Perkuat Ketahanan Masyarakat, BNNP Jambi Gandeng Densus 88 Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Cegah Radikalisme di Sarolangun

Tajam24Jam.Com SAROLANGUN, 7 Agustus 2026 – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi bersama Densus 88 Antiteror Polri dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, paham radikal, dan terorisme melalui audiensi serta Sosialisasi Akbar yang digelar di Rumah Dinas Bupati dan Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun, Jumat (7/8/2026). Kegiatan dipimpin langsung Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin, S.I.K., yang terlebih dahulu melakukan audiensi bersama Bupati Sarolangun H. Hurmin, S.E., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi Akbar Pencegahan Paham Radikal dan Terorisme serta Bahaya Narkoba yang dihadiri Kasatgaswil Densus 88 AT Polri Kombes Pol. Beri Diatra, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., CHRA., Dansat Brimob Polda Jambi Kombes Pol. Budi Hidayat, S.I.K., Kapolres Sarolangun AKBP Wedy Oktariansyah, S.I.K., M.H., para staf ahli bupati, kepala OPD, unsur TNI, Kementerian Agama, camat, lurah, kepala desa, sekretaris desa, Bhabinkamtibmas, hingga pelajar dan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Sarolangun dan Kapolres Sarolangun menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).Pada kesempatan tersebut, Kepala BNNP Jambi menyerahkan Piagam Penghargaan P4GN kepada Bupati Sarolangun sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam mendukung pelaksanaan program P4GN. Dalam pemaparannya, Brigjen Pol. Asep Saepudin menyampaikan materi bertajuk “Mewujudkan Indonesia Emas 2045 Melalui Ketahanan Masyarakat terhadap Ancaman Narkotika.” Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk membangun karakter yang sehat, berprestasi, serta memiliki daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkotika. Selain memaparkan perkembangan situasi peredaran narkotika di Indonesia dan Provinsi Jambi, Kepala BNNP Jambi juga mengingatkan masyarakat mengenai ancaman baru berupa vape ilegal yang mengandung zat etomidate atau dikenal dengan istilah “vape zombie”. Menurutnya, penggunaan produk ilegal tersebut dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan dan berpotensi menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkotika. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah tergiur mencoba narkoba maupun produk ilegal lainnya. BNNP Jambi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dengan melaporkan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika melalui BNN Call Center 184. Sementara itu, Kasatgaswil Densus 88 AT Polri Kombes Pol. Beri Diatra menyampaikan materi mengenai pencegahan paham radikal dan terorisme. Materi tersebut diperkuat dengan testimoni mantan narapidana terorisme serta edukasi mengenai IRET, TCC, dan pencegahan perundungan sebagai bagian dari penguatan ketahanan masyarakat terhadap berbagai ancaman sosial. Kepala BNNP Jambi menegaskan bahwa keberhasilan perang melawan narkoba tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui edukasi, pemberdayaan, serta pembentukan Relawan Anti Narkoba sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara BNN, Polri, pemerintah daerah, institusi pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan Kabupaten Sarolangun yang tangguh terhadap ancaman narkotika, radikalisme, dan terorisme sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. Penulis Tim

Read More