Tegak Marwah Melayu di Bumi Sailun Salimbai, Yayasan Pseko Melayu Jambi Resmi Dikukuhkan: Satukan Adat, Jaga Warisan Leluhur

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, 18 Juni 2026 – Semangat menjaga marwah adat dan memperkuat jati diri Melayu kembali bergema di Bumi Sailun Salimbai. Yayasan Pseko Melayu Jambi resmi mengukuhkan jajaran pengurus masa bakti 2026–2031 dalam sebuah prosesi adat yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si., bersama unsur Forkopimda, tokoh adat, alim ulama, cerdik pandai, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pelestarian budaya Melayu Jambi. Dalam sambutannya, Bupati Muaro Jambi menyampaikan bahwa keberadaan Yayasan Pseko Melayu Jambi menjadi bagian penting dalam menjaga nilai-nilai adat, budaya, dan kearifan lokal di tengah perkembangan zaman yang terus bergerak cepat. Menurutnya, Muaro Jambi tidak hanya dikenal sebagai daerah yang kaya akan sejarah dan peradaban, tetapi juga memiliki warisan budaya yang harus dijaga secara bersama-sama. Semangat Sailun Salimbai yang mengandung makna kebersamaan dan persatuan dinilai relevan untuk terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat. “Pengukuhan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan amanah besar untuk menjaga warisan leluhur, memperkuat identitas budaya, serta memastikan nilai-nilai adat Melayu tetap hidup dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya. Bupati juga berharap Yayasan Pseko Melayu Jambi dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai adat, budaya, dan kearifan lokal. Sementara itu, Pembina Pseko Melayu Jambi, Fery Firdaus, menegaskan bahwa pengukuhan kepengurusan baru menjadi titik awal untuk memperkuat peran organisasi dalam menjaga eksistensi budaya Melayu di tengah tantangan modernisasi. Menurutnya, adat Melayu bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga pedoman hidup yang harus terus dirawat dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Adat jangan hanya menjadi cerita di bibir, tetapi harus hidup dalam perilaku, pendidikan, dan kehidupan masyarakat. Pseko Melayu Jambi hadir untuk menjaga marwah budaya, merawat pusaka nilai-nilai leluhur, serta menjadi jembatan bagi generasi muda agar tetap mengenal akar budayanya. Sebagaimana petuah Melayu mengatakan, ‘Tak lapuk dek hujan, tak lekang dek panas’, adat dan budaya harus tetap tegak sepanjang zaman,” tegas Fery Firdaus. Di kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Pseko Melayu Jambi, Andri Darmansyah, S.Pt., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga warisan budaya Melayu sebagai identitas daerah yang tidak ternilai harganya. Ia menuturkan bahwa yayasan yang dipimpinnya akan berfokus pada program pelestarian adat, pembinaan generasi muda, penguatan literasi budaya, serta pengembangan berbagai kegiatan yang bertujuan mengangkat kembali kejayaan budaya Melayu Jambi. “Pseko Melayu Jambi bukan milik pengurus semata, tetapi rumah besar bagi seluruh masyarakat Melayu. Kami ingin membangun gerakan bersama untuk menjaga adat, melestarikan budaya, dan menanamkan rasa bangga terhadap identitas Melayu kepada generasi muda. Sebab dalam adat Melayu diajarkan bahwa ‘adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah’, yang menjadi landasan dalam menjaga keharmonisan dan peradaban masyarakat,” ujar Andri Darmansyah. Prosesi pengukuhan berlangsung dengan penuh khidmat yang ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan kepengurusan, pengambilan sumpah dan janji pengurus, serta penyerahan pataka Yayasan Pseko Melayu Jambi sebagai simbol amanah dan tanggung jawab dalam menjaga marwah adat Melayu. Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, diharapkan Yayasan Pseko Melayu Jambi mampu menjadi garda terdepan dalam melestarikan adat dan budaya Melayu, sekaligus menjadi wadah pemersatu masyarakat dalam menjaga warisan leluhur agar tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan bagi generasi masa depan. Penulis Tim

Read More

Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah, Danrem 042/Gapu Silaturahmi ke Rumah Dinas Bupati Muaro Jambi

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, 12 Juni 2026 – Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin melaksanakan silaturahmi ke Rumah Dinas Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, Jumat (12/6/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan serta meningkatkan sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi. Dalam kunjungan tersebut, Danrem didampingi para Pejabat Utama (PJU) Korem 042/Garuda Putih dan disambut langsung oleh Bupati Muaro Jambi bersama Sekretaris Daerah (Sekda) serta para asisten di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Berbagai hal terkait kerja sama, koordinasi, serta dukungan terhadap program pembangunan dan keamanan wilayah menjadi topik pembahasan dalam silaturahmi tersebut. Danrem 042/Garuda Putih menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi dan kolaborasi yang baik antara TNI dan pemerintah daerah guna mendukung terciptanya stabilitas keamanan serta percepatan pembangunan di wilayah Muaro Jambi. Sementara itu, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno mengapresiasi kunjungan Danrem beserta rombongan dan berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Silaturahmi ini diharapkan semakin memperkokoh kemitraan strategis antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan serta menjaga stabilitas daerah yang kondusif. (Penrem 042/Gapu) Penulis Tim

Read More

Bupati Muaro Jambi Pimpin Rapat Timdu Konflik Lahan antara Kelompok Tani Desa Sogo vs PT BBS

Tajam24Jam.Com Muaro Jambi, Selasa 24/6/2025 – Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno memberikan perhatian khusus terhadap penyelesaian konflik lahan yang terjadi di wilayah Kabupaten Muaro Jambi. Salah satunya konflik lahan antara masyarakat Kelompok Tani Tunas Muda Desa sogo, Kecamatan Kumpeh dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Bukit Bintang Sawit (BBS). Sebagai upaya penyelesaian konflik, Bupati Muaro Jambi menggelar rapat Tim Terpadu (Timdu) di kantor Bupati Muaro Jambi, Selasa sore 24 Juni 2025. Rapat Timdu yang dipimpin langsung oleh Bupati ini dihadiri oleh Kepala Kantor Pertanahan Muaro Jambi Eko Windarko, Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan, Dandim 0415 Jambi Kolonel Inf Yoga Cahya Prasetya, Kepala Kejaksaan Negeri Muaro Jambi Heru Anggoro dan Pabung wilayah Muaro Jambi Letkol Inf Beni. Rapat ini juga turut dihadiri oleh kedua belah pihak yang bersengketa, yakni masyarakat Kelompok Tani Tunas Muda Desa Sogo dan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT BBS. Hadir juga dalam rapat Timdu ini Kepala Desa Sogo dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkup Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi. Rapat yang digelar oleh tim Terpadu Kabupaten Muaro Jambi ini bertujuan agar konflik sosial antara masyarakat di Desa Sogo dengan PT BBS yang terjadi selama bertahun-tahun mendapatkan penyelesaian dan solusi yang terbaik. Pihak Kelompok Tani Tunas Muda Desa Sogo sendiri menuntut agar lahan seluas 797 hektar yang dikuasai oleh pihak perusahaan dapat diserahkan kepada mereka. Dalam rapat ini disepakati, bahwa masyarakat Kelompok Tani Tunas Muda Desa Sogo diminta untuk membubarkan diri dari lahan yang diduduki saat ini. Kemudian pihak Kelompok Tani dan Perusahaan juga diminta untuk tidak beraktivitas di areal lahan yang disengketakan selama 3 hari atau lebih, sampai dengan rapat keputusan diambil. Timdu juga meminta 3 opsi saran atau permintaan dari pihak yang bersengketa, baik dari Kelompok Tani Tunas Muda Desa Sogo maupun perusahaan perkebunan kelapa sawit PT BBS. Rapat penyelesaian konflik sosial masyarakat Kelompok Tani di Desa Sogo dengan PT BBS akan kembali digelar oleh Timdu Kabupaten Muaro Jambi tiga hari kedepan. Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno yang memimpin jalannya rapat menegaskan, bahwa pihaknya berada di tengah-tengah, tidak memihak kepada masyarakat maupun ke perusahaan. Bupati menegaskan bahwa Timdu akan mengkaji kembali legalitas yang dimiliki oleh pihak perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT BBS maupun legalitas dari Kelompok Tani Tunas Muda Desa Sogo. “Semuanya kita kaji ya, tidak menutup kemungkinan kita kaji, termasuk alas haknya orang-orang yang mengklaim kita juga harus kaji. Bukan kita kekiri kekanan, ga ada itu. Kita menjaga ketertiban, keamanan, kenyamanan berinvestasi, kemudian juga mengedepankan kepentingan-kepentingan banyak orang,” tegas Bupati Bambang Bayu Suseno. Dalam rapat ini juga disepakati, bahwa baik masyarakat Kelompok Tani Tunas Muda Desa Sogo maupun PT BBS tidak diperbolehkan melakukan pemanenan Tandan Buah Segar kelapa sawit, hingga persoalan konflik ini selesai. Kedua belah pihak yang bersengketa juga diharapkan dapat menjaga kondisi keamanan dan ketertiban, agar situasi tetap kondusif. Penulis Tim

Read More

Bupati Muaro Jambi Pimpin Langsung Apel Kesiapsiagaan Karhutla Kabupaten Muara Jambi

Tajam24Jam.Com Jambi, Jumat 9/5/2025 – Bupati Muaro Jambi memimpin langsung Apel kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang digelar di halaman Kantor Bupati Muaro Jambi, Jumat (09/05/2025). Apel Kesiap Siagaan Karhutla hadir juga wakil Bupati Muara Jambi.Sekda.Forkopinda,Kepala OPD, lingkungan perkantoran muara Jambi dan semua pimpinan perusahaan, TNI, POLRI dan perwakilan Masyarakat Peduli Api (MPA) juga turut hadir Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam menghadapi potensi Karhutla menjelang musim kemarau. Dalam sambutan nya Bupati Muaro Jambi menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi juga seluruh elemen masyarakat kita harus siap siaga dan tidak boleh lengah pencegahan jauh lebih baik dan efisien daripada pemadaman ujar Bupati dalam sambutan nya. Usai upacara, Bupati melakukan peninjauan langsung terhadap peralatan serta menyaksikan simulasi penanggulangan kebakaran oleh tim gabungan. Pemkab Muaro Jambi terus mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Langkah penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan. Penulis Tim

Read More