Kapolres Bangka Tengah Ajak Jemaat GEPEKRIS Koba Perkuat Kamtibmas Lewat Program Minggu Kasih

Tajam24Jam.Com Bangka Tengah, 25 Oktober 2026 – Dalam rangka mendukung Program Quick Wins 100 Hari Kerja Kapolri dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Kapolres Bangka Tengah AKBP Samuel Simanjuntak, S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja GEPEKRIS, Jalan Air Coyan, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Minggu. AKBP Samuel Simanjuntak menjabat sebagai Kapolres Bangka Tengah, 25 oktober 2026. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan ibadah bersama jemaat yang diikuti langsung oleh Kapolres didampingi Wakapolres, Kasat Binmas, serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Bangka Tengah. Ibadah berlangsung dengan khidmat dan selesai sekitar pukul 09.00 WIB. Usai ibadah, AKBP Samuel Simanjuntak, S.I.K., M.H. menyampaikan berbagai pesan dan imbauan kamtibmas kepada seluruh jemaat sebagai bentuk edukasi serta upaya memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dalam penyampaiannya, Kapolres mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks. Masyarakat diimbau agar selalu melakukan verifikasi setiap informasi sebelum membagikannya agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Selain itu, Kapolres juga memberikan edukasi mengenai bahaya judi online yang dapat merusak kondisi ekonomi keluarga, memicu tindak kriminal, serta berdampak negatif terhadap kehidupan sosial. Masyarakat diminta menjauhi segala bentuk aktivitas perjudian daring dan saling mengingatkan anggota keluarga agar tidak terjerumus. Kapolres turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan online yang semakin beragam, seperti penipuan melalui pesan singkat, media sosial, hingga transaksi jual beli daring. Masyarakat diminta tidak mudah memberikan data pribadi maupun mentransfer uang kepada pihak yang belum diketahui kebenarannya. Mengingat masih adanya potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api maupun kejadian kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada aparat kepolisian atau instansi terkait agar dapat segera ditangani. Di akhir kegiatan, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) agar tetap aman, damai, dan kondusif. Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam apabila membutuhkan bantuan kepolisian maupun ingin melaporkan adanya gangguan kamtibmas. Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, Polres Bangka Tengah berharap hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin erat sehingga semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dapat terus diwujudkan dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga. (TIM JAMAL)

Read More

Polres Bangka Tengah terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Subuh Keliling (Suling) yang dipimpin Wakapolres Bangka Tengah di Masjid Istiqomah, Kelurahan Simpang Perlang, Kecamatan Koba.

Tajam24Jam.Com Bangka Tengah, 24 Oktober 2026 – Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Quick Wins 100 Hari Kerja Kapolri sebagai upaya mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Melalui kebersamaan dalam ibadah dan silaturahmi, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat demi mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan. #PolisiBersamaMasyarakat #PolresBangkaTengah #SubuhKeliling #QuickWinsKapolri #PolriUntukMasyarakat #HadirUntukMasyarakat #Kamtibmas #BangkaTengah #PoldaBabel #PolriPresisi (Tiem Jamal)

Read More

Kapolres Bangka Tengah Jum’at Keliling di Masjid Roudhatus Solihin, Ajak Masyarakat Tangkal Hoaks, Judi Online dan Berantas Narkoba

Tajam24Jam.Com Bangka Tengah, 23 Oktober 2026 – Kapolres Bangka Tengah melaksanakan kegiatan Jum’at Keliling di Masjid Roudhatus Solihin, Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Jumat (23/10/2026). Kegiatan yang dihadiri Pejabat Utama (PJU) Polres Bangka Tengah, Kepala Desa Perlang, pengurus masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus dialog bersama masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bangka Tengah menyampaikan bahwa situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Bangka Tengah secara umum masih aman dan kondusif berkat kerja sama serta kepedulian seluruh elemen masyarakat. Melalui program Jum’at Keliling, Polres Bangka Tengah ingin terus mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendengar secara langsung berbagai aspirasi dan permasalahan yang dihadapi warga. Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau. Ia mengimbau warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat dampaknya yang sangat merugikan masyarakat maupun lingkungan. Selain itu, masyarakat diharapkan bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, penyebaran hoaks dapat memicu keresahan dan mengganggu situasi keamanan serta ketertiban masyarakat. Dalam penyampaiannya, Kapolres turut mengingatkan bahaya judi online yang dapat berdampak pada kondisi ekonomi keluarga, memicu permasalahan sosial, hingga mendorong seseorang melakukan tindakan melanggar hukum. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga serta memberikan edukasi mengenai dampak negatif judi online. Kapolres juga menegaskan komitmen Polres Bangka Tengah dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba melalui upaya penegakan hukum yang disertai kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat maupun pelajar. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog interaktif. Berbagai masukan serta aspirasi masyarakat diterima sebagai bahan evaluasi guna meningkatkan pelayanan kepolisian, sekaligus memperkuat sinergi antara Polres Bangka Tengah dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. (TIM JAMAL)

Read More

Kapolres Bangka Tengah Jum’at Keliling di Masjid Roudhatus Solihin, Ajak Masyarakat Tangkal Hoaks, Judi Online dan Berantas Narkoba

Tajam24Jam.Com Bangka Tengah, 23 Oktober 2026 – Kapolres Bangka Tengah melaksanakan kegiatan Jum’at Keliling di Masjid Roudhatus Solihin, Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Jumat (23/10/2026). Kegiatan yang dihadiri Pejabat Utama (PJU) Polres Bangka Tengah, Kepala Desa Perlang, pengurus masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus dialog bersama masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bangka Tengah menyampaikan bahwa situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Bangka Tengah secara umum masih aman dan kondusif berkat kerja sama serta kepedulian seluruh elemen masyarakat. Melalui program Jum’at Keliling, Polres Bangka Tengah ingin terus mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendengar secara langsung berbagai aspirasi dan permasalahan yang dihadapi warga. Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau. Ia mengimbau warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat dampaknya yang sangat merugikan masyarakat maupun lingkungan. Selain itu, masyarakat diharapkan bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, penyebaran hoaks dapat memicu keresahan dan mengganggu situasi keamanan serta ketertiban masyarakat. Dalam penyampaiannya, Kapolres turut mengingatkan bahaya judi online yang dapat berdampak pada kondisi ekonomi keluarga, memicu permasalahan sosial, hingga mendorong seseorang melakukan tindakan melanggar hukum. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga serta memberikan edukasi mengenai dampak negatif judi online. Kapolres juga menegaskan komitmen Polres Bangka Tengah dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba melalui upaya penegakan hukum yang disertai kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat maupun pelajar. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog interaktif. Berbagai masukan serta aspirasi masyarakat diterima sebagai bahan evaluasi guna meningkatkan pelayanan kepolisian, sekaligus memperkuat sinergi antara Polres Bangka Tengah dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. (TIM JAMAL)

Read More

Wakapolres Bangka Tengah Laksanakan Program Quick Wins Poliran, Dukung Upaya Penanganan Pengangguran

Tajam24Jam.Com Bangka Tengah, 22 Oktober 2026 – Wakapolres Bangka Tengah, Kompol Widodo, S.H., didampingi Kasat Binmas Polres Bangka Tengah IPTU Jemmi, S.H., melaksanakan kegiatan Program Quick Wins Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) di Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (22/10/2026). Kegiatan tersebut merupakan salah satu implementasi Program Quick Wins Polri yang bertujuan mendukung upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran serta membuka akses informasi dan peluang kerja bagi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres bersama Kasat Binmas berkoordinasi dan berdiskusi dengan pihak DPMPTSP Naker mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan secara bersama dalam memberikan pelayanan, pembinaan, serta pendampingan kepada masyarakat yang membutuhkan informasi terkait kesempatan kerja maupun peningkatan keterampilan. Kapolres Bangka Tengah AKBP Samuel Simanjuntak, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPDA Dedi Sudrajat menyampaikan bahwa Program Poliran merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan instansi terkait. “Program Poliran merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, kami berharap dapat mendukung upaya penanganan pengangguran serta mendorong terciptanya masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera,” ujar IPDA Dedi Sudrajat. Selama kegiatan berlangsung situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar serta diharapkan dapat semakin mempererat sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (TIM JAMAL)

Read More

Polres Bangka Tengah Tegaskan Penanganan Perkara Dugaan Pencurian TBS Sawit Dilaksanakan Secara Profesional dan Sesuai Prosedur

Tajam24Jam.Com Bangka Tengah, 7 Oktober 2026 – Menanggapi informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait penanganan perkara dugaan pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di areal perkebunan PT Mutiara Hijau Lestari (MHL), Polres Bangka Tengah menegaskan bahwa seluruh proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, objektif, dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Kapolres Bangka Tengah AKBP Samuel Simanjuntak, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPDA Dedi Sudrajat mengatakan bahwa penanganan perkara tersebut berawal dari Laporan Polisi Nomor: LP/B/124/IX/2026/SPKT/Polres Bangka Tengah/Polda Kep. Babel, tanggal 25 September 2026. “Perkara ini ditangani berdasarkan laporan polisi yang diterima penyidik. Seluruh tahapan penyelidikan dan penyidikan dilakukan sesuai prosedur hukum serta didukung alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan,” ujar Dedi. Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah AKP Mochamad Ramdhani, S.Tr.K., S.I.K., juga menjelaskan, pada Jumat, 25 September 2026 sekitar pukul 02.00 WIB, pelapor menerima informasi dari petugas keamanan perusahaan terkait dugaan pencurian TBS sawit di Blok H4 areal perkebunan PT MHL, Desa Terentang III, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah. Setelah dilakukan pengecekan di lokasi, petugas mengamankan para terduga pelaku beserta barang bukti dan selanjutnya menyerahkan ketiga terduga pelaku berikut barang bukti kepada Unit I Tipidum Satreskrim Polres Bangka Tengah untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “Dari hasil penanganan perkara, penyidik mengamankan barang bukti berupa 57 tandan buah segar kelapa sawit, dua unit sepeda motor, satu buah egrek, satu buah dodos, serta dua buah alat angkut (loading) yang diduga digunakan dalam tindak pidana tersebut,” jelasnya. IPDA Dedi selaku Kasi Humas menegaskan bahwa penetapan status hukum terhadap seseorang tidak dilakukan secara serta-merta, melainkan berdasarkan hasil penyelidikan, penyidikan, serta alat bukti yang diperoleh penyidik. “Setiap proses penegakan hukum yang kami lakukan didasarkan pada fakta hukum dan alat bukti. Polres Bangka Tengah bekerja secara profesional, objektif, serta menjunjung tinggi prinsip persamaan di hadapan hukum tanpa membeda-bedakan siapa pun,” tegasnya. Terkait berbagai informasi yang berkembang mengenai dugaan aktivitas lain di kawasan tersebut, pihaknya memastikan akan menindaklanjutinya sesuai mekanisme hukum apabila ditemukan adanya dugaan tindak pidana. “Kami terbuka terhadap setiap informasi maupun laporan yang disampaikan masyarakat. Apabila terdapat dugaan pelanggaran hukum lainnya dan didukung data serta fakta hukum yang cukup, tentu akan dilakukan pendalaman sesuai prosedur yang berlaku,” tambahnya. Kasi Humas juga mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum untuk menyelesaikan setiap perkara secara profesional, transparan, dan akuntabel.Perkembangan penanganan perkara akan kami sampaikan sesuai kewenangan yang dimiliki,” pungkas Kasi Humas. (TIM JAMAL) Penulis Tim

Read More

DUGAAN LIMBAH TAMBAK UDANG CEMARI ALUR SUNGAI HINGGA LAUT, NELAYAN DUSUN MULIA PAL EMPAT PENYAK RESAH — PEMDA BANGKA TENGAH DIDUGA TUTUP MATA, LEGALITAS DAN PENGELOLAAN DISOROT

Tajam24Jam.Com Bangka Tengah, 31 Mei 2026 — Aktivitas tambak udang yang dikelola oleh CV Panorama Lintas Timur di Dusun Mulia Pal Empat, Desa Penyak, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, kembali menjadi sorotan masyarakat. Warga dan nelayan setempat mengeluhkan dugaan pencemaran lingkungan yang ditengarai berasal dari limbah tambak yang mengalir melalui alur sungai hingga bermuara ke laut.Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, warga mengaku mencium aroma busuk yang sangat menyengat dari aliran air yang diduga berasal dari area tambak. Kondisi tersebut disebut telah berlangsung cukup lama dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat pesisir. “Baunya sangat menyengat. Kami khawatir limbah ini berdampak terhadap lingkungan dan hasil tangkapan nelayan,” ungkap salah seorang warga.Keluhan juga datang dari para nelayan yang mengaku hasil tangkapan mereka mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Meski hubungan langsung antara berkurangnya hasil tangkapan dengan aktivitas tambak masih memerlukan pembuktian ilmiah dari instansi berwenang, keresahan masyarakat semakin meningkat karena hingga kini belum terlihat adanya langkah konkret yang dirasakan warga.Tak hanya soal dugaan pencemaran, masyarakat juga mempertanyakan status pengelolaan tambak tersebut.Sejumlah sumber menyebutkan tambak diduga telah berpindah pengelolaan atau disewakan kepada pihak lain yang disebut berasal dari Tiongkok. Informasi ini masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak perusahaan maupun pengelola. Selain itu, legalitas operasional dan kelengkapan perizinan tambak juga menjadi tanda tanya di tengah masyarakat. Warga berharap pemerintah dapat membuka informasi secara transparan terkait izin usaha, izin lingkungan, serta sistem pengelolaan limbah yang diterapkan. Yang menjadi sorotan, sejumlah warga menilai Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terkesan lamban bahkan diduga mengabaikan berbagai keluhan yang telah lama disampaikan masyarakat terkait keberadaan tambak tersebut. Hingga kini, warga mengaku belum melihat adanya langkah tegas maupun hasil pengawasan yang disampaikan secara terbuka kepada publik.“Kalau memang tidak ada masalah, sampaikan ke masyarakat. Tapi kalau ada pelanggaran, jangan dibiarkan berlarut-larut. Jangan sampai masyarakat merasa ditinggalkan ketika lingkungan mereka terdampak,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.Warga sekitar Dusun Mulia Pal Empat juga mengaku belum pernah menerima kompensasi maupun manfaat yang dirasakan langsung dari aktivitas usaha tersebut, meskipun operasional tambak telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Masyarakat mendesak Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, DPRD Bangka Tengah, hingga aparat penegak hukum untuk segera turun ke lapangan melakukan investigasi, pengujian kualitas air, pemeriksaan dokumen perizinan, serta memastikan pengelolaan limbah berjalan sesuai aturan.Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak CV Panorama Lintas Timur, pengelola tambak, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, serta instansi terkait guna memperoleh keterangan resmi sebagai bentuk pemberitaan yang berimbang.“Ketika nelayan mulai resah, lingkungan mulai dipertanyakan, dan masyarakat mulai bersuara, maka diam bukan lagi pilihan. Pemerintah harus hadir, memastikan hukum dan perlindungan lingkungan berjalan seiring demi kepentingan masyarakat.” (TIM JAMAL)

Read More

Pemuda Ditemukan Meninggal Dunia di Stadion Desa Namang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Tajam24Jam.Com Bangka Tengah, 22 April 2026 – Seorang pemuda ditemukan meninggal dunia di Lapangan Stadion Desa Namang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (22/4/2026) sore. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan oleh pihak Kepolisian. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 16.45 WIB oleh dua orang saksi berinisial V.H (19) dan N (18) yang hendak melakukan latihan sepak bola di lapangan stadion. Saat tiba di lokasi, keduanya melihat seorang laki-laki dalam kondisi tergantung di area podium stadion.Mengetahui hal tersebut, para saksi segera menghubungi rekan mereka dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Namang. Mendapatkan laporan, personel Polsek Namang bersama Kanit Reskrim langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui berinisial D.F alias A (19), warga Desa Namang. Petugas juga menemukan satu unit telepon genggam yang diduga milik korban di sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Bangka Tengah turut didatangkan guna melakukan olah TKP dan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, petugas bersama unsur terkait kemudian mengevakuasi jenazah korban dan membawanya ke RS Pratama Desa Sungkap untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian. Kapolres Bangka Tengah AKBP Dr. I Gede Nyoman Bratasena, S.I.K., M.I.K., turut menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut serta memastikan pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban. Benar, kami menerima laporan adanya penemuan seorang pemuda meninggal dunia di Lapangan Stadion Desa Namang. Saat ini personel telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban untuk dilakukan visum. Penyebab pasti kematian masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kapolres. Kapolres juga menjelaskan, berdasarkan informasi awal dari pihak keluarga, korban diketahui memiliki latar belakang permasalahan keluarga. Namun demikian, polisi masih mendalami kemungkinan lain, termasuk faktor pribadi maupun hal lain yang dapat menjadi penyebab kejadian tersebut. “Beberapa keterangan saksi dan keluarga sudah kami kumpulkan. Dugaan sementara mengarah pada korban mengakhiri hidupnya sendiri, namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan tidak adanya faktor lain,” jelasnya. Kapolres menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Percayakan proses penanganan kepada pihak kepolisian, sehingga fakta yang sebenarnya dapat terungkap secara objektif,” tutup Kapolres. Saat ini, Polres Bangka Tengah melalui Sat Reskrim bersama Polsek Namang masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan tambahan guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Penulis Tim

Read More

Kadis PU Bangka Tengah Klarifikasi LHKPN Minus Rp9 Juta, Sebut Bukan Pelanggaran

Tajam24Jam.Com Bangka Tengah, 15 Maret 2026 – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU) Kabupaten Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya yang tercatat minus Rp9 juta, Minggu (15/3/2026). Fani menjelaskan bahwa data yang tercantum dalam sistem LHKPN merupakan laporan resmi yang telah disampaikan dan diterima oleh Komisi Pemberantasan Korupsi melalui mekanisme pelaporan elektronik sesuai ketentuan yang berlaku.Ia menegaskan, nilai kekayaan yang tercatat minus tersebut bukan merupakan pelanggaran, melainkan hasil dari perhitungan antara total aset dan kewajiban yang dilaporkan secara transparan. “LHKPN yang saya sampaikan merupakan laporan resmi yang sudah diterima oleh KPK melalui sistem pelaporan yang berlaku. Semua data disampaikan secara terbuka dan sesuai kondisi yang sebenarnya,” ujar Fani saat dimintai keterangan.Menurutnya, dalam pelaporan LHKPN terdapat dua komponen utama, yakni aset dan kewajiban. Apabila nilai kewajiban atau utang lebih besar dibandingkan total aset, maka secara sistem nilai akhir kekayaan dapat tercatat minus. “Dalam LHKPN memang ada komponen kewajiban atau utang yang juga wajib dilaporkan. Ketika nilai kewajiban tersebut lebih besar dari aset, maka secara perhitungan total kekayaan bisa terlihat minus. Itu merupakan hal yang dimungkinkan dalam mekanisme pelaporan,” jelasnya.Lebih lanjut, Fani menekankan bahwa pelaporan LHKPN merupakan bentuk komitmen transparansi pejabat publik sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang mewajibkan penyelenggara negara melaporkan kekayaannya secara berkala kepada KPK. “Pelaporan LHKPN adalah kewajiban bagi setiap penyelenggara negara sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. Saya menjalankan kewajiban tersebut sesuai aturan, dan laporan itu sudah diterima oleh KPK tanpa ada persoalan,” tegasnya.Sebagaimana diketahui, kewajiban pelaporan LHKPN merupakan bagian dari upaya pencegahan korupsi serta penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Di akhir penjelasannya, Fani juga menyampaikan bahwa hak jawab terkait pemberitaan tersebut telah diberikan kepada media yang pertama kali memuat informasi mengenai LHKPN miliknya. Sementara klarifikasi yang disampaikan saat ini juga dipublikasikan melalui media lain sebagai bentuk penjelasan tambahan kepada publik.Menurutnya, dalam praktik jurnalistik, setiap media memiliki hak untuk memuat klarifikasi sebagai bagian dari prinsip keberimbangan informasi kepada masyarakat, setelah hak jawab terlebih dahulu diberikan kepada media yang memuat pemberitaan awal. (JAMAL)

Read More