Tajam24Jam.Com JAMBI, 30 Juli 2026 – Kebakaran melanda kompleks asrama polisi yang berada di belakang Markas Polda Jambi pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa tersebut sempat menghebohkan personel kepolisian yang sedang bertugas di lingkungan Polda Jambi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, sedikitnya delapan unit asrama dilaporkan hangus dilalap api. Hingga kini, besaran kerugian material masih dalam proses pendataan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung mengerahkan seluruh armada yang berada di markas menuju lokasi kejadian.
“Setelah menerima laporan sekitar pukul 11 siang, seluruh mobil pemadam yang berada di markas langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujarnya.

Menurut Mustari, proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat pekatnya asap yang menyelimuti lokasi. Petugas bahkan harus menggunakan alat bantu pernapasan (SCBA) agar dapat menjangkau titik api.
“Asap sangat tebal sehingga anggota harus menggunakan oksigen saat melakukan pemadaman. Api baru berhasil dijinakkan setelah lebih dari satu jam. Saat kejadian, asrama dalam keadaan kosong sehingga tidak ada korban jiwa,” jelasnya.
Ia menambahkan, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jambi, Kombes Pol. Jimmy Christian Samma, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia menyatakan tim kepolisian telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran.
“Benar telah terjadi kebakaran di kompleks asrama polisi. Saat ini penyebabnya masih dalam penyelidikan dan perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” katanya.
Di lokasi kejadian, seorang warga bernama Abdi mengaku melihat kepulan asap hitam muncul dari salah satu bangunan asrama sebelum api membesar.
“Awalnya terlihat asap hitam keluar dari salah satu asrama. Tidak lama kemudian muncul api yang semakin besar dan merambat ke bangunan lain. Angin yang cukup kencang membuat api cepat membesar,” tuturnya.
Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kebakaran, sementara petugas terkait terus melakukan pendataan terhadap kerusakan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.
Penulis Tim



