Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polda Jambi Dorong Transformasi Pelayanan Digital yang Akuntabel dan Humanis

Tajam24Jam.Com JAMBI, 30 September 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi menggelar kegiatan syukuran dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Rabu (30/9/2026) pagi. Kegiatan berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai Mapolda Jambi dan dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., serta jajaran pejabat utama Polda Jambi. Turut hadir Kepala PT Jasa Raharja (Persero) A.A.N. Agung Abimanyu, S.E., M.M., Ketua MUI Provinsi Jambi Drs. KH. M. Umar Yusuf, M.H.I., para Kapolres/ta jajaran, pengurus Bhayangkari Polda Jambi serta tamu undangan lainnya. Kegiatan tersebut mengusung tema “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri.” Rangkaian kegiatan diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Polantas, pembacaan doa, peluncuran empat inovasi pelayanan berbasis digital, laporan Direktur Lalu Lintas dan testimoni, sambutan Kapolda Jambi, penyerahan penghargaan lomba dalam rangka HUT Lalu Lintas, bakti sosial, pemotongan tumpeng dan kue, serta ramah tamah. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar menyampaikan ucapan selamat Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 kepada seluruh jajaran lalu lintas Polda Jambi. “Saya selaku Kapolda Jambi mengucapkan selamat Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Dengan tema Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri, mari kita terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi. Kapolda menekankan bahwa perkembangan era digital harus dimanfaatkan untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, transparan dan akuntabel. “Dengan era digitalisasi ini, diharapkan pelayanan menjadi lebih akuntabel, bebas dari pungutan liar, benar-benar memudahkan masyarakat, serta dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas,” jelasnya. Menurutnya, kehadiran Polisi Lalu Lintas tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga bagaimana memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. “Masyarakat harus merasakan bahwa Polantas hadir sebagai pelindung, pengayom dan pelayan yang memberikan rasa aman serta keadilan yang setara bagi semua,” tegasnya. Kapolda Jambi juga mengingatkan seluruh personel Ditlantas Polda Jambi untuk senantiasa mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. “Saya meminta kepada seluruh anggota Ditlantas Polda Jambi untuk terus menjaga keselamatan masyarakat. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan ataupun kembali menimbulkan korban,” ungkapnya. Lebih lanjut, Kapolda Jambi mengajak seluruh jajaran menjadikan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 sebagai momentum untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan serta keselamatan berlalu lintas. “Mari kita jadikan momentum peringatan Hari Ulang Tahun Polisi Lalu Lintas yang ke-71 ini sebagai titik balik untuk mewujudkan lalu lintas yang lebih baik, lebih aman, tertib dan berkeselamatan,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Tingkatkan Pelayanan Publik Prima, Serahkan Penghargaan WBK dan Pelayanan Prima

Tajam24Jam.Com JAMBI, 29 September 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, akuntabel, humanis, serta bebas dari praktik pungutan liar dan korupsi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Pelayanan Publik yang Prima serta Penyerahan Piagam Penghargaan Kapolri kepada Satker/Satwil yang Mendapatkan Predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Pelayanan Prima dari KemenPAN-RB. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, (29/09/2026) bertempat di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai Polda Jambi. Kegiatan dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Anggota Kompolnas Dr. Supardi Hamid, S.Sos., M.Si., Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Jambi, Kapolres/ta jajaran Polda Jambi, Kabagren dan Kabaglog Polres/ta jajaran Polda Jambi, para narasumber serta operator Satker dan Satwil jajaran Polda Jambi. Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan bagian penting dari upaya Polri menjawab tuntutan dan harapan masyarakat yang semakin tinggi. Kapolda menekankan bahwa pelayanan kepolisian harus terus mengalami transformasi agar semakin mudah diakses, cepat, transparan, akuntabel dan humanis, sekaligus memastikan tidak adanya praktik pungutan liar maupun korupsi dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat. “Pelayanan publik merupakan wajah Polri yang langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, kita harus terus melakukan transformasi agar pelayanan semakin cepat, transparan, akuntabel, humanis dan profesional, serta terbebas dari praktik pungli dan korupsi,” ujar Kapolda Jambi Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jambi juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para Kasatker dan Kasatwil jajaran Polda Jambi yang berhasil memperoleh Piagam Penghargaan Kapolri atas pencapaian predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) maupun Pelayanan Prima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari komitmen, kerja keras dan konsistensi dalam membangun pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Penghargaan yang diterima bukan hanya menjadi sebuah kebanggaan, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Satker dan Satwil yang telah memperoleh predikat tersebut,” ungkap Kapolda Jambi. Kapolda juga mengingatkan seluruh jajaran bahwa pembangunan Zona Integritas (ZI) tidak boleh berhenti pada pemenuhan administrasi semata. Pembangunan Zona Integritas harus menjadi komitmen bersama untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif dan berorientasi pada kemanfaatan nyata bagi masyarakat. “Zona Integritas bukan sekadar formalitas administrasi. Yang paling penting adalah bagaimana komitmen tersebut diwujudkan dalam perubahan pelayanan dan benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya. Lebih lanjut, Kapolda Jambi menekankan pentingnya pemanfaatan materi Survei Penilaian Integritas (SPI) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai instrumen untuk melakukan evaluasi sekaligus memetakan potensi dan risiko korupsi di lingkungan organisasi. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi jajaran Polda Jambi untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan, khususnya dalam membangun sistem pelayanan yang berintegritas dan memiliki mekanisme pengawasan yang efektif. Selain sistem dan mekanisme pelayanan, Kapolda juga menyoroti pentingnya perubahan pola pikir dan budaya kerja seluruh personel Polri, terutama bagi anggota yang berada di garis terdepan pelayanan masyarakat. Kapolda mengingatkan seluruh personel untuk memegang teguh prinsip “melayani, bukan dilayani”, dengan mengedepankan empati, keramahan, senyum, sapa dan salam, serta tetap menjunjung tinggi profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. “Perubahan pelayanan harus dimulai dari perubahan pola pikir dan budaya kerja. Prinsip yang harus kita pegang adalah melayani, bukan dilayani. Setiap personel harus mampu memberikan pelayanan dengan empati, senyum, sapa, salam dan profesionalisme,” tutur Kapolda Jambi Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan piagam predikat WBK dan Pelayanan Prima kepada Satker dan Satwil jajaran Polda Jambi yang memperoleh penghargaan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Kapolda Jambi berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus melakukan inovasi dan perbaikan pelayanan. Satker maupun Satwil yang telah memperoleh predikat WBK dan Pelayanan Prima diharapkan dapat mempertahankan pencapaiannya, sementara satuan lainnya terus meningkatkan kinerja menuju predikat WBK maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). “Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan melakukan perbaikan. Bagi yang sudah memperoleh predikat, pertahankan dan tingkatkan. Bagi yang belum, terus berupaya membangun pelayanan yang semakin baik sehingga ke depan dapat mencapai WBK maupun WBBM,” pungkas Kapolda Jambi Penulis Tim

Read More

Kapolda Jambi Buka Pertandingan Bola Voli Antar Bhayangkari Cabang se-Daerah Jambi

Tajam24Jam.Com JAMBI, 24 September 2026 – Kapolda Jambi menghadiri sekaligus membuka pertandingan bola voli antar Bhayangkari Cabang se-Daerah Jambi yang dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) SPN Polda Jambi, Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Jambi, Irwasda Polda Jambi, para Pejabat Utama Polda Jambi, serta para peserta pertandingan dari Bhayangkari Cabang se-Daerah Jambi. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan parade masing-masing tim dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah pembacaan doa, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Bhayangkari Daerah Jambi. Selanjutnya, dilaksanakan sesi foto bersama dan servis bola voli pertama sebagai tanda dimulainya pertandingan. Kapolda Jambi bersama para undangan kemudian menyaksikan jalannya pertandingan bola voli antar Bhayangkari Cabang se-Daerah Jambi. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar  melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kegiatan olahraga antar Bhayangkari tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, kebersamaan, dan kekeluargaan di lingkungan Bhayangkari se-Daerah Jambi. “Kegiatan ini merupakan momentum yang baik untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa kebersamaan antaranggota Bhayangkari. Melalui olahraga, kita dapat membangun semangat sportivitas, kekompakan, serta menjaga kebugaran dan kesehatan,” ujar Kabid Humas Polda Jambi Kapolda Jambi juga mengapresiasi semangat dan partisipasi seluruh peserta yang mengikuti pertandingan dengan penuh antusias. Menurutnya, semangat kebersamaan dan sportivitas perlu terus dijaga dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. “Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kebersamaan, serta menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat hubungan kekeluargaan Bhayangkari di seluruh jajaran Polda Jambi,” tambahnya. Selain sebagai sarana olahraga, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan suasana positif dan memperkuat solidaritas antar-Bhayangkari Cabang se-Daerah Jambi. Seluruh rangkaian kegiatan pembukaan pertandingan bola voli antar Bhayangkari Cabang se-Daerah Jambi berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Gelar Apel Operasi Jaran Siginjai 2026, Tekan Tindak Pidana Curanmor

Tajam24Jam.Com JAMBI, 23 September 2026 – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menekan angka kriminalitas di wilayah hukumnya. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Apel Operasi (Ops) Jaran Siginjai 2026, yang digelar di lapangan hitam Mapolda Jambi, Rabu (23/09/2026). Kegiatan apel ops pasukan ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si dan dihadiri Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Riviyanto, S.I.K., M.H., Kabid Propam Polda Jambi Kombes Pol. R. A. Sormin, S.I.K., Wadir Reskrimum Polda Jambi AKBP Imam Rachman, S.I.K., para Kasatgas serta personel yang terlibat dalam operasi. Apel Gelar Ops Jaran Siginjai 2026 ini menjadi momen penting sebagai tanda dimulainya serangkaian langkah operasi kepolisian yang terencana, terkoordinasi, dan terarah. Kehadiran seluruh personel yang akan bertugas dalam operasi selama 20 (dua puluh hari) mulai tanggal 23 September sampai dengan 12 Oktober 2026 ini menunjukkan kesiapan penuh dari institusi Polda Jambi untuk turun ke lapangan dan bekerja secara maksimal demi menciptakan rasa aman bagi seluruh warga Jambi. Dalam arahannya, Wakapolda Jambi menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas sesuai target dan pembagian tugas yang telah ditentukan dengan penuh tanggung jawab. “Target operasi sudah ditentukan dan tugas masing-masing personel juga sudah dijelaskan. Laksanakan tugas tersebut dengan penuh tanggung jawab dan tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Brigjen Pol. K. Yani Sudarto. Wakapolda juga mengingatkan bahwa keselamatan personel merupakan bagian penting dari keberhasilan pelaksanaan operasi. Ia meminta seluruh personel untuk senantiasa menjaga diri selama menjalankan tugas di lapangan. “Keberhasilan operasi bukan hanya dilihat dari capaian hasil, tetapi juga bagaimana seluruh personel dapat melaksanakan tugas dengan baik dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat,” tegasnya. Selain itu, Wakapolda Jambi meminta seluruh personel menjadikan pelaksanaan Operasi Jaran Siginjai 2026 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Setiap dukungan anggaran yang diterima personel juga harus digunakan dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan. “Personel yang terlibat dalam operasi ini merupakan personel yang terpilih. Jadikan pelaksanaan tugas ini sebagai ladang ibadah dan laksanakan dengan penuh integritas. Setiap dukungan anggaran yang diterima agar dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya,” katanya. Untuk memastikan pelaksanaan operasi berjalan efektif, Wakapolda juga menginstruksikan Biro Operasi Polda Jambi agar melakukan evaluasi setiap hari terhadap capaian yang telah dilaksanakan selama operasi. “Evaluasi harus dilakukan setiap hari sehingga kita dapat mengetahui capaian, kendala, maupun langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan operasi,” lanjutnya. Melalui Operasi Jaran Siginjai 2026, Polda Jambi berharap upaya kepolisian dalam mengungkap dan mencegah tindak pidana curanmor dapat semakin optimal, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. “Semoga Operasi Jaran Siginjai 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan output yang nyata dalam mengurangi, bahkan meniadakan tindak pidana curanmor di wilayah hukum Polda Jambi,” pungkas Wakapolda Jambi. Penulis Tim

Read More

Bidhumas Polda Jambi Gelar Bimtek Fotografi dan Videografi, Perkuat Kompetensi Kehumasan Personel

Tajam24Jam.Com JAMBI, 23 September 2026 – Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jambi melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Fotografi dan Videografi sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan kompetensi personel dalam mendukung pelaksanaan tugas kehumasan di lingkungan Polri Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lt. III Gedung Siginjai Polda Jambi pada Rabu, (23/09/2026) tersebut dibuka oleh Kasubbid Multimedia Bidhumas Polda Jambi, AKBP Wirmanto Dinata, yang mewakili Kabid Humas Polda Jambi. Bimtek diikuti oleh para Kasubbagrenmin dan operator PPID satuan kerja (satker) Polda Jambi, serta para Kasi Humas dan operator Humas Polres jajaran Polda Jambi. Dalam sambutannya, AKBP Wirmanto Dinata menyampaikan bahwa kemampuan fotografi dan videografi menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kehumasan, khususnya dalam mendokumentasikan dan menyebarluaskan berbagai kegiatan positif Polri kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa berdasarkan Perkap Polri Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kehumasan di Lingkungan Polri, tugas kehumasan tidak hanya menjadi tanggung jawab personel yang bertugas pada fungsi Humas, tetapi juga diemban oleh seluruh Pegawai Negeri pada Polri. “Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023, kehumasan bukan hanya menjadi tanggung jawab fungsi Humas, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh Pegawai Negeri pada Polri. Karena itu, setiap personel memiliki peran untuk menyampaikan informasi yang positif, edukatif dan bermanfaat kepada masyarakat,” ujar AKBP Wirmanto Dinata. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa seluruh personel Polri diharapkan dapat membangun kebiasaan untuk mendokumentasikan serta menyebarluaskan kegiatan positif yang dilaksanakan Polri, baik melalui media sosial maupun media komunikasi lainnya dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku. “Kami berharap seluruh peserta, baik Kasubbagrenmin, operator PPID, Kasi Humas maupun operator Humas Polres jajaran, dapat menjadi bagian dari penguatan komunikasi publik Polri. Setiap kegiatan positif yang dilaksanakan harus dapat dikemas dan disampaikan dengan baik sehingga masyarakat mengetahui apa yang telah dilakukan Polri,” jelasnya. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas menyampaikan bahwa penguatan kemampuan kehumasan merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi yang efektif antara Polri dan masyarakat. “Bapak Kapolda Jambi menekankan bahwa seluruh personel memiliki peran dalam membangun komunikasi positif Polri. Karena itu, setiap kegiatan yang dilaksanakan harus dapat didokumentasikan dan disampaikan kepada masyarakat secara baik, benar, informatif dan bertanggung jawab,” ujar Kabid Humas Polda Jambi. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial menuntut personel Polri untuk memiliki kemampuan komunikasi visual yang semakin baik. Foto dan video yang berkualitas dapat menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai kegiatan pelayanan, perlindungan dan pengayoman Polri kepada masyarakat. “Bimtek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis fotografi dan videografi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa setiap personel dapat menjadi bagian dari kegiatan kehumasan. Mari bersama-sama menyampaikan berbagai kegiatan positif Polri sehingga masyarakat dapat mengetahui dan memahami apa yang telah dilakukan Polri di tengah masyarakat,” ungkapnya. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah narasumber turut memberikan materi sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) memberikan materi “Penguatan PPID Kepolisian dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik”. Materi ini membahas pentingnya pengelolaan informasi publik yang transparan, akuntabel dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam mendukung pelayanan informasi kepada masyarakat. Selanjutnya, Direktur CV Fotopro Indonesia, Sudirman Muchtar, memberikan materi “Teknik Dasar Fotografi”. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai teknik dasar dalam menghasilkan dokumentasi foto yang baik, informatif dan memiliki nilai visual dalam mendukung kegiatan kehumasan. Sementara itu, Ketua Pengawas Sinema Kajanglako Jambi memberikan materi “Humanizing The Badge”, yang menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam penyajian informasi dan dokumentasi kegiatan kepolisian, sehingga sosok dan kegiatan personel Polri dapat tersampaikan secara lebih dekat dan relevan dengan masyarakat. Kabid Humas Polda Jambi berharap seluruh peserta dapat menyerap materi yang diberikan oleh para narasumber dan mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas di masing-masing satuan kerja. “Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan menyerap ilmu dari para narasumber. Pengetahuan mengenai keterbukaan informasi, fotografi, videografi serta pendekatan humanis dalam komunikasi sangat penting untuk mendukung pelaksanaan tugas kehumasan Polri di era digital,” pungkasnya. Kegiatan Bimtek Fotografi dan Videografi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Bidhumas Polda Jambi, satker dan Polres jajaran dalam mengelola informasi, dokumentasi serta penyebarluasan berbagai kegiatan positif Polri kepada masyarakat. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Beri Penghargaan kepada Aipda Arjunif Peraih Kompolnas Award 2026

Tajam24Jam.Com JAMBI, 21 September 2026 – Polda Jambi memberikan penghargaan kepada Aipda Arjunif, S.I.P., Bhabinkamtibmas Polsek Bathin II Bebeko, Polres Bungo, yang berhasil meraih Kompolnas Award 2026 sebagai Juara Terbaik Kategori Perseorangan Peace. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., dalam apel pagi personel Polda Jambi yang berlangsung di Lapangan Hitam Mapolda Jambi, Senin (21/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri para Pejabat Utama Polda Jambi, perwira menengah serta personel Polda Jambi. Kapolda Jambi mengatakan pemberian penghargaan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta prestasi personel Polri. “Pemberian penghargaan ini bukanlah kegiatan biasa, melainkan bentuk apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta prestasi personel Polri. Terlebih penghargaan yang diraih Aipda Arjunif merupakan Kompolnas Award sebagai Juara Terbaik Kategori Perseorangan Peace,” ujar Kapolda Jambi. Kapolda Jambi mengaku bangga atas prestasi yang ditorehkan Aipda Arjunif. Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa pengabdian personel Polri kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, tidak hanya melalui penegakan hukum. “Saya merasa senang dan bangga karena ada anggota Polda Jambi yang mampu menunjukkan kinerja dan pengabdian hingga mendapatkan penghargaan di tingkat nasional. Saya percaya masih banyak anggota Polri yang telah berbuat baik dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, meskipun belum semuanya mendapatkan sorotan,” katanya. Kapolda Jambi juga mengingatkan seluruh personel agar terus berbuat baik, melaksanakan tugas dengan disiplin, penuh tanggung jawab serta menjaga amanah yang telah diberikan. “Teruslah berbuat baik meskipun tanpa harus diajarkan. Laksanakan tugas dengan disiplin dan jangan pernah berkhianat terhadap amanah yang telah diberikan. Bekerjalah dengan ikhlas, berikan yang terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas, dan jangan pernah berhenti berbuat baik,” tegasnya. Atas prestasi tersebut, Kapolda Jambi turut menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Bungo beserta seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan kepada Aipda Arjunif. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Bungo yang telah memberikan dukungan sehingga Aipda Arjunif dapat meraih penghargaan tersebut. Prestasi tidak hanya dapat diraih melalui bidang penegakan hukum, tetapi juga melalui berbagai bidang pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya. Kapolda Jambi menegaskan bahwa penghargaan yang diterima Aipda Arjunif bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. “Prestasi yang diraih saat ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terimalah setiap kritik dan saran sebagai bahan evaluasi untuk terus memperbaiki diri,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jambi juga mengapresiasi pelaksanaan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) oleh Polres dan Polresta jajaran Polda Jambi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. “Saya mengapresiasi pelaksanaan KRYD oleh Polres dan Polresta jajaran Polda Jambi sehingga mampu menekan aktivitas perkumpulan anak-anak dan gerombolan bermotor yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas. Kepada seluruh Kapolres jajaran, agar terus meningkatkan pelaksanaan KRYD guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya. Selain itu, Kapolda Jambi memberikan perhatian terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Jambi. Ia meminta jajaran terus memperkuat deteksi dini, pemetaan wilayah rawan, koordinasi dengan stakeholder serta respons cepat terhadap setiap kejadian karhutla. “Dalam penanganan karhutla, laksanakan deteksi dini dan pemetaan terhadap wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran. Lakukan koordinasi dengan stakeholder terkait, berikan respons secara cepat, serta kerahkan personel ke lapangan untuk melakukan penanganan,” tegasnya. Kapolda Jambi juga menginstruksikan Ditreskrimsus Polda Jambi untuk melakukan penyelidikan terhadap setiap kejadian karhutla. Apabila ditemukan unsur tindak pidana, proses hukum harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. “Kepada Ditreskrimsus Polda Jambi agar melaksanakan penyelidikan terhadap setiap kejadian kebakaran hutan dan lahan. Apabila ditemukan adanya unsur tindak pidana, segera lakukan tindakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkas Kapolda Jambi. Melalui penghargaan Kompolnas Award tersebut, Polda Jambi berharap prestasi Aipda Arjunif dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja, memberikan pelayanan terbaik serta menghadirkan pengabdian yang nyata bagi masyarakat. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Dalami Dua Kasus Karhutla di Areal Korporasi, 16 Laporan Polisi Masuk Tahap Penyidikan

Tajam24Jam.Com JAMBI, 21 September 2026 – Polda Jambi terus memperkuat penanganan perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya. Hingga saat ini, sebanyak 16 laporan polisi terkait karhutla telah masuk dalam tahap penyidikan, dengan 14 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Dari 16 perkara tersebut, dua di antaranya terjadi di areal korporasi, yakni PT R di Kabupaten Batang Hari dan PT SA di Kabupaten Sarolangun. Kedua perkara tersebut saat ini masih dalam proses penyidikan oleh Ditreskrimsus Polda Jambi. Untuk perkara karhutla di areal PT R Kabupaten Batang Hari, luas lahan yang terbakar berdasarkan data sementara mencapai sekitar 5 hektare. Dalam proses penyidikan, sebanyak 7 orang telah diperiksa guna mendalami kronologi kejadian, kondisi kawasan serta pihak-pihak yang berkaitan dengan pengelolaan areal tersebut. Sementara itu, perkara karhutla di areal PT SA Kabupaten Sarolangun memiliki luasan lahan terbakar sekitar 50 hektare. Penyidik telah memeriksa 5 orang dalam rangka mengumpulkan keterangan dan mendalami fakta-fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi AKBP Hadi Handoko, saat dikonfirmasi media pada Senin, (21/09/2026) mengatakan bahwa penyidik masih melakukan pendalaman terhadap kedua perkara tersebut, termasuk untuk mengetahui pihak yang berkaitan dengan terjadinya kebakaran. “Polda Jambi menangani PT R di Batang Hari dan PT SA di Sarolangun. Keduanya masih dalam proses penyidikan. Untuk pelaku masih kami dalami,” ujar AKBP Hadi. AKBP Hadi menjelaskan, dalam perkara PT R, penyidik telah memeriksa tujuh orang, sementara pada perkara PT SA sebanyak lima orang telah dimintai keterangan. “Untuk PT R luas lahan yang terbakar sekitar 5 hektare dan sudah tujuh orang yang diperiksa. Sedangkan PT SA luas lahan yang terbakar sekitar 50 hektare dan lima orang sudah diperiksa,” jelasnya. Dengan demikian, sedikitnya 12 orang telah diperiksa dalam dua perkara karhutla yang terjadi di areal korporasi tersebut. Namun, pemeriksaan terhadap sejumlah pihak tersebut belum serta-merta menunjukkan adanya keterlibatan pidana. Penyidik masih mencocokkan setiap keterangan dengan fakta dan bukti yang ditemukan di lapangan. Selain pemeriksaan terhadap saksi dan pihak terkait, penanganan perkara juga akan mencakup aspek sarana dan prasarana penanggulangan karhutla di kawasan tersebut. Pemeriksaan terhadap aspek tersebut nantinya melibatkan instansi terkait, termasuk Dinas Kehutanan dan Dinas Lingkungan Hidup. “Nanti Dinas Kehutanan dan Dinas Lingkungan Hidup yang akan melakukan pemeriksaan, terkait sarana dan prasarana serta aspek lainnya,” kata AKBP Hadi. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari pendalaman perkara untuk melihat kondisi serta kesiapan penanganan karhutla di masing-masing kawasan. Secara keseluruhan, 16 laporan polisi yang ditangani Polda Jambi dan jajaran berkaitan dengan kebakaran dengan total luasan sekitar 75,25 hektare. Dari jumlah tersebut, 14 perkara terjadi di lahan pribadi, sedangkan dua perkara berada di lahan korporasi. “Sejauh ini Polda Jambi dan jajaran menangani 16 laporan polisi. Semuanya dalam proses penyidikan dan sudah ada 14 tersangka,” ujar AKBP Hadi. Menurutnya, perkara karhutla tersebut tidak seluruhnya terjadi di lahan korporasi. Sebagian besar laporan berkaitan dengan kebakaran di lahan pribadi. “Dari 16 laporan polisi ini, 14 dari lahan pribadi dan sisanya di lahan korporasi,” jelasnya. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, penanganan perkara karhutla dilakukan secara profesional dan berdasarkan fakta serta alat bukti yang ditemukan penyidik di lapangan. “Polda Jambi berkomitmen menangani setiap perkara karhutla secara serius, termasuk yang terjadi di areal korporasi. Setiap proses hukum dilakukan berdasarkan fakta, keterangan saksi, hasil pemeriksaan di lapangan, serta alat bukti yang diperoleh penyidik,” ujar Kabid Humas Kabid Humas juga menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara akan dilakukan secara transparan, profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “Polda Jambi bersama jajaran akan terus melakukan penyidikan secara profesional dan objektif. Kami akan mengumpulkan seluruh fakta dan alat bukti untuk memastikan penyebab kebakaran serta menentukan pertanggungjawaban hukum berdasarkan hasil penyidikan. Penanganan karhutla merupakan komitmen bersama untuk menjaga lingkungan dan memberikan kepastian hukum,” pungkas Erlan. Penulis Tim

Read More

Dua Personel Polda Jambi Raih Kompolnas Awards 2026 Kategori Peace

Tajam24Jam.Com JAMBI, 17 September 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Polda Jambi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., dua personel Polda Jambi berhasil meraih penghargaan Kompolnas Awards 2026 pada kategori perseorangan Peace. Kedua personel tersebut yakni Brigpol Tamarani Panjaitan, S.H., Bhabinkamtibmas Kelurahan Nipah Panjang I dan Nipah Panjang II, Polsek Nipah Panjang, Polres Tanjung Jabung Timur, serta Aipda Arjunif, S.I.P., Bhabinkamtibmas Polsek Bathin II Babeko, Polres Bungo. Penghargaan tersebut diserahkan dalam Malam Penganugerahan Kompolnas Awards 2026 yang berlangsung di Sari Pacific Hotel, Jakarta, Kamis (17/9/2026). Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, kontribusi dan pengabdian personel Polri dalam menjaga keamanan dan kedamaian, membangun hubungan dengan masyarakat serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang memberikan dampak positif di tengah masyarakat. Kompolnas Awards 2026 merupakan bentuk apresiasi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) terhadap satuan kerja dan personel Polri yang dinilai menunjukkan capaian, inovasi, integritas dan dedikasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Ketua Kompolnas Djamari Chaniago mengatakan proses penilaian Kompolnas Awards 2026 dilaksanakan secara transparan, akuntabel, objektif dan berbasis bukti. Tahapan penilaian meliputi penilaian awal, penetapan nominator, penentuan lima besar, visitasi hingga rapat pleno dewan juri. Menurut Djamari, dewan juri berjumlah 13 orang yang terdiri dari anggota Kompolnas dan berbagai unsur di luar Kompolnas, antara lain unsur Polri, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama, media serta konsultan profesional. “Keterlibatan dewan juri dari berbagai perspektif tersebut dimaksudkan untuk memperkaya proses penilaian, sehingga penilaian dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kinerja, inovasi, dan dampak yang dihasilkan para nominator,” ujar Djamari. Sementara itu, Komisioner Kompolnas sekaligus Ketua Pelaksana Kompolnas Awards 2026, Irjen Pol. (Purn.) Ida Oetari Poernamasasi, menjelaskan bahwa salah satu karakteristik penilaian adalah respons satuan kerja terhadap pengaduan masyarakat yang diterima Kompolnas, termasuk kecepatan dan kualitas tindak lanjut. Selain itu, Kompolnas juga melakukan verifikasi dan visitasi lapangan untuk memastikan kesesuaian antara data yang disampaikan pada tahap awal dengan pelaksanaan tugas di lapangan. Penilaian Kompolnas Awards 2026 mengacu pada lima indikator utama atau 5P, yakni People, Planet, Prosperity, Partnership, dan Peace. Kelima indikator tersebut menjadi landasan dalam melihat kinerja, inovasi, integritas serta dampak yang dihasilkan oleh para peserta. Untuk kategori Peace, penghargaan diberikan kepada personel yang menunjukkan kontribusi dalam menciptakan dan menjaga kedamaian serta keamanan di tengah masyarakat melalui pelaksanaan tugas kepolisian. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyampaikan harapannya agar Kompolnas Awards dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai ruang apresiasi sekaligus sarana mendorong peningkatan kinerja jajaran Polri. Kapolri menilai penghargaan tersebut memberikan manfaat bagi institusi karena menjadi salah satu ruang untuk menemukan dan mengapresiasi personel-personel terbaik Polri. “Kompolnas Awards dilaksanakan setiap tahun dan tentunya kita harapkan terus dilanjutkan ke depan, termasuk oleh para pemimpin Polri selanjutnya,” ujar Kapolri. Kapolri juga menekankan pentingnya evaluasi dan mekanisme checks and balances sebagai bagian dari upaya Polri untuk terus melakukan perbaikan. Menurutnya, berbagai kekurangan perlu diperbaiki, sementara prestasi dan praktik positif yang telah dilakukan jajaran Polri perlu terus dikembangkan. Menanggapi capaian tersebut, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih dua personel tersebut. Kabid Humas Polda Jambi mengatakan penghargaan Kompolnas Awards 2026 menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran Polda Jambi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. “Bapak Kapolda Jambi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Brigpol Tamarani Panjaitan dan Aipda Arjunif atas penghargaan yang diraih. Prestasi ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi personel Polda Jambi dalam menjaga keamanan, menciptakan kedamaian dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas. Menurutnya, keberhasilan tersebut juga menunjukkan bahwa peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat memiliki kontribusi penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. “Penghargaan ini tentunya tidak hanya menjadi kebanggaan bagi personel yang menerima, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polda Jambi untuk terus bekerja secara profesional, humanis, responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” katanya. Kabid Humas menegaskan bahwa Polda Jambi akan terus mendorong personel untuk menghadirkan inovasi, memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian. “Semangat dari penghargaan ini akan kami jadikan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Polda Jambi berkomitmen untuk terus hadir, melayani dan mengayomi masyarakat dengan mengedepankan nilai-nilai Presisi,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Ditpolairud Polda Jambi Sambangi Warga, Bagikan Masker dan Sembako di Tengah Kabut Asap

Tajam24Jam.Com JAMBI, 16 September 2026 – Di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan Sambang Nusa Presisi dengan menyambangi warga sekaligus membagikan masker dan bantuan sembako pada Rabu, (16/09/2026). Kegiatan tersebut menyasar masyarakat di Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, khususnya warga yang sehari-hari beraktivitas di kawasan Sungai Batanghari. Kegiatan dipimpin Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Dhovan Oktavianton, didampingi Wadirpolairud Polda Jambi AKBP Hendri Gunawan serta sejumlah pejabat Ditpolairud Polda Jambi. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di atas kapal patroli Polairud tersebut, personel menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan saat beraktivitas di tengah kondisi kabut asap. Kondisi jarak pandang yang menurun akibat kabut asap menjadi perhatian khusus, terutama bagi masyarakat yang menggunakan transportasi air. Para pengemudi pompong maupun ketek diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan kondisi sekitar serta mengutamakan keselamatan penumpang selama melintas di Sungai Batanghari. Selain memberikan edukasi keselamatan, Ditpolairud Polda Jambi juga membagikan masker dan bantuan sembako kepada masyarakat. Sebanyak 100 paket sembako dibagikan kepada warga sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kabut asap. Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol. Dhovan Oktavianton mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri sekaligus upaya untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat. “Semoga sedikit bantuan sembako dan masker ini dapat meringankan beban warga selama kabut asap ini berlangsung,” ujar Kombes Pol Dhovan Oktavianton. Sementara itu Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji, mengatakan bahwa kehadiran personel Polri di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polda Jambi untuk memberikan pelayanan dan perlindungan, khususnya dalam menghadapi situasi yang dapat berdampak terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat. “Polda Jambi tentunya akan senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan kepedulian ketika masyarakat menghadapi situasi seperti kabut asap akibat Karhutla,” ujar Kombes Pol Erlan Munaji. Menurutnya, masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan perlu mendapatkan perhatian karena kondisi jarak pandang yang terganggu dapat meningkatkan risiko kecelakaan. “Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi air di Sungai Batanghari, untuk selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan apabila jarak pandang terbatas dan memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas,” jelasnya. Kombes Pol Erlan juga menyampaikan bahwa pembagian masker dan sembako merupakan bentuk kepedulian sosial jajaran Polda Jambi kepada masyarakat. “Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi merupakan wujud kepedulian dan perhatian kami kepada warga yang tetap menjalankan aktivitas sehari-hari di tengah kondisi kabut asap,” pungkasnya. Melalui kegiatan Sambang Nusa Presisi tersebut, Ditpolairud Polda Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mendekatkan pelayanan Polri kepada masyarakat sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan dan kesehatan selama kondisi kabut asap masih terjadi. Penulis Tim

Read More

Polda Jambi Tangani 75 Kasus Karhutla, 14 Orang Jadi Tersangka

Tajam24Jam.Com JAMBI, 14 September 2026 – Polda Jambi bersama jajaran terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi, baik melalui pemadaman, pencegahan, pemantauan titik panas maupun penegakan hukum terhadap pihak yang diduga melakukan pembakaran. Berdasarkan data Posko Induk Satgas Karhutla Provinsi Jambi per Senin, 14 September 2026, tercatat sebanyak 75 kasus Karhutla telah ditangani melalui proses penegakan hukum sejak 1 Januari hingga 14 September 2026. Dari 75 kasus tersebut, sebanyak 60 kasus masih dalam tahap penyelidikan, sementara 15 kasus telah memasuki tahap penyidikan. Dalam proses penanganan tersebut, aparat telah menetapkan 14 orang sebagai tersangka. Kasus yang masih dalam tahap penyelidikan tersebar di Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebanyak 6 kasus, Muaro Jambi 10 kasus, Sarolangun 26 kasus, Tanjung Jabung Barat 1 kasus, Batanghari 11 kasus, Merangin 3 kasus dan Bungo 3 kasus. Sementara 15 kasus yang telah masuk tahap penyidikan ditangani oleh Polda Jambi sebanyak 2 kasus, Polresta Jambi 1 kasus, Polres Sarolangun 1 kasus, Polres Tebo 2 kasus, Polres Tanjung Jabung Barat 3 kasus, Polres Tanjung Jabung Timur 1 kasus, Polres Bungo 1 kasus, Polres Merangin 1 kasus, Polres Batanghari 1 kasus, Polres Muaro Jambi 1 kasus dan PPNS Dinas Kehutanan 1 kasus. Dari perkara yang telah masuk tahap penyidikan tersebut, 5 kasus telah memasuki Tahap I, sedangkan 10 kasus masih dalam proses penyidikan. Selain penegakan hukum, berdasarkan data Satgas Karhutla, hingga 14 September 2026 total luas lahan yang terbakar di Provinsi Jambi mencapai sekitar 2.998,02 hektare, terdiri dari 2.289,27 hektare lahan mineral dan 708,75 hektare lahan gambut. Luas area terbakar tersebut tersebar di sejumlah wilayah, dengan luasan terbesar berada di Batanghari 773,25 hektare, Muaro Jambi 556,61 hektare, Tebo 312,46 hektare, Tanjung Jabung Timur 271,70 hektare, Tanjung Jabung Barat 488,75 hektare, Sarolangun 508,55 hektare, Bungo 69,40 hektare dan Merangin 17,30 hektare. Sementara Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh dan Kota Jambi tercatat belum terdapat luasan area terbakar dalam data tersebut. Dari sisi pemantauan titik panas, pada 14 September 2026 tercatat 236 titik hotspot, terdiri dari 234 titik dengan tingkat kepercayaan sedang dan 2 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi. Hotspot tersebut tersebar di Kota Sungai Penuh 1 titik, Muaro Jambi 34 titik, Tanjung Jabung Timur 21 titik, Tanjung Jabung Barat 26 titik, Batanghari 8 titik, Sarolangun 66 titik, Merangin 8 titik, Bungo 20 titik, Tebo 51 titik dan Kerinci 1 titik. Sementara itu, secara kumulatif sejak 1 Januari hingga 14 September 2026, tercatat 7.682 titik hotspot di wilayah Provinsi Jambi berdasarkan pemantauan satelit Terra Aqua dan SNPP. Dari hasil ground check yang dilakukan Satgas Patroli Udara, Posko Darat dan Posko Aman Nusa II-2026 Polres jajaran, ditemukan 11 firespot yang telah diverifikasi, masing-masing 2 titik di Muaro Jambi, 3 titik di Tanjung Jabung Timur, 2 titik di Tanjung Jabung Barat, serta masing-masing 1 titik di Batanghari, Tebo, Sarolangun dan Merangin. Untuk mendukung percepatan pemadaman, Satgas Karhutla juga melaksanakan operasi water bombing. Pemadaman melalui udara menyasar wilayah Desa Sungai Aur, Kecamatan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muaro Jambi serta Kecamatan Sadu dan Tahura Orang Kayo Hitam, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Operasi tersebut melibatkan sejumlah helikopter, di antaranya heli patroli dan water bombing, termasuk Heli Reg. N274TH, VN-8414, RA-22840 serta Heli TNI AU H-3216. Satgas juga terus melaksanakan kegiatan di posko darat dan udara, mulai dari briefing rutin, pengecekan titik hotspot, pemadaman bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, MPA dan RPK, patroli serta sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol Erlan Munaji menegaskan bahwa penanganan Karhutla dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, pemadaman hingga penegakan hukum. “Polda Jambi bersama seluruh jajaran berkomitmen untuk menangani Karhutla secara maksimal dan terpadu. Penanganan tidak hanya dilakukan melalui upaya pemadaman di lapangan, tetapi juga dengan memperkuat pencegahan serta penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan,” ujar Kombes Pol Erlan Munaji, Senin (14/9/2026). Menurutnya, penanganan 75 kasus Karhutla dan penetapan 15 tersangka merupakan bentuk keseriusan Polri dalam memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah terjadinya pembakaran lahan yang dapat menimbulkan dampak luas terhadap masyarakat dan lingkungan. “Kami tidak akan membiarkan pembakaran hutan dan lahan dilakukan secara sengaja. Setiap informasi dan temuan di lapangan akan dilakukan verifikasi. Apabila ditemukan adanya unsur pidana, tentu akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya. Kabid Humas juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar, terlebih kondisi cuaca dan tingkat kemudahan terbakar saat ini masih perlu diwaspadai. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Jangan sampai api yang awalnya kecil kemudian meluas dan berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat maupun aktivitas warga. Segera laporkan apabila menemukan titik api atau adanya aktivitas pembakaran lahan,” jelasnya. Lebih lanjut, Polda Jambi terus mengedepankan sinergi lintas instansi dalam penanganan Karhutla. Satgas darat dan udara bersama TNI, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah dan unsur terkait terus melakukan patroli, ground check, pemadaman, sosialisasi serta pemantauan hotspot. “Sinergi seluruh unsur sangat penting. Kami terus melakukan pemantauan melalui Satgas Darat dan Satgas Udara, termasuk melakukan water bombing pada lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Namun yang paling utama adalah pencegahan dan kesadaran bersama. Mari kita jaga Jambi agar terbebas dari Karhutla,” pungkas Kabid Humas. Penulis Tim

Read More