Anak Sehat, Anak Hebat dengan PHBS: Mahasiswa KKL-PPM 79 Universitas Malahayati Edukasi Siswa TK Negeri 1 Metro Timur

Tajam24Jam.Com Metro, 31 Juli 2026 – Mahasiswa Kelompok KKL-PPM 79 Universitas Malahayati melaksanakan kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di TK Negeri 1 Metro Timur dengan mengusung tema “Anak Sehat, Anak Hebat dengan PHBS.” Kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini melalui pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami oleh anak-anak. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 31 Juli 2026 ini diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, peserta didik TK Negeri 1 Metro Timur, serta mahasiswa Kelompok KKL-PPM 79 Universitas Malahayati. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan melalui promosi kesehatan sejak usia dini. Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh peserta didik, guru, dan mahasiswa. Senam bersama bertujuan membangun semangat anak-anak sekaligus memperkenalkan pentingnya aktivitas fisik sebagai bagian dari penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Setelah senam, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pentingnya PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa memberikan edukasi tentang kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi, membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta menerapkan etika batuk dan bersin yang benar. Agar materi lebih mudah dipahami, edukasi dikemas secara interaktif melalui permainan, tanya jawab, lagu edukatif, serta demonstrasi enam langkah cuci tangan yang benar. Anak-anak kemudian diajak mempraktikkan secara langsung setiap tahapan mencuci tangan dengan bimbingan mahasiswa sehingga mereka dapat memahami dan membiasakan perilaku tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan sekaligus membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini. Dengan pendekatan yang menyenangkan, anak-anak diharapkan mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat baik di lingkungan sekolah maupun di rumah bersama keluarga. Melalui tema “Anak Sehat, Anak Hebat dengan PHBS,” Mahasiswa Kelompok KKL-PPM 79 Universitas Malahayati berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang sehat, mandiri, dan peduli terhadap kebersihan diri serta lingkungan. Keberhasilan penerapan PHBS memerlukan dukungan dan kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat agar kebiasaan baik yang telah diajarkan dapat terus diterapkan secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Mahasiswa Kelompok KKL-PPM 79 Universitas Malahayati dalam mendukung program promosi kesehatan di lingkungan pendidikan. Diharapkan, sinergi antara pihak sekolah dan mahasiswa dapat terus terjalin sehingga tercipta lingkungan belajar yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Penulis Tim

Read More

Wujudkan Yosodadi Bebas Jentik, Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Hadirkan Ovitrap, Spray Pengusir Nyamuk, dan SIJENTIK YOSODADI

Tajam24Jam.Com Metro, 26 Juli 2026 — Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati melaksanakan kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di RW 01 Kelurahan Yosodadi. Mengusung tema “Bersama Wujudkan Yosodadi Bebas Jentik, Cegah DBD Sejak Dini”, kegiatan ini meliputi edukasi pencegahan DBD, praktik pembuatan ovitrap, pembuatan spray pengusir nyamuk sederhana, serta pengenalan Sistem Informasi Pelaporan Jentik (SIJENTIK YOSODADI). Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 26 Juli 2026, pukul 15.30 WIB hingga selesai, bertempat di kediaman Ketua RW 01, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Lurah Yosodadi, Bapak Darojat Miko, S.E., Ketua RW 01, perangkat lingkungan, kader kesehatan, serta masyarakat setempat. Kehadiran pemerintah kelurahan dan perangkat lingkungan menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati, khususnya dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian DBD di Kelurahan Yosodadi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam melakukan pencegahan DBD mulai dari lingkungan rumah. Masyarakat diharapkan tidak hanya mengetahui bahaya DBD, tetapi juga mampu melakukan tindakan pencegahan serta berpartisipasi dalam pemantauan keberadaan jentik nyamuk di lingkungan tempat tinggal. Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi mengenai Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mencakup cara penularan, karakteristik nyamuk Aedes aegypti, tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin. Setelah pemberian edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik pembuatan ovitrap. Ovitrap merupakan perangkap sederhana yang dapat dimanfaatkan untuk membantu memantau keberadaan telur nyamuk. Mahasiswa memberikan penjelasan mengenai alat dan bahan, proses pembuatan, cara penempatan, hingga pemantauan ovitrap agar masyarakat dapat menerapkannya secara mandiri di lingkungan rumah masing-masing. Selain pembuatan ovitrap, masyarakat juga diberikan demonstrasi pembuatan spray pengusir nyamuk sederhana. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan alat dan bahan yang digunakan, tahapan pembuatan, serta cara penggunaannya. Praktik tersebut diharapkan dapat menambah wawasan dan keterampilan masyarakat mengenai upaya sederhana untuk membantu mengurangi kontak dengan nyamuk. Sebagai bentuk inovasi dalam mendukung keberlanjutan program, mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati juga memperkenalkan SIJENTIK YOSODADI (Sistem Informasi Pelaporan Jentik Yosodadi). Sistem ini dikembangkan sebagai sarana untuk membantu proses pelaporan dan pemantauan keberadaan jentik nyamuk di lingkungan masyarakat secara lebih terorganisir. Melalui SIJENTIK YOSODADI, hasil pemantauan jentik yang dilakukan di lingkungan rumah dapat dilaporkan sehingga informasi yang terkumpul dapat membantu dalam mengetahui kondisi keberadaan jentik di wilayah tersebut. Sistem pelaporan ini diharapkan dapat mendukung keterlibatan masyarakat dan kader dalam melakukan pemantauan jentik secara berkala serta menjadi sarana pendukung dalam menentukan tindak lanjut pencegahan DBD di lingkungan RW 01 Kelurahan Yosodadi. Kehadiran ovitrap dan SIJENTIK YOSODADI diharapkan dapat saling melengkapi. Ovitrap digunakan sebagai salah satu media pemantauan keberadaan telur nyamuk di lingkungan, sedangkan SIJENTIK YOSODADI digunakan untuk mendukung proses pencatatan dan pelaporan hasil pemantauan. Sementara itu, edukasi dan pembuatan spray pengusir nyamuk sederhana menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan serta perlindungan masyarakat terhadap gigitan nyamuk. Pelaksanaan kegiatan dikemas secara edukatif, demonstratif, partisipatif, dan berbasis inovasi, sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga terlibat secara langsung dalam praktik serta diperkenalkan dengan pemanfaatan sistem pelaporan jentik. Melalui tema “Bersama Wujudkan Yosodadi Bebas Jentik, Cegah DBD Sejak Dini”, mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian masyarakat dalam pencegahan DBD yang berkelanjutan. Sinergi antara Pemerintah Kelurahan Yosodadi, perangkat lingkungan, kader kesehatan, mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin dalam pemantauan dan pencegahan DBD. Dengan pemanfaatan ovitrap, spray pengusir nyamuk sederhana, dan SIJENTIK YOSODADI, diharapkan tercipta upaya pencegahan DBD yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat terus diterapkan untuk mewujudkan Yosodadi yang lebih sehat, peduli, dan bebas jentik.(Kaperwil Mdy) Penulis Tim

Read More