Keluarga Korban Harap Eko Riadi Segera Ditemukan, Sampaikan Apresiasi Atas Respon Cepat Polres Bangka Barat

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 26 November 2025 – Harapan besar disampaikan keluarga Eko Riadi, warga Desa Cupat Kecamatan Jebus, yang sejak 20 November 2025 belum kembali ke rumah dan dinyatakan hilang. Keluarga korban, yang tinggal di kawasan Groban, mengungkapkan rasa cemas sekaligus berharap penuh agar Eko segera ditemukan dalam keadaan selamat. Laporan orang hilang ini disampaikan oleh pihak keluarga melalui Budi Setiawan, yang merupakan keluarga dekat korban. Ia menjelaskan bahwa Eko Riadi tidak memiliki kebiasaan menginap saat mendapat panggilan kerja, sehingga ketika tidak pulang dan tidak dapat dihubungi, keluarga langsung diliputi kekhawatiran. Meski berada dalam situasi yang berat, keluarga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Polres Bangka Barat dan Polsek Jebus atas langkah cepat yang telah dilakukan sejak laporan diterima. “Kami keluarga sangat berharap Eko segera ditemukan. Kami juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polres Bangka Barat yang sudah bergerak cepat membantu kami. Polisi turun langsung mencari, menyebarkan informasi, dan terus memberikan perkembangan. Itu sangat berarti bagi kami,” ujar Budi Setiawan. Sementara itu, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso menegaskan bahwa pencarian terus dilakukan secara maksimal oleh jajaran kepolisian. “Sejak laporan masuk, personel Polsek Jebus bersama Polres Bangka Barat langsung melakukan penyisiran rute yang diduga dilalui korban, pengecekan ke lokasi-lokasi yang relevan, serta koordinasi lintas wilayah. Kami bekerja penuh untuk membantu menemukan keberadaan Saudara Eko Riadi,” jelas Iptu Yos Sudarso. Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi jika melihat keberadaan korban maupun kendaraan yang digunakan. “Kami mengimbau masyarakat luas agar melaporkan informasi apa pun terkait korban melalui layanan 110. Layanan ini siaga 24 jam dan akan langsung direspons oleh petugas. Dukungan masyarakat sangat membantu proses pencarian,” tambahnya. Keluarga korban masih menunggu dengan penuh harap, memohon doa serta dukungan masyarakat agar Eko Riadi segera kembali ke pangkuan keluarga. Polres Bangka Barat memastikan bahwa upaya pencarian akan terus berlanjut hingga korban ditemukan. Penulis Tim 

Read More

Polres Bangka Barat Gerak Cepat Cari Warga Cupat yang Hilang, Masyarakat Diimbau Laporkan Temuan Melalui Layanan 110

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 26 November 2025 – Polres Bangka Barat melalui Polsek Jebus bergerak cepat menindaklanjuti laporan hilangnya Eko Riadi, warga Desa Cupat Kecamatan Jebus, yang tidak pulang sejak Kamis, 20 November 2025. Laporan resmi disampaikan keluarga pada Rabu (26/11/2025) setelah korban tidak dapat dihubungi maupun ditemukan keberadaannya. Korban sebelumnya pamit kepada ibunya untuk bekerja memperbaiki mesin di wilayah Koba menggunakan mobil Honda Brio merah BN 1962 QB. Biasanya, ia selalu pulang pada hari yang sama, namun hingga kini tidak ada kabar. Menanggapi laporan tersebut, jajaran Kepolisian langsung melakukan serangkaian langkah pencarian. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso, menyampaikan bahwa pihak Kepolisian telah bekerja maksimal sejak laporan diterima. “Setelah laporan masuk, Polsek Jebus bersama Polres Bangka Barat langsung melakukan penyisiran jalur yang mungkin dilintasi korban, berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah sekitar, serta menggali informasi dari berbagai sumber untuk mempercepat proses pencarian,” jelas Iptu Yos Sudarso. Ia menegaskan bahwa Polres Bangka Barat berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan merespons cepat setiap laporan masyarakat, terutama terkait keselamatan jiwa. “Kami terus bekerja di lapangan, memantau pergerakan kendaraan, serta melakukan pengecekan titik-titik yang berpotensi dilewati korban. Ini bentuk keseriusan Polres Bangka Barat dalam menangani laporan warga,” tambahnya. Selain upaya pencarian, Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif jika melihat atau mengetahui keberadaan korban. “Bagi masyarakat yang melihat, mengenali, atau memiliki informasi sekecil apa pun tentang Saudara Eko Riadi maupun kendaraan yang digunakan, segera sampaikan kepada kami melalui layanan 110. Layanan tersebut siaga 24 jam dan langsung diteruskan ke personel di lapangan,” imbau Kasi Humas. Polres Bangka Barat berharap kerja sama masyarakat dapat mempercepat proses pencarian sehingga korban dapat segera ditemukan. Penulis Tim 

Read More

Berita Orang Hilang, “Ayah Cepat Pulang..!!! Kami Menunggu Ayah Dirumah, Ucapan itulah yang Dilontarkan Ketiga Anak Korban Dugaan Penculikan Sahdan Syahputra Lubis

Tajam24Jam.Com Binjai, Kamis 17/4/2025 – Korban, atas nama Sahdan Syahputra Lubis diduga dianiaya dan diculik oleh sekelompok orang, hingga sampai sekarang sudah seminggu lebih belum ditemukan, dan terakhir tanggal 08 April 2025 suaminya sudah tidak bisa dihubungi/berkomunikasi lagi melalui telepon seluler, menurut keterangan istri korban Pipit Widari kepada wartawan, “Mobil yang sering dikemudikannya ditemukan di Jalan Sungai Musi, Kec. Sei Bingai, Kabupaten Langkat, dekat Wisata Jona Garden”. Mobilnya kami temukan, “Tapi suami saya tidak ada dilokasi,” ucap istri korban, Kamis malam (17/04/2025) kepada wartawan. Info dan keterangan dari warga dilokasi mobil terhenti, “Sahdan Syahputra Lubis, Selasa (08/04/2025) malam disinyalir terlihat oleh warga setempat korban sempat ditikam, dianiaya dan dibawa oleh sekelompok orang pakai mobil sedan warna hitam, di samping mobil sedan hitam itu kanan dan kiri ada gambar atau stikernya,” papar istri korban, Pipit Widari. Dari peristiwa ini, Pipit Widari, pada Hari Rabu 16 April 2025 sudah melaporkan ke pihak kepolisian dan diterima oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan nomor : STTL/GANGGUAN/B/4/IV/2025/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA. Melalui laporan ini, istri korban berharap agar pihak kepolisian dapat mengungkap peristiwa penculikan suaminya, “Suami saya agar segera ditemukan,” ucapnya sedih sambil menyapu air mata. Ketiga anak Sahdan Syahputra Lubis menunjukkan tanda-tanda kesedihan yang berlebihan, sudah sangat rindu sebab seminggu lebih tidak ketemu ayahnya, seperti perubahan perilaku, menarik diri, atau kesulitan berkonsentrasi, “Jangan ragu untuk mencari ayah ku ya Om,” ucap Asha yang berumur 9 Tahun, masih duduk dibangku kelas 3 Sekolah Dasar. “Istri korban, Pipit Widari selalu berdoa dan berharap agar suaminya secepatnya ditemukan, agar Allah SWT memberikan kekuatan dan penghiburan bagi kita semua dalam menghadapi peristiwa ini,” mengakhiri ucapnya kepada awak media. Penulis Tim

Read More