Ketua DPRD Kota Jambi Hadiri Debat Perdana Calon Ketum BPP HIPMI 2026-2029
Tajam24jam.com KOTA JAMBI, 11 mei 2026 – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, SE menghadiri Debat Perdana Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Masa Bakti 2026–2029 yang digelar di BW Luxury Hotel Jambi, Sabtu (9/5/2026). Sebelum menghadiri agenda debat, Kemas Faried terlebih dahulu mengikuti kegiatan penyambutan dan jamuan ramah tamah bersama Ketua Umum BPP HIPMI serta Ketua Umum BPD HIPMI se-Indonesia di Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi. Kehadiran Ketua DPRD Kota Jambi dalam kegiatan tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap proses demokrasi organisasi yang sehat, terbuka, dan konstruktif di kalangan pengusaha muda Indonesia.Debat perdana tersebut menghadirkan empat kandidat calon Ketua Umum BPP HIPMI, yakni Reynaldo Bryan, Ade Jona Prasetyo, Afif Kalla, dan Anthony Leong. Keempatnya memaparkan visi, misi, serta gagasan strategis terkait penguatan peran HIPMI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pengembangan kewirausahaan generasi muda. Kemas Faried mengatakan, ditunjuknya Jambi sebagai tuan rumah debat perdana calon Ketua Umum BPP HIPMI menjadi indikator positif terhadap perkembangan organisasi HIPMI dan iklim usaha di daerah.“Jambi jadi tuan rumah Debat Pertama calon Ketua Umum HIPMI. Artinya, Jambi tentu juga menjadi daerah yang HIPMI-nya berkembang saat ini, pengurusannya aktif, dan ke depan kita berharap anak muda Jambi tampil di tingkat nasional,” ujar Kemas Faried. Ia juga mendorong pengusaha muda di Jambi agar lebih berani mengambil peluang dan menunjukkan kapasitas di tingkat nasional. Menurutnya, banyak pelaku usaha muda di Jambi yang memiliki kreativitas, inovasi, serta keberanian dalam mengembangkan usahanya. “Mereka adalah pengusaha-pengusaha muda yang cukup banyak di Jambi. Kapan mereka bisa tampil di nasional dan ambil peran? Usaha-usaha yang saya lihat sudah banyak anak muda yang hari ini kreatif, usahanya menarik, dan berani tampil. Itulah intinya,” katanya.Menurut Kemas Faried, momentum Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI dapat menjadi peluang bagi generasi muda Jambi untuk memperluas jaringan dan meningkatkan daya saing di tingkat nasional.“Kita punya kreativitas dan keberanian. Tinggal dorongan dan kesempatan untuk bersaing di level lebih tinggi,” tambahnya. Kegiatan debat berlangsung dinamis dengan pembahasan berbagai isu strategis, mulai dari ekonomi nasional, inovasi bisnis, penguatan UMKM, hingga peran generasi muda dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir kepemimpinan HIPMI yang mampu membawa organisasi semakin progresif sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak pengusaha muda asal Jambi yang mampu bersaing di kancah nasional. Penulis Team.