Polres Bangka Barat Selamatkan Uang Negara Rp 3,6 Miliar, Gagalkan Penyelundupan 11,2 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 2 Maret 2026 – Polres Bangka Barat berhasil menggagalkan praktik penyelundupan 11,2 ton pasir timah ke Malaysia dan menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp 3.696.000.000. Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, menyampaikan bahwa nilai tersebut merupakan akumulasi dari dua kali pengiriman pasir timah ilegal yang terjadi sepanjang Februari 2026. “Berdasarkan hasil penyidikan, terdapat dua kali pengiriman. Pada 15 Februari 2026 sebanyak 4,8 ton dengan nilai Rp 1.584.000.000, kemudian pada 25 Februari 2026 sebanyak 6,4 ton senilai Rp 2.112.000.000. Total keseluruhan mencapai 11,2 ton atau Rp 3.696.000.000,” ujar Kapolres dalam konferensi pers, Senin (2/3/2026). Menurut dia, pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polres Bangka Barat dalam menindak tegas praktik pertambangan dan perdagangan mineral tanpa izin yang berdampak langsung pada kebocoran keuangan negara. “Ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tetapi juga soal menjaga hak negara dari potensi kehilangan penerimaan pajak dan royalti,” tegasnya. Kasus ini terungkap setelah jajaran Polres Bangka Barat melakukan penindakan di kawasan Pantai Enjel, Dusun Air Putih, Kecamatan Muntok, pada 26 Februari 2026 dini hari. Dari pengembangan perkara, lima orang ditetapkan sebagai tersangka dengan peran berbeda, mulai dari pengolah, pengangkut darat, hingga pengirim melalui jalur laut. Modus operandi para pelaku yakni mengolah pasir timah di gudang, mengemasnya dalam karung, lalu mengangkutnya menggunakan truk menuju pesisir. Dari pantai, material dilangsir menggunakan perahu pancung ke tengah laut untuk dipindahkan ke kapal cepat atau kapal hantu dengan tujuan Johor, Malaysia. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 161 juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara dan denda hingga Rp 100 miliar. Kapolres menegaskan, Polres Bangka Barat akan terus memperketat pengawasan wilayah pesisir guna mencegah terulangnya praktik penyelundupan sumber daya alam ke luar negeri. Penulis Tim

Read More

Dua Kali Kirim ke Malaysia, Polres Bangka Barat Ungkap Kerugian Negara Ditaksir Rp 3,6 Miliar

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 2 Maret 2026 – Sebanyak 11,2 ton pasir timah kering yang dikirim ke Malaysia dalam dua kesempatan berbeda pada Februari 2026, ditaksir menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 3.696.000.000.Pengungkapan ini dilakukan oleh Polres Bangka Barat. Dalam proses pemeriksaan yang dilakukan Polres Bangka Barat, terungkap bahwa kegiatan penyelundupan tersebut telah berlangsung sebanyak dua kali. Pengiriman pertama terjadi pada 15 Februari 2026 sebanyak 4,8 ton pasir timah kering dengan nilai Rp 1.584.000.000. Material tersebut dijual ke Malaysia dengan pembeli berinisial CH. Selanjutnya pada 25 Februari 2026, kembali dilakukan pengiriman sebanyak 6,4 ton pasir timah kering dengan nilai Rp 2.112.000.000 kepada pembeli berinisial AK. Dari dua transaksi tersebut, total pasir timah yang telah terjual mencapai 11,2 ton dengan nilai keseluruhan Rp 3.696.000.000. Nilai itu ditafsirkan sebagai kerugian negara yang sudah terjadi, karena komoditas mineral tersebut diperdagangkan tanpa izin dan tidak melalui mekanisme penerimaan negara yang sah. Polres Bangka Barat mengungkap, proses pengangkutan pasir timah ke Malaysia dilakukan menggunakan kapal cepat atau kapal hantu bermesin lima. Sebelum diberangkatkan, pasir timah diolah dan dikemas di gudang, kemudian diangkut melalui jalur darat menuju pesisir. Dari pantai, material dilangsir menggunakan perahu pancung ke tengah laut untuk dipindahkan ke kapal cepat tujuan perairan Malaysia. Pengungkapan oleh Polres Bangka Barat ini menegaskan bahwa praktik perdagangan mineral tanpa izin dalam waktu singkat dapat menimbulkan kerugian negara hingga miliaran rupiah. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Sikat Titik Rawan Mentok, KRYD Digelar Hingga Pelabuhan dan Kawasan Pantai

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 28 Februari 2026 – Aparat Polres Bangka Barat mengintensifkan patroli malam melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Kecamatan Mentok, Sabtu (28/2/2026). Patroli menyasar sejumlah titik strategis mulai dari kawasan perbankan, pelabuhan, hingga objek wisata pantai guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB itu diawali dengan apel di Mako Satlantas, kemudian dilanjutkan patroli menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat menyusuri rute pusat aktivitas warga. Kapolres Bangka Barat, Pradana Aditya Nugraha, melalui Kasi Humas Yos Sudarso, menegaskan patroli difokuskan pada lokasi yang berpotensi menjadi titik kerawanan pada malam akhir pekan. “KRYD ini merupakan langkah preventif untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kami menyasar pusat keramaian, kawasan pelabuhan, dan ruang publik yang ramai aktivitas masyarakat,” ujar Yos dalam keterangan tertulis, Minggu (1/3/2026). Sejumlah lokasi yang dipantau antara lain area perbankan di Mentok, Pelabuhan Pelindo, Pantai Baru, hingga Pelabuhan Tanjung Kalian. Di setiap titik, personel melakukan pemantauan, dialog dengan masyarakat, serta memberikan imbauan kamtibmas secara langsung. Petugas mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan perang sarung maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu keributan. Selain itu, warga juga diimbau untuk tertib berlalu lintas serta tidak terlibat aksi premanisme yang dapat meresahkan lingkungan sekitar. Menurut Yos, pendekatan preventif melalui patroli dialogis dinilai efektif untuk membangun kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus menekan peluang terjadinya tindak kriminalitas. “Kehadiran anggota di lapangan bukan hanya untuk pengawasan, tetapi juga memberikan rasa aman. Kami ingin masyarakat merasa terlindungi,” katanya. Kegiatan berakhir sekitar pukul 23.00 WIB dengan situasi terpantau aman dan tidak ditemukan kejadian menonjol. Polres Bangka Barat memastikan patroli serupa akan terus digelar secara berkala sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum setempat. Penulis Tim

Read More

Tiga Perempuan Diduga Edarkan Sabu 14,62 Gram, Polres Bangka Barat Ungkap Kasus di Mentok

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 27 Februari 2026 – Aparat gabungan dari Satresnarkoba dan Unit Res-Intel Polsek Mentok, Polres Bangka Barat, mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Kampung Senang Hati, Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok, Jumat 27 Februari 2026 malam. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga perempuan yang diduga terlibat dalam peredaran sabu. Ketiganya masing-masing berinisial FA, HI, dan FAH. Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di sebuah rumah di Kampung Senang Hati. Menindaklanjuti laporan itu, tim gabungan melakukan penyelidikan dan sekitar pukul 00.05 WIB berhasil mengamankan ketiga perempuan tersebut di lokasi. Saat dilakukan penggeledahan yang disaksikan Ketua RT setempat, petugas menemukan 65 paket sabu yang dikemas dalam potongan pipet dan dibungkus plastik hitam serta satu paket lainnya yang disimpan dalam kotak obat berwarna putih. Total barang bukti sabu yang diamankan memiliki berat bruto 14,62 gram. Dari hasil pengembangan, polisi kemudian mengamankan seorang pria berinisial R yang diduga sebagai pemilik barang tersebut di kediamannya di Kampung Keranggan Atas. Dalam penggeledahan lanjutan, petugas menemukan dua paket kecil sabu, timbangan digital, serta perlengkapan yang diduga digunakan untuk mengemas narkotika. Selain sabu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain berupa empat unit telepon genggam, puluhan potongan pipet warna hitam dan bening, plastik klip berbagai ukuran, satu buah corong kecil, kotak obat, kertas putih, serta kantong plastik hitam. Kapolres Bangka Barat, Pradana Aditya Nugraha, melalui Kasi Humas Yos Sudarso, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. “Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat. Kami apresiasi peran aktif warga dalam membantu kepolisian memberantas peredaran narkoba di wilayah Bangka Barat,” ujar Yos. Ia menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika, termasuk jika melibatkan perempuan. “Siapa pun yang terlibat akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Saat ini seluruh pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polsek Mentok untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” katanya. Polisi menyebut, para pelaku diduga berperan sebagai pengedar dengan modus membagi sabu dalam paket-paket kecil untuk diedarkan kembali. Kasus ini masih terus dikembangkan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bangka Barat. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Kembangkan Kasus, Terduga Bandar Sabu di Mentok Turut Ditangkap

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 28 Februari 2026 – Pengungkapan kasus peredaran sabu yang melibatkan tiga perempuan di Kecamatan Mentok terus dikembangkan. Aparat Satresnarkoba bersama Unit Res-Intel Polsek Mentok, Polres Bangka Barat, kembali menangkap seorang pria yang diduga sebagai pemasok atau bandar narkotika tersebut. Pria berinisial RA itu diamankan di rumahnya di Kampung Keranggan Atas, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Mentok, Sabtu 28 Februari 2026 sekitar pukul 00.30 WIB. Penangkapan RA merupakan hasil pengembangan dari penggerebekan sebelumnya di Kampung Senang Hati, Kelurahan Sungai Daeng. Dari hasil pemeriksaan awal, sabu yang dikuasai tiga perempuan yang lebih dulu diamankan disebut berasal dari RA. Dalam penggeledahan yang disaksikan Ketua RT setempat, polisi menemukan dua paket kecil sabu dengan berat bruto 0,66 gram yang disimpan di dalam kotak pensil. Selain itu, turut diamankan satu unit timbangan digital, potongan pipet dan plastik bening, dua bungkus sedotan besar, satu unit telepon genggam, serta satu unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas peredaran. Kapolres Bangka Barat, Pradana Aditya Nugraha, melalui Kasi Humas Yos Sudarso, mengatakan pengungkapan tersebut menunjukkan keseriusan Polres Bangka Barat dalam membongkar jaringan peredaran narkotika hingga ke tingkat pemasok. “Kami tidak berhenti pada pengedar di lapangan. Setiap kasus akan kami kembangkan untuk mengungkap siapa yang berada di belakangnya. Ini bagian dari komitmen Polres Bangka Barat dalam memberantas narkoba sampai ke akarnya,” ujar Yos dalam keterangannya. Ia menambahkan, pengungkapan beruntun dalam waktu singkat tersebut merupakan hasil sinergi antara kepolisian dan masyarakat yang aktif memberikan informasi. Saat ini RA beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Mentok untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran sabu di wilayah Mentok dan sekitarnya. Polres Bangka Barat menegaskan akan terus meningkatkan intensitas penindakan guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta menekan peredaran narkotika di Kabupaten Bangka Barat. Penulis Tim

Read More

Tiga Pemuda Diamankan, Sat Narkoba Polres Bangka Barat Sita 128 Gram Sabu dan 35 Butir Ekstasi di Mentok

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 27 Februari 2026 – Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat mengamankan tiga pemuda dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (26/2/2026) malam hingga Jumat (27/2/2026) dini hari. Pengungkapan kasus bermula saat petugas melaksanakan patroli di kawasan Kampung Sungai Baru, Kelurahan Sungai Baru. Sekitar pukul 23.00 WIB, tim mengamankan seorang pria berinisial A (18) di pinggir Jalan Gang Sukun. Dari hasil pemeriksaan awal, A mengaku menyimpan narkotika di sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Dusun VI Pait Jaya, RT 001 RW 001, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi yang dimaksud. Setibanya di kontrakan tersebut sekitar pukul 00.02 WIB, polisi kembali mengamankan dua pria masing-masing berinisial R (21) dan Y (25). Saat dilakukanpenggeledahan di kamar kontrakan, tim menemukan puluhan paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu serta pil ekstasi. Dari lokasi itu, polisi menyita 15 paket plastik klip ukuran besar dan 103 paket plastik klip ukuran kecil berisi kristal bening yang diduga sabu. Selain itu, ditemukan 35 butir pil ekstasi berlogo mahkota warna cokelat. Polisi juga mengamankan dua unit timbangan digital, empat unit telepon genggam, satu unit sepeda motor tanpa nomor polisi, serta sejumlah plastik klip kosong dan perlengkapan lain yang diduga digunakan untuk pengemasan. Total berat bruto sabu yang diamankan mencapai 128,34 gram, sedangkan ekstasi memiliki berat bruto 14,47 gram atau sebanyak 35 butir. Ketiga terduga pelaku beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Bangka Barat untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kapolres Bangka Barat Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Yos Sudarso menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Bangka Barat. Yos menyampaikan bahwa kepolisian tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Ia menegaskan, penindakan akan terus dilakukan secara tegas dan profesional guna melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkotika. Saat ini, penyidik masih mendalami peran masing-masing terduga pelaku serta kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran barang haram tersebut. Penulis Tim

Read More

Satgas Pangan Polres Bangka Barat Bersama BAPANAS Sidak Pasar Mentok, Pastikan Harga dan Stok Aman

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 27 Februari 2026 – Satgas Pangan Polres Bangka Barat bersama Badan Pangan Nasional (BAPANAS) melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Mentok dan sejumlah titik distribusi bahan pokok di Kecamatan Mentok, Jumat (27/2/2026). Kegiatan dari pihak kepolisian tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Bangka Barat, AKP Fajar Riansyah Pratama, bersama tim Satgas Pangan dan instansi terkait. Sidak dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok serta stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga di pasaran. Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menyampaikan bahwa hasil pengecekan menunjukkan kondisi pangan di wilayah Mentok masih dalam keadaan aman dan terkendali. “Dari hasil pemantauan di lapangan, stok bahan pokok masih mencukupi dan harga relatif stabil. Tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan maupun lonjakan harga yang signifikan,” ujar Yos. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan terhadap sejumlah komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, daging, dan telur ayam. Selain itu, petugas juga berdialog langsung dengan pedagang dan distributor guna memastikan distribusi berjalan lancar serta sesuai ketentuan. Menurut Yos, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif untuk mencegah praktik spekulasi yang dapat merugikan masyarakat. “Polres Bangka Barat berkomitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok agar kebutuhan masyarakat terpenuhi serta situasi kamtibmas tetap kondusif,” tutupnya. Penulis Tim

Read More

Polisi Turun ke Ladang, Kapolres Bangka Barat Dorong Penanaman Jagung 1 Hektare di Desa Kacung

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 26 Februari 2026 – Jajaran Polres Bangka Barat ikut turun langsung ke sektor pertanian. Kamis (26/2/2026), penanaman jagung pipil dilakukan di lahan seluas 1 hektare milik Sdr. Jali di Desa Kacung, Kecamatan Kelapa. Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan melibatkan Kepala Desa Kacung, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat. Penanaman dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Yos Sudarso mengatakan, keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan terhadap program strategis pemerintah. “Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami juga siap mendukung program pemerintah, termasuk di sektor ketahanan pangan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” kata Yos Sudarso menyampaikan pernyataan Kapolres, Kamis (26/2/2026). Menurutnya, ketahanan pangan menjadi bagian penting dari stabilitas nasional. Dengan memanfaatkan lahan produktif, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kemandirian dan memperkuat perekonomian desa. “Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi pemicu semangat bagi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian. Jika ekonomi masyarakat kuat, situasi kamtibmas juga akan semakin kondusif,” ujarnya. Penanaman jagung di lahan seluas 1 hektare itu berlangsung dengan suasana gotong royong. Kepolisian berharap kolaborasi antara aparat dan masyarakat terus terjalin dalam mendukung pembangunan di daerah. Penulis Tim

Read More

Kapolres Bangka Barat Bersama Forkopimda Touring Ramadhan, Perkuat Sinergi dan Dukung UMKM di Air Limau

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 26 Februari 2026 – Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangka Barat melaksanakan Touring Ramadhan dan Kunjungan Bazar Takjil di Kantor Koperasi Merah Putih, kawasan Wisata Kulong Cepakek, Desa Air Limau, Kecamatan Mentok, Kamis (26/2/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB tersebut dihadiri Wakil Bupati Bangka Barat, Dandim 0431/Bangka Barat, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri Mentok, perwakilan BIN Daerah, OPD, serta perangkat Desa Air Limau. Dalam kesempatan itu, Aditya menegaskan pentingnya soliditas antarunsur pimpinan daerah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama bulan suci Ramadhan. “Sinergi Forkopimda ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga situasi Bangka Barat tetap aman dan kondusif. Kami ingin memastikan masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan tenang dan pelaku UMKM dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir,” ujar Aditya. Menurut dia, kehadiran aparat bersama pemerintah daerah dalam kegiatan kemasyarakatan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kedekatan dengan warga. Ia menilai bazar takjil yang digelar di kawasan wisata tersebut menjadi contoh bagaimana keamanan dan pergerakan ekonomi masyarakat saling berkaitan. “Ketika keamanan terjaga, roda ekonomi masyarakat ikut bergerak. Ramadhan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” katanya. Aditya juga menyampaikan bahwa Polres Bangka Barat terus mengedepankan pendekatan preventif dan humanis melalui patroli dialogis, pengamanan tempat ibadah, serta monitoring pusat keramaian selama Ramadhan. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Partisipasi aktif warga sangat penting dalam menciptakan Ramadhan yang aman dan damai,” ucapnya. Melalui Touring Ramadhan 2026 tersebut, Kapolres Bangka Barat bersama Forkopimda menegaskan komitmen kolaboratif dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan stabilitas wilayah tetap terpelihara sepanjang bulan suci. Penulis Tim

Read More

Bupati Apresiasi Tes Urine 48 Perwira Polres Bangka Barat, Jadi Contoh Integritas dan Transparansi

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 26 Februari 2026 – Pemeriksaan urine terhadap 48 perwira Polres Bangka Barat yang digelar di Mako Polres Bangka Barat, Kamis (26/2/2026), mendapat apresiasi dari Bupati Bangka Barat, Markus. Markus mengaku menyaksikan langsung jalannya pemeriksaan tersebut dan menilai langkah yang diambil jajaran kepolisian sebagai bentuk nyata komitmen membangun integritas institusi. “Apa yang dilakukan Bapak Kapolres beserta jajaran merupakan langkah nyata dalam membangun integritas, kedisiplinan, serta komitmen terhadap pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan institusi,” ujar Markus. Menurut dia, tes urine yang diikuti para perwira itu bukan sekadar pemeriksaan administratif, melainkan bentuk keteladanan yang memberi pesan kuat kepada internal kepolisian maupun masyarakat. “Kami menyaksikan langsung pelaksanaannya. Ini bukan hanya pemeriksaan, tetapi contoh bahwa transparansi dan tanggung jawab itu dimulai dari pimpinan,” katanya. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Kapolres Bangka Barat, Pradana Aditya Nugraha, beserta jajaran yang dinilai telah menjadi role model dalam menjaga marwah institusi dan kepercayaan publik. Markus berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi instansi lain di Kabupaten Bangka Barat. “Semoga ini terus dilaksanakan dan menjadi contoh bagi yang lain, demi terciptanya lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan bebas dari narkoba,” ujarnya. Penulis Tim

Read More