di Desa Wonoharjo sering sekali terdengar informasi dari warga masyarakat bahwa motornya hilang dicuri orang tak dikenal. Pertama kali mendapatkan informasi peristiwa berita kehilangan tersebut dari Supodo salah satu warga yang berdomisili di RT.02 RW.09 Dusun Wonoharjo. Semalam motor saya ada didalam rumah dan saya tidur disampingnya, namun tidak tahu kenapa saya tidur seperti terlelap sekali. Ketika saya bangun sekitar jam 03.00 dinihari, pintu yang tadinya terkunci sudah dalam kondisi terbuka dan motor teman saya sudah raib digondol pencuri. “Ujar Podo” Seiring berjalannya waktu terdengar banyak sekali yang hilang, mulai di RT.01 RW.04 Kampung Alasmalang, Kemudian di RT.02 RW 13 Kampung Prembun, Kembali hilang di RT.01 RW.09 dan paling parahnya terjadi pencongkelan disalah satu rumah warga di RT.03 RW.09 namun sayangnya pencuri tidak berhasil karena dipergoki oleh pemilik rumah. Kejadian yang terus berulang membuat Ahmad sebagai Ketua Ikatan Remaja Masjid Desa Wonoharjo menjadi geram. Sudah sering sekali terjadi kehilang kendaraan motor, kemudian terdengar lagi kemarin ada rumah salah satu warga di RT.02 RW.13 Kehilang hewan ternaknya kok semua orang diam-diam saja. “Pungkas Ahmad” Kalo ada kehilang disarankan wajib lapor Polisi Desa atau yang dikenal BHABINKAMTIBMAS Desa. jika sudah melebihi 1×24 Jam apabila tidak ditemukan berupa barang atau hewan ternak lainnya yang diduga hilang diharapkan melaporkan kehilangan tersebut ke POLSEK setempat “Tutur Ahmad” Selain hal itu Ahmad Wahyu mengingatkan, bahwa Surat Edaran dari Menteri Dalam Negeri itu sudah bisa menjadi dasar acuan tambahan untuk kembali mengaktifkan POS Ronda atau SISKAMLING. Jika menilik lebih jauh, Surat Edaran tersebut memuat (3) tiga unsur pokok, yaitu : Dasar hukum yang jelas perihal pengaktifan kembali POS Ronda atau SISKAMLING adalah satu konsen IREMA Desa Wonoharjo dalam mendukung Program Pemerintah. Mengingat dan Menimbang bahwa Desa Wonoharjo memiliki wilayah dengan luas 640 Hektar, dengan jumlah penduduk melebihi angka 11.000 Jiwa. Disisi lain Wonoharjo adalah salah satu pusat sentral dari pergerakan Ekonomi serta Pariwisata bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang berwisata di Kabupaten Pangandaran. Pengaruh efek globalisasi, pertukaran budaya, perkembangan tekonologi dan lain-lain sebagainya secara tidak langsung mampu mempengaruhi kemudian menggerus budaya dan kearifan lokal setempal. Dalam hal ini kami berpesan kepada seluruh pemuda yang ada di Desa Wonoharjo untuk bangkit, sinergi dan berkolaborasi menjaga kemanan serta ketertiban masyarakat dengan mengaktifkan kembali POS Ronda dilingkunganya masing-masing. Penulis Tim

Read More

Komite OSIS Nasional Mendukung Kegiatan Pendidikan Karakter Bela Negara Yang Digagas oleh Gubernur Jawa Barat.

Tajam24Jam.Com Jawa Barat, Senin 5/5/2025 – Permasalahan Peserta Didik adalah suatu hal yang mesti bersama-sama kita benahi sejak dini, supaya kedepannya regenerasi bangsa ini menjadi lebih baik dari seluruh aspek kehidupannya, baik didalam sekolah maupun dilingkungan masyarakat. Permasalahan Siswa ini biasanya diisi oleh beberapa jenis kenakalan remaja yang membuat resah banyak orang, salah satu diantaranya adalah seperti : Itulah beberapa contoh yang menjadi konsen awal kita untuk bersama-sama melakukan tindakan preventif (pencegahan) sekaligus pembinaan kepada para regenerasi penerus estafet kepemimpinan kita kedepannya, pungkas Ahmad. Sebagai Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS RI) serta Alumni Peserta Pendidikan Kader Pemuda Bela Negara (PKPBN) Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Ahmad Wahyu Saputra selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite OSIS Nasional Indonesia mendukung penuh ide dan gagasan dari Gubernur Jawa Barat. Salah satu upaya atau kebijakan yang digagas oleh Dedi Mulyadi sebagai Pemimpin Daerah di Jawa Barat adalah suatu hal yang meski kita dukung dengan baik. Apalagi yang dilakukan adalah kegiatan pembinaan pendidikan karakter bagi siswa yang bermasalah dan tentunya harus dengan metode penanganan khusus. Kerjasama pembinaan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah suatu hal yang bagus menurut kami. Mengingat kedisiplinan yang diterapkan oleh Para Pelatih dari unsur Tentara ini akan berefek bagus bagi karakter siswa dikemudian hari. Kami melihat dengan jelas bahwa kegiatan ini bukanlah kegiatan wajib militer, melainkan sebatas penguatan pendidikan karakter dalam ranah pendidikan Bela Negara. Jika kita cermati dengan baik bahwa kegiatan bela negara adalah upaya yang dilakukan setiap warga negara untuk menjaga keutuhan negara dan mempertahankan kedaulatan. Ini meliputi berbagai bentuk kegiatan, mulai dari fisik seperti ikut dalam militer, hingga non fisik seperti peningkatan kesadaran bela negara, pengembangan karakter, dan partisipasi dalam pembangunan bangsa. Dalam hal ini untuk siswa yang bermasalah itu lebih fokus kepada pengembangan karakter dan partisipasi generasi muda dalam pembangunan bangsa. Berdasarkan informasi yang kami peroleh dari dinas pendidikan purwakarta, bahwa ada 39 Siswa SMP yang ikut serta dalam program yang bertajuk “Pelatihan Penguatan Karakter Bela Negara” dari berbagai sekolah SMP yang ada di Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini berlangsung selama 14 Hari di Resimen Armed Sthira Yudha Purwakarta, disana para pelajar akan mendapatkan pembinaan berupa pendidikan karakter dan militer (wawasan umum seperti Pendidikan Baris Berbaris dan kedisiplinan) karena mereka salah satu siswa yang mempunyai kenakalan remaja khusus (permasalahan tinggi yang wajib dibina secara khusus). Senada dengan hal tersebut, Komite OSIS Nasional juga mempunyai program yang sama, salah satu diantaranya adalah kegiatan pendidikan Kader OSIS Bela Negara. Apa yang sedang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat perlu kita dukung secara bersama-sama, mengingat asta cita dari Presiden Prabowo Subianto salah satu diantaranya adalah mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045. Maka dari itu, yuk bersama-sama membina anak muda kita menjadi generasi yang unggul dan berprestasi, tutur Ahmad. Penulis Tim

Read More