admin_

PARADE AROGANSI: Saat UU Pers Jadi Alas Kaki di Markas Polisi dan Gedung Parlemen Berpindah ke Jambi.

Tajam24Jam.Com JAMBI, 15 SEPTEMBER 2025 – Tragedi demokrasi yang dipertontonkan di Markas Polda Jambi pada 12 September 2025 lalu adalah puncak gunung es dari budaya arogansi dan anti-kritik yang harus segera dihentikan. Aliansi Keadilan Bersama POLRI (AKBP) menilai insiden penghalangan, pelarangan, hingga intimidasi fisik terhadap jurnalis yang meliput kunjungan Komisi III DPR RI bukan hanya pelanggaran etik, melainkan serangkaian tindak pidana yang dilakukan secara sadar oleh aparat penegak hukum dan diamini oleh para pengawasnya. Permintaan maaf yang disampaikan oleh Humas Polda Jambi kami tolak dengan tegas. Itu adalah upaya dangkal untuk meredam amarah publik dan merupakan bentuk pelemparan tanggung jawab dari para pimpinan yang seharusnya paling bertanggung jawab. Alion Meisen, Ketua Aliansi Keadilan Bersama POLRI (AKBP), menyatakan, “Nama organisasi kami adalah Aliansi Keadilan Bersama POLRI, bukan melawan POLRI. Justru karena kami ingin melihat institusi Polri yang profesional, modern, dan dipercaya rakyat, maka kami tidak akan diam saat oknum-oknumnya merusak citra tersebut dari dalam. Apa yang terjadi di Jambi adalah pengkhianatan terhadap semangat Presisi dan Tribrata. Kapolda Jambi dan rombongan Komisi III DPR RI harus berhenti bersembunyi di balik permohonan maaf staf mereka.” Pelanggaran Berlapis dan Implikasi Sistemik Insiden ini tidak dapat dilihat sebagai peristiwa tunggal. Ini adalah pelanggaran hukum berlapis yang mengancam sendi-sendi negara hukum. Pelanggaran Konstitusi: Tindakan ini secara langsung mencederai amanat Pasal 28F UUD 1945 yang menjamin hak setiap orang untuk “…mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi…”. Pers adalah perpanjangan tangan dari hak konstitusional publik ini. Menghalangi pers berarti merampas hak rakyat.Pelanggaran Pidana UU Pers: Tindakan aparat Polda Jambi secara jelas dan meyakinkan telah melanggar Pasal 4 ayat (3) UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers yang menyatakan, “Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.”Konsekuensi dari pelanggaran ini bukanlah sanksi etik semata, melainkan pidana, sebagaimana diatur dalam Pasal 18 ayat (1) UU Pers yang berbunyi: “Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).” Kata “setiap orang” dalam pasal tersebut mencakup siapapun, termasuk dan terutama aparat penegak hukum. Kegagalan Total Fungsi Pengawasan: Komisi III DPR RI, yang memiliki fungsi pengawasan terhadap Kepolisian, telah gagal total. Sikap pasif, diam, bahkan terkesan merestui saat pelanggaran hukum terjadi di depan mata mereka adalah sebuah preseden yang sangat berbahaya. Ini menunjukkan lumpuhnya mekanisme checks and balances dan berpotensi melahirkan impunitas. Tuntutan Keadilan dan Pemulihan Kepercayaan Publik Untuk memastikan akuntabilitas dan mencegah insiden serupa terulang secara nasional, AKBP menuntut langkah-langkah konkret, bukan basa-basi: TANGGUNG JAWAB PIMPINAN, BUKAN STAF: Kami menuntut Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar dan Pimpinan Rombongan Komisi III DPR RI Sari Yuliati untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan langsung kepada publik Indonesia, bukan hanya kepada komunitas pers. Akui bahwa telah terjadi kegagalan kepemimpinan dan pengawasan di bawah tanggung jawab mereka.INTERVENSI MABES POLRI: Kami mendesak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk memerintahkan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) MABES POLRI—bukan hanya Propam Polda Jambi—untuk melakukan investigasi menyeluruh. Usut tuntas siapa yang memberi perintah penghalangan dan jatuhkan sanksi tegas, mulai dari pelaku di lapangan hingga perwira yang bertanggung jawab.PERINTAH TEGAS KAPOLRI KE SELURUH JAJARAN: Kapolri harus segera mengeluarkan Surat Telegram (ST) ke seluruh Kapolda di Indonesia yang isinya menegaskan kembali bahwa menghalangi kerja jurnalistik adalah tindak pidana sesuai UU Pers dan memerintahkan seluruh jajaran untuk melindungi, bukan menghalangi, wartawan saat bertugas.RAPAT DENGAR PENDAPAT UMUM (RDPU) OLEH KOMISI III DPR RI: Kami menuntut Komisi III DPR RI menggelar RDPU dengan mengundang Dewan Pers, organisasi pers, dan masyarakat sipil untuk menjelaskan kepada publik mengapa mereka membiarkan pelanggaran hukum terjadi dan apa langkah konkret mereka untuk memperbaiki fungsi pengawasan ke depan.AKBP akan terus mengawal kasus ini. Jika dalam 7×24 jam tuntutan ini tidak diindahkan secara serius, kami akan menempuh langkah lebih lanjut, termasuk melaporkan Kapolda Jambi ke Kompolnas dan pimpinan Komisi III DPR RI ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan akan melaksanakan aksi turun kejalan kembali menyuarakan Keadilan yang di injak2 di MAPOLDA Jambi. Kepercayaan publik terhadap Polri dan DPR terlalu mahal untuk dikorbankan oleh arogansi sesaat. Hormat kami, Aliansi Keadilan Bersama POLRI (AKBP) Alion Meisen Ketua

Read More

Kodim 0415/Jambi Gencarkan Patroli Malam, Pastikan Rasa Aman di Tengah Masyarakat.

Tajam24Jam.Com Jambi, 14 September 2025 – Patroli wilayah adalah salah satu langkah nyata dalam mencegah kejahatan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kehadiran aparat di lapangan bertujuan mendeteksi potensi gangguan sejak dini, memberikan rasa aman, serta memastikan masyarakat terlindungi di lingkungan tempat tinggal maupun area publik. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kodim 0415/Jambi melalui Koramil jajaran melaksanakan patroli serentak di berbagai titik rawan pada Minggu malam (14/9/2025). Patroli ini menyasar kawasan sepi, fasilitas umum, perkantoran, kediaman pejabat, hingga pos ronda masyarakat. Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan ormas Banser NU sebagai mitra dalam menjaga stabilitas keamanan. Kehadiran TNI di titik-titik strategis itu jadi sinyal keras bahwa Jambi tidak boleh jadi ruang bebas bagi pelaku kejahatan. Di Telanaipura tim patroli yang dipimpin pelda Oktavianur menyisir kawasan kantor gubernur, DPRD dan kediaman pejabat. Di Muara Bulian personil Koramil 415-04 fokus mengamankan alun-alun dan perbankan. Di Pasar fokus pada pusat perbelanjaan Ramayana dan terminal Rawasari, Posramil Bahar fokus pada pertokoan dan pos ronda. Sementara di Muara Tembesi TNI bersama Banser NU menutup celah kerawanan di SPBU dan simpang empat Paal Lima bahkan pos-pos ronda pun tak luput dari pantauan, guna memastikan masyarakat ikut ambil bagian menjaga lingkungannya. “Kehadiran patroli Ini bukan sekedar formalitas, tapi bentuk nyata perlindungan kepada rakyat. Kami ingin masyarakat tenang, nyaman dan terlindungi dari segala bentuk ancaman.” tegas salah satu personil di lapangan. Patroli serentak ini bukan hanya memperlihatkan komitmen TNI menjaga keamanan, tetapi juga membuktikan bahwa Sinergi dengan masyarakat dan ormas adalah kunci kekuatan pertahanan wilayah. Dengan gerakan masif ini, potensi kejahatan dipersempit dan harapan warga Jambi untuk hidup aman semakin nyata. Diketahui, patroli yang efektif tidak hanya memungkinkan deteksi dini potensi masalah, tetapi juga meningkatkan respon cepat terhadap insiden, serta memastikan keamanan di area publik maupun objek vital. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta rasa aman, nyaman, serta sinergi yang lebih kuat antara TNI, aparat terkait, ormas, dan masyarakat dalam menjaga kondusifitas wilayah Jambi. Penulis Tim

Read More

Kapolres Bangka Barat Dukung Penuh Pengembangan Wisata Desa Pangek: “Keamanan adalah Pilar Utama Kemajuan Daerah”

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 15 September 2025 – Dalam momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Desa Pangek, Kecamatan Simpang Teritip, Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugaraha, menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan destinasi wisata lokal, khususnya dari sisi keamanan dan ketertiban masyarakat. Perayaan yang berlangsung pada Senin (15/9/2025) di Lapangan Bola Desa Pangek ini tidak hanya menjadi ajang syukuran, tetapi juga sekaligus promosi potensi agrowisata dan destinasi unggulan Desa Pangek, seperti Agrowisata Kelekak Durian, Goa Batu Bukit Batu, serta Batu Kelambu Bukit Penaber. Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa keberanian Desa Pangek menyusun dan menampilkan visi-misi pembangunan secara terbuka adalah langkah maju yang patut diapresiasi. “Jarang sekali sebuah desa berani menampilkan visi dan misi yang tegas. Ini menunjukkan adanya kesadaran bahwa tugas dan tanggung jawab setiap orang, terutama seorang pemimpin, adalah membawa daerahnya lebih baik ke depannya,” ujar AKBP Pradana. Kapolres juga menekankan pentingnya peran keamanan dalam menunjang sektor pariwisata. Ia memastikan bahwa jajaran Polres Bangka Barat akan terus mendukung penuh upaya pembangunan di Desa Pangek, terutama dalam penyediaan infrastruktur keamanan yang memadai. “Kami dari kepolisian akan senantiasa mendukung, terutama dalam hal infrastruktur keamanan. Hal ini sangat diperlukan untuk menopang pembangunan kepariwisataan dan bidang lainnya di Desa Pangek,” tambahnya. Menurut AKBP Pradana, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan pondasi utama agar sebuah daerah, termasuk desa, bisa berkembang secara berkelanjutan. Ia juga berharap sinergi antara aparat dan masyarakat terus diperkuat, sehingga potensi-potensi lokal bisa dimaksimalkan tanpa terkendala masalah keamanan. Kegiatan yang berlangsung meriah ini turut diisi dengan pertunjukan seni budaya, pemotongan tumpeng, dan partisipasi aktif masyarakat setempat. Ribuan warga tampak antusias memadati lapangan, menambah semarak perayaan sekaligus menunjukkan besarnya dukungan masyarakat terhadap upaya pembangunan desa. Dengan kehadiran langsung Kapolres dan jajarannya, Desa Pangek mengirimkan pesan kuat bahwa pembangunan, termasuk sektor pariwisata, hanya bisa berjalan optimal jika ditopang oleh rasa aman dan kondusif. Penulis Tim

Read More

Sat Binmas Polres Bangka Barat Sambangi SMPN 5 Mentok, Tekankan Bahaya Geng Motor, Judi Online, dan Bullying

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 15 September 2025 – Sat Binmas Polres Bangka Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan yang dilaksanakan di SMP Negeri 5 Mentok, Senin 15 September 2025. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai dan dipimpin langsung oleh KBO Sat Binmas IPDA Winda. Dalam kegiatan tersebut, IPDA Winda memberikan himbauan tegas kepada para siswa terkait bahaya keterlibatan dalam geng motor, perjudian online, penyalahgunaan narkotika, konsumsi miras, serta balap liar. Selain itu, penekanan khusus juga diberikan pada pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan menghindari tindakan bullying di lingkungan sekolah. “Kami ingin para pelajar memahami bahwa masa depan mereka bisa hancur hanya karena satu keputusan yang salah. Maka dari itu, penting bagi mereka untuk memiliki pemahaman sejak dini tentang bahaya kenakalan remaja dan pentingnya membangun karakter yang positif,” ujar IPDA Winda saat memberikan penyuluhan. Kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan lancar ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa, yang terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab dan diskusi terbuka. Menanggapi kegiatan ini, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso menegaskan pentingnya peran kepolisian dalam membina generasi muda. “Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tapi juga berperan aktif dalam pembinaan moral dan karakter anak-anak bangsa. Geng motor, judi online, narkoba, dan bullying adalah ancaman nyata yang harus dicegah sejak dini. Polres Bangka Barat akan terus hadir di tengah pelajar untuk membentengi mereka dari pengaruh negatif tersebut,” tegas IPTU Yos Sudarso. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan ke berbagai sekolah lain di wilayah hukum Polres Bangka Barat. “Pencegahan jauh lebih baik daripada penindakan. Hari ini kita menanam nilai-nilai positif, besok mereka akan tumbuh menjadi generasi yang membanggakan,” pungkasnya. Penulis Tim

Read More

Kapolres Merangin Buka langsung Program Ketahanan Pangan Nasional Penanaman Jagung di Desa Mentawak

Tajam24Jam.Com Merangin, 15 September 2025 – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, kegiatan penanaman jagung digelar di Desa Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Senin (15/9/2025) pagi. Acara ini dibuka langsung oleh Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi, S.I.K., M.H. dan turut dihadiri Wakil Bupati Merangin H. Khafid Moein, M.M., Wakil Ketua DPRD Merangin Herman Efendi, S.T., Plt. Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Mujiburahman, S.P., Kepala Dinas DPMD Dedi Candra, S.T.P., Kabag SDM Kompol Yulpiner, S.H., Kapolsek Bangko AKP R. Agustiansyah, S.H., Camat Nalo Tantan Agus Salim, S.Pd., M.M., serta Kades Mentawak Abu Bakar. Dalam sambutannya, Kapolres Merangin menjelaskan bahwa penanaman jagung merupakan program unggulan pemerintah yang berkolaborasi dengan Kepolisian, Kementerian Pertanian, dan berbagai pihak lain. “Program ini bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong swasembada jagung. Melalui kegiatan di Desa Mentawak ini, kami berharap bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Merangin,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Bupati Merangin H. Khafid Moein menyampaikan apresiasi kepada Polri atas kepeduliannya dalam mendukung kebutuhan masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga kebutuhan pangan. “Mari kita bersama-sama mendukung program ini agar masyarakat semakin aman dan sejahtera,” ungkapnya. Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman jagung secara simbolis oleh Kapolres Merangin, Wakil Bupati, dan Wakil Ketua DPRD, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Penulis Tim

Read More

Kapolres Bangka Barat Tuai Pujian atas Layanan SKCK di Hari Libur: Pelayanan Nyata yang Dirasakan Langsung Masyarakat

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 14 September 2025 – Kebijakan luar biasa yang diambil Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., dalam membuka layanan penerbitan SKCK di hari libur telah mendapat apresiasi luas dan tulus dari masyarakat. Langkah ini tidak hanya dianggap solutif, tetapi juga menjadi contoh pelayanan publik yang nyata, responsif, dan menyentuh langsung kebutuhan warga. Dalam situasi mendesak menjelang seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), ribuan warga harus melengkapi persyaratan administratif, salah satunya dokumen SKCK. Melihat urgensi tersebut, Kapolres memutuskan agar Polres tetap membuka layanan, bahkan di luar jam kerja dan hari libur, sejak Rabu 10 September hingga Minggu 14 September 2025. Hasilnya, sebanyak 1.665 SKCK berhasil diterbitkan hanya dalam lima hari, termasuk 595 pemohon yang dilayani hingga pukul 01.00 dini hari pada Sabtu malam. Angka ini menjadi bukti bahwa pelayanan bukan hanya dibuka, tetapi dilaksanakan secara maksimal dan profesional. Kebijakan ini disambut antusias dan rasa hormat dari masyarakat. Salah satu pemohon, Maula dari P3K Dinas kecamatan Parit Tiga mengatakan: “Kami sangat terbantu. Prosesnya cepat, tertib, dan tidak membedakan siapa pun. Ini bukan pelayanan biasa, tapi benar-benar menunjukkan empati dan kepekaan dari pimpinan kepolisian kami.”Apresiasi datang tidak hanya dari para pemohon di Bangka Barat, tapi juga dari pemohon luar daerah yang tetap dilayani sesuai alamat KTP mereka. Tidak ada diskriminasi, tidak ada birokrasi yang menyulitkan. Kapolres Bangka Barat menyampaikan bahwa keputusan membuka pelayanan di hari libur merupakan bentuk tanggung jawab institusi Polri dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat. “Kami hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga pelayan masyarakat. Ketika ada kebutuhan mendesak seperti ini, sudah seharusnya kami berikan solusi, bukan menunggu,” jelas AKBP Pradana Aditya Nugraha. Penulis Tim

Read More

Kemana Hilangnya Tindak Lanjut Surat PJ. Walikota Jambi? Izin PT. SAS Jadi Misteri : Publik Soroti Peran Walikota Maulana

Tajam24Jam.Com Jambi, 13 September 2025 – Polemik beroperasinya stockpile batu bara PT. SAS di kawasan Aur Kenali, Kota Jambi, semakin menyeruak ke permukaan. Ribuan masyarakat turun aksi kejalan memblokade jalan lintas sumatera menolak keberadaan stockpile tersebut, hingga memaksa Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi melakukan penyegelan. Namun, muncul pertanyaan besar: siapa yang sebenarnya memberikan izin? dan kemana hilangnya tindak lanjut surat PJ. Walikota Jambi tertanggal 27 November 2023? Pada 27 November 2023, PJ Walikota Jambi Sri Purwaningsih diketahui telah mengirim surat resmi terkait permohonan peninjauan kembali perizinan pembangunan stockpile PT. SAS. Surat tersebut menjadi sinyal awal bahwa keberadaan stockpile di wilayah padat pemukiman memang sudah menimbulkan polemik sejak jauh hari. Namun hingga kini, publik tak pernah tahu apa isi tindak lanjut dari surat itu. Tidak ada keterangan resmi apakah surat PJ. Walikota tersebut dijawab oleh beberapa tembusan disampaikan ke Menteri Dalam Negeri RI di Jakarta, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI di Jakarta, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional RI di Jakarta, Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal RI di Jakarta, Pertinggal. Kondisi inilah yang membuat izin PT. SAS semakin misterius. Sekda Provinsi Jambi, Sudirman, dalam kesempatan penyegelan (13/09/2025) kemarin, menegaskan bahwa tidak ada izin yang dikeluarkan oleh Provinsi Jambi, Ini Wilayah Kota Jambi. Jika demikian, maka logikanya izin berada di level Pemerintah Kota Jambi. Tetapi, jika PJ. Walikota justru sudah meminta peninjauan ulang sejak 2023, mengapa PT. SAS tetap beroperasi? Publik kini menaruh curiga: Apakah surat Walikota itu dibiarkan tanpa jawaban sehingga PT. SAS leluasa beroperasi? Ataukah ada pihak-pihak tertentu yang menutup mata terhadap keresahan masyarakat demi kepentingan tertentu? Sorotan terhadap Walikota Maulana Kini publik juga mempertanyakan peran dr. Maulana, Walikota Jambi saat ini. Maulana bukan orang baru dalam pemerintahan Kota Jambi. Ia sempat menjabat Wakil Walikota Jambi mendampingi Syarif Fasha, dan bahkan pernah menggantikan posisi Fasha ketika maju sebagai calon DPR RI. Dengan rekam jejak tersebut, tentu wajar bila masyarakat menilai Maulana paham betul kondisi perizinan dan polemik tambang di Kota Jambi. Pertanyaannya: apakah Walikota Maulana mengetahui persoalan stockpile PT. SAS sejak awal, namun memilih diam? Atau justru ia baru benar-benar bergerak setelah protes masyarakat membesar dan mendapat sorotan publik? Tanggung Jawab yang Belum Terjawab Publik kini menaruh curiga: Apakah surat Walikota (PJ Sri Purwaningsih) tahun 2023 itu dibiarkan tanpa jawaban hingga PT. SAS leluasa beroperasi? Apa sebenarnya peran Walikota Maulana dalam menyelesaikan persoalan ini? Apakah ia hanya menjadi penonton saat masyarakat berteriak menolak, ataukah ia memang terikat dengan kepentingan tertentu sehingga tidak bertindak lebih cepat? Fakta bahwa tidak ada tindak lanjut surat PJ. Walikota justru menjadi pintu masuk bagi beroperasinya PT. SAS. Akibatnya, keresahan memuncak, ribuan warga melakukan protes, dan pemprov dan pemkot yang diwakili sekdanya akhirnya turun tangan menghentikan operasional dengan penyegelan. Kini, masyarakat menanti jawaban: Siapa yang bertanggung jawab? Apakah benar PT. SAS beroperasi tanpa izin sah, atau justru ada permainan birokrasi di balik diamnya tindak lanjut surat PJ. Walikota Jambi tahun lalu?, Sampai berita ini diturunkan, belum ada jawaban resmi dari Walikota Jambi, dr. Maulana, terkait sikapnya terhadap perizinan dan polemik stockpile PT. SAS. (Tim. A.Chan) Penulis Tim

Read More

Kondusifkan Aksi! Dua Pemimpin Kader PAN Mangkir, Dua Sekda Pimpin Penyegelan Stockpile Batu Bara PT. SAS Aur Kenali

Tajam24Jam.Com Jambi, 13 September 2025 – Aksi demonstrasi masyarakat Aur Kenali, Kota Jambi, menolak keberadaan stockpile batu bara PT. SAS berakhir dengan blokade jalan lintas Sumatera, Sabtu (13/9/2025). Masyarakat menuntut penghentian aktivitas stockpile yang dinilai akan membawa dampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan warga sekitar. Dalam orasinya, mereka juga mendesak Gubernur Jambi, Al Haris, dan Wali Kota Jambi agar hadir menemui massa serta memastikan tidak ada aktivitas stockpile di wilayah Aur Kenali. Namun, kedua pemimpin tersebut tak kunjung hadir. Publik menyoroti sikap Gubernur dan Wali Kota Jambi yang sama-sama berasal dari kader Partai Amanat Nasional (PAN). Hal ini dinilai sebagai catatan buruk terkait integritas dan kepercayaan publik terhadap wakil rakyat dari partai tersebut. Gubernur Al Haris sempat mengutus Asisten II untuk menenangkan massa, namun ditolak. Kami mau Al Haris, bukan yang lain,” teriak massa aksi. Akhirnya, setelah berjam-jam menunggu, Sekda Provinsi Jambi Sudirman dan Sekda Kota Jambi A. Ridwan turun langsung menemui massa. Keduanya menjelaskan bahwa akan dilakukan mediasi lanjutan di Kantor Wali Kota Jambi. ni wilayah Kota Jambi, yang memutuskan nanti adalah Wali Kota,” ujar Sekda Provinsi Jambi. Pertemuan di lokasi menghasilkan penandatanganan surat pernyataan yang disaksikan masyarakat dan awak media. Usai itu, Sekda Provinsi dan Sekda Kota Jambi langsung memimpin penyegelan lokasi stockpile PT. SAS. Situasi pun berangsur kondusif, lalu lintas kembali dibuka, dan massa membubarkan diri dengan tertib. Hingga berita ini diturunkan, pihak PT. SAS belum memberikan keterangan resmi. Penulis Tim

Read More

Cegah Kerawanan, Koramil Telanaipura Gencarkan Patroli Wilayah, Gandeng Banser NU Wujudkan Keamanan.

Tajam24Jam.Com Jambi, 13 September 2025 – Patroli wilayah merupakan salah satu bentuk upaya preventif untuk menciptakan kondisi aman sekaligus mengantisipasi berbagai kerawanan yang dapat muncul di lingkungan masyarakat. Hal inilah yang terus dilakukan oleh jajaran Koramil 415-09/Telanaipura, Kodim 0415/Jambi. Pada Sabtu (13/9/2025), satu regu personel Koramil 415-09/Telanaipura dipimpin oleh Peltu Enedi menggelar patroli dengan menyasar sejumlah titik rawan kejahatan, di antaranya kediaman pejabat, jalan sepi, kawasan fasilitas umum, hingga pos kamling. Patroli tersebut juga melibatkan organisasi masyarakat (Banser NU) sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga keamanan lingkungan. “Kami siap menanggapi dan memberikan bantuan apabila terjadi insiden atau keadaan darurat. Selain itu, patroli ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta berani melaporkan hal-hal yang mencurigakan,” ujar Peltu Enedi. Titik kumpul sekaligus pemberangkatan patroli berada di Makoramil 415-09/Telanaipura, dengan rute menyasar rumah dinas Ketua DPRD Provinsi Jambi, kantor DPRD Provinsi Jambi, rumah dinas Wakil Gubernur Jambi, hingga pemantauan pos kamling RT 11 Kelurahan Telanaipura. Kehadiran petugas patroli di area publik maupun wilayah strategis diyakini memberikan rasa aman dan ketentraman bagi masyarakat. Dengan adanya kegiatan patroli yang masif dan rutin, diharapkan potensi tindak kriminal dapat dicegah sejak dini dan tercipta lingkungan yang aman serta kondusif. Penulis Tim

Read More

Kapolres Bangka Barat Hadiri Pengajian dan Maulid Nabi HIMASAL: Momen Pererat Kebersamaan antara Polri, Ulama, dan Masyarakat

Tajam24Jam.Com Bangka Barat, 14 September 2025 – Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. menghadiri kegiatan Rutinan Pengajian Bulanan, Tahlilan, serta Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Himpunan Alumni Santri Lirboyo (HIMASAL) wilayah Bangka Belitung, bertempat di kediaman H. M. Toha, S.Pd.I. pada Minggu, 14 September 2025. Kegiatan yang dihadiri oleh lebih dari 200 jamaah tersebut menjadi ajang silaturahmi antara para tokoh agama, alumni pondok pesantren, wali santri, aparat pemerintahan, dan masyarakat umum. Selain pengajian, acara juga diisi dengan pembacaan kitab, tahlilan, dan tausiyah keagamaan dari KH. Ihsan Habibi, MA.Hum. Dalam sambutannya, Kapolres Bangka Barat menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilainya sangat positif dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat kepolisian. “Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi yang sangat baik, tidak hanya antara sesama umat muslim, tetapi juga antara tokoh agama dan aparat keamanan. Ini selaras dengan semangat kami di Polres Bangka Barat dalam memperkuat kolaborasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar AKBP Pradana Aditya Nugraha. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia dan tuan rumah yang telah mengundang dan menyambut baik jajaran Polres Bangka Barat. “Kami merasa terhormat bisa hadir dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi jembatan dalam membangun kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” lanjut Kapolres. Menurutnya, peran tokoh agama sangat penting dalam membina umat dan menjaga kerukunan, serta menjadi mitra strategis Polri dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Kementerian Agama, Ketua MUI Bangka Barat, tokoh ormas keagamaan, serta jamaah dari berbagai majelis taklim dan pesantren di wilayah Bangka Belitung. Sementara itu, Ketua HIMASAL Bangka Belitung, Ustadz Seruhi Sohibul Ummuluddin, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rutinitas dakwah dan bentuk kecintaan para alumni terhadap Rasulullah SAW, sekaligus ajang memperkuat ukhuwah Islamiyah. Penulis Tim

Read More