Komite OSIS Nasional Mendukung Kegiatan Pendidikan Karakter Bela Negara Yang Digagas oleh Gubernur Jawa Barat.

Tajam24Jam.Com Jawa Barat, Senin 5/5/2025 – Permasalahan Peserta Didik adalah suatu hal yang mesti bersama-sama kita benahi sejak dini, supaya kedepannya regenerasi bangsa ini menjadi lebih baik dari seluruh aspek kehidupannya, baik didalam sekolah maupun dilingkungan masyarakat. Permasalahan Siswa ini biasanya diisi oleh beberapa jenis kenakalan remaja yang membuat resah banyak orang, salah satu diantaranya adalah seperti : Itulah beberapa contoh yang menjadi konsen awal kita untuk bersama-sama melakukan tindakan preventif (pencegahan) sekaligus pembinaan kepada para regenerasi penerus estafet kepemimpinan kita kedepannya, pungkas Ahmad. Sebagai Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS RI) serta Alumni Peserta Pendidikan Kader Pemuda Bela Negara (PKPBN) Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Ahmad Wahyu Saputra selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite OSIS Nasional Indonesia mendukung penuh ide dan gagasan dari Gubernur Jawa Barat. Salah satu upaya atau kebijakan yang digagas oleh Dedi Mulyadi sebagai Pemimpin Daerah di Jawa Barat adalah suatu hal yang meski kita dukung dengan baik. Apalagi yang dilakukan adalah kegiatan pembinaan pendidikan karakter bagi siswa yang bermasalah dan tentunya harus dengan metode penanganan khusus. Kerjasama pembinaan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah suatu hal yang bagus menurut kami. Mengingat kedisiplinan yang diterapkan oleh Para Pelatih dari unsur Tentara ini akan berefek bagus bagi karakter siswa dikemudian hari. Kami melihat dengan jelas bahwa kegiatan ini bukanlah kegiatan wajib militer, melainkan sebatas penguatan pendidikan karakter dalam ranah pendidikan Bela Negara. Jika kita cermati dengan baik bahwa kegiatan bela negara adalah upaya yang dilakukan setiap warga negara untuk menjaga keutuhan negara dan mempertahankan kedaulatan. Ini meliputi berbagai bentuk kegiatan, mulai dari fisik seperti ikut dalam militer, hingga non fisik seperti peningkatan kesadaran bela negara, pengembangan karakter, dan partisipasi dalam pembangunan bangsa. Dalam hal ini untuk siswa yang bermasalah itu lebih fokus kepada pengembangan karakter dan partisipasi generasi muda dalam pembangunan bangsa. Berdasarkan informasi yang kami peroleh dari dinas pendidikan purwakarta, bahwa ada 39 Siswa SMP yang ikut serta dalam program yang bertajuk “Pelatihan Penguatan Karakter Bela Negara” dari berbagai sekolah SMP yang ada di Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini berlangsung selama 14 Hari di Resimen Armed Sthira Yudha Purwakarta, disana para pelajar akan mendapatkan pembinaan berupa pendidikan karakter dan militer (wawasan umum seperti Pendidikan Baris Berbaris dan kedisiplinan) karena mereka salah satu siswa yang mempunyai kenakalan remaja khusus (permasalahan tinggi yang wajib dibina secara khusus). Senada dengan hal tersebut, Komite OSIS Nasional juga mempunyai program yang sama, salah satu diantaranya adalah kegiatan pendidikan Kader OSIS Bela Negara. Apa yang sedang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat perlu kita dukung secara bersama-sama, mengingat asta cita dari Presiden Prabowo Subianto salah satu diantaranya adalah mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045. Maka dari itu, yuk bersama-sama membina anak muda kita menjadi generasi yang unggul dan berprestasi, tutur Ahmad. Penulis Tim

Read More