PT HK SIS Hentikan Sementara Perbaikan Jalan Nes, Muncul Dugaan Tekanan dari Kades dan Sekdes Simpang Sungai Duren
Tajam24Jam.Com MUARO JAMBI, 10 Juli 2026 – Upaya gotong royong warga bersama PT HK SIS memperbaiki Jalan Nes di Desa Simpang Sungai Duren, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), terhenti sementara. Penghentian kegiatan itu diduga dipicu adanya tekanan dari Kepala Desa (Kades) dan Sekretaris Desa (Sekdes) Simpang Sungai Duren. Sebelumnya, PT HK SIS merespons cepat keluhan masyarakat terkait jalan berlubang dan tumpukan sampah yang menimbulkan bau menyengat di sepanjang Jalan Nes. Perusahaan menurunkan alat berat jenis backhoe loader untuk membantu penimbunan jalan dan membersihkan sampah bersama warga RT 04, RT 15, serta warga Desa Muaro Pijoan. Kegiatan sosial tersebut, menurut keterangan pihak yang menyampaikan informasi kepada media, telah lebih dulu dikoordinasikan dengan Ketua RT 04, anggota BPD Mukhsin, serta Camat Jaluko, Dede. Bahkan, warga menyebut keluhan mengenai kerusakan jalan dan persoalan sampah sebelumnya telah beberapa kali disampaikan kepada pemerintah desa, namun belum mendapat tindak lanjut yang dinilai memadai. Ketua RT 04, Rudi, bersama pengurus Gereja Pantekosta, Markus, disebut pernah meneruskan aspirasi warga kepada pemerintah desa. Namun karena tidak kunjung ada solusi, warga akhirnya meminta bantuan kepada media yang kemudian menghubungi PT HK SIS agar ikut membantu mengatasi persoalan tersebut. Setelah alat berat mulai bekerja dan perbaikan berjalan, muncul keberatan dari pemerintah desa. Kades dan Sekdes disebut mendatangi pihak PT HK SIS dan meminta agar setiap kegiatan di wilayah desa terlebih dahulu dilaporkan kepada pemerintah desa. Sikap tersebut memunculkan kekecewaan di kalangan warga. Mereka mempertanyakan mengapa pemerintah desa baru turun setelah ada bantuan dari perusahaan, sementara saat keluhan masyarakat disampaikan sebelumnya, belum terlihat langkah nyata untuk mengatasi persoalan jalan rusak dan sampah. Warga menilai tidak ada yang salah dengan inisiatif masyarakat menggandeng pihak swasta demi kepentingan umum, terutama ketika kondisi jalan dan lingkungan telah lama dikeluhkan. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Kepala Desa maupun Sekretaris Desa Simpang Sungai Duren terkait dugaan penghalangan tersebut. Media ini masih berupaya meminta konfirmasi agar pemberitaan tetap berimbang sesuai kaidah jurnalistik. Penulis Tim