Gubernur Babel dan Kapolda Tinjau Arus Mudik di Tanjung Kalian, Kapolres Pradana Aditya Nugraha Dampingi

Tajam24Jam.Com Bangka Belitung, 15 Maret 2026 – Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, bersama Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Viktor T. Sihombing, meninjau langsung arus mudik Lebaran di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat, Minggu. Peninjauan tersebut turut didampingi Kapolres Bangka Barat, Pradana Aditya Nugraha, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung guna memastikan kesiapan pelayanan penyeberangan serta pengamanan selama arus mudik Lebaran 2026. Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Dr. Viktor T. Sihombing mengatakan antrean kendaraan menuju pelabuhan telah diprediksi sebelumnya melalui sejumlah rapat koordinasi lintas instansi dalam rangka persiapan arus mudik Lebaran. Ia juga meminta pengelola pelabuhan memastikan kapasitas buffer zone mampu menampung kendaraan yang akan menggunakan jasa penyeberangan serta memberikan kepastian kepada para pengguna jasa. Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pelabuhan serta memperhatikan fasilitas umum di kawasan buffer zone agar masyarakat yang menunggu antrean tetap merasa nyaman. Berdasarkan keterangan pihak operator penyeberangan dari PT ASDP Indonesia Ferry, jumlah pengguna jasa penyeberangan pada arus mudik tahun ini diperkirakan relatif sama dengan tahun sebelumnya dan tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Saat ini diperkirakan sekitar 300 unit kendaraan mengantre di kawasan buffer zone Pelabuhan Tanjung Kalian. Namun dengan ketersediaan armada kapal yang beroperasi, antrean kendaraan tersebut diperkirakan dapat terangkut seluruhnya hingga malam hari. Sementara itu, Kapolres Bangka Barat Pradana Aditya Nugraha mengatakan pihaknya telah menyiagakan personel untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik menuju kawasan pelabuhan guna memastikan arus kendaraan tetap lancar. Menurut dia, pengaturan lalu lintas juga dilakukan terhadap kendaraan besar yang mengantre di bahu jalan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan. Kegiatan peninjauan arus mudik Lebaran bersama Gubernur dan Forkopimda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif berkat pengamanan yang dilakukan oleh personel Polres Bangka Barat. Penulis Tim

Read More

Demo Tuntut Pembebasan Tahanan PETI, Gubernur hingga Kapolda Babel Turun Tangan

Tajam24Jam.Com Bangka Belitung, 5 Januari 2026 – Sekitar 200 orang massa menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin (5/1/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas penangkapan sejumlah warga dalam razia aktivitas Penambangan Timah Ilegal (PETI). Massa aksi yang dipimpin mediator lapangan Batara Harahap menyuarakan tuntutan utama agar para tahanan yang ditangkap dalam operasi penertiban PETI segera dibebaskan. Para demonstran menilai penegakan hukum yang dilakukan tidak menyentuh akar persoalan dan terkesan hanya menyasar masyarakat kecil. Aksi berlangsung dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Dalam orasinya, massa menegaskan bahwa aktivitas pertambangan yang dilakukan warga didorong oleh faktor ekonomi dan minimnya lapangan pekerjaan. Mereka meminta pemerintah daerah hadir memberikan solusi nyata, bukan hanya tindakan represif. Menanggapi tuntutan tersebut, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Rasani akhirnya menemui langsung massa aksi. Turut hadir Kapolda Babel serta Ketua DPRD Babel Didit. Dalam dialog terbuka di hadapan demonstran, ketiga pimpinan daerah itu berjanji akan mencari jalan keluar terbaik terkait nasib para tahanan PETI. Gubernur Babel menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan unsur terkait untuk mengkaji kemungkinan langkah hukum dan solusi kemanusiaan, tanpa mengabaikan aturan yang berlaku. Sementara itu, Kapolda Babel menegaskan penegakan hukum tetap berjalan, namun membuka ruang komunikasi untuk penyelesaian yang berkeadilan. Setelah dialog berlangsung, massa membubarkan diri dengan tertib. Meski belum ada keputusan final terkait pembebasan tahanan, demonstran berharap janji yang disampaikan pemerintah dan aparat penegak hukum tidak berhenti sebatas wacana. Tim(JAMAL).

Read More