Pray for Hinai Hujan selama 3 hari, Menenggelamkan Hampir Seluruh Desa di Kecamatan Hinai, Babinsa Kodim 0203/Lkt Sigap Evakuasi Warga

Tajam24Jam.Com BINJAI, 29 November 2025 – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Langkat selama tiga hari berturut-turut mengakibatkan bencana banjir di sejumlah wilayah, termasuk hampir seluruh desa di Kecamatan Hinai. Menyikapi kondisi darurat ini, seluruh personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 09/Hinai, di bawah naungan Kodim 0203/Langkat, bergerak cepat membantu warga yang terdampak. Menurut laporan dari lapangan, Babinsa Koramil 09/Hinai siap siaga sejak air mulai naik, membantu evakuasi warga, terutama lansia dan anak-anak, ke posko pengungsian yang aman. Tak hanya itu, mereka juga membantu menyalurkan bantuan logistik, seperti makanan dan obat-obatan, serta memastikan keselamatan warga di tengah musibah. “Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan bencana berjalan maksimal,” ujar Danramil 09/Hinai, [Kapten Inf Sakti Lubis]. yang terus memantau situasi di lapangan. “Kondisi ini memerlukan kerja sama dari semua pihak, dan kami akan terus berada di tengah masyarakat sampai kondisi kembali pulih.” Bencana ini juga mendapatkan perhatian dari Bupati Langkat, Syah Afandin, yang bersama Wakapolda Sumut telah meninjau posko banjir di Kecamatan Hinai. Peninjauan ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menangani musibah. Aksi tanggap darurat yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 09/Hinai merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana prajurit selalu hadir di saat masyarakat membutuhkan. Diharapkan, bencana ini dapat segera berakhir dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman.(Pendim Langkat) Penulis Tim 

Read More

Danrem 032/Wbr Dampingi KSP Kunjungi Lokasi pasca  Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kayutanam.

Tajam24Jam.Com Padang Pariaman, 29 November 2025 – Tim yang dipimpin Sekretaris Kabinet (KSP) Muhammad Qodari di dampingi Danrem 032/wirabraja Brigjen TNI Machfud turun langsung ke lokasi bencana di Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman, untuk meninjau kondisi jembatan Anduriang yang roboh serta jalan Lembah Anai yang terputus akibat banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa waktu lalu. Kedatangan rombongan tersebut di lokasi jembatan Anduriang Kayutanam disambut hangat oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis beserta Forkopimda Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (29/11/2025). Bersama-sama, mereka melangkah menyusuri titik-titik kerusakan, mengamati dampak langsung bencana terhadap akses transportasi masyarakat, dan mendengarkan laporan terkini mengenai upaya penanganan serta perbaikan yang tengah dilakukan. “Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan, mengevaluasi kebutuhan mendesak, dan memastikan koordinasi antar lembaga berjalan optimal guna memulihkan akses dan kesejahteraan warga yang terkena dampak,” ujar KSP. Jembatan Anduriang yang menjadi saluran penting konektivitas di kawasan Kayutanam roboh sepenuhnya, sementara jalan Lembah Anai yang menghubungkan beberapa daerah terputus akibat longsoran material yang menutupi lintasan. Kedua kerusakan ini telah mengganggu aktivitas sehari-hari warga serta berdampak dengan perekonomian masyarakat.  Selama peninjauan, KSP Muhammad Qodari dan Danrem 032/Wbr juga berkomunikasi dengan warga setempat yang terkena dampak, menyampaikan dukungan moral serta janji akan upaya cepat guna menyelesaikan perbaikan infrastruktur. Penulis Tim 

Read More

Soroti Penonaktifan Kabid Propam Polda Sumut, Sekretaris DPW PWDPI Sumut Apresiasi Langkah Tegas Kapolda Sumut

Tajam24Jam.Com MEDAN, 28 November 2025 – Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Sumatera Utara (Sumut), Mario Oktavianus Sinaga SH, menyoroti langkah tegas yang dilakukan oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH, atas penonaktifan Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Pol Julihan Muntaha SIK, bersama dengan Kasubbid Paminal Propam Polda Sumut, Kompol Agustinus Chandra Pietama. Adapun penonaktifan itu dilakukan Kapolda Sumut terkait dengan viralnya kabar yang beredar atas kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh kedua pejabat utama Bid Propam Polda Sumut tersebut terhadap sejumlah personel di jajaran Polda Sumut. Informasi beredar berdasarkan unggahan akun TikTok tan_jhonson_88. Menanggapi perihal itu, Sekretaris DPW PWDPI SUMUT, Mario Sinaga, turut mengapresiasi langkah tegas Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu atas penonaktifan Kombes Pol Julihan dan Kompol Agustinus. “Kita sangat mendukung dengan apa yang dilakukan oleh bapak Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu terkait dengan perihal dinonaktifkan nya Kabid Propam Kombes Pol Julihan Muntaha bersama dengan Kasubbid Paminal Kompol Agustinus Chandra Pietama terkait dengan kasus dugaan pemerasan terhadap sesama anggota Polri di jajaran Polda Sumut. Dimana dugaan pemerasan itu sangatlah sensitif dan dapat menunjang kegaduhan di tengah reformasi Polri saat ini yang sedang digalakkan oleh pemerintah pusat atas perintah bapak Presiden Prabowo Subianto,” ungkap Mario. “Oleh karenanya kita mengapresiasi bapak Kapolda Sumut yang telah mengambil langkah tegas penonaktifan Kabid Propam tersebut untuk keperluan pemeriksaan. Karena diduga jika tidak dinonaktifkan, Kadiv Propam akan melakukan pembiaran. Mengapa demikian, karena patut diduga Kadiv Propam akan melindungi Kombes Pol Julihan yang diduga adalah orang dekatnya yang dipasang sebagai Kabid Propam di Sumut tanpa usulan Kapolda Sumut. Adapun penonaktifan ini sekaligus sebagai bentuk meminimalisir keresahan di tengah sorotan publik maupun masyarakat terkait dengan kinerja Polri saat ini,” ujarnya menambahkan. Mario Sinaga yang juga dikenal aktif dalam mengawal dan memberitakan kinerja Polri ini khususnya di dalam memantau dan mengamati kinerja jajaran Polda Sumut, sebagai kontrol sosial, ia turut menuturkan betapa pentingnya menjaga marwah dan amanah dalam suatu jabatan fungsional di penegakan hukum terlebih di jabatan Kabid Propam. Ia menilai apa yang dituduhkan kepada Kabid Propam Polda Sumut beserta jajarannya itu bukanlah ‘keluhan’ semata melainkan tuduhan yang sangat serius dan wajib ditanggapi oleh pimpinan polri secara responsif baik secara etik dan pidana.  “Saya selaku Sekretaris DPW PWDPI Sumut, sebagai lembaga social control mengecam keras dugaan pemerasan tersebut, dimana bidang Propam yang merupakan benteng pertahanan dan penegakan Etik Polri seharusnya dapat menjadi contoh teladan bagi seluruh anggota Polri, bukan malah sebaliknya diduga melakukan pelanggaran etik dan pidana. Bila tuduhan itu benar terjadi, maka institusi polri kembali tercoreng namanya. Sudah selayaknya Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo harus konsisten di dalam menerapkan transformasi polri yang profesional untuk masyarakat,” tandas Mario Sinaga dalam keterangan nya di Medan, Jumat (28/11/2025). Sebelumnya diberitakan, Inspektorat Pengawasan Umum (Itwatsum) Polda Sumut telah membentuk tim untuk mendalami dugaan pemerasan yang dilakukan pejabat di Bidang Propam Polda Sumut. Irwasda Polda Sumut, Kombes Pol Nanang Masbudhi mengungkapkan, telah membentuk tim dibawah naungan Itwasum yang diketuai langsung oleh Kombes Pol Famuddin. Ia mengungkapkan tim yang dibentuk akan meminta klarifikasi penyidik Bid Propam Polda Sumut terkait beredarnya informasi dugaan pemerasan yang viral di media sosial tersebut. “Termasuk Kabid Propam Polda Sumut akan kita periksa untuk dimintai keterangannya. Pembentukan tim ini sebagian langkah cepat Kapolda Sumut untuk menangani setiap laporan yang disampaikan masyarakat atas kinerja dan kewenangannya penyidik Polda Sumut,” jelasnya, Senin (24/11/2025). Tak hanya itu, setelah kasus dugaan pemerasan yang dilakukan Kabid Propam Polda Sumut dan kawan-kawan mencuat ke publik, Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto telah mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan Kombes Julihan Muntaha dari jabatannya. Pemberhentian itu dilakukan dalam rangkaian pemeriksaan oleh Tim Bid Propam Mabes Polri dan Tim Bid Propam Polda Sumut untuk memastikan kebenaran dugaan pemerasan tersebut. () Penulis Tim 

Read More

Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak*

Tajam24Jam.Com Pidie Jaya, 29 November 2025 – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau sejumlah titik bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11/2025). Mendagri memberikan atensi terhadap sejumlah infrastruktur publik yang rusak sekaligus perbaikan jaringan listrik. Dalam keterangannya, Mendagri menyampaikan duka mendalam atas kejadian yang melanda kawasan tersebut. Ia menegaskan, pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi dan kabupaten terus bekerja cepat menangani dampak bencana serta memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal ini termasuk upaya memperbaiki jaringan listrik yang menjadi salah satu atensi pemerintah selain bantuan bahan pangan. Ia menjelaskan telah meninjau sejumlah area yang terdampak, termasuk lokasi pengungsian serta infrastruktur yang rusak. Salah satunya adalah jembatan nasional yang terputus di Kabupaten Pidie Jaya. Jembatan tersebut menjadi penghubung antara Aceh dan Medan. Di sekitar jembatan tersebut juga terjadi longsor. “Kita kali ini datang ke titik ini (jembatan nasional yang terputus) karena ini adalah infrastruktur yang sangat penting, yaitu jembatan nasional, jalan nasional yang menghubungkan Banda Aceh ke Medan, dan kita lihat kondisi jembatan dalam keadaan roboh, terputus. Kemudian juga kiri-kanan terjadi longsor,” ujar Mendagri. Kondisi tersebut mengakibatkan gangguan transportasi dari Banda Aceh menuju Medan dan sebaliknya. Selain berdampak terhadap mobilitas masyarakat, kondisi ini juga menghambat distribusi barang. “Kita berharap dengan semua kekuatan yang ada, yang sudah dikerahkan oleh pemerintah kabupaten, provinsi, kemudian pemerintah pusat, semuanya akan bergerak cepat untuk bisa memulihkan situasi dan juga membantu para korban yang terdampak,” harapnya. Mendagri juga meminta kepala daerah mendata jembatan-jembatan yang rusak, terutama yang banyak dimanfaatkan siswa menuju sekolah. Data tersebut dibutuhkan sebagai acuan pemerintah dalam melakukan perbaikan. Ia menegaskan, Presiden Prabowo Subianto memberikan atensi terhadap jembatan yang menjadi akses para siswa menuju sekolah. Sementara itu, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi menyampaikan apresiasi kepada Mendagri dan jajaran pemerintah yang telah hadir dan memberikan dukungan langsung. Ia menegaskan bahwa situasi di lapangan membutuhkan percepatan penanganan, terutama pada Jembatan Meureudu yang menjadi bagian jalur lintas nasional. “Ini juga perlu mendapat perhatian dari pemerintah pusat supaya ini bisa langsung ditangani karena juga akan mempengaruhi kepada perekonomian masyarakat yang ada di sekitarnya,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Mendagri juga menyerahkan bantuan dari pemerintah pusat kepada para pengungsi. Bantuan tersebut di antaranya air mineral, susu bayi, pakaian, hingga perlengkapan salat. Mendagri juga berdialog dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana. Penulis Tim 

Read More

Brigade Taekwondo Club Sabet 36 Medali di Sriwijaya International Championship 2025

Tajam24Jam.Com JAMBI, 29 November 2025 – Prestasi membanggakan kembali diraih Kontingen Brigade Taekwondo Club. Klub yang berada di bawah asuhan Dansat Brimob Jambi dan dilatih oleh Bripda M. Hadirsya Fadli, serta asisten pelatih Ain Sadalia Br Sembiring, sukses meraih 36 medali pada Kejuaraan Taekwondo Sriwijaya International Championship 2025 yang berlangsung di GOR Ranau, 22–25 November 2025. Medali tersebut diraih dari berbagai kategori, di antaranya kyorugi super pra-cadet putra, kyorugi cadet putra dan putri, kyorugi junior putra dan putri, serta poomsae junior putri. Peraih Medali Emas: Athafariz Deriansyah Aziz M. Ichsan Pradivta Attauriq Rizki Alvino Anindita Keisha Zahriansyah Lindra Raida Syakhira Khalfani Rafif Azka Monica Belvania Salsabila Fazila Adzkia Zakta Ratu Auliana Renata Agustin Farel Zelbyan Dhyasta Faiz Zafran Hasibuan Muhammad Kelvin M. Kenzie Alfarizqi Al Hakim M. Defriadho Dwi Prasetya Adib Pratama Wijaya Daffa Wira Pratama Erido Keisha Faiha Zakta Okta Vilia Verani Princess Ruth Angelle Edelweis Asyifa Maulidina Kalila Nilam Cahyani Nur Azizah Azzahra Peraih Medali Perak: Kemas Afif Muhammad Al-Baqir Muhammad Al Faqih Prabowo Alfarezel Bima Dhyasta Aidan Alif Denianto Dzakir Khafadi Meisyahrani CN Fitri Yani Siregar Msy. Yunita Lianti Putri Elliyani Erico Dita Aprilian M. Jibran Sarfaraz Peraih Medali Perunggu (Kategori Prestasi): Daffa Wira Pratama Kejuaraan internasional ini diikuti oleh peserta dari 3 benua dan 8 negara, yaitu Korea Selatan, India, Malaysia, Australia, Amerika Serikat, Singapura, Nepal, dan Indonesia. Prestasi ini semakin menambah catatan gemilang Brigade Taekwondo Club. Pelatih, Bripda M. Hadirsya Fadli, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, persiapan atlet untuk kejuaraan kali ini sudah dilakukan dengan sangat baik. Pengurus dan pelatih selalu sabar serta telaten dalam membina atlet, dan pembina juga terus memberikan dukungan serta arahan kepada tim,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa para atlet menjalani latihan reguler sebanyak tiga kali sepekan, yaitu setiap Selasa, Kamis, dan Minggu. Menjelang kejuaraan, intensitas latihan ditingkatkan melalui training center (TC), latihan fisik tambahan, serta latihan mandiri di rumah masing-masing. Sebagai Ketua Brigade Taekwondo Club, ia juga menyampaikan harapan untuk masa depan para atlet.“Semoga seluruh atlet dapat menorehkan prestasi yang lebih baik lagi ke depannya. Berlatihlah dengan sungguh-sungguh. Kesuksesan datang ketika kesiapan bertemu kesempatan. Kita tidak tahu kapan kesempatan itu datang, tetapi kesiapan bisa kita bangun dari sekarang,” tutup Bripda M. Hadirsya Fadli. (Red). Penulis Tim 

Read More

Dua Rumah Wartawan SWI Hanyut, Ribuan Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Beutong Ateuh Banggalang

Tajam24Jam.Com Meulaboh, 29 November 2025 — Banjir bandang dahsyat yang melanda Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, sejak Rabu (26/11/2025), meninggalkan kerusakan masif dan duka mendalam bagi ribuan warga. Selain merusak akses jalan, memutus aliran listrik, serta melumpuhkan jaringan komunikasi, banjir tersebut juga menghanyutkan puluhan rumah warga, termasuk dua rumah wartawan yang tergabung dalam organisasi Sekber Wartawan Indonesia (SWI). Bencana hidrometeorologi ini dipicu oleh intensitas hujan ekstrem yang mengguyur wilayah pegunungan Beutong Ateuh secara terus-menerus. Aliran sungai yang meluap tiba-tiba membawa material lumpur, batu, dan pepohonan, menyapu permukiman yang berada di sepanjang bantaran sungai. Data yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan dua unit rumah milik wartawan SWI hilang total terseret arus banjir. Rumah pertama milik Banta Sulaiman, wartawan Gajahputihnews.com, yang dihuni bersama keluarganya Rusli (50), Rosmania (40), dan Hayaton (20). Rumah kedua merupakan tempat tinggal Samsuar, wartawan Meuligoeberita.com, yang ditempati bersama kedua orang tuanya, Basyah (49) dan Siti (40). Keduanya kini kehilangan tempat tinggal, sementara keluarga mereka terpaksa bertahan di tenda pengungsian bersama seribuan warga lainnya. Ditemui di lokasi pengungsian pada Sabtu (29/11/2025), Banta Sulaiman wartawan Gajahputihnews.com yang juga Wakil Ketua SWI Aceh Barat mengungkapkan bahwa banjir datang dalam hitungan menit dan langsung menghantam pemukiman warga di desanya. “Alhamdulillah keluarga semua selamat. Namun rumah kami  hilang total dibawa arus. Kalau ditaksir, kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah,” tuturnya dengan nada sedih. Tak hanya rumah, Banta juga kehilangan tanah seluas satu hektare yang selama ini menjadi lokasi berkebun. Lahan tersebut kini berubah menjadi aliran sungai baru akibat dorongan material banjir. “Rumah yang baru saja kami bangun pun habis disapu air. Banyak keluarga di sini kehilangan tempat tinggal. Semuanya terjadi begitu cepat dan tidak sempat menyelamatkan apa pun,” tambahnya. Selain permukiman, akses jalan utama menuju beberapa desa di Beutong Ateuh Banggalang juga putus total. Jembatan penghubung serta ruas jalan yang berada dekat dengan aliran sungai tergerus hingga tidak dapat dilalui kendaraan. Kondisi ini membuat bantuan belum bisa sepenuhnya menjangkau titik-titik pengungsian. Warga bertahan dengan logistik seadanya, mengandalkan dapur umum darurat yang dikelola bersama oleh relawan setempat. Samsurdi, wartawan Meuligoeberita.com dan juga Humas SWI Aceh Barat yang juga menjadi korban, mengaku dirinya dan keluarga berhasil menyelamatkan diri saat banjir mulai naik. Namun rumah yang selama ini ditempati tidak lagi ditemukan. “Kami selamat, tapi rumah hilang semua. Tidak ada yang tersisa. Kalau dihitung-hitung, kerugiannya juga mencapai ratusan juta,” ungkapnya singkat. Melihat situasi yang semakin memprihatinkan, para korban berharap pemerintah daerah segera melakukan pendataan mendetail terkait warga yang kehilangan rumah dan harta benda. Banta menekankan pentingnya perhatian serius dari pemerintah mengingat banyak keluarga kini tinggal tanpa alas, selimut, maupun perlengkapan dasar. “Kami berharap pendataan dilakukan secepatnya. Banyak warga kehilangan segalanya. Kami butuh perhatian, baik dari pemerintah daerah maupun provinsi,” ujarnya. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan pendistribusian bantuan masih terkendala cuaca buruk serta jalan yang tidak dapat dilalui. Sejumlah relawan, aparat TNI-Polri, dan petugas BPBD Nagan Raya terus berupaya membuka akses dan menyalurkan bantuan darurat. Banjir bandang ini menjadi salah satu bencana terbesar di Nagan Raya sepanjang tahun 2025, menimbulkan dampak fisik, material, dan psikologis yang mendalam bagi warga Beutong Ateuh Banggalang. Penulis Tim 

Read More

Brimob Polda Jambi Terjun Cepat Tangani Banjir di Desa Lubuk Suli Kerinci

Tajam24Jam.Com Kerinci, 28 November 2025 — Personel Posko Siaga Tanggap Bencana Kompi 3 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jambi bergerak cepat merespons banjir yang menggenangi Desa Lubuk Suli, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, pada Jumat (28/11/2025). Dansat Brimob Polda Jambi Kombes Pol M. Faishal Aris menyampaikan bahwa sebanyak 42 personel dikerahkan dalam penanganan tersebut, dipimpin langsung oleh AKP Yulizar sebagai komandan lapangan. Untuk mendukung operasi kemanusiaan ini, Brimob menurunkan personel lengkap dengan peralatan pendukung, antara lain 1 unit R6 Bus, 1 unit R6 Box, perlengkapan SAR Air (rompi pelampung), perlengkapan SAR Darat (tali jiwa, helm keselamatan, masker gas NBC, APAR), hingga 1 unit perahu karet. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Mulia Prianto menyebutkan bahwa seluruh sarana telah disiapkan dengan baik guna memastikan proses penyelamatan, pemantauan situasi, dan evakuasi warga berlangsung maksimal. “Personel siaga di Posko Taktis SAR Mako Kompi 3 Batalyon B Pelopor untuk memantau perkembangan cuaca dan potensi bencana hidrometeorologi. Kami juga memberangkatkan 10 personel Tim SAR menuju lokasi terdampak di Desa Lubuk Suli untuk mengecek kondisi masyarakat dan memonitor situasi banjir. Hingga laporan diterima, keadaan di lapangan aman dan tetap terkendali,” jelas Kabid Humas. Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pihak terkait di lapangan. “Setiap perkembangan kondisi banjir akan segera diperbarui oleh tim di lapangan sehingga dapat direspons cepat dalam situasi darurat,” ujarnya. Penulis Tim 

Read More

Bocah 6 Tahun Hilang di Area ATM RS Abdul Manap, Ditemukan Selamat oleh Warga

Tajam24Jam.Com Jambi, 27 November 2025 – Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun, Afif Alabi Syarif, membuat panik keluarga setelah hilang dari pengawasan orang tuanya di area mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Rumah Sakit Abdul Manap, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, pada Kamis (27/11/2025). Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar melalui Kasi Humas Ipda Deddy Haryadi menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi ketika sang ayah, Priyanto, tengah bertransaksi di ATM bersama anaknya. Dalam hitungan menit, Afif tiba-tiba menghilang dari pandangan. Tidak lama setelah dinyatakan hilang, seorang warga menemukan Afif di depan RS Abdul Manap. Menyadari bocah itu berjalan tanpa pendamping, warga segera membawanya ke Polsek Kota Baru. Di Polsek Kota Baru, Bripka Alpis, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bagan Pete, menerima laporan tersebut dan langsung bergerak cepat. Ia menyebarkan informasi penemuan anak hilang melalui grup WhatsApp Bhabinkamtibmas jajaran serta grup WhatsApp Kelurahan Bagan Pete. Tindakan cepat itu membuahkan hasil. Orang tua Afif melihat informasi yang dibagikan Bripka Alpis dan segera menuju Polsek Kota Baru. Di sana, mereka kembali bertemu dengan Afif dalam keadaan selamat. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat membawa anak ke tempat umum guna mencegah kejadian serupa. Penulis Tim

Read More

Polsek Simpang Teritip Polres Bangka Barat Gerak Cepat Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Desa Peradong

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 27 November 2025 – Kepedulian dan respon cepat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Simpang Teritip Polres Bangka Barat saat kebakaran melanda rumah milik warga di Dusun 1 RT 3 Desa Peradong, Kecamatan Simpang Teritip, Kamis (27/11/2025) sore. Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.30 WIB saat Yuna, istri pemilik rumah Gelamir (39), melihat asap tebal keluar dari ruang tamu. Di lokasi tersebut sebelumnya korban mengecas handphone. Dugaan sementara, korsleting pada terminal charger yang sudah tidak layak pakai memicu api hingga membesar dan melalap seluruh bangunan. Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Simpang Teritip IPDA Agus Fardiansyah, S.H., langsung memimpin personel menuju lokasi. Tanpa ragu, petugas bersama warga setempat bekerja keras memadamkan api dengan alat seadanya. Upaya ini membuahkan hasil ketika kobaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB. Meski tidak ada korban jiwa, seluruh isi rumah termasuk uang tunai, dokumen penting seperti BPKB motor, sertifikat rumah, sertifikat kebun, hingga KTP milik Yuna, hangus terbakar. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp30 juta. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso, mengapresiasi langkah cepat Polsek Simpang Teritip dalam membantu warga yang sedang tertimpa musibah. “Kami bangga dengan respon anggota di lapangan. Polisi hadir bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjadi penolong masyarakat di saat situasi darurat. Ini adalah wujud hati nurani Polri yang selalu ingin dekat dan bermanfaat bagi warga,” tegas Iptu Yos. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik dan penggunaan perangkat elektronik yang ditinggalkan dalam keadaan menyala. Sementara itu, Kapolsek Simpang Teritip IPDA Agus Fardiansyah menyampaikan rasa prihatin atas musibah tersebut. “Kami dan warga melakukan yang terbaik untuk memadamkan api. Semoga keluarga diberi ketabahan. Polsek Simpang Teritip akan selalu bergerak cepat membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan,” ujarnya. Kejadian ini menjadi bukti nyata kedekatan Polri dan masyarakat, serta komitmen Polres Bangka Barat dalam memberikan pelayanan cepat, tanggap, dan humanis di setiap kondisi darurat. Penulis Tim 

Read More

Diduga Jadi Provokator Saat Sidang Lapangan, Seorang Ibu Rumah Tangga di Desa Sungai Buluh Dilaporkan ke Polres Pelalawan

Tajam24Jam.Com Pelalawan, 27 November 2025 – Suasana sidang pemeriksaan setempat atau sidang lapangan terkait sengketa lahan di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau, Jumat 21/11/2025 dilaporkan sempat memanas. Akibatnya, seorang ibu rumah tangga bernama Ernawati warga setempat, harus berurusan dengan hukum setelah dilaporkan ke Polres Pelalawan atas dugaan tindak pidana sebagai provokator. Laporan tersebut diajukan oleh Aliansi Jurnalis Penyelamat Lingkungan (AJPLH) salah satu pihak yang bersengketa pada saat sidang lapangan. “Benar pada hari ini Jumat, 21/11/2025 saat pelaksanaan sidang lapangan yang dipimpin oleh Majelis Hakim Dr.Andry Simbolon,S.H.,M.H dkk dari Pengadilan Negeri Pelalawan kami resmi melaporkan sdri Ernawati di polres Pelalawan atas dugaan provokator saat sidang lapangan,” terang Soni Ketua Umum Aliansi Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup. Padahal sidang lapangan ini bertujuan untuk meninjau langsung objek sengketa guna mendapatkan kejelasan mengenai batas-batas dan kondisi lahan yang diperkarakan. Laporan diterima langsung oleh Bripka Wulan pada Kamis, 27/11/2025 petugas yang piket dan akan segera ditindak lanjuti secepatnya atas laporan yang sudah diterima. Menurut keterangan saksi di lokasi, dugaan provokasi tersebut muncul ketika Majelis Hakim sedang akan sidang lapangan. Sdri Enawati diduga melontarkan kata-kata yang memicu emosi warga dan massa yang hadir, menyebabkan suasana yang awalnya kondusif menjadi tegang dan hampir ricuh. “Padahal lahan yang di chek saat sidang lapangan bukanlah milik warga desa sungai buluh dan juga lahan milik ernawati sebagai terlapor sekarang,” terang Soni. Pihak keamanan dari kepolisian polsek setempat yang berada di lokasi segera mengamankan situasi untuk mencegah bentrokan dan sidang lapangan di lanjutkan dengan check objek sengketa. Hingga berita ini diturunkan, Ernawati belum dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik Polres Pelalawan. Berkemungkinan pihak kepolisian masih mendalami unsur-unsur pidana dari dugaan provokasi sesuai dengan Pasal yang berlaku, termasuk kemungkinan penerapan Pasal 160 KUHP tentang penghasutan. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pihak yang berkepentingan untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan, termasuk hasil dari sidang lapangan tersebut. Jangan melakukan tindakan yang melanggar hukum, apalagi menghasut keributan di tengah proses persidangan,” tegas personil polsek bunut yang berada dilokasi sidang lapangan. (Team Redaksi)

Read More