Oknum Guru PNS Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Anak di Bangka Barat, Polisi Pastikan Korban Dilindungi

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 31 Agustus 2026 – Polres Bangka Barat menetapkan seorang pria berstatus pegawai negeri sipil (PNS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak. Polisi memastikan identitas dan seluruh informasi yang dapat mengungkap jati diri korban dirahasiakan. Tersangka berusia 44 tahun tersebut ditetapkan setelah penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bangka Barat melakukan serangkaian penyidikan serta mengumpulkan alat bukti. Kasus tersebut berawal dari laporan orang tua korban yang diterima Polres Bangka Barat pada 22 Juli 2026. Dugaan peristiwa terjadi di wilayah Kecamatan Parittiga, Bangka Barat, pada Mei 2026. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melaksanakan gelar perkara. “Setelah dilakukan serangkaian penyidikan dan pengumpulan alat bukti, penyidik kemudian melaksanakan gelar perkara. Hasil gelar perkara menyepakati status yang bersangkutan dinaikkan dari saksi menjadi tersangka,” kata Yos, Senin (31/8/2026). Menurutnya, penyidik telah menerbitkan surat panggilan terhadap tersangka pada hari Senin, 31 Agustus 2026. Yos menegaskan, dalam penanganan perkara yang melibatkan anak, Polres Bangka Barat berkomitmen menjaga privasi serta memberikan perlindungan terhadap korban. “Untuk kepentingan perlindungan anak, identitas korban maupun informasi lain yang dapat mengungkap jati diri korban tidak kami sampaikan kepada publik,” ujarnya. Penyidik saat ini masih melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum (JPU). “Proses hukum masih berjalan dan kami mengedepankan ketentuan peraturan perundang-undangan serta perlindungan terhadap korban,” kata Yos. Penulis Tim

Read More

Jalur Penyelundupan Timah Diperketat, Polres Bangka Barat Kembali Bongkar Modus di Tanjung Kalian

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 31 Agustus 2026 – Upaya Polres Bangka Barat memutus jalur penyelundupan hasil tambang keluar Pulau Bangka kembali membuahkan hasil. Kali ini, polisi membongkar dugaan pengangkutan 15 balok timah yang disembunyikan di balik muatan 10 ton tepung tapioka di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok. Pengungkapan tersebut disampaikan Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., dalam konferensi pers di Mapolres Bangka Barat, Senin (31/8/2026). Kapolres didampingi Wakapolres Bangka Barat Kompol Dr. Singgih Aditya Utama, S.I.K., M.H. dan Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso serta serta kasat polair Polres Bangka Barat IPTU Yudi Tanjung Kalian memang menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus aparat karena merupakan jalur penyeberangan yang menghubungkan Pulau Bangka dengan wilayah Sumatera. Polres Bangka Barat sebelumnya telah memperkuat pengawasan di pelabuhan tersebut untuk mencegah pengiriman timah ilegal keluar Pulau Bangka. Bahkan, Kapolres AKBP Helen Simanjuntak turun langsung melakukan pemantauan pemeriksaan kendaraan di Tanjung Kalian pada awal Agustus 2026. Langkah tersebut kemudian diikuti sejumlah pengungkapan. Pada 3 Agustus, Satpolairud Polres Bangka Barat menggagalkan pengiriman 265 kilogram pasir timah yang disembunyikan bersama muatan buah-buahan di Tanjung Kalian. Tidak berhenti di situ. Pada 22 Agustus, polisi kembali menggagalkan pengiriman 4,9 ton logam tanah jarang di pelabuhan yang sama. Barang tersebut ditemukan dalam sebuah truk yang hendak menyeberang keluar Pulau Bangka. Kini, pada pengungkapan terbaru, modus berbeda kembali terbongkar. Kasus bermula pada Minggu (30/8) sekitar pukul 02.00 WIB. Personel Sat Polairud Polres Bangka Barat bersama Tim Kapal Patroli Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung melakukan pemeriksaan terhadap truk Cold Diesel warna hijau bernomor polisi R 8576 CM. Petugas mencurigai muatan kendaraan tersebut dan melakukan pemeriksaan lebih mendalam. Hasilnya, ditemukan 15 balok timah lempengan di bagian dasar bak truk. Balok timah tersebut diduga sengaja disembunyikan dan kemudian ditutup menggunakan 200 karung tepung tapioka dengan total berat sekitar 10 ton. Pengemudi berinisial EP (52), warga Jawa Tengah, kemudian diamankan. Polisi selanjutnya melakukan pengembangan ke wilayah Sungailiat, Kabupaten Bangka. Dari hasil pengembangan, petugas kembali mengamankan HA (55), warga Pemali, yang diduga berperan menjual dan memasarkan balok timah tersebut kepada EP. Rangkaian pengungkapan tersebut menunjukkan bahwa pengawasan di Tanjung Kalian tidak sekadar pemeriksaan rutin. Polisi terus mencermati kendaraan, muatan hingga modus penyamaran yang digunakan untuk membawa komoditas tambang keluar Pulau Bangka. Bagi Polres Bangka Barat, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai penyelundupan hasil tambang ilegal melalui jalur penyeberangan. Kapolres Bangka Barat menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap setiap upaya yang memanfaatkan wilayah hukumnya sebagai jalur pengiriman hasil tambang ilegal. Pengungkapan ini juga sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap pemberantasan pertambangan ilegal dan penyelundupan sumber daya alam. Karena itu, pengawasan terhadap pintu-pintu keluar Pulau Bangka, termasuk Tanjung Kalian, menjadi bagian penting dalam mencegah komoditas tambang ilegal keluar daerah. Dari kasus terbaru tersebut, polisi mengamankan 15 balok timah berbagai ukuran, satu unit truk Cold Diesel R 8576 CM, 200 karung tepung tapioka seberat sekitar 10 ton, tiga unit telepon genggam dan satu unit sepeda motor Yamaha Grand Filano. Kedua tersangka disangkakan Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara juncto Pasal 55 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar. Penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Polres Bangka Barat memastikan Tanjung Kalian akan terus menjadi titik pengawasan. Bukan hanya untuk menangkap pelaku setelah penyelundupan terjadi, tetapi untuk mempersempit ruang gerak dan memutus jalur keluarnya hasil tambang ilegal dari Pulau Bangka. Penulis Tim

Read More

Polres Bangka Barat Gelar Konferensi Pers, Bongkar Modus 15 Balok Timah Disembunyikan di Bawah 10 Ton Tepung

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 31 Oktober 2026 – Polres Bangka Barat menggelar konferensi pers terkait pengungkapan dugaan tindak pidana Mineral dan Batubara (Minerba) berupa pengangkutan balok timah tanpa izin. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 15 balok timah yang diduga disembunyikan di dasar bak sebuah truk dan ditutupi muatan tepung tapioka seberat sekitar 10 ton. Konferensi pers digelar di Mapolres Bangka Barat, Senin (31/8/2026), dipimpin Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Bangka Barat Kompol Dr. Singgih Aditya Utama, S.I.K., M.H. serta Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso dan kasat Polair Polres Bangka Barat IPTU Yudi Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres menjelaskan pengungkapan bermula pada Minggu (30/8) sekitar pukul 02.00 WIB di kawasan Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok. Saat itu, personel Sat Polairud Polres Bangka Barat bersama Tim Kapal Patroli Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung melakukan pemeriksaan terhadap satu unit truk Cold Diesel warna hijau bernomor polisi R 8576 CM. Petugas kemudian menemukan 15 balok timah lempengan di bagian dasar bak truk. Untuk mengelabui pemeriksaan, balok timah tersebut diduga ditutup dengan 200 karung tepung tapioka dengan total berat sekitar 10 ton. Pengemudi truk berinisial EP (52), warga Jawa Tengah, langsung diamankan petugas. Dari penangkapan tersebut, polisi kemudian melakukan pengembangan ke wilayah Sungailiat, Kabupaten Bangka. Hasilnya, polisi kembali mengamankan seorang pria berinisial HA (55), warga Pemali. HA diduga berperan sebagai pihak yang menjual dan memasarkan balok timah tersebut kepada EP. Selain 15 balok timah berbagai ukuran, polisi turut mengamankan satu unit truk Cold Diesel R 8576 CM, 200 karung tepung tapioka seberat sekitar 10 ton, tiga unit telepon genggam dan satu unit sepeda motor Yamaha Grand Filano. Dalam konferensi pers, Kapolres Bangka Barat menegaskan bahwa proses penyidikan masih terus berjalan. Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam pengangkutan dan peredaran balok timah tersebut. Kedua tersangka disangkakan Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara juncto Pasal 55 KUHP. Keduanya terancam pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar. Penulis Tim

Read More

Satreskrim Polresta Jambi Amankan L300 Angkut 1.225 Liter Solar Subsidi, Pemilik Diduga Oknum Polisi?

Tajam24Jam.Com JAMBI, 31 Agustus 2026 — Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali mencuat di Kota Jambi. Satu unit mobil Mitsubishi L300 pikap dengan nomor polisi BH 8062 TK disebut berhasil diamankan oleh Satreskrim Polresta Jambi karena diduga mengangkut BBM jenis solar subsidi dalam jumlah besar, Senin 31/08/26. Dari informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut diduga membawa sedikitnya 35 jerigen solar. Jika setiap jerigen berisi sekitar 35 liter, maka total muatan diperkirakan mencapai 1.225 liter. Jumlah tersebut tentu bukan lagi sekadar persoalan konsumsi rumah tangga. Jika benar BBM tersebut merupakan solar bersubsidi dan diangkut untuk kepentingan yang tidak sesuai peruntukannya, aparat penegak hukum patut mengusut secara menyeluruh dari mana BBM diperoleh, siapa pembelinya, untuk apa dibawa, serta apakah ada jaringan atau pihak lain yang terlibat. Yang membuat informasi ini semakin menjadi sorotan adalah munculnya dugaan bahwa kendaraan tersebut berkaitan dengan seseorang berinisial BI, yang disebut-sebut sebagai anggota patroli Polsek Kota Baru Jambi. Namun demikian, informasi mengenai identitas pemilik kendaraan maupun dugaan keterlibatan anggota kepolisian tersebut belum dapat dinyatakan sebagai fakta hukum dan masih membutuhkan pembuktian serta keterangan resmi dari pihak kepolisian. Saat dikonfirmasi terkait pengamanan kendaraan tersebut, Kasi Humas Polresta Jambi menyampaikan bahwa dirinya belum menerima laporan mengenai perkara tersebut. “Saya masih belum mendapat laporan,” jawabnya. Pernyataan tersebut justru menimbulkan pertanyaan publik: jika benar kendaraan sudah diamankan Satreskrim Polresta Jambi, mengapa informasi penanganannya belum sampai ke jajaran Humas? Publik tentu berharap perkara ini tidak berhenti sebatas pengamanan kendaraan dan barang bukti. Polisi perlu menjelaskan secara transparan asal-usul solar, status kendaraan, identitas pihak yang menguasai BBM, serta siapa yang bertanggung jawab atas dugaan pengangkutan BBM subsidi tersebut. Terlebih jika benar terdapat keterkaitan dengan oknum anggota kepolisian, maka pemeriksaan internal dan penegakan disiplin maupun etik juga patut dilakukan apabila ditemukan bukti adanya pelanggaran. Secara hukum, dugaan penyalahgunaan BBM subsidi dapat dikaitkan dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana ketentuan tersebut telah mengalami perubahan melalui regulasi terkait, yang mengatur larangan penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM yang disubsidi pemerintah. Ancaman pidananya dapat mencapai 6 tahun penjara dan denda paling tinggi Rp60 miliar, apabila unsur pidananya terbukti. Karena itu, apabila hasil penyidikan membuktikan bahwa solar tersebut merupakan BBM subsidi dan terdapat tindakan penyalahgunaan dalam pengangkutan atau niaganya, kasus ini layak diproses secara serius sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kini pertanyaan publik mengarah kepada Satreskrim Polresta Jambi: siapa sebenarnya pemilik atau pengendali 1.225 liter solar tersebut? Dari mana BBM itu diperoleh? Untuk siapa dibawa? Dan yang paling penting, apakah benar ada keterlibatan oknum anggota kepolisian? Semua pertanyaan tersebut seharusnya dijawab melalui proses penyidikan yang transparan, bukan sekadar berhenti pada pengamanan kendaraan. Penulis Tim

Read More

Dalam Rangka HUT Polwan ke-78, Polwan Satbrimob Polda Jambi Salurkan Air Bersih ke Panti Asuhan Al-Amin

Tajam24Jam.Com JAMBI, 30 Agustus 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78, Polwan Satbrimob Polda Jambi menunjukkan kepedulian kepada masyarakat dengan menyalurkan bantuan air bersih ke Panti Asuhan Al-Amin, Komplek Komering Jaya No. 151, RT 44, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Minggu (30/8/2026). Bantuan air bersih tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari penghuni panti asuhan. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri sekaligus wujud kehadiran Polwan di tengah masyarakat. “Melalui kegiatan ini, Polwan Satbrimob Polda Jambi ingin berbagi dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih di Panti Asuhan Al-Amin. Ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir, peduli dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas. Lebih lanjut, disampaikan bahwa momentum HUT Polwan ke-78 menjadi sarana untuk memperkuat semangat pengabdian personel Polwan dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. “Bapak Kapolda Jambi menekankan bahwa setiap personel Polri harus mampu menghadirkan manfaat dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial,” pungkasnya. Melalui kegiatan tersebut, Polwan Satbrimob Polda Jambi menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penulis Tim

Read More

MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Muaro Jambi Bagikan 1.000 Masker Gratis di Tengah Kabut Asap Karhutla

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 30 Agustus 2026 — Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Muaro Jambi menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan sebanyak 1.000 masker secara gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan di kawasan Simpang 3 Tempino, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (30/8/2026). Kegiatan sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemuda Pancasila terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang mulai menebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Provinsi Jambi. Dalam kegiatan tersebut, para pengurus dan anggota Pemuda Pancasila turun langsung membagikan masker kepada masyarakat serta pengguna jalan yang melintas di kawasan Simpang 3 Tempino. Pembagian masker ini diharapkan dapat membantu mengurangi dampak paparan asap dan menjaga kesehatan masyarakat, khususnya pengguna jalan yang harus beraktivitas di luar ruangan. Masyarakat yang menerima masker menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi kepedulian MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Muaro Jambi yang turun langsung membantu masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian organisasi kemasyarakatan dalam mendukung upaya perlindungan masyarakat dari dampak kabut asap akibat karhutla. MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Muaro Jambi berharap masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap masih terjadi, serta mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Pembagian 1.000 masker tersebut menjadi salah satu langkah nyata Pemuda Pancasila Muaro Jambi dalam menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya di wilayah Simpang 3 Tempino yang turut terdampak kondisi kabut asap. Penulis Tim

Read More

MPC. Pemuda Pancasila Kabupaten Muaro Jambi. Sayangkan Rencana Aksi Damai LMPP di kantor DPRD kabupaten Muaro Jambi

Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 29 Agustus 2026 — Pemuda Pancasila Kabupaten Muaro Jambi menyayangkan rencana aksi damai yang akan digelar Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) di Gedung DPRD Kabupaten Muaro Jambi pada Kamis, 3 September 2026 mendatang. Aksi tersebut diketahui akan dikoordinatori langsung oleh Ketua LMPP Muaro Jambi, Toha. Pemuda Pancasila menilai penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara, namun persoalan yang ada sebaiknya dapat dikomunikasikan terlebih dahulu melalui dialog dan duduk bersama. Ketua Pemuda Pancasila Muaro Jambi menyampaikan bahwa perbedaan pendapat tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling berhadap-hadapan. Menurutnya, ruang komunikasi dan musyawarah perlu dikedepankan agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara baik dan kondusif.“Kita sangat menghargai hak setiap masyarakat maupun organisasi untuk menyampaikan pendapat. Namun, seharusnya kita bisa duduk bersama terlebih dahulu untuk memberikan pendapat dan mencari solusi terbaik,” ujarnya, Sabtu (29/8/2026). Ia menegaskan, Pemuda Pancasila tidak bermaksud menghalangi penyampaian aspirasi yang dilakukan LMPP. Namun, pihaknya berharap aksi tersebut tetap berlangsung secara damai, tertib, serta tidak menimbulkan gesekan antarkelompok maupun mengganggu aktivitas masyarakat.“Kita berharap semua pihak dapat menahan diri. Kalau ada persoalan, mari kita bicarakan bersama. Jangan sampai perbedaan pandangan justru menimbulkan konflik di tengah masyarakat,” katanya. Pemuda Pancasila Muaro Jambi juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan untuk mengedepankan nilai persatuan, musyawarah, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Muaro Jambi.Dengan demikian, penyampaian aspirasi tetap dapat dilakukan secara demokratis, tetapi berlangsung dalam suasana yang aman, tertib, dan konstruktif. Penulis Tim

Read More

Pengurus DPC BMI Demokrat Se-DKI Jakarta Resmi Dilantik, Siap Bawa Perubahan Positif dari Ibu Kota

Tajam24Jam.Com JAKARTA, 29 Agustus 2026 – Dewan Pimpinan Daerah Bintang Muda Indonesia (DPD BMI) Provinsi DKI Jakarta resmi melantik dan mengukuhkan seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) BMI Demokrat se-wilayah DKI Jakarta. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh optimisme ini digelar di Hotel Naraya, DKI Jakarta, pada Sabtu (29-08-2026). Suasana sakral menyelimuti ruangan saat Surat Keputusan (SK) pelantikan dibacakan oleh Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional (DPN) BMI Aditiya Utama, yang hadir mewakili Sekretaris Jenderal DPN BMI. Melalui pembacaan SK tersebut, berikut adalah jajaran nakhoda baru DPC BMI Se-Wilayah DKI Jakarta yang resmi mengemban amanah perjuangan: Acara strategis organisasi sayap Partai Demokrat ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting lintas sektor, pejabat pemerintahan, hingga tokoh masyarakat, di antaranya : Dalam arahannya, Ketua Umum DPN BMI Farkhan Effendi yang akrab disapa “Cak Farkhan”, mengingatkan para kader tentang esensi dasar pergerakan yang berlandaskan moral dan spiritual “Kerja organisasi harus senantiasa berada dalam koridor Agama agar perjuangan kita terarah dan tidak melenceng dari nilai-nilai luhur,” pesan Cak Farkhan. Sejalan dengan hal tersebut, Ketua DPD BMI DKI Jakarta Mirza Mustakim, membakar semangat para pengurus baru dengan menegaskan peran strategis pemuda Jakarta sebagai motor penggerak zaman “Pemuda BMI DKI Jakarta siap melakukan perubahan positif. Kami percaya bahwa perubahan besar itu harus dan akan terjadi mulai dari Jakarta. Mari kita bersama-sama bergandengan tangan, membawa energi baru untuk ibu kota!” tegas Mirza optimis. Langkah taktis organisasi dipertegas oleh Sekretaris DPD BMI DKI Jakarta, Darmawan. Ia menyebut pengukuhan serentak ini sebagai momentum krusial untuk memperkuat akar rumput. “Kesiapan administratif dan soliditas kader di tingkat cabang akan menjadi mesin penggerak utama dalam mengawal aspirasi pemuda di seluruh wilayah ibu kota,” jelas Darmawan. Di sisi lain, Bendahara DPD BMI DKI Jakarta, Bapak Desmonth yang populer disapa “Bang Desmonth” menyoroti pentingnya aksi kemanusiaan nyata. Pegiat sosial pendiri komunitas “Sobat Bang Desmonth” ini menekankan bahwa politik harus membawa manfaat langsung bagi warga. “Kerja-kerja organisasi pada hakikatnya adalah kerja-kerja sosial untuk kemaslahatan umat. Kehadiran BMI harus memberikan dampak positif, solusi nyata, dan manfaat yang langsung dirasakan oleh masyarakat luas,” tutur Bang Desmonth sembari mengajak pemuda Jakarta untuk lebih peka terhadap isu sosial sekitarnya. Ketua Panitia Pelaksana Bhisma, mengapresiasi kelancaran acara dan menyatakan bahwa pelantikan ini adalah gerbang awal pergerakan yang inklusif bagi seluruh elemen pemuda yang ingin berkontribusi. “Pelantikan ini merupakan momentum awal bagi kami semua untuk langsung turun ke lapangan melakukan aksi-aksi nyata di seluruh wilayah DKI Jakarta,” pungkasnya. Melalui pengukuhan ini, DPC BMI se-DKI Jakarta secara resmi memulai langkah taktisnya untuk berkolaborasi aktif dengan segenap elemen masyarakat. BMI DKI Jakarta membuka pintu selebar-lebarnya dan mengundang seluruh generasi muda ibu kota untuk bergerak bersama, mengawal kebijakan publik yang pro-rakyat, serta menjadikannya sebagai wadah inkubasi bagi kepemimpinan pemuda yang berintegritas di Jakarta. (Megy) #BMIDKIJakarta Penulis Tim

Read More

22 Pengunjung THM di Kota Jambi Positif AMP dan MET, Polisi Amankan Dugaan Ekstasi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 30 Agustus 2026 — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jambi menggelar razia di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Jambi, Minggu (30/8/2026) dini hari. Dalam razia tersebut, polisi menemukan 22 pengunjung yang hasil tes urinenya positif mengandung amphetamine (AMP) dan methamphetamine (MET). Razia berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB di Grand Club, Jalan Kapten Pattimura, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Kegiatan dipimpin langsung Kapolresta Jambi Kombes Pol Ananto Herlambang, S.I.K., M.M., bersama personel gabungan Polda Jambi dan Polresta Jambi. Kapolresta Jambi melalui Kasat Resnarkoba AKP Tito Al Hafezt, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan sebanyak 23 orang menjalani pemeriksaan urine dalam kegiatan tersebut.“Dari kegiatan itu, sebanyak 23 orang dilakukan pemeriksaan urine. Hasilnya, 22 orang dinyatakan positif mengandung AMP dan MET,” ujar AKP Tito, Minggu (30/8/2026). Ke-22 orang yang dinyatakan positif tersebut masing-masing berinisial RP, MS, S, NC, AS, EP, AS, JA, M, A, MM, H, MAT, A, I, R, A, A, A, VS, F, dan JZ. Sementara satu orang berinisial LW dinyatakan negatif berdasarkan hasil pemeriksaan urine. LW kemudian dikembalikan kepada pihak keluarga bersama dua unit telepon genggam miliknya. Selain melakukan pemeriksaan urine, petugas juga mengamankan 22 unit telepon genggam dan dua unit kendaraan roda empat untuk kepentingan pemeriksaan dan pendalaman.Dalam razia tersebut, polisi turut menemukan barang yang diduga narkotika jenis ekstasi merek Marvel. Barang yang diamankan masing-masing satu butir dari MS dan seperempat butir dari JA.“Selain melakukan tes urine, kami juga mengamankan sejumlah barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,” kata Tito. Selanjutnya, 22 orang yang dinyatakan positif diamankan Satresnarkoba Polresta Jambi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami dugaan keterlibatan maupun penggunaan narkotika. Polresta Jambi menegaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan tempat hiburan malam. Polisi juga masih melakukan pendalaman terhadap hasil pemeriksaan urine serta barang bukti yang diamankan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Penulis Tim

Read More

RMJ Tegaskan Komitmen Jaga Marwah Adat dan Kantor Gubernur Jambi Jelang Aksi 1 September

Tajam24Jam.Com JAMBI, 30 Agustus 2026 — Minggu 30 Agustus 2026 Perkumpulan Raden Melayu Jambi (RMJ) menyerukan kepada seluruh masyarakat Provinsi Jambi untuk bersama-sama menjaga marwah, adat, ketertiban, dan kondusivitas daerah menjelang rencana aksi damai yang disebut akan dilakukan organisasi masyarakat (ormas) Grib Jaya pada 1 September 2026. RMJ menegaskan bahwa Kantor Gubernur Jambi merupakan simbol pemerintahan sekaligus pusat pelayanan masyarakat. Karena itu, keberadaannya harus dijaga agar tetap dapat menjalankan fungsi pelayanan publik dan pemerintahan secara normal. Seruan tersebut disampaikan RMJ untuk mengantisipasi agar tidak kembali terjadi tindakan seperti penyegelan Kantor Gubernur Jambi yang terjadi dalam aksi sebelumnya. Ketua Perkumpulan Raden Melayu Jambi (RMJ) mengatakan, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi. Namun, penyampaian aspirasi harus dilakukan secara damai, tertib, serta tetap menghormati hukum, adat istiadat, dan fasilitas publik.“Kami mengajak seluruh masyarakat Jambi untuk bersama-sama menjaga marwah dan adat Jambi. Kantor Gubernur adalah tempat pelayanan masyarakat dan pusat pemerintahan Provinsi Jambi. Jangan sampai terjadi tindakan yang dapat mengganggu pelayanan masyarakat,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa RMJ tidak pernah memberikan mandat kepada pihak mana pun untuk mengatasnamakan masyarakat Jambi dalam memperjuangkan persoalan sumber daya alam di Provinsi Jambi.“Raden Melayu Jambi dan masyarakat Jambi tidak pernah memberikan perwakilan kepada ormas Grib Jaya untuk berbicara atau membela masyarakat terkait sumber daya alam negeri Melayu Jambi,” tegasnya. Menurutnya, persoalan sumber daya alam di Jambi harus diperjuangkan melalui cara-cara yang bermartabat, sesuai ketentuan hukum, serta dengan mengutamakan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Ketua RMJ juga menanggapi adanya pernyataan mengenai masa depan anak cucu masyarakat Jambi. Ia meminta agar tidak ada pihak yang membuat pernyataan seolah-olah dapat memastikan nasib generasi mendatang.“Anak cucu kami ke depan, Allah yang akan mengarahkan hidup mereka. Jangan sampai ada pihak yang seolah-olah meramalkan bahwa anak cucu kami akan sengsara. Kita harus tetap rendah hati dan tidak mendahului kehendak Allah,” katanya. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghindari pernyataan maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan keresahan dan perpecahan.“Kalau ada persoalan, mari kita selesaikan dengan cara yang baik, melalui dialog dan sesuai aturan. Kita semua harus menjaga Provinsi Jambi, menjaga alam Jambi, serta menghentikan hal-hal yang dapat merugikan masyarakat,” ujarnya. RMJ berharap rencana penyampaian aspirasi pada 1 September 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan damai. Seluruh pihak diminta menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat sekaligus menjaga fasilitas publik agar tidak menghambat pelayanan pemerintahan.“Berbeda pendapat itu biasa. Tetapi adab dan peradaban masyarakat Provinsi Jambi harus tetap kita junjung. Mari kita jaga Jambi bersama-sama,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More