Jelang Tahun Baru 2026, Bupati Merangin Instruksikan Pengawasan Ketat Tempat Hiburan Malam

Tajam24Jam.Com Bangko, 24 Desember 2025 – Menanggapi laporan masyarakat menjelang perayaan Tahun Baru 2026, Bupati Merangin H. M. Syukur bergerak cepat dengan menginstruksikan Tim Pengawasan Terpadu untuk melakukan pengawasan terhadap aktivitas hiburan malam. Pengawasan tersebut dilakukan pada Rabu malam (24/12/2025). Tim Pengawasan Terpadu yang dipimpin Asisten I Setda Merangin, Sukoso, menyisir sebanyak 17 tempat usaha hiburan malam, terdiri dari 15 tempat karaoke dan dua tempat panti pijat yang berada di sepanjang jalan tiga jalur Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan dan Kecamatan Bangko. “Kami langsung turun melakukan pengawasan terhadap 15 tempat karaoke, tujuh di Kecamatan Bangko dan delapan di Kecamatan Nalo Tantan. Selain itu, dua tempat panti pijat yakni Rembulan dan Pelangi juga turut diawasi,” ujar Sukoso. Adapun tujuh tempat karaoke yang diawasi di Kecamatan Bangko meliputi Karaoke Makdo, KR, Bestarsari, Queen, DN, YSL, dan JN. Sementara di Kecamatan Nalo Tantan, pengawasan dilakukan di Karaoke Melan, Mamer, Angkasa, Mr X, MJ Family, Dinasti, Merpati, dan Dina. Dari hasil pengawasan tersebut, Tim Terpadu menemukan minuman keras (miras) dalam kemasan botol di empat tempat karaoke. Selain itu, seluruh tempat hiburan malam yang diperiksa diketahui belum memiliki sertifikat laik sehat. “Tim dari Dinas Kesehatan Merangin langsung memberikan sosialisasi di lokasi, agar para pengelola memahami pentingnya fasilitas dan sertifikat laik sehat bagi tempat usaha mereka,” jelas Sukoso. Selain itu, berdasarkan temuan dari Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Merangin, masih ditemukan sejumlah pengelola usaha yang telah memiliki izin, namun belum memenuhi kewajiban pembayaran pajak. “Atas berbagai temuan tersebut, para pemilik tempat usaha akan dipanggil untuk dilakukan pembinaan. Pengawasan ini akan terus berlanjut, terlebih dalam menghadapi malam pergantian Tahun Baru 2026,” tegasnya. Tim Pengawasan Terpadu yang terlibat terdiri dari Dinas PTSPTK sebanyak 12 personel, Satpol PP 12 personel, Dinas Lingkungan Hidup dua personel, Dinas Kesehatan enam personel, Dinas Parpora sembilan personel, BPPRD satu personel, Camat Nalo Tantan beserta delapan anggota, serta satu personel dari Kelurahan Pematang Kandis. Sementara itu, pada malam yang sama, Bupati Merangin H. M. Syukur bersama Wakil Bupati H. A. Khafid, Sekda Merangin Zulhifni, serta unsur Forkopimda Merangin, melakukan pemantauan persiapan pelaksanaan perayaan Natal di empat gereja yang berada di wilayah Kota Bangko. Penulis Tim 

Read More

H M Syukur Pimpin Apel Besar Pegawai Merangin Bupati Tekankan Disiplin, Satu PNS Dipecat Dua Proses

Tajam24Jam.Com Bangko, 17 September 2025 – Bupati Merangin H M Syukur mengambil Apel Besar Kedisiplinan para pegawai di jajaran Pemkab Merangin, dibawah teriknya cahaya matahari pagi yang menerangi lapangan depan kantor bupati Merangin, Senin (17/9). Pada apel yang dihadiri Wabup Merangin H A Khafidh, Pj Sekda Zulhifni, para Asisten, Staf Ahli Bupati dan para kepala OPD di jajaran Pemkab Merangin tersebut, bupati menekankan pentingnya disiplin. Dikatakan bupati pada pengarahannya, upaya meningkatkan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan kualitas tata kelola Pemerintahan dan pelayanan publik, sebagai citra positif terhadap kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah. ‘’Era digitalisasi harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya aparatur. Kita harus bisa bersaing peningkatan kinerja. Berawal dari mendisiplinkan diri sendiri atas kehidupan dengan segala suka dan dukanya,’’ ujar Bupati. Disiplin lanjut bupati, merupakan kunci meraih sukses. Tidak ada negara yang maju di dunia ini tanpa dibarengi disiplin dan etos kerja masyarakatnya. Begitu juga di Pemerintahan, akan maju bila pagawainya disiplin dan mempunyai etos kerja tinggi. Sesuai Peraturan Pemerintah nomor 94 tahun 2021 tentang disiplin PNS, hukuman disiplin dibedakan tiga tingkatan yaitu : hukuman disiplin ringan, hukuman disiplin sedang, hukuman disiplin berat, tergantung pada tingkatan pelanggaran yang dilakukan PNS. Lebih lanjut dikatakan bupati, sikap Pemkab Merangin dalam penegakan disiplin PNS cukup tegas dan tidak main-main. Sebagai wujud dari penegakan disiplin tersebut, satu orang PNS diberhentikan tidak dengan hormat dan dua orang PNS lagi dalam proses. Satu orang PNS yang diberhentikan tidak hormat dan dua orang dalam proses itu, karena telah melakukan perbuatan pelanggaran tindak pidana kejahatan jabatan atau tindak pidana kejahatan. Sebaliknya bupati memberikan reward kepada Dinas Kominfo sebagai OPD terbaik capaian kehadiran 99 persen pegawainya, pada pelaksanaan Apel Besar Peningkatan Kedisiplinan bulan sebelumnya. Reward itu juga diberikan kepada enam OPD lainnya. Sementara itu guna melengkapi jumlah pegawai, Pemkab Merangin telah penyampaian daftar peserta alokasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu berjumlah 3.510 orang ke Badan Kepegawaian Negara. Sebanyak 3.510 orang tersebut terdiri dari, tenaga teknis sebanyak 2.352 orang, tenaga kesehatan sebanyak 912 orang dan tenaga guru sebanyak 246 orang. Sebanyak 3.510 orang itu, diminta BKN untuk melengkapi berkas yang dipersyaratkan sampai dengan tanggal 22 september 2025. ’’Saya mendukung program yang menjadi langkah awal terbaik pagi calon PPPK Merangin, untuk masa depan mereka. Semoga upaya ini bisa cepat direspon BKN,’’ harap Bupati. Bertindak sebagai penanggungjawab Apel Besar Kedisiplinan Pegawai kali ini adalah Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Merangin. Penulis Tim

Read More

Senam, Bupati H M Syukur Tekankan Pentingnya Disiplin

Tajam24Jam.Com Bangko, 12 September 2025 -Ada yang menarik usai pelaksanaan Senam Merangin Sehat, yang diikuti ribuan pegawai di jajaran Pemkab Merangin dan pegawai unsur Forkopimda, di Jalan Jalur Dua depan Kantor Dinas Kominfo Merangin, Jumat (12/9). Bupati Merangin H M Syukur secara tegas menekankan pentingnya sebuah disiplin, dalam berbagai aktivitas, termasuk dalam pelaksanaan senam pagi itu yang dianggap bupati suasananya tidak menyenangkan. ‘’Mohon maaf sebelumnya, suasana pagi ini terus terang tidak menyenangkan. Saya sudah datang di lokasi senam ini pukul 07.00 WIB, tapi satupun orang dari panitia pelaksana dan instansi yang terlibat belum terlihat sama sekali,’’ ujar Bupati kecewa. Pada pukul 07.00 WIB tersebut terang bupati, persiapan Senam Merangin Sehat sama sekali belum dilakukan. Sound system belum terpasang, lalulalang kendaraan yang lewat di lokasi senam masih ramai, karena jalan belum ditutup, ini seperti tidak ada acara. Semestinya pinta bupati, bila undangan senam itu pukul 07.30 Wib, semua perlengkapan sudah terpasang dengan baik dan jalan sudah ditutup, sehingga tidak ada lagi kendaraan yang berlalulalang. Ini penutupan jalan atas inisiatif Polantas bukan dinas. ‘’Mohon maaf sekali lagi, bila pejabat yang terlibat pada pelaksanaan senam ini tidak mampu bekerja, lebih baik mengajukan surat pengunduran diri saja, itu lebih baik dari pada melaksanakan tugas asal-asalan,’’ tegas Bupati. Begitu juga dengan para pegawai sambung bupati, seharusnya pada pukul 07.15 Wib itu sudah berkumpul di titik lokasi acara, karena undangannya pukul 07.30 Wib. Hari ini pegawai baru datang pukul 08.00 Wib, kecuali anggota TNI dan Polri. Bupati berharap, dibawah pimpinan Sekda yang baru, Asisten yang baru, kejadian seperti itu tidak terulang lagi, karena jelas bupati pada pelaksanaan Senam Merangin Sehat di kawasan Pasar Bawah juga mengalami kejadian yang sama. Penulis Tim

Read More

Bupati Merangin H M Syukur Antar Anak ke Sekolah

Tajam24Jam.Com Bangko, Senin 14 Juli 2025 – Para ayah di Kabupaten Merangin sibuk mengantar anaknya pada hari pertama masuk sekolah. Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) ini terjadi, di SD Negeri 115, SMP Negeri 4 dan semua sekolah dalam Kabupaten Merangin, Senin (14/7). Tidak terkecuali Bupati Merangin H M Syukur, yang pukul 06.30 Wib telah bertolak dari rumah dinasnya mengantar anak ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri I Merangin, di kawasan Pasar Atas Bangko. Bupati mengantar anaknya sampai ke gerbang sekolah, disambut para guru. Setelah berpamitan, H M Syukur membiarkan anaknya menyandang tas melangkahkan kaki masuk perkarangan sekolah. Dari gerbang sekolah yang cukup apik itu, bupati sambil berjalan ke arah mobilnya, melambaikan tangan kepada Shafig Syufi Syukur (anak ketiga dari tiga bersaudara buahhati pasangan H M Syukur dengan Hj Lavita Syukur). ‘’GATI ini tidak hanya berdampak pada anak-anak secara emosional dan psikologis, tetapi juga menjadi syimbol keterlibatan aktif seorang ayah dalam kegiatan sehari-hari anaknya,’’ ujar Bupati. Manfaat keterlibatan ayah mengantar anak ke sekolah lanjut bupati, si-anak akan jadi lebih percaya diri, motivasi belajar anak jadi meningkat, ikatan keluarga semakin kuat dan membentuk karakter positif dan mandiri pada anak. Gerakan Ayah Teladan Indonesia di Kabupaten Merangin dimotori Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Program Pemerintah Pusat ini sukses dilaksanakan di semua sekolah di Kabupaten Merangin. GATI dilaksanakan mengacu ke Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah nomor 10 tahun 2025, tentang pelaksanaan kegiatan masa pengenalan lingkungan satuan pendidikan ramah pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah tahun ajaran sekolah 2025-2026. Selain itu, juga mengacu ke Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN nomor 07 tahun 2025 tentang himbauan ayah/wali murid mengantar anak hari pertama sekolah dalam mendukung Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Disamping itu, juga diperkuat dengan Surat Himbauan Bupati Merangin H M Syukur nomor 005/168/DPPKB/2025, tentang Gerakan Ayah Mengantar di hari pertama masuk sekolah. Penulis Tim

Read More